LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

January 12, 2019
by mechtadeera
32 Comments

Tahu Gimbal Semarang

Hai, Sobat Lalang Ungu… apa kabar? Semoga sobat semua sehat dan bahagia ya… Oh ya Sobat, berhubung aku sedang kangen Semarang, maka kali ini aku akan berbagi cerita tentang salah satu kuliner khas Semarang, yaitu Tahu Gimbal Semarang, yang selalu membuatku kangen Ibu Kota Jawa Tengah itu.

Tahu, adalah salah satu bahan makanan yang mudah ditemui di daerah kita dan seringkali menjadi bahan dasar olahan / menu kuliner suatu daerah, termasuk Semarang. Ya, mungkin karena bahan pangan olahan kedelai ini mudah ditemui di pasar-pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern, menyebabkan tahu menjadi bahan olahan pangan yang relatif populer di Nusantara.

Dan sebagaimana orang-orang lokal lainnya, aku adalah salah satu penikmat tahu dengan berbagai olahannya. Itu sebabnya, salah satu jenis kuliner Semarang favoritku adalah Si Tahu Gimbal ini.

Oya, adakah yang belum mengenal Tahu Gimbal? Ok deh.. untuk yang belum kenal Tahu Gimbal Semarang, mari kita kenalan dulu.. 😉

Sepiring Tahu Gimbal kala itu…

Sepiring makanan khas Semarang yang satu ini terdiri dari potongan kupat / lontong, potongan tahu goreng, irisan kol / kubis mentah, telur ceplok, taoge dan tentu saja potongan-potongan Gimbal Urang, lalu disiram dengan bumbu kacang nan legit. Jangan lupa kerupuknya ya… Kerupuk  Udang akan menambah kenikmatan sepiring Tahu Gimbal ini, tapi kalau tak ada kerupuk udang, kerupuk biasapun tak aklah nikmat… Hmmm..maknyuuus

Oo…seperti Tahu Campur Magelang, ya?

Oh tentu saja tidak!!

Meskipun sama-sama mengandung unsur potongan tahu (yang digoreng sebentar), irisan kol mentah dan ada bumbu kacang, tapi Tahu Gimbal Semarang ini sama sekali berbeda dengan Tahu Campur Magelang, baik dalam segi rasa maupun tampilannya.

Adanya Gimbal Urang memberi rasa yang berbeda. Oya, yang disebut Gimbal Urang ini adalah Udang yang digoreng dengan tepung dan berbentuk lebar / lembaran. Selain itu, bumbu kacang yang digunakan dalam Tahu Gimbal ini juga khas karena menggunakan Petis Udang, sehingga sangat berbeda citarasanya dengan bumbu kacang bercitarasa manis yang digunakan dalam Tahu Campur ataupun bumbu pecel dari berbagai daerah.

Eh, Tahu Gimbal  ini menu sarapan, makan siang atau makan malam?

Oh.., jangan salah.. Ini kuliner yang sangat fleksibel..hehe.. Kita dapat menikmati sepiring Tahu Gimbal ini sebagai sarapan, saat makan siang, ataupun saat makan malam. Bahkan dikonsumsi sore hari pun tidak masalah! Tergantung keinginan kita saja…

Lalu, di mana kita bisa membeli Tahu Gimbal ini?

Di Semarang, ada buanyaaaak pedagang kuliner satu ini, sehingga menurutku kita tak akan kesulitan mencarinya, baik pagi, siang, sore ataupun malam.. Di warung-warung tenda kaki lima, warung makan ataupun rumah-rumah makan di daerah Semarang.

Ah, jadi ingat.. Aku pernah menyantap seporsi Tahu Gimbal yang lezat sebagai menu sarapan di sekitar kawasan obyek wisata Lawang Sewu, juga sering menyengaja mencari menu satu ini di deretan tenda kaki lima di kawasan Simpang Lima / Taman KB (sekitar SMA 1 Semarang). Maknyuuus kabeeh… 😋

Nah…bagaimana teman-teman, ingin mencicipi Tahu Gimbal Semarang? Hayuuk deeh…langsung ke Semarang dan kita santap bersama Tahu Gimbal Semarang yang enake pwuool ini.. capcuuus…

#roadto4thgandjelrel #blogchallengegandjelrel

January 5, 2019
by mechtadeera
42 Comments

Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (2)

Hai Sobat Lalang Ungu…, jumpa kembali kita ya.. Setelah beberapa lama absen menulis di sini -antara lain karena umroh kemarin- maka kali ini kuawali kegiatan ngeblog di 2019 ini dengan menuliskan kembali beberapa persiapan dalam mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah.

Pada tulisan sebelumnya sudah kita bahas tentang pembukaan rekening khusus dan juga memilih PPIU yang berkualitas. Lalu persiapan apa lagi yang perlu kita lakukan? Berikut ini, beberapa persiapan yang perlu kita lakukan : Continue Reading →

December 11, 2018
by mechtadeera
85 Comments

Ke Malang Kami Akan Kembali…

Ke Malang kami akan kembali …  Hai sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya… Eh, siapa yang baca judul ini sambil nyanyi dengan irama lagu jadul Koes Plus : …ke Jakarta aku kan kembali… ? 😀

Sesuai dengan judul di atas, memang pada kesempatan kali ini, aku akan menulis tentang tempat wisata di Malang yang ingin kami datangi nanti. Ya, alhamdulillah sejak beberapa tahun terakhir ini kami berkesempatan jalan-jalan bareng keluarga yang terdiri dari ibu kami, putra-putri dan cucu-cucu beliau. Mendekati akhir tahun ini, beberapa anak sudah mulai menanyakan tujuan plesiran kami kali ini.

Nah, beberapa lokasi sudah diusulkan, namun ada pula yang memunculkan kembali nama Malang, dengan keterangan bahwa belum puas dengan jalan-jalan ke Malang beberapa tahun lalu. Tepatnya di akhir tahun 2015, tujuan wisata keluarga kami waktu itu adalah Batu Malang, mengunjungi Jatim Park 2,  Museum Angkut dan Alun-alun Kota Batu.

Pose bersama di Batu Secret Zoo _ Jatim Park 2

Kunjungan pertama liburan kami ke Malang waktu itu mengunjungi Jatim Park 2, di antaranya ke Batu Secret Zoo, Museum Satwa dan bermain ATV.

Membaur di keramaian Broadway Street – Musem Angkut

Dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Angkut, yang ruameeee sehingga harus ada ekstra energi dan kesabaran, hehe… Ya maklumlah, namanya juga akhir pekan ya… Tapi memang asyik menikmati zona-zona yang ada di sana. 

Menikmati pagi di Alun-alun Kota Batu

Nah, sebelum pulang kami sempat singgah ke Alun-alun Kota Batu, sebuah taman umum yang menurutku cukup indah dan tertata rapi, terutama untuk pedagang-pedagang sehingga tidak mengganggu keindahan taman dan kenyamanan pengunjung.

Haha…iya..aku memang masih ingat keseruan jalan-jalan kami waktu itu, dan masih penasaran dengan wisata alamnya yang belum sempat kami jelajahi. Maka diadakan voting dan suara terbanyak adalah jalan-jalan lagi ke Malang, terutama ke wisata alamnya. Continue Reading →

December 8, 2018
by mechtadeera
60 Comments

Refugia : Tanaman Sahabat Petani

Hai, sahabat Lalang Ungu.. sudah kenalkah dengan Refugia, tanaman sahabat petani? Nah, kalau belum kenal.., yuk mari kita kenalan dulu ya..

Itu adalah salah satu post di akun instagramku, yang menyebut bahwa Bunga Matahari selain merupakan tanaman semusim juga merupakan tanaman refugia. Teman-teman mungkin juga ingat beberapa post IG ku yang lain yang menyebut juga tentang tanaman refugia. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan Tanaman Refugia itu? Apakah itu nama jenis tanaman? Continue Reading →

December 3, 2018
by mechtadeera
73 Comments

Memanjakan Lidah dan Mata di Ontycake

Blogger Gathering bersama Ontycake ( Foto : istimewa )

Memanjakan Lidah dan Mata di Ontycake. Hai sahabat Lalang Ungu.., apa kabar? Alhamdulillah di hari Minggu kemarin, kami Blogger Pekalongan berkesempatan mengikuti Blogger Gathering bersama Ontycake. Oya, untuk yang belum kenal dengan Ontycake, yuk..kita kenalan dulu ya…

Apa sih Ontycake itu?

Ontycake adalah sebuah usaha rumahan yang memproduksi cake dan home made bakery lainnya, dirintis oleh mba Farah Rahman sejak tahun 2015 dan akhir bulan kemarin baru saja dilaunching toko offline nya. Continue Reading →

December 1, 2018
by mechtadeera
56 Comments

Ketika kemampuan mengemudi menjadi suatu kebutuhan

Foto :  Pixabay

Ketika kemampuan mengemudi menjadi suatu kebutuhan, maka aku pun harus berjuang keras menghapuskan trauma-trauma yang selama ini membelenggu dan kembali menguatkan hati untuk belajar mengemudi.

Ada beberapa momen yang membuat kebutuhan itu muncul. Ketika harus menjalankan tugas malam hari (saat lebih aman dan nyaman mengendarai mobil daripada bermotor-ria) atau ketika tiba-tiba hujan deras dan harus segera pergi ke suatu tempat, ataupun ketika ingin mengajak ibu pergi berdua ke suatu tempat. Itulah beberapa saat di mana saat ini aku masih harus tergantung pada pihak lain dalam hal ini keluargaku, dan tak bisa sat-set pergi sendiri.

Mbok belajar nyetir lagi to mbak, biar nggak bingung kalau ada keadaan darurat begini..” begitu seringnya adikku mengingatkan, karena memang sudah pernah beberapa kali belajar nyetir, tapi lalu terhenti setelah ada kejadian-kejadian yang membikinku gamang.

Ya, seperti telah kusampaikan di awal tulisan ini, ada trauma yang harus kuhilangkan. Mungkin dengan membahas beberapa kejadian itu bisa membuatku lebih mudah melepaskan rasa takut itu. Setidaknya ada tiga kejadian yang membebani pikiranku.

Continue Reading →

November 27, 2018
by mechtadeera
67 Comments

Wonderful Indonesia : Menikmati Keelokan Dewi Sambi

Wonderful Indonesia : Menikmati Keelokan Dewi Sambi. Hai sahabat Lalang Ungu, sudahkah kalian mengenal Dewi Sambi dan menikmati keelokannya?

Eh, jangan salah ya… Dewi Sambi yang kumaksudkan di sini bukanlah nama sosok cantik dari khayangan dan merupakan pasangan dari Dewa dalam kisah-kisah klasik ya… Bukan pula nama artis baik itu penyanyi ataupun pemain sinetron…apalagi pemain drakor.., haha.. ya pasti bukanlaah… 😀 Dewi Sambi ini sama sekali bukan nama dari sosok wanita kok, bahkan bukan pula sosok manusia.

Lalu…, nama apakah itu?? 

OK deh, daripada kalian semakin penasaran, kujelaskan saja tentang Dewi Sambi ini ya..

Dewi Sambi ini tak lain dan tak bukan adalah singkatan atau kependekan kata dari Desa Wisata Samiran Boyolali. Nah, sudah mulai ada bayangan? Ya… Samiran adalah nama sebuah desa yang terletak di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai banyak potensi terutama keindahan alamnya, sehingga diunggulkan menjadi sebuah Desa Wisata Alam.

Apa saja yang bisa kita lihat di sana dan secantik apa sih alam di Desa Wisata satu ini?

Yuuk maree… kita jalan-jalan sebentar melihat keindahan alamnya ya…

Continue Reading →

November 25, 2018
by mechtadeera
68 Comments

Belajar renang di usia dewasa, why not?

Belajar renang di usia dewasa, why not? Itu reaksi temanku -yang kebetulan seorang instruktur renang- ketika mendengar niatku untuk belajar berenang (lagi). Haha…iya, duluuuu…jaman masih SMP memang aku belajar berenang karena itu masuk dalam pelajaran wajib. Tapi kemudian tidak diteruskan sampai beberapa bulan lalu, seorang teman menganjurkan untuk berenang ketika aku sering mengeluh sakit di punggung.

Mungkin teman-teman juga sering mendengar pendapat bahwa berenang merupakan salah satu alternatif pengobatan bagi penderita sakit punggung ya..  Nah itulah yang terjadi pada salah seorang teman kantor, mengalami nyeri punggung yang ‘timbul-lenyap’ beberapa kali, berobat ke dokter keluarganya dan disarankan untuk terapi renang. Ia berhasil meminimalkan keluhan sakit punggungnya setelah aktif berenang kembali, sehingga ketika aku mengeluhkan hal yang sama maka iapun menyarankan hal itu padaku.

Nah, itulah awal ceritanya, aku mulai tertarik untuk berenang lagi. Disamping beberapa hasil bacaan yang memang menyebutkan bahwa berenang bisa menjadi salah satu terapi sakit punggung, meskipun bukan berarti semua sakit punggung bisa teratasi dengan berenang lho.. Lebih baik periksa dulu ke dokter bila sakit terus terasa. Continue Reading →

November 20, 2018
by mechtadeera
92 Comments

Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (1)

Salam jumpa, sobat Lalang UnguMengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah menyita perhatianku akhir-akhir ini. Ya, meskipun rindu itu terus menggebu sejak beberapa tahun lalu, namun rupanya baru di akhir tahun nanti -insya Allah- kudapat memenuhi panggilan-NYA kali ini. Mohon doanya ya, teman-teman…

Penuh syukur kubersiap untuk keberangkatanku kali ini, meski terasa semua serba mendadak -dibanding perjalanan religiku sebelumnya- namun mudah-mudahan tidak mengurangi kesiapanku menjalankan ibadah kali ini. Dan salah satu wujud syukurku adalah dengan mendokumentasikan perjalanan religiku kali ini, sejak persiapan hingga insya Allah pelaksanaannya nanti. Nah, kuawali catatan ini dengan menuliskan beberapa upayaku untuk mengawali langkah menuju Makkah-Madinah itu : Continue Reading →

November 17, 2018
by mechtadeera
62 Comments

Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku Ternyata Mudah

Hai, sobat Lalang Ungu.. Penggantian paspor habis masa berlaku ternyata mudah. Kemudahan itu kurasakan sendiri kemarin, menepis rasa was-was yang sebelumnya hadir di hatiku sebelumnya.

Kenapa was-was?

Ya maklum saja, sebelumnya aku memang jarang mengurus apa-apa sendiri. Biasanya ada keluarga atau teman yang membantu misalnya dalam perpanjangan KTP ataupun SIM. Demikian juga 7 tahun lalu ketika membuat paspor pertama kali ada biro perjalanan yang membantu membuatkannya.

Nah, sekarang ini aku ingin melakukannya sendiri, selain karena lebih irit (iyalah..namanya juga minta bantuan orang lain, wajarlah kalau ada biaya jasa yang harus kita keluarkan bila melalui pihak ketiga), ingin mencari pengalaman (lumayan..bisa menambah konten blog, hehe..) juga karena kata teman-teman yang sudah mencoba sendiri mengurusnya mudah.

Baca Juga : Pengalaman perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan

Lalu, apa benar mengurus penggantian paspor yang habis masa berlaku itu mudah? Yuk simak pengalamanku di Kantor Imigrasi (Kanim) Pemalang ya.. Continue Reading →