LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

April 15, 2018
by mechtadeera
14 Comments

Melepas Rindu ke Petungkriyono

Lalang Ungu. Melepas rindu ke Petungkriyono, akhirnya bisa kulaksanakan juga pada akhir Maret 2018 lalu. Oya, bagi kalian yang belum tahu, Petungkriyono adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Pekalongan bagian Selatan, dengan luas wilayah 73,59 km2 dan terletak di daerah pegunungan ( rata-rata ketinggian 1.294 dpl ). Nah, daerah ini istimewa karena keindahan alam pegunungannya. Ada aliran sungai-sungai dan curug-curug nan indah, puncak gunung yang menantang, spesies endemik flora-fauna nya, juga karena ditemukannya sisa-sisa peradaban masa lampau di daerah ini.

Alhamdulillah, aku telah dua kali berkunjung ke sana untuk menyaksikan secara langsung sebagian keindahannya. Yang pertama di Bulan Mei 2015 dengan kunjungan yang tak terlupakan ke Curug Muncar dan berikutnya di akhir Tahun 2016 saat Wisata Bersama Blogger Pekalongan. Nah, kedua perjalanan itu membekaskan kenangan yang indah dan kerinduan untuk kembali menikmati sejuknya hawa pegunungan dan keindahan alam Petungkriyono. Kali ini ku akan bercerita tentang kunjungan ke-3 ke Petungkriyon beberapa waktu lalu.

Gerbang masuk ke Petungkriyono

Continue Reading →

April 6, 2018
by mechtadeera
6 Comments

Panorama Senja di 3 Pantai

Lalang Ungu. Hai teman, apa kabar? Tampaknya, peralihan musim dari penghujan ke kemarau sudah mulai berlangsung ya.. Cuaca sering labil, pagi cerah ceria…eh tiba-tiba sore mendung dan hujan, atau sebaliknya. Tak apa, kita nikmati saja ya.. karena memang sudah saatnya musim berganti. Pergantian musim tetap harus kita sambut dengan bahagia, seperti juga pergantian hari.

Ya, pergantian hari memang seringkali membawa keindahan tersendiri, sehingga tak heran bila banyak orang yang sangat menikmati momen pergantian hari, baik sunrise maupun sunset. Begitupun denganku. Aku sangat suka dengan kedua momen ini, dan seringkali berharap bisa lebih sering mendapatkan kemewahan dapat menikmati dan mengabadikan momen-momen pergantian hari itu. Nah, kali ini aku akan berbagi kenangan akan momen pergantian siang menuju malam : SENJA di 3 pantai.

Menikmati senja di tepi pantai

Menikmati senja harus di pantai?

Continue Reading →

March 28, 2018
by mechtadeera
4 Comments

Pengalaman Perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan

Lalang Ungu. ¬†Hai teman, apa kabar? Semoga sehat selalu dan aktivitas lancar ya.., baik itu aktivitas di dalam rumah maupun di luar rumah. Oya, bagi yang harus berkendara di luar rumah, pastikan kondisi kendaraan baik dan surat-surat lengkap. STNK, SIM jangan sampai lupa…, entah itu lupa di bawa atau lupa diperpanjang masa berlakunya. Bisa-bisa harus berurusan dengan polisi, kan repooot…

Eh,ngomong-ngomong tentang repot, jadi ingat perbincangan dengan beberapa teman dan banyak yang mengandalkan urusan perpanjangan surat-surat pentingnya kepada orang lain dengan alasan males ngurus sendiri karena sering lama dan merepotkan. Ah, apa iya? Perpanjangan SIM misalnya, apakah betul prosesnya lama dan repot kalau ngurus sendiri? Nah, kali ini aku akan menuliskan pengalamanku mengurus sendiri perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan.

Kantor Polres Pekalongan Kota

Continue Reading →

March 24, 2018
by mechtadeera
21 Comments

Belajar Seni Semakin Menyenangkan Di Museum Nasional Jogja

Museum Nasional Jogja

Foto : indonesiakaya.com

Lalang Ungu. Selamat pagi, sahabat… Akhir pekan sudah datang lagi. Mau jalan kemana nih? Bagaimana kalau ke Jogja? Daerah Istimewa Yogjakarta memang terkenal akan budaya dan seninya yang selalu terjaga. Berjalan-jalan atau menikmati tempat wisata di Yogyakarta seakan mengajak kita untuk selalu mencintai budaya kita sendiri. Jika selama ini kamu ke Jogja dan hanya datang ke Malioboro atau tempat-tempat populer saja, maka tak ada salahnya jika kamu mencoba untuk berkunjung sekaligus belajar seni di Museum Nasional Jogja.

Museum Nasional Jogja sendiri adalah sebuah museum seni yang memamerkan seni kontemporer dari berbagai seniman-seniman lokal yang berada di bawah Yayasan Yogyakarta Seni Nusantara. Seperti yang kita sudah tau, Jogja memang menyimpan berbagai ragam budaya jawa dengan nuansa yang kental di setiap sudutnya. Dengan mengunjungi Museum Nasional Jogja, kamu bisa belajar tentang seni kontemporer langsung di sana. Banyak sekali karya terkenal yang bisa kamu lihat di sana, beberapa di antaranya adalah karya dari Ugo Untoro, S. Teddy D, Agus Suwage, dan seniman lain. Continue Reading →

March 18, 2018
by mechtadeera
25 Comments

Suatu Pagi di Pantai Depok Indah Pekalongan

Lalang Ungu. Selamat pagi, teman… Alhamdulillah, Minggu pagi ini cerah, setelah seharian kemarin hujan membasahi bumi Pekalongan dan sekitarnya. Yah, memang cuaca masih tak tentu beberapa hari ini. Tapi, tetap tak boleh terlalu mempengaruhi suasana hati kita, bukan? Semoga tetap bahagia ya teman-teman.. ūüėÄ

Oya, pekan kemarin rupanya adalah salah satu pekan heboh di kantor kami. Beberapa kegiatan yang insidentil menyeruak di antara rutinitas yang biasa, semua membutuhkan energi dan konsentrasi lebih..sehingga akhir pekan ini aku memang berniat di rumah saja memulihkan energi, hehe.. Nah, sambil beristirahat, kutuliskan tentang kunjungan singkat kami ke Pantai Depok Indah Pekalongan beberapa waktu lalu ya…

Pantai Depok Indah Pekalongan

Continue Reading →

March 10, 2018
by mechtadeera
22 Comments

Suatu sore di Umbul Ponggok

Lalang Ungu.¬† Hai teman…apa kabar? Semoga tetap sehat dan bahagia di minggu ke-2 Bulan Maret ini yaa… Meskipun hujan masih rajin berkunjung dan langit lebih sering mendung, mari kita nikmati saja dengan senyum …

Namun kadangkala suara rintik hujan seolah menjadi backsound yang syahdu saat kutarikan jari-jemariku merangkai kata. Oya, sore berhujan seperti ini juga mengingatkanku pada sebuah sore yang basah beberapa waktu lalu di sekitar Klaten, yang tak mampu mencegah kami untuk mampir ke Umbul Ponggok.

Sudah tahu Umbul Ponggok, bukan?

Umbul Ponggok Klaten

Continue Reading →

March 4, 2018
by mechtadeera
16 Comments

Berkunjung ke DEWI SAMBI (3) : Menikmati Hijaunya Alam Sutra

Lalang Ungu. ¬†Hai, teman-teman… Jumpa lagi di awal bulan baru ya.. Alhamdulillah kita memasuki bulan ketiga di 2018, insya Allah tetap sehat dan bahagia yaa.. Aamiin…

Nah, kali ini aku mau melanjutkan cerita tentang jalan-jalan kami ke Desa Wisata Samiran Boyolali beberapa waktu lalu bersama rekan-rekan Blogger Deswita dan FK Deswita Jawa Tengah. Setelah sebelumnya merasakan nikmatnya ‘muncak tipis-tipis’ ke Gancik Hill Top dan serunya icip-icip jajanan khas di Pasar Tiban Duit Batok, maka jalan-jalan penutupannya adalah ke destinasi wisata yang bernama Alam Sutra.

Hari telah mulai beranjak siang ketika kami meninggalkan Joglo Pengilon -sekretariat Dewi Sambi di Desa Samiran- menuju lokasi Alam Sutra dengan menggunakan (lagi) ‘pajero’ alias mobil bak terbuka (panas njobo njero). Sebagian peserta telah siap sedia membawa payung (terutama mbak-mbak & buibu-nya..) atau minimal menggunakan topi untuk mengantisipasi panas mentari siang hari. Dan aku memilih menggunakan topi saja agar tidak ribet namun tetap terlindung dari panas..hehe..

Selamat Datang di Alam Sutra Samiran Boyolali

Sesampainya di Dukuh Pojok yang menjadi lokasi Alam Sutra, kami pun kembali dihadapkan pada pilihan antara jalan kaki atau naik ojek. Oya, kalau ngojek di Gancik Rp 10.000/org sekali jalan, maka di sini hanya separuhnya saja. Hm, berarti medannya nggak terlalu ekstrim seperti di Gancik kali, ya? begitu pemikiran kami waktu itu, sehingga kemudian kami pun memutuskan untuk berjalan kaki menuju gardu pandang.

Oya, sama seperti di bukit Gancik, obyek wisata Alam Sutra Boyolali ini juga menawarkan pengalaman soft treking dan pemandangan alam dari gardu-gardu pandang yang sekalian berfungsi sebagai spot pepotoan nan kekinian.. Setelah menetapkan pilihan kami pun mulai mengayunkan langkah menyusuri jalan setapak menuju lokasi gardu pandang Alam Sutra.

Pemandangan di Alam Sutra Samiran Boyolali

Dan ternyata, pilihan kami untuk berjalan kaki tidaklah salah. Sinar matahari -sekitar jam 11 waktu itu- di kawasan Dukuh Pojok Boyolali tidak terlalu menyiksa. Mungkin karena cukup banyak angin nan sejuk di daerah ini sehingga panas mentari tak begitu terasa dan kami pun tetap nyaman melangkah menyusuri trek yang tidak terlalu menanjak.

Pemandangan hamparan kebun sayur nan hijau segar berpadu dengan suasana langit yang cerah di Alam Sutra Boyolali

Dengan berjalan kaki, kami pun semakin leluasa menikmati pemandangan di kanan-kiri jalan setapak yang merupakan lahan pertanian penduduk. Hijaunya hamparan tanaman Wortel, Sawi, daun Adas dan Selada berkolaborasi dengan birunya langit berhiaskan awan seputih kapas sungguh merupakan vitamin mata yang menyehatkan jiwa! 😃

Berinteraksi dengan petani di Alam Sutra Boyolali

Oya, kita dapat pula berinteraksi dengan para petani yang sedang beraktivitas di kebunnya. Ada yang sedang mengolah tanah, menyiangi tanaman ada pula yang sedang panen. Eh, ada pula teman yang nempil membeli selada langsung dari petani di sana lho.. Yang ngobrol dengan petani untuk mengetahui keseharian mereka ada, dan tentunya ada pula yang tak melewatkan kesempatan untuk pepotoan demi konten blog / IG! *nunjukdirisendiri 😆 Semua itu boleh kok.. yang tidak boleh adalah merusak tanaman petani, baik itu sengaja maupun tidak sengaja.. catat ini ya..hehe..

Sekitar 20 menit kemudian kami pun sampai di lokasi gardu pandang Alam Sutera yang ditandai adanya loket pengunjung. Oya HTM di sini murah meriah kok, cukup Rp 5.000 saja per orangnya. Terdapat beberapa gardu pandang yang terbuat dari bambu. Ya, memang sekilas terlihat sederhana dan rapuh, namun jangan takut…, tentunya pengelola sudah memperhitungkan kekuatannya demi keselamatan pengunjung.. hehe

Gardu-gardu pandang di Alam Sutra Samiran Boyolali

Jika dibandingkan dengan kondisi gardu di Gancik Hill Top, memang penampilan gardu pandang di Alam Sutera terkesan lebih sederhana. ¬†Namun, jangan khawatir..pemandangan yang dapat kita nikmati dari atas sana sama indahnya kok 😃

Seseruan dengan Blogger Deswita di Alam Sutra Samiran Boyolali (Foto by Gus Wahid)

 

Pose-pose manis juga laah…
(Foto by : Gus Wahid)

Setelah naik ke gardu, menikmati pemandangan sekitar yang menghijau sambil dibelai angin sepoi-sepoi nan sejuk, dan tak lupa berfoto-ria baik sendiri-sendiri atau bersama (ups..kalimat ini seperti iklan apa ya?? 🤔) maka kami pun mulai berkemas meninggalkan lokasi, turun kembali ke tempat parkir. Sekali lagi perjalanan pulang disejukkan dengan pemandangan hijau segar kebun sayur yang kami lewati…

Mengenal jenis-jenis sayuran di Alam Sutra Samiran Boyolali, a.l : Selada, Wortel, Sawi, Adas.

Hm, bagiku yang paling berkesan dari perjalanan ke Alam Sutera ini adalah nuansa hijau segar dari hamparan kebun sayur + pengalaman mengamati aktivitas petaninya. Mungkin pengelola bisa menambahkan sesi berinteraksi dengan petani dan mengenal jenis-jenis sayuran di kebun sebagai salah satu daya jual dari obyek wisata ini, selain tentunya pemandangan alam dan spot pepotoan yang instagramable sebagaimana obyek-obyek wisata kekinian. Pengalaman berkunjung ke kebun sayur bila dikemas dengan bagus dapat menjadi bagian yang menarik dari sebuah paket eduwisata, bukan?

Nah, itulah cerita jalan-jalan kami ke Alam Sutera di Dukuh Pojok Desa Samiran Boyolali, sekaligus penutup rangkaian tulisan catatan perjalanan bersama FK Deswita di Desa Wisata Samiran Boyolali ini. Oya, teman-teman juga dapat membaca tulisan teman-teman Blogger Deswita lainnya tentang kunjungan ke Alam Sutra ini, antara lain tulisan dari mas Wahid dan Mia.

Selamat membaca, teman-teman…

February 26, 2018
by mechtadeera
20 Comments

Semarak Ultah ke-3 Gandjel Rel

Lalang Ungu. Hai teman…apa kabar? Tetap semangat, bukan? Ya, mesti tetap semangat lah yaa..meskipun bagi sebagian dari kita tanggal gajian masih beberapa hari lagi..hehe.. Apalagi ini di awal pekan..hasil nge-charge semangat di akhir pekan kemarin masih sangat terasa tentunya.. Oya, aku juga mau cerita tentang acara seru yang kuhadiri di akhir pekan lalu nih… Acara itu tak lain adalah perayaan Ulang Tahun ke-3 Gandjel Rel di Semarang.

Semarak Ultah ke-3 Gandjel Rel

Sejak diumumkan bahwa acara Ultah ke-3 komunitas blogger perempuan Semarang (dan sekitarnya) itu akan diselenggarakan tanggal 24 Pebruari 2018, aku sudah semangat untuk ikut. Ya, bagaimana tidak? Tanggal 24 itu kan hari Sabtu, jadi kemungkinan besar aku bisa hadir karena libur…setelah sebelum-sebelumnya ku sering sedih karena tak bisa ikut acara-acara GR yang diadakan di hari kerja. Maka aku pun semangat mendaftar dan bersiap ikut.. 😉 Continue Reading →

February 21, 2018
by mechtadeera
28 Comments

Berkunjung ke DEWI SAMBI (2) : Pasar Tiban Duit Batok

Lalang Ungu. Hai..haii… Apa kabar, teman? Tetap sehat dan bahagia, bukan?Tak terasa sudah pertengahan minggu, sebentar lagi weekend..horeee… 😄

Oya, kali ini aku akan meneruskan cerita tentang jalan-jalan kami beberapa waktu lalu ke Dewi Sambi alias Desa Wisata Samiran Boyolali. Jam tubuhku mengisyaratkan waktu sarapan telah lewat ketika kami pulang dari Gancik Hills Top pagi itu, perut keroncongan adalah salah satu tandanya, hehe..

Syukurlah, ternyata mobil ‘pajero’ yang kami tumpangi kembali menuju Sekretariat Dewi Sambi melaju dengan mantab menuruni jalan berliku itu dan tak lama kemudian berhenti di salah satu pertigaan di Desa Samiran. Lho, kenapa kami tidak berhenti di Sekretariat? Dan, ada keramaian apa di depan sana??

Keramaian di Desa Samiran di akhir pekan itu…

Continue Reading →

February 16, 2018
by mechtadeera
24 Comments

Antara Belitung dan Lombok

Lalang Ungu. Hai kawan, apa kabar? Hujan sedang turun dengan derasnya saat ku sedang menulis ini, seperti kondisi beberapa hari belakangan ini.. Yah, namanya juga musim hujan ya -mungkin bahkan saat ini adalah puncaknya- jadi ya mari kita nikmati saja…jangan sampai hal ini mengurangi kadar bahagiamu, teman..

Saat musim hujan begini, memang agak sulit untuk kemana-mana, termasuk berwisata ya.. Meskipun hujan adalah anugerah, namun -bagiku- agak kurang nyaman saja untuk berwisata di musim hujan begini. Di samping repot karena barang bawaan jadi bertambah, tidak asyik juga rasanya mengeksplor  alam di tengah hujan (maklum, kondisi badan emak-emak satu ini rentan terhadap hujan..hehe). Jadi, mari kita tunggu cuaca membaik dulu, sambil mempersiapkan perjalanan ke destinasi impian nantinya.

Nah, bicara tentang destinasi wisata impian, jadi ingat tema arisan Blogger Gandjel Rel saat ini, yaitu tema yang diajukan oleh duo mbak-mbak anggota Gandjel Rel penyuka traveling yang tak lain adalah Mara dan Erina. Ya, ‘tujuan wisata impian di Indonesia’ adalah tema pilihan dari mereka.

Hm, sebenarnya ini pertanyaan yang cukup sulit bagiku, karena memang baru sedikit tempat indah di Bumi Pertiwi yang sudah kudatangi, jadi masih buanyaaak destinasi wisata impianku di Bumi Persada ini.. 😉 Juga mengingat kesukaanku yang hampir sama antara ke pantai dan ke pegunungan, membuatku ingin mendatangi semua tempat-tempat wisata dengan pemandangan alam yang indah, baik itu di pantai maupun pegunungan, lebih OK lagi kalau suatu daerah punya pantai dan pegunungan yang indah. Ada nggak ya?? 🤔

Ke gunung atau ke pantai? sama-sama sukaaa…

Continue Reading →