Hmm..ada beragam rasa berkumpul di hatiku di suatu pagi saat menyadari satu-satunya tanaman anggrek yang kurawat saat itu menunjukkan tanda-tanda akan berbunga.
Kala Anggrek Pertamaku Berbunga
Yang pertama tentu saja rasa senang, tapi muncul pula rasa takut dan ada pula sedikit penyesalan. Nah..bagaimana ceritanya bisa muncul beragam emosi hanya karena anggrek berbunga? Baiklah Sahabat Lalang Ungu, begini cerita awal mulanya yaa..
Istilah Tangan Panas
Sahabat semua pernah mendengar istilah ‘tangan panas‘ dalam kegiatan berkebun/bercocok tanam? Ya, istilah itu seringkali disematkan (oleh orang lain atau diri sendiri) pada seseorang yang gagal menanam sesuatu. Sebaliknya bila seseorang sering berhasil dalam berkebun maka istilah ‘tangan dingin‘ menempel padanya.
Mengulik kenangan masa kecil bersama bunga Wijayakusuma. Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu, semoga senantiasa sehat dan berbahagia ya.. Pada tulisan kali ini aku ingin bercerita tentang tanaman hias berbunga cantik yang hanya mekar di waktu malam.
Beberapa waktu lalu seorang teman memposting foto menarik di beranda FB-nya, yaitu bunga cantik berwarna putih yang hanya mekar di malam hari. Teman-teman tahu bunga apakah yang ada di foto berikut ini?
Bayam Brazil, Tanaman yang Mudah Dirawat dan Kaya Manfaat. Dalam beberapa tulisanku sebelum ini, aku ada beberapa kali menyebut Bayam Brazil, salah satu yg kami tanam di pekarangan yang daunnya sering kami konsumsi sehari-hari.
Ternyata, tanaman satu ini belum begitu populer, terbukti dari komentar beberapa teman di tulisan tersebut yang menanyakan tentang tanaman itu. Pun di lingkungan rumah kami, sering ada yang menanyakan tanaman jenis apa yang meramaikan salah satu rak hidroponik kami itu…
Nah, yuuk Sahabat Lalang Ungu kita berkenalan dengan Bayam Brazil yang mudah dirawat dan kaya manfaat ini.
Tentang Bayam Brazil
Bayam Brazil (Altehernanthera sissoo) dalam pot dengan media tanah
Labu Madu, tak hanya lezat juga kaya manfaat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya…
Bahagia itu penting karena konon bisa meningkatkan imun kita. Ya, upaya meningkatkan imun menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus akhir-akhir ini, antara lain melalui asupan makanan. Nah, kali ini aku ingin mengajak sahabat untuk berkenalan dengan salah satu buah yang konon sedang banyak diburu karena bisa meningkatkan imun kita : Labu Madu.
Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya.. Hm, PPKM mulai lagi nih ya di daerah-daerah yang masuk zona merah. Jangan panik ya..jalani saja dengan gembira, insya Allah pasti ada manfaatnya.
Dua minggu di rumah, mau ngapain saja nih? Jalankan hobi salah satunya ya.. Atau bersih-bersih rumah? Apapun itu, lakukan dengan tetap gembira. Karena ngomel-ngomel tak baik buat kesehatan kita bukan? Hehe..
Yuk..olah sampah dapur menjadi pupuk
Yuk, kita cari kegiatan bermanfaat saja. Salah satunya, mengolah limbah dapur menjadi lebih bermanfaat, yaitu sebagai pupuk organik bagi tanaman-tanaman kita. Nah, melalui tulisan ini akan kuuraikan caranya ya..
“Waalaikumsalam, Mbakyu Ani. Silakan Mbakyu, mau yang rawit, teropong atau keriting nih?”
“Rawit saja, Jeng. Ini lho, tadi ke warung beli cabai dapatnya kok ya sejumput thok. Mana cukup nyambel buat orang serumah yang doyan pedes semua..Hehe.. Eh Jeng, mbok aku ini diajari bikin seperti ini. Pengen juga punya … eh … apa namanya kebun ini?”
“Warung Hidup, Mbakyu. Yuk, kapan mau mulai, saya siap bantu-bantu.”
***
Sahabat Lalang Ungu, petikan obrolan di atas memang hanya ilustrasi, tetapi mungkin juga terjadi di kehidupan nyata, bukan? Para ibu tangguh pengelola rumah tangga sering cukup puyeng memikirkan menu untuk konsumsi keluarganya, sementara harga kebutuhan sehari-hari melambung tinggi, termasuk harga bahan pangan. Nah, di saat demikianlah dirasakan perlunya pemanfaatan pekarangan.
Apa sih Manfaat Pekarangan?
Kita mengenal pekarangan sebagai sebidang tanah darat yang terletak langsung di sekitar rumah tinggal dan mempunyai batas -batas yang jelas. Meski bagi kita yang tinggal di perkotaan, seringkali pekarangannya sangat sempit, bahkan tidak sedikit yang hanya mempunyai teras rumah saja.
Selain memiliki fungsi estetika/memberikan keindahan pada lingkungan rumah kita, pekarangan yang dikelola dengan baik juga bisa memberikan banyak manfaat. Sebagai Warung Hidup, pekarangan dapat ditanami aneka tanaman yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari kita, seperti sayur-mayur, buah-buahan, rempah dan herba keperluan dapur, dll. Dengan demikian, kita dapat menghemat pengeluaran karena tidak harus membeli berbagai kebutuhan pangan tersebut. Baca juga : Yuk, hijaukan lingkungan kita dengan KRPL.
Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya…meskipun hujan masih sering turun di awal Bulan Maret ini dan menimbulkan rasa waswas kalau-kalau banjir kembali datang.
Eh tapi, jangan lupa bahwa hujan juga membawa rahmat, dirindukan oleh alam, termasuk tanaman-tanaman. Pemandangan hijau segar tanaman sehabis hujan, seringkali menjadi pemandangan indah yang menyejukkan mata dan hati. Contohnya ini nih..penampilan segar salah satu koleksi tanaman kami dalam polibag di sudut halaman.
“Waalaikumsalam.. Oh, nggih Pak, maturnuwun. Kathah sing tumbas, Pak?”
“Alhamdulillah..lumayan, Mas. Saged kangge tumbas bibit malih”
“Alhamdulillah..mugi-mugi sukses nggih Pak”
“Aamiin..”
***
Itu adalah sepenggal percakapan adikku dengan pengurus KRPL Guyub Rukun kemarin, saat beliau mengantarkan Ikan Lele pesanan kami, hasil panen dari budidaya Lele dalam kolam yang menjadi salah satu kegiatan kelompok Kawasan Rumah Pangan Lestari -KRPL- di RT kami.
Beberapa waktu sebelumnya keluarga kami juga telah melakukan budidaya Lele di rumah dengan menggunakan ember. Alhamdulillah sempat beberapa kali panen dan saat ini sedang menyiapkan peralatan yang dibutuhkan sebelum memulai budidaya Lele lagi. Nah, sementara adikku mempersiapkan calon kolamnya, aku akan tuliskan dulu pengalaman pertama kami membudidayakan ikan dalam ember.
Sekilas Tentang Budikdamber
Oya, apakah teman-teman sudah tahu tentang Budikdamber? Itu lho…istilah yang merupakan singkatan dari budidaya ikan dalam ember, yang merupakan cara sederhana untuk membudidayakan ikan dan dapat diterapkan di rumah-rumah.
Ciplukan, Si Mungil liar yang bermanfaat besar. Mentari mulai menebarkan sinar hangatnya ketika kumulai aktivitas pagi menyusuri pematang di kebun / tegalan kantor kami, beberapa waktu lalu. Sengaja memilih waktu pagi untuk mengetahui kondisi lahan kami, lumayan sambil berjemur pagi..hehe..
Tak disangka, di salah satu sudut kebun pagi itu, aku menemukan ‘harta Karun’, sebuah pohon kecil dengan cabang-cabangnya yang digantungi buah serupa lampion-lampion kecil. Ini dia penampakannya…
Nah..inilah temuan ‘harta Karun’ pagi itu.. 😊
Kenapa aku menyebutnya ‘harta Karun’? Nah, untuk Sahabat Lalang Ungu yang baru lihat pohon ini, mari kita kenalan dengan Ciplukan ya..
Yuk, bertanam Terong hidroponik di halaman rumah kita
Yuk Bertanam Terong Hidroponik di Halaman Rumah Kita. Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu, semoga tetap sehat dan berbahagia ya.. Sekitar setahun terakhir ini keluarga kami sedang hobi bertanam dengan menggunakan sistem hidroponik. Beberapa jenis sayuran daun sudah kami coba dan Alhamdulillah berhasil cukup baik.