Mengenal Rumah Vernakular di Desa Semedo

Hai Sahabat Lalang Ungu..apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu ya.. Dalam tulisanku kali ini aku ingin bercerita pengalamanku saat mengikuti Festival Tanah Tua Semedo, antara lain berkesempatan mengenal Rumah Vernakular di Desa Semedo.

Lokasi Desa Semedo

Desa Semedo adalah salah satu desa yang terletak di Kec. Kedungbanteng Kab. Tegal Jawa Tengah. Dari Kota Tegal jaraknya sekitar 30 km dengan perkiraan waktu tempuh 56 menit menggunakan mobil dan rute terbaik adalah lewat depan pasar Surodadi terus ke arah Selatan, lalu setelah melewati bawah jalan tol Pemalang ambil arah ke kiri yaitu ke Jl Raya Sigentong terus lurus hingga ada papan penunjuk jalan arah Desa Semedo yaitu ke kanan lewat jembatan selanjutnya satu jalur itu akan mengarah ke Desa Semedo.

Lokasi Desa Semedo
Rute ke Semedo dari Kota Tegal by Googlemap

Kalau dari Slawi melalui jalur menuju Pangkah laluĀ  Jl. Raya Timur Balamoa, Jl Herjasari Selatan, Jl Raya Sigentong lalu Jl Semedo. Meski dalam Google map jarak lebih dekat (26 km) namun waktu tempuh ternyata lebih lama (1,5-2 jam), hal ini karena ruas jalan relatif sempit dan kondisi jalan kurang bagus sehingga tidak bisa memacu kendaraan.

Apa itu Rumah Vernakular?

Continue reading “Mengenal Rumah Vernakular di Desa Semedo”

Warna warni Curug Gondoriyo Cerminan Semangat Pokdarwis Pengelolanya

Warna-warni Curug Gondoriyo, cerminan semangat Pokdarwis pengelolanya. Hai Sahabat Lalang Ungu…apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia di awal Bulan Maret 2019 ini ya.. Oya, bagaimana acara weekend kemarin, seru tentunya ya… Nah, kali ini aku akan berbagi cerita pengalaman kami saat malam-mingguan di Curug Gondoriyo beberapa waktu yang lalu.

Lhoo..malam-malam kok ke air terjun? Memang ada Curug yang buka hingga malam hari?

Curug Gondoriyo Semarang
Curug Gondoriyo Semarang

Weee…jangan salaaah… Ada lho, CurugĀ  / air terjun yang bisa kita kunjungi pagi, siang, sore bahkan pada malam hari… Curug Gondoriyo itulah nama -setahuku, sampai saat ini- satu-satunya lokawisata Curug yang jam operasionalnya mulai pagi hingga malam hari. Curug ini buka 2x yaitu pagi jam 09.00-17.00 dan malam jam 19.00-21.00 (hari biasa) dan sampai jam 22.00 di weekend. Continue reading “Warna warni Curug Gondoriyo Cerminan Semangat Pokdarwis Pengelolanya”

Berkunjung ke DEWI SAMBI (2) : Pasar Tiban Duit Batok

Lalang Ungu. Hai..haii… Apa kabar, teman? Tetap sehat dan bahagia, bukan?Tak terasa sudah pertengahan minggu, sebentar lagi weekend..horeee… 😄

Oya, kali ini aku akan meneruskan cerita tentang jalan-jalan kami beberapa waktu lalu ke Dewi Sambi alias Desa Wisata Samiran Boyolali. Jam tubuhku mengisyaratkan waktu sarapan telah lewat ketika kami pulang dari Gancik Hills Top pagi itu, perut keroncongan adalah salah satu tandanya, hehe..

Syukurlah, ternyata mobil ‘pajero’ yang kami tumpangi kembali menuju Sekretariat Dewi Sambi melaju dengan mantab menuruni jalan berliku itu dan tak lama kemudian berhenti di salah satu pertigaan di Desa Samiran. Lho, kenapa kami tidak berhenti di Sekretariat? Dan, ada keramaian apa di depan sana??

Keramaian di Desa Samiran di akhir pekan itu…

Continue reading “Berkunjung ke DEWI SAMBI (2) : Pasar Tiban Duit Batok”