Akhir pekan kemarin, kami berkesempatan mengikuti sebuah acara dimana salah satu pembicaranya adalah Prof. DR. Mudjahirin Thohir MA, seorang budayawan Jawa Tengah sekaligus salah satu Guru Besar UNDIP Semarang. Dan ini adalah sekelumit penggalan catatan kami :
* Rumus 10 D yang menentukan Kualitas Hidup, yaitu :
- DREAM –> bagaimana mewujudkan mimpi atau angan-angannya
- DECISIVENESS –> kecepatan & ketepatan dalam mengambil keputusan adalah faktor kunci sukses bisnis
- DOERS –> tidak menunda-nunda kesempatan yang dapat dimanfaatkan
- DETERMINATION –> tanggung jawab tinggi walau dihadapkan pada halangan dan rintangan
- DEDICATION –> pengorbanan yang tinggi untuk kesuksesan
- DEVOTION –> kegemaran yang dapat mendorong keberhasilan
- DETAILS –> memperhatikan factor kritis secara rinci
- DESTINY –>bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yg hendak dicapainya
- DOLLARS –> motivasinya bukan uang, namun uang dapat menjadi tolok ukur kesuksesan bisnis
- DISTRIBUTE –> mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya
* Sikap positif terhadap persaingan :
- Persaingan perlu dilihat sebagai sebuah bentuk kerjasama, dimana kedua pesaing / lebih mendapatkan keuntungan karena dipaksa untuk melakukan yang terbaik
* Perbedaan cara pandang orang pesimis dan optimis :
- Orang PESIMIS :
– Hanya melihat kesulitan dalam setiap peluang
– Merasa bahwa perubahan adalah ANCAMAN
- Orang OPTIMIS :
– Cenderung melihat peluang dalam setiap kesulitan
– Menganggap perubahan adalah sebuah TANTANGAN
* Kelebihan kaum pemenang dari kaum kalah :
- Kaum PEMENANG :
– Mampu menemukan peluang di setiap kesulitan
– Berpikir bahwa, “ Itu memang sulit, tapi pasti ada jalan keluar”
- Kaum KALAH :
– Selalu melihat adanya masalah pada tiap peluang
– Berpikir bahwa, “setiap penyelesaian tetap menghadirkan masalah”
Nah… bagaimana denganmu, teman? Semoga kita semua tergabung dalam kelompok orang OPTIMIS yang ditakdirkan menjadi kaum PEMENANG…
Selamat mengawali pekan, teman 🙂
Inspiring article, Mba Mechta, thx for share yaa. 🙂
Trims mbak Al… mudah2an ada manfaat yg bisa diambil 🙂
masih fluktuatif sih auntie, ga bisa optimis terus 🙁
Ada yg bilang, kadar iman saja naik turun Rin.. wajarlah perasaan optimis itu juga.. tapi, ttp diusahakan bukan ? 🙂
sip, setujuuuu… 🙂
setuju mbak… semangaaat ! 😀
TFS.. iya meski rasanya gimana gitu.. tapi minimal tetep usaha sampai selesai
Hasil bagaimana nanti..
trimakasih kembali… semoga bermanfaat 🙂
setuju banget, kaum optimis itu kaumnya pemenang … TFS mbak
sami-sami…. mudah2an bermanfaat ya…
salam kenal mbak 😀
salam kembali… trims sdh mampir ya 🙂
lebih mantep lagi kalo 36D ya bu…
*sambit panci
silakan nambain 26 lagiii.. tak tunggu lho .. *gayapolos* 🙂
duh jangan polos dong…
tar bikin lemes dengkul…
*siapin tameng
wkwkwk…. *nyapu yg ngeres2..*
optimis sih sering tapi kadang malas memualai hehehe jangan ditiru
sejauh apapun langkah yg kita inginkan tak kan terwujud tanpa langkah pertama ya mbak 🙂