Bayam Brazil, Tanaman yang Mudah Dirawat dan Kaya Manfaat

Bayam Brazil, Tanaman yang Mudah Dirawat dan Kaya Manfaat. Dalam beberapa tulisanku sebelum ini, aku ada beberapa kali menyebut Bayam Brazil, salah satu yg kami tanam di pekarangan yang daunnya sering kami konsumsi sehari-hari.

Ternyata, tanaman satu ini belum begitu populer, terbukti dari komentar beberapa teman di tulisan tersebut yang menanyakan tentang tanaman itu. Pun di lingkungan rumah kami, sering ada yang menanyakan tanaman jenis apa yang  meramaikan salah satu rak hidroponik kami itu…

Nah, yuuk Sahabat Lalang Ungu kita berkenalan dengan Bayam Brazil yang mudah dirawat dan kaya manfaat ini.

Tentang Bayam Brazil

Brazilian Spinach
Bayam Brazil (Altehernanthera sissoo) dalam pot dengan media tanah

Continue reading “Bayam Brazil, Tanaman yang Mudah Dirawat dan Kaya Manfaat”

3 Olahan Labu Madu Selain Kolak

3 olahan labu madu selain kolak
Labu Madu tak hanya enak dikolak lho…

Hai Sahabat Lalang Ungu.. 3 olahan Labu Madu selain kolak ini kutemukan resepnya di aplikasi resep masakan andalanku. 3 resep yang menjawab rasa penasaranku tentang olahan Labu Madu selain dibuat Kolak yang sudah sangat umum itu.

Selain Dibuat Kolak, Labu Madu Bisa Diolah Apa Lagi, Sih?

Awalnya pada tulisanku tentang Labu Madu yang kaya manfaat kemarin, ada salah satu komen yang membuatku penasaran yaitu yang menyebutkan bahwa di daerah Kak Raja labu kalau tidak dikolak ya disayur.. Nah lo..aku baru tahu labu manis enak disayur juga. Kalau dikolak sih sudah sering ya..

Komen di Lalang Ungu
Salah satu komen di post tentang Labu Madu

Continue reading “3 Olahan Labu Madu Selain Kolak”

Dengan Yummy App Olahan Hasil Pemanfaatan Pekarangan Kami Makin Sedap

Mbak, kae lho bayeme wis gondrong..” 

“Wah iyo yo..padahal terong karo sayuran panenan wingenane yo isih nang kulkas”

“Berarti frekwensi masakmu kudu luwih sering mbaa, hehehe..”

“Lha piyeee, sempate yo mung setu-minggu thok je..”

Bayam Brazil
Bayam Brazil nya sudah gondrooong…

Itu petikan percakapan beberapa minggu lalu antara aku dan adikku. Adikku mengingatkan bahwa Bayam Brazil di halaman sudah terlalu lebat, waktunya panen, sementara aku ingat hasil panen beberapa hari sebelumnya saja masih anteng jadi penghuni kulkas gara-gara jadwal masuk dapurku yang hanya di akhir pekan saja. Continue reading “Dengan Yummy App Olahan Hasil Pemanfaatan Pekarangan Kami Makin Sedap”

Sekelumit Catatan Tentang Berduka

Writing is Healing

k.o.s.o.n.g

Deretan 6 huruf 11 karakter itu pernah menghiasi status whatsapp ku pada 10 Juli 2021. Gambaran sebuah perasaan yang sore itu memenuhi hatiku, sepulang kami mengantar Ibu ke peristirahatan terakhir beliau.

Saat sampai kembali di rumah sore itu, melihat kursi teras tempat Ibu biasa duduk berjemur kala pagi, sofa panjang di ruang tamu yang sering jadi tempat istirahat favorit Ibu di siang hari, dan terutama saat melihat kamar tidur Ibu yang tak lagi berpenghuni…langsung saja perasaan kosong itu memenuhi hatiku, bersicepat dengan rasa rindu menyerbu dan tentu saja…pada akhirnya membuat banjir di mataku… 😭😭

Sore itu, merasa perlu mengurangi beban di hati dan gawai sedang dalam genggaman, maka medsos menjadi pelampiasanku. Kutuliskan satu kata di status WA dan sebait rindu dan kekosongan di FB dan Twitter. Ya ampuun…maafkan ke-lebay-anku..

Setelah menuliskannya aku merasa lega. Semacam rasa lega yang kurasakan tiap kali usai banjir air mata. Tujuan tulisan itu adalah pada diriku sendiri, terus terang aku tak memikirkan akan bagaimana respon orang membacanya. Bahkan tak peduli akan hal itu. Continue reading “Sekelumit Catatan Tentang Berduka”

Yogyakarta Independent School, Sekolah IB di Yogyakarta

Hai Sahabat, salam jumpa.. Apa kabar nih, Sahabat Lalang Ungu? Semoga tetap sehat dan bahagia ya, meski pandemi belum berlalu dan PPKM level 4 masih berlangsung.

Sahabat, bulan Juli hampir selalu identik dengan awal tahun ajaran baru bagi putera-puteri kita ya.. Sebuah bulan yang di awali dengan kehebohan bagi para orang tua terutama yang putera-puterinya hendak masuk ke jenjang pendidikan baru.

Memilih sekolah yang tepat memang harus benar-benar dipertimbangkan dari segala sisi ya.. Pemilihan kurikulum sekolah adalah salah satu yang menjadi bahan pertimbangan -utamanya bagi sekolah-sekolah swasta ataupun internasional- agar terdapat kesesuain kurikulum dengan tujuan pendidikan anak yang diharapkan orang tua.

Oya, pada hari Kamis 29 Juli 2021 lalu aku berkesempatan mengikuti seminar virtual yang diselenggarakan oleh sebuah sekolah internasional di Yogyakarta yaitu Yogyakarta Independent School (YIS). Seminar virtual itu bertujuan agar masyarakat umum lebih mengenal YIS yang merupakan satu-satunya sekolah internasional berkurikulum IB di Yogyakarta ini. Penasaran? Nah berikut ini akan kutuliskan pengenalanku terhadap YIS hasil dari seminar ini ya…

Seminar Virtual YIS
Virtual Seminar YIS, 29/7/2021

Tentang YIS

Continue reading “Yogyakarta Independent School, Sekolah IB di Yogyakarta”

Labu Madu, Tak Hanya Lezat Juga Kaya Manfaat

Labu Madu, tak hanya lezat juga kaya manfaat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya…

Bahagia itu penting karena konon bisa meningkatkan imun kita. Ya, upaya meningkatkan imun menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus akhir-akhir ini, antara lain melalui asupan makanan. Nah, kali ini aku ingin mengajak sahabat untuk berkenalan dengan salah satu buah yang konon sedang banyak diburu karena bisa meningkatkan imun kita : Labu Madu.

Tentang Labu Madu

Continue reading “Labu Madu, Tak Hanya Lezat Juga Kaya Manfaat”

Rungkat

“Hai semua…pohon kesayangan kita rungkat baru saja…” 😭😭😭

Sebuah foto dan chat kakak dalam WAG keluarga kami di penghujung bulan Juni lalu cukup menghebohkan.

Yang pertama kami cari tahu saat membaca kabar itu adalah kondisi kakak sekeluarga saat itu dan apakah robohnya pohon tua itu menimbulkan kerusakan rumah kami maupun tetangga terdekat?

Alhamdulillah, kakak mengabarkan bahwa semua anggota keluarga baik-baik saja, tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan di bagian teras samping, tanaman2 dan juga kabel listrik maupun telepon yang putus. Kami sangat bersyukur pohon besar itu roboh ke arah yang aman..

Baru kemudian kami mencerna lebih dalam berita dari kakak dan merasakan kehilangan. Rungkatnya pohon besar itu cukup mencengangkan. Pohon yang tumbang itu adalah pohon Nangka, entah sudah berapa umur tepatnya kami kurang tahu. Yang jelas pohon Nangka itu sudah cukup besar ketika kami mulai menghuni rumah di Tegalsari Semarang itu -sekitar awal tahun 1976- setelah kepindahan kami dari Salatiga.

Waktu berlalu dan pohon itu makin besar. Lengan-lengan kami tak lagi bisa memeluknya penuh. Sampai saat terakhir perlu lengan 2 orang dewasa untuk melingkari pokok pohonnya. Ia tumbuh membesar sebagaimana besar kenangan akan keriaan masa kecil kami.

Ya, pohon Nangka itu telah menjadi bagian dari cerita keluarga kami sejak awal kepindahan kami. Kenangan masa kecil kami berlima tak lepas dari keseruan bermain di bawah pohon itu. Rumah dengan pohon nangka besar, begitu selalu ancer-ancer yang kami berikan bila ada yang menanyakan rumah kami.

Setara dengan bentuk fisiknya yang besar, pohon nangka kami ini pun hampir selalu berbuah lebat sehingga tak hanya kami konsumsi sendiri namun juga dibagi-bagikan ke tetangga sekitar. Daging buahnya berwarna oranye, tebal dan manis. Bahkan dami/damen-nya pun tebal dan manis! 😋

Baca juga : Pohon Kenangan di Rumah Masa Kecil

Pohon Nangka
Pohon Nangka tua & Simbar Menjangan

Apa itu Rungkat?

Dan sekarang, pohon kesayangan kami sudah tak ada. Rungkat tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. Oya, untuk teman-teman yang belum tahu, rungkat adalah istilah dalam bahasa daerah kami (Jawa), yang artinya tumbang/roboh dan tercerabut hingga ke akarnya. Kalau dalam bahasa daerah kalian, apa istilahnya?

Biasanya pohon rungkat saat hujan angin besar, karena pengaruh air yang melembekkan tanah sekitar pohon dan angin kencang seakan menggoyang pohon itu. Kejadian hujan-angin besar entah sudah tak terhitung menimpa pohon Nangka kami, dan ia tetap tegak selama ini dan sama sekali tak pernah membahayakan jiwa. Saat kejadian kemarin, tidak sedang hujan atau angin besar.. Mungkin memang sudah waktunya saja..

Tentu saja ada ‘cerita-cerita’ dari tetangga kanan-kiri yang terkait dengan peristiwa ini, namun kami tetap yakin bahwa peristiwa itu semata terjadi karena memang pohon sudah tua. Bukan pertanda apapun.

Sedih memang, tapi apa mau dikata. Dalam hidup kita harus siap melepaskan. Merelakan yang sudah saatnya pergi. Dan rasa sedih atas kehilangan pohon itu, makin tak ada artinya dibanding rasa sedih yang kami rasakan atas kehilangan lain yang kami alami kemudian. Rasa sedih dan kehilangan amat sangat saat ini sedang kami rasakan atas berpulangnya ibu kami tercinta, pekan lalu. Kembali kami harus belajar mengikhlaskan, meski pelajaran kali ini jauuuh lebih berat 😭😭😭😭

Ingin menuliskan banyaaak hal terkait ibu dan kepergian beliau ke pangkuan Illahi, namun rasanya belum sanggup. Biarlah kuendapkan dulu semua rasa ini..

Sahabat Lalang Ungu, demikian sekilas berita tentang rungkatnya pohon nangka kesayangan kami. Kalian punya pohon kesayangan juga kah? Pohon apa? Yuk, bagi ceritanya di kolom komen ya.. Terima kasih..

Membuat Pupuk Organik Sederhana dari Kulit Bawang, Cangkang Telur dan Kulit Pisang

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya.. Hm, PPKM mulai lagi nih ya di daerah-daerah yang masuk zona merah. Jangan panik ya..jalani saja dengan gembira, insya Allah pasti ada manfaatnya.

Baca juga : 4 Hal yang Bisa Kita Lakukan untuk Mendukung Kerabat yang Sedang Isolasi Mandiri

Dua minggu di rumah, mau ngapain saja nih? Jalankan hobi salah satunya ya.. Atau bersih-bersih rumah? Apapun itu, lakukan dengan tetap gembira. Karena ngomel-ngomel tak baik buat kesehatan kita bukan? Hehe..

Pupuk organik dari limbah dapur
Yuk..olah sampah dapur menjadi pupuk

Yuk, kita cari kegiatan bermanfaat saja. Salah satunya, mengolah limbah dapur menjadi lebih bermanfaat, yaitu sebagai pupuk organik bagi tanaman-tanaman kita. Nah, melalui tulisan ini akan kuuraikan caranya ya..

Limbah Dapur Untuk Pupuk Organik

Continue reading “Membuat Pupuk Organik Sederhana dari Kulit Bawang, Cangkang Telur dan Kulit Pisang”

4 Hal Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Mendukung Kerabat Yang Sedang Isolasi Mandiri

“Te, kami positif…”

Blaaar… Selarik pesan dari keponakanku lewat WA di awal minggu lalu cukup mengejutkan meski hal itu mengkonfirmasi kecurigaan yang kami rasakan sebelumnya. Sebenarnya, ayahnya yang sudah lebih dahulu batuk-pilek sekitar semingguan belum juga sembuh namun sulit diminta periksa.

Lalu setelah dibujuk-bujuk sedemikian rupa dan diantara yang serumah juga mulai menunjukkan gejala batuk akhirnya mereka sekeluarga periksa ke RS. Ibunya yang pertama di-swab dan terkonfirmasi positif, lalu berturut semuanya terkonfirmasi sama. Lima orang sekeluarga: ayah, ibu dan 3 anak (2 remaja akhir dan 1 kanak-kanak) 😢

Mengetahui berita ini, kami sedih tentu saja. Sedih dan khawatir karena tidak tahu pasti bagaimana kondisi sebenarnya, meskipun sekeluarga diminta untuk isolasi mandiri di rumah saja karena hasil pemeriksaan awal di RS waktu itu tidak merujuk ke kondisi gawat darurat.

Kunjungan Tenaga Kesehatan ke Warga Isoman
Kunjungan petugas puskesmas setempat

Yang kami khawatirkan karena kakakku (sang ayah) mempunyai riwayat penyakit batu ginjal yang cukup kronis, di samping usianya yang masuk kategori Lansia awal. Juga usia si bungsu yang masih 5 tahun itu.

Dukungan Apa Yang Bisa Kita Berikan Saat Kerabat Harus Isolasi Mandiri?

Lalu, apa yang akhirnya kami lakukan untuk membantu keluarga kakak yang harus isolasi mandiri (isoman) ini? Tulisanku berikut ini adalah catatan tentang hal ini ya.. Continue reading “4 Hal Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Mendukung Kerabat Yang Sedang Isolasi Mandiri”

Keseruan Puncak Acara Festival Perempuan 2021 di HUT IIDN ke-11

Tulisan kita lah yang akan mengekalkan kita, meski kelak kita tak lagi ada di dunia ini. (Indari Mastuti, 2021)

Petikan pernyataan Teh Indari Mastuti Sang Founder Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) yang kudengar kemarin saat mengikuti puncak acara Festival Perempuan 2021, sangat mengena di hatiku. Menyemangatiku untuk terus menulis dan menulis.

Dan jujur ku harus nyatakan di sini, bukan hanya sepenggal kalimat itu saja yang menginspirasiku. Masih banyak petikan-petikan kalimat maupun tips-tips dari para pembicara sepanjang acara tersebut yang inspiratif dan memberi pencerahan bagiku. Ah, begini saja.. Berikut ini, akan kutuliskan pengalamanku mengikuti puncak acara Festival Perempuan 2021 yang berlangsung secara virtual pada Sabtu, 19 Juni 2021 lalu ya..

Tentang Festival Perempuan 2021

Festival Perempuan Insonesia
Festival Perempuan 2021 (Foto : FB IIDN)

Festival Perempuan 2021 ini adalah sebuah event yang diselenggarakan oleh Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) dalam rangka anniversary 11 tahun IIDN berkarya. Continue reading “Keseruan Puncak Acara Festival Perempuan 2021 di HUT IIDN ke-11”