Mengenang Ramadan Terakhir Bersama Ibu

Hai Sahabat Lalang Ungu, semoga selalu sehat dan bahagia di hari ke 22 di Bulan Maret sekaligus hari ke-12 Ramadan di tahun 2024 ini.

Ramadan memang selalu berkesan bagiku, jadi kalau ada yang bertanya kapan Ramadan yang paling berkesan, hm…aku agak bingung menjawabnya. Tapi, saat ini ada satu Ramadan yang sedang ingin kukenang, yaitu Ramadan di Tahun 2021 Masehi atau 1442 Hijriah.

Ada peristiwa apa di kala itu?

Sebenarnya, aktivitas Ramadan kami di kala itu hampir tak ada yang istimewa, kami melakukan kegiatan yang hampir sama dengan kegiatan yang kami lakukan di Ramadan-ramadan kami sebelumnya. Nyadran sebelum Ramadan, mempersiapkan menu buka-sahur, menjalani puasa dan tarawih bersama, mempersiapkan kebutuhan lebaran, kegiatan-kegiatan yang hampir sama berulang setiap tahun.

Namun kini, kenangan Ramadan kala itu terasa berbeda karena ternyata itulah Ramadan terakhir kami bersama ibu 😢 Ya, Ramadan di tahun 2021 lalu itu berlangsung sejak 12 April hingga 12 Mei 2021, dan sekitar 2 bulan kemudian Ibu meninggalkan kami untuk selamanya, tepatnya di tanggal 10 Juli 2021.

2 bulan setelah Ramadan 2021,Ibu kami berpulang.. 😭

Continue reading “Mengenang Ramadan Terakhir Bersama Ibu”

Mah..kangeeen…

Mah, saat mulai menulis kali ini aku sedang duduk di ruang depan dan menyaksikan jalan depan rumah kita lebih ramai dari biasanya.

Awalnya aku sempat mbatin kok tumben ramai sekali motor dan mobil lalu lalang begini…tak seperti biasanya.

“Wah..banyak yang sudah siap-siap sambut ramadan sepertinya..rame bener nih jalan..” celetuk adik.

Ah iya Mah..mungkin itu alasannya. Ramai orang keluar mencari persiapan sambut Ramadan, atau sengaja jalan-jalan mumpung belum Ramadan? hehe..entahlah..

Ingatanku melayang ke saat-saat seperti ini di tahun-tahun lalu, biasanya H-1 Ramadan kita sekeluarga masih dalam perjalanan pulang nyadran ya Mah.. Rute wajib kita Pekalongan-Semarang-Salatiga-Karanganyar-Jogja PP.

Perjalanan yang lumayan panjang ya Mah.. Lelah pastinya, tapi senang kumpul bersama membersihkan makam leluhur, kirim doa dan bermaaf-maafan jelang ramadan. Satu dari banyak perjalanan berkesan yang ingin kuulang-ulang bersamamu..namun tak mungkin lagi.

*banjiiiir*
Continue reading “Mah..kangeeen…”