Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Oya, Selamat Natal bagi sahabat yang merayakannya, dan selamat berlibur bagi sahabat lainnya ya.. Kali ini, akan kutuliskan pengalaman kami singgah sejenak di salah satu tempat singgah yang unik dan menarik.
Lokasi Rest Area / TIP 260B Banjaratma
Rest Area / TIP 260B Banjaratma ini berlokasi di daerah Cipugur, Banjaratma, Bulakamba Kab. Brebes Jawa Tengah, tepatnya di KM 260 Tol Pejagan-Pemalang. Posisi rest area ini ada di sisi kiri jalan tol yang mengarah ke Jakarta.
Baca Buku Pulih : Memetik Hikmah di Tiap Kisah. Suatu siang beberapa waktu lalu, di beranda Grup FB Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) aku mengucapkan selamat pada dua orang teman yang menjadi penulis terbaik pada review acara Launching Buku Pulih yang dilakukan secara online pada bulan Oktober lalu. Beberapa waktu kemudian baru sempat membuka WA grup IIDN, dan menemukan namaku terselip di post pengumuman pemenang tersebut.
Oalaah…aku tidak teliti membaca post di grup sebelumnya. Alhamdulillah…ternyata tulisanku yang ini mendapat apresiasi juga dari IIDN sebagai salah satu dari 3 pemenang hiburan dan akan mendapatkan Buku Pulih. Senangnyaaa…
Dan lebih senang lagi ketika Jumat kemarin, pulang kantor sudah ditunggu sebuah paket dari Jawa Timur yang setelah kubuka, ternyata itulah Buku Pulih yang menjadi hadiah. Wah..terima kasih IIDN, cepat sekali hadiahnya sampai 👍 Tak sabar keesokan harinya langsung kubaca, dan kesanku setelah membacanya, akan kutuliskan berikut ini.
Pulih : Perjalanan Bangkit dari Masalah Kesehatan Mental
Suatu Sore di Welo Asri Petungkriyono. Hai Sahabat Lalang Ungu, melanjutkan cerita perjalananku menyapa kembali ekowisata Petungkriyono yang telah kutuliskan sebelumnya, kali ini aku akan menuliskan pengalamanku suatu sore di Welo Asri, salah satu destinasi wisata di Petungkriyono.
Welo Asri adalah salah satu destinasi wisata alam yang letaknya di Desa Kayupuring Kec Petungkriyono Kab Pekalongan. Lokasi ini berjarak sekitar 31,1 Km dari Kajen -ibu kota Kab Pekalongan- atau waktu tempuh sekitar 1 jam.
Jarak Kajen – Kayupuring (lokasi Welo Asri)
Jam Operasional dan Tiket Masuk
Wisata alam Welo Asri ini buka jam 07.00 WIB s.d jam 17.00 WIB sedangkan tiket masuknya per orang Rp.5000,- untuk parkir motor Rp.2000,- sedangkan mobil Rp.5000,- Untuk aktivitas air (river tuning, body raffting, dll) dikenakan biaya tersendiri ya..
Singgah Sejenak di Masjid Raya Hubbul Wathan Mataram. Sahabat Lalang Ungu, tentunya sering mendengar tentang Lombok Pulau Seribu Masjid, bukan? Sebutan yang merujuk pada pulau yang mempunyai banyaaaaak masjid-masjid nan indah dan unik, juga mewakili suasana religius masyarakat setempat. Itu sebabnya, ketika berkesempatan ke Lombok medio Maret lalu, aku pun berharap bisa mengunjungi beberapa di antaranya.
Alhamdulillah, harapan itu terwujud. Pada kunjungan kami ke Lombok saat itu, sempat mengunjungi 3 masjid cantik yaitu Masjid Nur Syahada di Desa Wisata Sade, Masjid Nurul Bilad di Mandalika Lombok Tengah dan yang ketiga adalah Masjid Hubbul Wathan di Kota Mataram. Nah, kali ini akan kutuliskan pengalaman kami singgah sejenak di Masjid Hubbul Wathan di Kota Mataram ini.
Masjid Raya Hubbul Wathan Mataram NTB (Foto by Mechta)
Mau mandaran seafood? ke De’Pendopo Pekalongan saja!
Mau Mandaran Seafood? Ke De’ Pendopo Pekalongan Saja! Hai Sahabat Lalang Ungu, siapa di antara kalian yang suka seafood? Naah..pasti banyak yang angkat tangan nih. Tos dulu kalau begitu, menu olahan berbahan ikan, kerang, cumi, dll memang banyak penggemarnya termasuk aku. Dalam tulisanku kali ini, aku akan ceritakan pengalamanku menikmati menu seafood di salah satu resto Pekalongan yaitu De’Pendopo di International Batik Center Wiradesa Pekalongan, yang disajikan a la mandaran.
Tentang De’Pendopo IBC Pekalongan
Beberapa hari lalu, kebetulan aku harus bertemu dengan beberapa rekan dari Komunitas Blogger Pekalongan, nah kali ini kami memilih tempat di sebuah resto yang baru saja soft launching pertengahan bulan lalu. Sebenarnya resto yang berlokasi di kawasan International Batik Center (IBC) Wiradesa Pekalongan ini sudah lama ada, hanya rupanya baru-baru ini ada pergantian manajemen. Nah, kami penasaran nih ceritanya, pengen nyobain menu-menu di De’Pendopo yang ‘baru’ ini 😊
Teman-teman sudah pernah berkunjung ke IBC Pekalongan? Lokasinya persis di tepi jalan jalur Pantura Pekalongan tepatnya di Jl. A. Yani 573 Wiradesa Kab Pekalongan. Nah di bagian depan dari salah satu pusat perdagangan Batik Pekalongan ini, ada sebuah bangunan berbentuk Pendopo khas Jawa. Itulah bangunan yang digunakan untuk Resto De’Pendopo ini. Cukup luas dan semi terbuka, seperti layaknya bangunan Pendopo / aula khas Jawa pada umumnya.
Menuju De’Pendopo IBC Pekalongan
Ruangan resto dengan bangunan semi terbuka ini tampak luas, bersih dan nyaman dengan meja-kursi makan yang di tata berjarak, sementara lingkungan sekitarnya pun tampak tertata apik (mengundang jiwa-jiwa selfie, hahaha..) dan tempat parkir relatif luas juga.
Ruangan Resto De’Pendopo IBC Pekalongan
Perkiraan kami semula, menu yang tersaji di resto ini adalah menu tradisional / khas Jawa atau menu lokal Pekalongan, ternyata setelah melihat daftar menu yang tersaji, justru seafood merupakan ciri khas dari resto ini. Dan yang lebih menarik lagi, informasi dari pramusaji bahwa paket-paket menu laut yang ada akan disajikan a la mandaran. Wah asyik sekali, bukan?
Menyapa Kembali Curug Bajing di Petungkriyono. Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu… Kali ini aku ingin menuliskan cerita singkat kunjungan kami ke salah satu destinasi wisata di Petungkriyono, yaitu : Curug Bajing.
Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu.. Masih meneruskan cerita dari serunya kegiatan JOTS 2020 Kab Semarang dan Magelang nih.. Setelah mengunjungi destinasi wisata di Kab Semarang pada hari pertama dan hari kedua, maka selanjutnya giliran kunjungan ke destinasi wisata di Kab. Magelang yang akan kutuliskan kali ini.
Pada Minggu (8/11/2020) siang, rombongan meninggalkan kawasan wisata alam Gumuk Reco Sepakung, menuju Magelang. Hampir jam 2 siang ketika kami memasuki kota Magelang dan bersiap mencicip menu makan siang yang istimewa.
Memacu Adrenalin di Gumuk Reco Sepakung. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Meneruskan catatan perjalananku mengikuti kegiatan Jateng On The Spot (JOTS) 2020 Kab Semarang dan Magelang yang diselenggarakan oleh Disporapar Jateng, kali ini akan kuceritakan pengalaman yang bikin deg-degan di wisata alam Gumuk Reco Sepakung, lokasi wisata terakhir dari Kab Semarang yang kami kunjungi pada JOTS 2020 Semarang dan Magelang, Minggu 8 Nopember 2020 lalu.
Oya, setelah mengunjungi Komplek Candi Gedongsongo dan Taman Bunga Celosia pada Sabtu sore -7 November 2020- lalu kami langsung menuju tempat istirahat yaitu Griya Persada Convention Hotel n Resort yang masih berlokasi di kawasan Bandungan juga, tepatnya di Jl. Gintungan Utara no 77, Jetis, Bandungan.
Makan malam di Istana Kuliner Bandungan
Nah, sebelum beristirahat malam itu, rombongan makan malam di Resto Istana Kuliner yang lokasinya berdekatan dengan hotel, lalu setelah makan sempat ada games dan joget bersama dari panitia JOTS2020. Seruuu… 😀
Di Griya Persada Hotel malam itu aku dan Ela menempati kamar No. 108. Alhamdulillah, kamarnya nyaman sehingga kami bisa tidur pulas dan terbangun dengan badan kembali segar di keesokan harinya.
Kamar 108 Griya Persada Hotel n Resort Bandungan
Selanjutnya, setelah sarapan yang nikmat di Maruti Dining Room pagi itu, kami pun berkemas dan meneruskan perjalanan ke tujuan wisata berikutnya.
Sarapan di Maruti Dining Room Griya Persada Convention Hotel n Resort
Menikmati Sore Indah di Bandungan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu. Memasuki pekan kedua di Bulan November ini, semoga sahabat semuanya tetap sehat dan bahagia ya, sebagaimana diriku yang sedang bahagia karena di awal November ini akhirnya bisa kembali mengayunkan kaki dan menghirup udara segar khas alam terbuka. Alhamdulillah…
Lho..masih pandemi kok nekad berwisata, Bu?
Tak heran bila pertanyaan itu muncul di benak kalian, karena terus terang pertanyaan itu pun sempat muncul di hatiku sebelum aku memutuskan untuk mengiyakan undangan untuk mengeksplor keindahan alam Kab Semarang dan Magelang, kali ini melalui kegiatan Jateng On The Spot (JOTS) 2020 Kab Semarang dan Magelang.
Setelah lebih dari enam bulan memendam keinginan untuk jalan-jalan karena pandemi ini, tentu saja ‘jiwa piknik’-ku langsung meronta bahagia saat ada kesempatan untuk kembali menikmati hobi lama ini. Tapiiii…bagaimana cara untuk berwisata dengan aman di masa pandemi begini?
Berwisata dengan Relatif Aman di Era New Normal
Dari berbagai referensi tentang syarat berwisata agar tetap aman di masa new normal begini, dapat kusimpulkan beberapa poin pentingnya yaitu :
Pastikan tubuh kitasehat. Jangan memaksa diri berwisata bila kondisi tubuh tak sehat, karena selain membahayakan diri sendiri, juga berbahaya bagi orang lain.
Pilih tempat wisata yang telah direkomendasikan aman oleh Satgas Covid-19. Tempat-tempat wisata ini tentunya telah memenuhi syarat penerapan protokol kesehatan sehingga relatif aman dikunjungi. Info ini dapat diperoleh dengan mengakses pusat informasi pariwisata setempat.
Pilih waktu yang tepat. Melakukan wisata pada hari kerja sepertinya bisa menjadi alternatif yang cukup baik, karena biasanya kunjungan wisata di hari kerja lebih sepi dibanding saat libur / akhir pekan. Hindari jam-jam sibuk lokasi wisata.
Berkomitmen untuk selalu terapkan protokol kesehatan selama wisata. Hal ini penting karena penerapan protokol kesehatan memang harus dilakukan oleh semua pihak, tidak hanya pengelola wisata namun juga kita sebagai pengunjung. Disiplin untuk melakukan 3M yaitu memakai masker sesuai standar kesehatan, sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak, ketiganya harus terus dilakukan, termasuk saat berwisata.
Nah, setelah memeriksakan diri dan dinyatakan dalam kondisi sehat, mengetahui bahwa tempat-tempat wisata yang akan kami datangi telah mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19 setempat dan juga memastikan pengaturan perjalanan wisata ini sesuai dengan protokol kesehatan, maka aku pun mengiyakan undangan tersebut.
Cek suhu badan & pakai hand sanitizer dulu ya..sebelum memulai perjalanan..
Berikut ini adalah catatan perjalananku mengeksplor sebagian keindahan alam dan kekayaan budaya di Kab. Semarang & Magelang pada tanggal 7-9 Nopember 2020 lalu. Catatan ini kuawali dengan pengalaman kami menikmati keindahan dan kesejukan alam di Bandungan, melalui kunjungan ke Susan Spa n Resort, Candi Gedongsongo dan Taman Bunga Celosia, yang ketiganya berlokasi di Kec Bandungan Kab. Semarang.
Ciplukan, Si Mungil liar yang bermanfaat besar. Mentari mulai menebarkan sinar hangatnya ketika kumulai aktivitas pagi menyusuri pematang di kebun / tegalan kantor kami, beberapa waktu lalu. Sengaja memilih waktu pagi untuk mengetahui kondisi lahan kami, lumayan sambil berjemur pagi..hehe..
Tak disangka, di salah satu sudut kebun pagi itu, aku menemukan ‘harta Karun’, sebuah pohon kecil dengan cabang-cabangnya yang digantungi buah serupa lampion-lampion kecil. Ini dia penampakannya…
Nah..inilah temuan ‘harta Karun’ pagi itu.. 😊
Kenapa aku menyebutnya ‘harta Karun’? Nah, untuk Sahabat Lalang Ungu yang baru lihat pohon ini, mari kita kenalan dengan Ciplukan ya..