Assalamualaikum, Bapak…
Awal bulan Juni kembali tiba. Waktu yang selalu tak pernah gagal mendatangkan campur-bawur rasa di hatiku. Sedih sekaligus rindu, padamu…
Hari ini -3 Juni 2025- adalah peringatan hari lahirmu. Sembilan puluh empat tahun lalu, Eyang putri Darsawijaya melahirkanmu sebagai putera ke-4 dari 8 putera-puterinya. Hari yang akan selalu menjadi salah satu hari yang selalu kusyukuri.

Bapak, tak pernah habis rasa syukurku memilikimu sebagai pengukir jiwa ragaku. Sosok lelaki istimewa yang tak hanya mewariskan gen bagi kami putera-puteri mu, namun juga memberikan begitu banyak pelajaran dan kenangan indah selama kebersamaan kita.
Continue reading “Surat Cinta Kagem Bapak”