Sudahkah 8 Fungsi Keluarga Kita Berjalan Dengan Baik?

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia yaa… Selamat berjumpa lagi di rumah mayaku ini.

Sahabat, kali ini aku ingin menulis tentang arti sebuah keluarga. Terus terang, tema ini sudah ingin kutulis di pekan terakhir Juni, sekaligus memperingati Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni. Sayangnya ada kesibukan yang mengalihkan perhatian ku kemarin dan baru sempat menulis saat ini.

Kebetulan beberapa hari kemarin juga ada kejadian yang membuatku ingin menulis tema ini, yaitu sempat viral sebuah video terkait 2 kakak beradik yang menitipkan ibu kandung ke sebuah panti Lansia. Tak perlu kujelaskan rinci, aku yakin teman-teman tahu kisah itu, bukan?

Terus terang ketika pertama kali melihat video itu, emosi ku sempat naik juga. Sebagai seorang anak yang masih tetap merasa sedih dan kehilangan orang tua meski beberapa tahun telah berlalu, rasanya sungguh tak percaya ada anak yang seolah dengan mudah berlepas tangan terhadap ibu kandungnya yang dalam keadaan tua dan sakit. Sungguh tak masuk nalarku!

Tapi setelah emosi mereda, aku lalu berpikir. Ada apa di balik keputusan kontroversial mereka itu? Luka batin separah apa yang telah terjadi? Atau tekanan ekonomi seberat apa yang telah membuat mereka sampai di titik itu? Apa pun itu..pastilah ada fungsi-fungsi keluarga mereka yang tak berjalan hingga menyebabkan ‘goncangan’ fatal itu terjadi.

Continue reading “Sudahkah 8 Fungsi Keluarga Kita Berjalan Dengan Baik?”

3 Hal Yang Menjadi Inspirasi Tulisanku

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga selalu sehat dan berbahagia ya.. Ohya, aku memulai tulisan ini di Jumat pagi 27 Juni 2025 yang bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H, maka sekalian saja di sini kuucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 H bagi sahabat Lalang Ungu yang muslim ya.. Semoga di tahun ini dan seterusnya penuh keberkahan untuk kita semua. Aamiin..

Sahabat, tema #1W1PGandjelRel kali ini adalah “Sesuatu Yang Menginspirasi”. Berkaitan dengan tema ini maka kali ini aku akan menulis tentang hal-hal yang menjadi sumber inspirasiku dalam menulis/ngeblog.

Memang sesuatu yang inspiratif atau membangkitkan semangat, gagasan atau ide pada seseorang itu banyak jenisnya ya. Bisa seseorang, suatu barang atau suatu kejadian, bahkan bisa saja sekedar cerita / curhat bisa juga menjadi sumber inspirasi.

Nah, untuk aku pribadi, setelah kuingat-ingat ada 3 hal yang paling sering menjadi sumber inspirasi menulisku, yaitu: lingkungan, pengalaman dan suasana hati.

Continue reading “3 Hal Yang Menjadi Inspirasi Tulisanku”

Yuk, Hindari Brain Rot

“Vi, beberapa waktu lalu kakakku cerita, Si Udin kena gejala brain rot sepertinya..”

“Hah..Si Udin keponakanmu yang masih SD itu?”

“Iya, bontotnya mba Indah. Eh, kamu tahu brain rot kan?”

“Emm…kalau terjemahan bebasnya sih ‘busuk otak’ ya? Tapi maksudnya bukan kerusakan otak secara medis begitu, kan?”

“Iya, itu istilah saja. Maksudnya penurunan kemampuan kognitif sebagai akibat dari seringnya konsumsi digital yang berlebihan dan berkualitas rendah “

“Dia kecanduan gadget gitu ya, Rin? Eh, gejalanya bagaimana sih kalau kena Brain Rot gitu?”

“Awalnya sih ikutan kakaknya lihat video-video pendek yang lucu-lucuan di internet, seperti di t*ktok atau Yo*Tub* short. Lama-lama dia berinisiatif cari-cari sendiri, asyik scroll tiap kali pegang HP di rumah. Kalau sudah gitu males deh ngapa-ngapain lagi. Mamahnya sampai sering marahin dia.”

“Pengaruh ke sekolahnya juga dong?”

“Jelas lah..Mamahnya bilang sudah ditegur Bu Guru. Katanya, dia sering kesulitan mengikuti pelajaran. Apalagi di rumah, susah konsentrasi dia. Kalau diajak komunikasi pun rada susah nangkepnya.”

“Trus, bagaimana cara keluarga kakakmu mengatasinya?”

Continue reading “Yuk, Hindari Brain Rot”

Mimpi yang Terhempas

krieeet …

Suara khas dipan tua yang menjerit menahan beban ketika kuhempaskan tubuh ke kasur, lumayan nyaring terdengar di telingaku di tengah sepi malam ini.

Dan sebagaimana biasanya, kuabaikan saja. Memang dipan tua ini seharusnya sudah lama ganti, tapi masih ada prioritas lain yang harus kuutamakan. Maka kunikmati saja suaranya sebagai pembunuh sepi di kontrakan sempit ini.

Aah…nyaman rasanya punggung lelahku bisa sejenak rehat setelah sesorean tadi duduk tegak di depan komputer menyelesaikan draft-draft tulisan. Naah..sekarang 2 tulisan paid job itu sudah terkirim, tinggal menunggu recehan honornya. Ya, sekedar recehan memang, namun sangat-sangat kusyukuri dan ku doakan untuk sering-sering datang menghampiriku…

Bip..bip…

Hmm, ada kabar apa dari dunia di luar sana? Kuraih ponsel yang telah kuabaikan sejak sore tadi dan baru saja berbunyi. Oh..rupanya ada banyak pesan dari tadi. Yang terbaru di grup kantor.

Continue reading “Mimpi yang Terhempas”

Surat Cinta Kagem Bapak

Assalamualaikum, Bapak…

Awal bulan Juni kembali tiba. Waktu yang selalu tak pernah gagal mendatangkan campur-bawur rasa di hatiku. Sedih sekaligus rindu, padamu…

Hari ini -3 Juni 2025- adalah peringatan hari lahirmu. Sembilan puluh empat tahun lalu, Eyang putri Darsawijaya melahirkanmu sebagai putera ke-4 dari 8 putera-puterinya. Hari yang akan selalu menjadi salah satu hari yang selalu kusyukuri.

Bapakku tercinta Soeranto Priyowijoyo saat masih dinas aktif

Bapak, tak pernah habis rasa syukurku memilikimu sebagai pengukir jiwa ragaku. Sosok lelaki istimewa yang tak hanya mewariskan gen bagi kami putera-puteri mu, namun juga memberikan begitu banyak pelajaran dan kenangan indah selama kebersamaan kita.

Continue reading “Surat Cinta Kagem Bapak”

2023 : Tahun Beragam Rasa Untukku

Hai Sahabat Lalang Ungu, tahun 2023 tinggal 23 hari lagi, dan tahun baru segera akan kita jelang. Sudah buat resolusi? Hehe… Kalau aku sih belum..dan kali ini aku mau flash back hari-hariku di 2023 ini dulu deh, tahun yang kurasakan nano-nano alias paduan berbagai rasa, dalam hari-hari yang kulalui dengan berbagai aktivitas.

Aktivitas Kantor

Masih berada di instansi dan posisi yang sama selama sekitar 6 tahun terakhir ini, rutinitas kegiatan kedinasan pada tahun ini masih relatif sama. Meskipun sempat sekitar 3 bulan ada tambahan tanggung-jawab yang cukup membuat pusing, tapi secara keseluruhan tak ada yang berbeda. Bosan? Hm..nggak juga sih, karena alhamdulillah lingkungan kerja kurasakan nyaman (teman-teman kerja yang baik serta lingkungan kantor yang ‘hijau‘ menenangkan) dan juga sebagian tupoksiku bertemu dengan masyarakat, jadi ada saja dinamika kegiatan yang menjadikan tugas kantor tidak membosankan.

Aktivitas kantor
Beberapa aktivitas kantor

Aktivitas Bersama Keluarga

Continue reading “2023 : Tahun Beragam Rasa Untukku”

Memakai Baju Kembaran, Suka atau Tidak?

Sahabat Lalang Ungu, tak terasa awal Ramadan tinggal sebulan lagi. Sudahkah kalian bersiap menyambutnya? Atau bahkan sudah sangat siap hingga persiapan baju Lebaran bahkan sudah dipikirkan? 🤭

Kalau aku sih untuk Ramadan selain persiapan fisik antara lain mulai lebih memperhatikan kondisi lambung (karena pekan pertama Ramadan biasanya paling berat untukku yang punya sejarah maag ini) biasanya juga persiapan lahir batin agar bisa melakukan amalan-amalan Ramadan dengan sebaik-baiknya, khusus di tahun ini juga bersiap menata hati.

Iya, menata hati juga… Semoga bisa melewati Ramadan kedua tanpa almh ibuk ini dengan sebaik-baiknya. Tahun lalu, Ramadan dan Lebaran pertamaku tanpa ibu terasa amat sangat berat. Dan puncaknya ngungsi malam takbiran ke rumah kakak di Semarang karena tak sanggup berlebaran di rumah sendiri yang menyimpan begitu banyak kenangan Lebaran bersama beliau di tahun-tahun sebelumnya.

Ramadan kemarin itu, boro-boro mikir persiapan lebaran seperti baju, makanan, dll. Bisa lulus sebulan menjalani Ramadan kemarin itu dengan tetap waras bagiku sudah Alhamdulillah bangeeet.. Kehebohan bersama ibu mempersiapkan seragam Lebaran keluarga besar Soeranto dari jauh-jauh hari seperti tahun-tahun sebelumnya tinggal kenangan.

Eh ngomong-ngomong soal baju kembaran saat momen-momen khusus (misalnya Lebaran, kondangan, dll), kalian suka atau tidak sih pakai baju kembaran? Continue reading “Memakai Baju Kembaran, Suka atau Tidak?”

Sudahkah Kita Meminta Maaf Dengan Baik?

Sahabat Lalang Ungu, apakah kalian tahu tentang 3 kata ajaib / three magic word yang konon merupakan kunci kesuksesan komunikasi/ interaksi antara seseorang dengan orang lainnya? Yups, ketiga kata ajaib yang kumaksud itu adalah Please (tolong),  Sorry (maaf) dan Thank you (terimakasih).

Ketiga kata sederhana yang tidak selalu mudah untuk dikatakan oleh seseorang kepada orang lainnya. Ada yang karena tidak tahu bahwa kata-kata itu penting, ada pula yang mungkin tidak menganggap ketiga kata itu penting sehingga merasa tidak perlu mengucapkan dalam kesehariannya.

Kalau aku sendiri sih setuju dengan pendapat bahwa ketiga kata itu penting, sebagai bentuk penghargaanku kepada orang lain. Dan beberapa kali aku merasa agak terganggu ketika menjumpai seseorang mengabaikan 3 kata ajaib itu sementara menurutku secara etika dia perlu mengatakannya.

Baca juga :  2 Ilustrasi

Meminta maaf misalnya. Menurutku dari ketiga kata ajaib itu yang paling berat diucapkan adalah kata maaf. Sebuah kata yang menjadi salah satu bentuk pengakuan atas sebuah kesalahan, sekaligus salah satu upaya pertanggungjawaban atas kesalahan tersebut.

Sorry
Gambar oleh Raka C. dari Pixabay

Continue reading “Sudahkah Kita Meminta Maaf Dengan Baik?”

Antara Aku dan Bawang Goreng

Sahabat Lalang Ungu, apakah kalian punya pengalaman dengan sesuatu yang dulunya nggak suka…eh lha kok sekarang jadi suka? Kalau aku, punya beberapa. Antara lain beberapa buah-buahan dan olahan makanan.

Buah Kedondong dan Salak adalah buah-buah yang dulu aku nggak suka tapi sekarang jadi doyan. Dulu aku menemukan banyak alasan untuk tidak menyukai kedua buah ini, antara lain rasanya (yang satu sepet satunya lagi asam), bentuk fisik buahnya (yang satu kulit nya tajam sering melukai jari, satunya lagi keras dan perlu perjuangan untuk bisa memakannya). Pokoknya ada saja alasannya. Haha .. Anehnya alasan-alasan itu tak berarti lagi saat sekarang aku suka makan keduanya! 😀

Nah selain kedua buah itu, ada lagi nih makanan yang seperti itu : dulu tak suka, eh sekarang nyari-nyari kalau nggak nemu. Nama makanan itu adalah….Bawang Goreng! Ada apa antara aku dan Bawang Goreng? Simak ceritanya ya ..

Gambar oleh Regimantas Danys dari Pixabay

Continue reading “Antara Aku dan Bawang Goreng”

Cerita Ringan Tentang Angkringan

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.. Oya sahabat, bila mendengar / membaca kata angkringan, apa yang terlintas di benakmu, teman?

Tempat makan murah meriah, malam hari, tempat nongkrong, gerobak, tenda dan bangku-bangku, sego kucing, Jogja, Solo, kopi jos, teh kampul, susu jahe, aneka gorengan, aneka sate-satean, penyelamat perut mahasiswa, hik, wedangan, suasana akrab. Nah, beberapa yang kusebutkan ini adalah yang terlintas di benakku ketika mendengar kata angkringan.

Asal-usul Angkringan

Awalnya kukira nama angkringan itu berasal dari kata ‘nangkring‘ yang merupakan salah satu cara duduk dengan menaikkan satu kaki di bangku, mengingat sebagian besar angkringan menyediakan tempat duduk untuk pembelinya berupa bangku-bangku panjang tanpa sandaran dan sering digambarkan pelanggan menaikkan kaki di bangku itu alias nangkring.

Ternyata setelah baca-baca, perkiraanku itu salah lho…hehe.. Konon, kata ‘angkringan’ itu berasal dari kata ‘angkring’ yaitu alat jualan makanan keliling berupa gerobak pikul. Perkembangan zaman kemudian merubah alat dagang ini dari gerobak pikul menjadi gerobak dorong dan cara berjualan pun tidak lagi berkeliling namun di suatu lokasi tertentu.

Pedagang keliling
Pedagang keliling zaman dahulu, dengan angkringnya. (Foto dari web Orami)

Continue reading “Cerita Ringan Tentang Angkringan”