Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia yaa… Selamat berjumpa lagi di rumah mayaku ini.
Sahabat, kali ini aku ingin menulis tentang arti sebuah keluarga. Terus terang, tema ini sudah ingin kutulis di pekan terakhir Juni, sekaligus memperingati Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni. Sayangnya ada kesibukan yang mengalihkan perhatian ku kemarin dan baru sempat menulis saat ini.
Kebetulan beberapa hari kemarin juga ada kejadian yang membuatku ingin menulis tema ini, yaitu sempat viral sebuah video terkait 2 kakak beradik yang menitipkan ibu kandung ke sebuah panti Lansia. Tak perlu kujelaskan rinci, aku yakin teman-teman tahu kisah itu, bukan?
Terus terang ketika pertama kali melihat video itu, emosi ku sempat naik juga. Sebagai seorang anak yang masih tetap merasa sedih dan kehilangan orang tua meski beberapa tahun telah berlalu, rasanya sungguh tak percaya ada anak yang seolah dengan mudah berlepas tangan terhadap ibu kandungnya yang dalam keadaan tua dan sakit. Sungguh tak masuk nalarku!
Tapi setelah emosi mereda, aku lalu berpikir. Ada apa di balik keputusan kontroversial mereka itu? Luka batin separah apa yang telah terjadi? Atau tekanan ekonomi seberat apa yang telah membuat mereka sampai di titik itu? Apa pun itu..pastilah ada fungsi-fungsi keluarga mereka yang tak berjalan hingga menyebabkan ‘goncangan’ fatal itu terjadi.
Aku tidak mengenal mereka, jadi aku sadar aku tak pantas menilai/menghakimi tindakan mereka. Maka, aku hanya bisa mendoakan semoga apapun permasalahan mereka pada akhirnya bisa diatasi dengan baik, bagi si Ibu maupun bagi kedua anak beserta keluarganya.
Kejadian itu juga semestinya bisa membuat kita melihat kembali ke diri kita, menjadi pengingat untuk menjaga keluarga kita masing-masing. Bagaimana dengan keluarga kita? Sudahkah semua fungsi keluarga berjalan dengan baik di keluarga kita?
Apa Saja Fungsi Keluarga itu?

Ada baiknya, kita mengingat kembali tentang 8 Fungsi Keluarga yang merupakan aspek penting dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan mempunyai ketahanan yang kuat.
Ke delapan fungsi keluarga tersebut terdiri dari: fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Adapun uraian dari fungsi-fungsi tersebut adalah sbb:
1. Fungsi Keagamaan
Keluarga harus dapat berperan dalam penanaman nilai-nilai agama, membimbing anggota keluarga dalam menjalankan ibadah, dan membentuk akhlak yang baik.
2. Fungsi Sosial Budaya
Dalam fungsinya di bidang sosial budaya, keluarga harus menjadi tempat pertama bagi anggota keluarga untuk mempelajari dan melestarikan nilai-nilai budaya, serta berinteraksi dengan lingkungan sosial.
3. Fungsi Cinta Kasih
Keluarga juga harus menjadi tempat yang aman dan penuh kasih sayang bagi setiap anggota keluarga tersebut, tempat masing-masing mereka merasa dicintai, dihargai, dan aman.
4. Fungsi Perlindungan
Dalam fungsinya sebagai Perlindungan, keluarga bertanggung jawab untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga, serta melindungi dari bahaya fisik maupun psikis.
5. Fungsi Reproduksi
Keluarga memiliki peran dalam mengatur jumlah anak dan menjaga kesehatan reproduksi, serta mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Dalam fungsinya di bidang sosialisasi dan pendidikan, keluarga haruslah menjadi tempat pertama anak belajar bersosialisasi, berkomunikasi, dan mendapatkan pendidikan dasar sebelum memasuki lingkungan yang lebih luas.
7. Fungsi Ekonomi
Keluarga yang berfungsi ekonomi adalah yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan ekonomi anggotanya, serta mengajarkan pengelolaan keuangan yang baik.
8. Fungsi Pembinaan Lingkungan
Last but not least, adalah fungsi pembinaan lingkungan di mana keluarga berperan dalam membentuk kesadaran anggota keluarga terhadap lingkungan sekitar, serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Nah, itulah 8 Fungsi Keluarga yang kesemuanya harus berjalan dengan baik dan seimbang untuk dapat terwujudnya sebuah Keluarga Sejahtera. Tanggung jawab untuk menggerakkan ke-8 fungsi keluarga ini tentunya bukan hanya tugas Ayah/Kepala Keluarga saja, namun merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga, tentunya sesuai dengan porsi kemampuan masing-masing anggota keluarga.
Sahabat Lalang Ungu, saya yakin bagi banyak di antara kita keluarga masih menjadi anugerah terindah. Tak ada gading yang tak retak, begitu pun tak ada keluarga yang sempurna. Tugas kita adalah bersama-sama mengupayakan yang terbaik bagi keluarga kita, meski mungkin masih jauh dari sempurna.
Bagaimana menurut kalian, Sahabat? Apa yang paling utama harus kita upayakan agar semua fungsi-fungsi keluarga kita dapat berjalan dengan baik? Yuk, bagi opini nya di kolom komen yaa…
Topiknya bikin mikir soal peran keluarga dalam kehidupan sehari‑hari, jadi ingat lagi pentingnya hubungan yang sehat di rumah.
pentingnya peran keluarga, jangan sampai terlena dengan dunia
peran keluarga sangat penting
terimakasih udah buat artikel ini kak terharu sedikit bacanya
wah jadi banyak tau ni karena baca artikel ini
Terima kasih sudah menyajikan materi yang inspiratif
Menurut aku penting banget kita ingat bahwa keluarga itu nggak cuma tempat tinggal, tapi juga fondasi untuk banyak hal, kasih sayang, pendidikan, nilai agama, ekonomi, semua saling mendukung. Semoga setiap keluarga bisa jalankan fungsi‑fungsinya dengan baik supaya kita semua bisa tumbuh nyaman, aman, dan bahagia bareng