“Media sosial itu mendekatkan yang jauh namun menjauhkan yang dekat”

Sahabat Lalang Ungu, apakah familiar dengan kutipan di atas? Setujukah kalian dengan pendapat tersebut?
Kalau aku terus terang kurang setuju, karena terjadi/tidaknya hal itu adalah tergantung masing-masing individu pengguna medsos. Tidak bisa digeneralisir / digebyah-uyah. Seperti halnya aku pribadi merasakan manfaat medsos, namun belum tentu orang lain merasakan manfaat yang sama, bukan?
Jenis-jenis Media Sosial
Dikutip dari Wikipedia, Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mengelompokkan media sosial / social media ini menjadi 6 jenis, yaitu:
- Proyek Kolaborasi : situs web ini mengizinkan penggunanya untuk mengubah, menambah atau menghapus konten di web ini. Contoh : Wikipedia
- Blog dan Mikroblog : situs web yang penggunanya lebih bebas mengekspresikan sesuatu. Contoh : Blog, Twitter, Facebook
- Konten : penggunanya saling berbagi konten media. Contoh : Instagram, TikTok, Youtube
- Situs Jejaring Sosial : pengguna dapat terhubung secara pribadi melalui foto, video, dll. Contoh : Facebook, Instagram
- Dunia Permainan Virtual : replikasi lingkungan 3 Dimensi, pengguna dapat muncul dalam bentuk avatar dan dapat berinteraksi dengan pengguna lain seperti di dunia nyata. Contoh : game online
- Dunia Virtual Sosial : pengguna merasa hidup di dunia virtual dengan perangkat virtual reality yang dipakai di daerah mata. Contoh : second life
Dari keenam jenis media sosial itu, mana yang akrab dengan kehidupan kalian? Kalu aku yang pertama blog tentu saja, lalu Instagram, Twitter dan Facebook. Hm, jadi medsos-ku dari jenis konten dan jejaring sosial saja 🙂
Continue reading “3 Kekuatan Media Sosial Di Era Pandemi Yang Kamu Harus Tahu”
