LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

3 Kekuatan Media Sosial Di Era Pandemi Yang Kamu Harus Tahu

| 13 Comments

“Media sosial itu mendekatkan yang jauh namun menjauhkan yang dekat”

Medsos. Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat…? -ilustrasi by pixabay-

Sahabat Lalang Ungu, apakah familiar dengan kutipan di atas? Setujukah kalian dengan pendapat tersebut?

Kalau aku terus terang kurang setuju, karena terjadi/tidaknya hal itu adalah tergantung masing-masing individu pengguna medsos.  Tidak bisa digeneralisir / digebyah-uyah. Seperti halnya aku pribadi merasakan manfaat medsos, namun belum tentu orang lain merasakan manfaat yang sama, bukan?

Jenis-jenis Media Sosial

Dikutip dari Wikipedia, Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mengelompokkan media sosial / social media ini menjadi 6 jenis, yaitu:

  1. Proyek Kolaborasi : situs web ini mengizinkan penggunanya untuk mengubah, menambah atau menghapus konten di web ini. Contoh : Wikipedia
  2. Blog dan Mikroblog : situs web yang penggunanya lebih bebas mengekspresikan sesuatu. Contoh : Blog, Twitter, Facebook
  3. Konten : penggunanya saling berbagi konten media. Contoh : Instagram, TikTok, Youtube
  4. Situs Jejaring Sosial : pengguna dapat terhubung secara pribadi melalui foto, video, dll. Contoh : Facebook, Instagram
  5. Dunia Permainan Virtual : replikasi lingkungan 3 Dimensi, pengguna dapat muncul dalam bentuk avatar dan dapat berinteraksi dengan pengguna lain seperti di dunia nyata. Contoh : game online
  6. Dunia Virtual Sosial : pengguna merasa hidup di dunia virtual dengan perangkat virtual reality yang dipakai di daerah mata. Contoh : second life

Dari keenam jenis media sosial itu, mana yang akrab dengan kehidupan kalian? Kalu aku yang pertama blog tentu saja, lalu Instagram, Twitter dan Facebook. Hm, jadi medsos-ku dari jenis konten dan jejaring sosial saja 🙂

Beragam media sosial (ilustrasi by pixabay)

Meskipun ada pro-kontra tentang penggunaan media sosial ini, aku pribadi sih merasa bahwa media sosial yang kugunakan selama ini memberi manfaat positif -minimal bagi diriku- baik di masa sebelum maupun saat pandemi seperti sekarang ini.

Apa saja kekuatan media sosial yang dapat kita manfaatkan? Ini dia 3 kekuatan media sosial yang dapat memberi manfaat untuk kita:

Media Sosial Sebagai Tempat Pertukaran Informasi

Sebuah artikel di salah satu surat kabar online mengungkapkan hasil riset bahwa di tahun 2021 ini, lebih dari separuh penduduk Indonesia menggunakan media sosial. Nah.., bayangkan betapa ‘riuh’nya linimasa media sosial kita, teman-teman.

Bisa dikatakan setiap detik kita dibanjiri informasi lewat media sosial, dari beragam sektor: kesehatan, ekonomi, pendidikan, sosial, politik, dll.

Jenis-jenis informasinya pun beragam, ada info positif, negatif, umum, teknis, dll yang memaksa kita untuk pintar-pintar memilih dan memilah info-info tersebut.

Saring sebelum sharingItu salah satu nasehat bijak bermedia sosial yang sering kita dengar/baca. Dan aku sangat setuju akan hal ini.

Apakah info itu akurat dari sumber terpercaya? Apakah info itu bermanfaat bagi orang lain? Apakah info itu tidak berpotensi menimbulkan konflik? Itu beberapa hal yang harus kita ketahui jawabannya sebelum memutuskan untuk menyebarluaskan suatu informasi.

Pada saat keluargaku sempat dinyatakan positif  Covid19 beberapa bulan lalu, aku merasakan sungguh manfaat media sosial sebagai tempat pertukaran informasi ini.

Tips-tips menjalani isolasi mandiri, resep minumam herbal penguat imun tubuh, alamat pusat informasi penanganan Covid19 di beberapa kota, itu hanya sebagian kecil informasi yang kudapat melalui sosial media dan sangat membantu keluarga kami.

Media Sosial Sebagai Sarana Hiburan

Nah, kalau manfaat media sosial sebagai sarana hiburan sih..kurasa sebagian besar teman-teman akan setuju ya..

Terlebih di masa pandemi yang seperti ‘memasung’ kita di rumah saja, demi kesehatan dan keselamatan semuanya. Adanya media sosial, apapun jenisnya, kurasa sangatlah membantu , menjaga kita untuk tetap waras meski harus di rumah saja.

Medsos salah satu sumber hiburan (ilustrasi by pixabay)

Media Sosial Sebagai Pembuka dan Pengembang Peluang Usaha

Untuk manfaat ketiga ini memang tidak langsung kurasakan sendiri, melainkan dari pengalaman teman dan kerabat.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa pandemi menyebabkan pengaruh signifikan baik bagi pekerja, pengusaha maupun pekerja mandiri.

Survey yang dilakukan oleh LIPI pada Tahun 2020 terhadap 2160 responden yang tersebar di 34 provinsi memberikan hasil :

  • Dari sisi pekerja : 15,6% pekerja mengalami PHK dan 40% mengalami penurunan pendapatan, di antaranya 7% pendapatan buruh turun lebih dari 50%
  • Dari sisi pengusaha : 39,4% usaha terhenti, 57,1% usaha mengalami penurunan produksi. Hanya 3,5% usaha yang tidak terdampak
  • Pada usaha mandiri : 40% usaha mandiri terhenti, 52% mengalami penurunan produksi.

Dengan kondisi ekonomi yang makin melemah ini, rupanya kreativitas masyarakat diuji. Segala macam peluang usaha dicoba, dan salah satunya adalah memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran.

Bahkan meskipun tidak/belum mempunyai produk sendiri, kita tetap dapat memanfaatkan media sosial sebagai peluang usaha.

Beberapa jenis usaha yang dapat menggunakan media sosial tanpa harus mempunyai produk sendiri, antara lain adalah :

  • Dropshipper. Konsep bisnis memasarkan produk dari orang lain, melalui pemasaran secara online, misal melalui market place, instagram, line, dll.
  • Reseller. Hampir sama dengan dropshipper, prinsip bisnis reseller adalah memasarkan barang dari pihak lain. Bedanya adalah sebagai reseller perlu mempunyai stok barang yang dipasarkan.
  • Endorser. Bila kalian aktif di media sosial dan mempunyai banyak follower maka menjadi endorser adalah salah satu kesempatan bisnis yang bisa dicoba. Dengan mengunggah dn mempromosikan produk brand melalui akun media sosial, endorser mendapatkan fee dari brand yang telsh bekerja sama tersebut.
  • Vloger. Dengan memanfaatkan youtube sebagai media, seorang video blogger/vlogger dapat membuat konten-konten menarik.  Peluang pendapatan selain dari kerjasama dengan pihak ketiga (brand) juga dapat melalui google ads.
Promosi via Instagram

Promosi via IG? Kenapa tidak….

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah 3 Kekuatan Media Sosial Di Era Pandemi Yang Kamu Harus Tahu. Dan tetap tak lupa terus kuingatkan agar kita tetap bijak bermedia sosial agar mendatangkan manfaat positif dan bukannya justru mendulang pengaruh buruk dari media sosial.

Bagaimana menurut kalian, Sahabat? Yuk bagi opini di kolom komen ya.. Terima kasih..

13 Comments

  1. Kalo kita bijak dalam menggunakan media sosial, akan banyak manfaat yang kita peroleh ya mba… sebagai ajang hiburan, silaturahmi virtual, mendapatkan informasi, dll

  2. apalagi saat pandemi gini ya mba. Kita memang harus pinter-pinter gunain media sosial, untuk menghasilkan cuan misalnya. Jadi dropshiper udah yang paling okesih, kita ga perlu pusing mikirin barang dagangan ya…tinggal promoin aja pake medsos yang kita punya.

  3. Bener banget nih Mba, medsos itu udah kayak tempat segalanya yang membantu banget di masa pandemi ini.
    Segalanya ada di medsos.
    Cari info, dan semacamnya.

    Gunakan buat cari cuan juga bisa banget, amat membantu di masa pandemi ini banyak yang berdampak terhadap ekonominya 🙂

  4. Betul banget, harus bisa manfaatkan media sosial dengan baik dan optimal. Tentunya juga harus paham tentang rambu-rambunya. Tidak asal ikutan atau join bisnis tertentu. Apalagi hal yang belum jelas. Makasih ulasannya, Mbak.

  5. Dunia maya tuh sebenarnya bermanfaat atau tidak memang tergantung kita aja ya mba gimana mau menyikapi dan menggunakannya. Kalau kita pilih jalan manfaat, Insya Allah banyak kebaikan datang dari media sosial.

  6. Itulah mengapa aktif di media sosial yang dinilai jangan negatifnya dulu ya, karena kalau fokus cari positifnya pasti feedbacknya juga bagus dan bermanfaat, bisa kolaborasi dan berkarya

  7. Baca ini jadi ingat film Indonesia di Netflik yang lagi booming, tentang dunia pada tahun 2030 setelah pandemi. Kekuatan media sosial sebagai acuan hidup orang-orang termasuk kecanggilan teknologinya.

    Biar bagaimana sekarang eranya hidup untuk sosmed Mbak Mechta, harus bijak menyikapinya

  8. Saya bersyukur banget mbak sudah memilih passion di jalur dunia digital karena suka aja. Sebelum pandemi kira-kira 2017. Kerja di media sosial itu ada suka dianggap sebelah mata ya padahal kalau diluasakan lagi perspektifnya gak seburuk itu kok.

  9. Selama ini aku pakai medsos untuk cari uang dan nambah teman juga sih sebenarnya. Apa saja boleh asal masih positif. Jangan sampe merugikan diri sendiri dan orang lain ya.

  10. tapi sayangnya aku bukan anak medsos mba hahaaa buka IG aja ga sehari sekali wkwkk makanya kurang update sama berita2 gitu

  11. saat pandemi gini, medsos itu bisa jadi apa aja deh yang bermanfaat, kalau kita bisa dengan bijak mengambil langkah karena banyak peluang yang bisa kita manfaatkan jika kita memang ingin memaksimalkannya ya.

  12. Media sosial kini lebih semarak dan berwarna ya, kak..
    Apalagi dengan ke-khas-annya. Ada yang berbagi ilmu, berbagi rejeki, dan berbagi banyak pengalaman hidup yang tentu saja bisa kita ambil hikmahnya.

    Tetapi memang harus diiringi dengan “kedewasaan” sang pemilik sosial media.

  13. Yang poin terakhir itu menggiurkan hahaha, tapi kalau juga terhibur dengan adanya medsos

Leave a Reply

Required fields are marked *.