Buku Catatan Unik Hibrkraft, Self Reward Cantik di 2021

Ciri Jurnal Trevi Hibrkraft

Lalang UnguBuku Catatan Unik Hibrkraft, Self Reward Cantik di 2021 .  Tak terasa, sudah sampai di bulan kesepuluh tahun 2021. Alhamdulillah meski sempat down di pertengahan tahun ini karena kepergian almh ibu, aku berhasil bangkit meski belum sepenuhnya pulih dari kehilangan besar itu.

Dan alhamdulillah juga, beberapa hari kemarin salah satu self reward yang kupesan sampai, menjadi salah satu pelipur hati..hehe..

Tentang Self Reward

Kado untuk diri sendiri? Kasian amaaat..nggak ada yang ngasih kado ya? 

Hehe..nggak gitu juga sih. Alhamdulillah selalu ada bentuk perhatian yang kudapat dari orang-orang tersayang di setiap hari lahirku.

Namun sejak beberapa tahun terakhir ini aku juga berusaha memberikan Self Reward, sebagai ungkapan terima kasih pada diri sendiri karena telah mampu bertahan sejauh ini dan apresiasi diri atas semua pencapaian selama ini 🙂

Apa sih pentingnya Self Reward?

Dari yang kubaca pada salah satu artikel kejarmimpi.id, self reward dapat dipandang sebagai salah satu kebutuhan manusia juga, selain kebutuhan dasar yaitu sandang, pangan dan papan. Menghadiahi diri sendiri atas kerja keras yang telah dilakukan dapat mengembalikan motivasi saat merasa ingin menyerah.

Kado (Photo by Pixabay)

Saat kita memberikan self reward ini, otak kita secara tak langsung melepaskan hormon dopamin, inilah yang kemudian akan membuat kita merasa baik dan bahagia, dan pikiran akan kembali fresh. Menghadiahi diri sendiri ini juga bisa menjadi salah satu bentuk rasa sayang pada diri sendiri (self love) yang akan membuat kita semakin percaya diri.

Bentuk-bentuk Self Reward

Tentu saja ada banyak bentuk hadiah untuk diri sendiri ini, kita dapat memilih sesuai dengan minat dan kebutuhan kita, dan juga tidak selalu berupa barang, bisa berbentuk kesempatan atau suatu aktivitas.

Beberapa hal yang dapat kita jadikan self reward ini, antara lain : (1) barang / pernak-pernik yang kita inginkan / kita butuhkan; (2) waktu untuk diri sendiri / me time; (3) quality time bersama pasangan, keluarga / sahabat; (4) mencoba hal / kegiatan baru untuk pengembangan diri, dll.

Traveling ke Lombok adalah salah satu hadiahku untuk diri sendiri, terlaksana di tahun lalu meskipun pelaksanaannya tidak bisa pas di bulan Februari, hehe.. Nah, untuk tahun ini aku memilih menghadiahi diri dengan mengikuti beberapa kelas kepenulisan dan membeli pernak-pernik yang juga menunjang kegiatan menulisku, antara lain sebuah buku catatan.

Hari gini, masih memakai buku catatan?

Eh, jangan salah ya.. Meskipun saat ini sudah memasuki era digital, namun kegiatan menulis dengan tangan itu tetap penting untuk dilakukan. Nih ya, kuberi tahu beberapa hasil bacaanku terkait hal ini.

Tentang Menulis Dengan Tangan

Menulis dengan tangan
Mari menulis dengan tangan…

Keunggulan Menulis Dengan Tangan

Menurut Hetty Roessingh dalam artikel di bbc.com bulan September 2020, menulis dengan tangan memiliki beberapa keunggulan, antara lain :

  • mengaktifkan sistem kognitif dalam meringkas, menceritakan kembali, mengatur, memetakan konsep dan tata kata sehingga dapat mengatur ulang dan mengubah informasi menuju pemahaman yang lebih dalam
  • memaksimalkan kemampuan otak untuk mengingat informasi
  • kontak antara pena dan kertas memberikan umpan balik indera penyentuh ke otak, yang merupakan kunci hubungan syaraf dan otak

Sementara itu literasi.com pada Juni 2019 lalu melansir hasil penelitian Journal of Writing Research yang menyimpulkan bahwa mereka yang menulis dengan tangan mempunyai memori pengingat yang lebih baik dibanding mereka yang menulis menggunakan kibor.

Hasil penelitian tersebut senada dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh 2 orang peneliti dari bidang psikologi, yaitu Pam Mueller dari Princeton University dan Daniel Oppenheime dari University of California, Los Angeles yang menghasilkan kesimpulan bahwa menulis bisa meningkatkan daya ingat. Hasil penelitian ini kubaca dari artikel yang ditulis oleh Tyas Wening pada bobo.grid.id bulan Mei 2019.

Di samping hasil-hasil penelitian tersebut, selama ini aku memang merasa lebih nyaman mencatat sesuatu dengan menulis langsung pada kertas / buku. Itu sebabnya hampir selalu ada buku catatan di tasku, meski tidak sedang dalam perjalanan dinas, hehe..

Buku Catatan Unik

Jurnal handmade Hibrkraft
Jurnal Trevi dari Hibrkraft

Oya, buku catatan yang  menjadi kado untuk diriku sendiri ini, bukan buku catatan biasa lho.. Ini sebuah buku catatan unik dari Hibrkraft yang menurutku istimewa.

Sahabat Lalang Ungu sudah kenal Hibrkraft? Untuk yang belum kenal, nih kukenalkan dulu ya..

Hibrkraft itu sendiri adalah UMKM yang bergerak terutama di bidang pembuatan jurnal / agenda kulit dan paket branding merchandise yang berdiri sejak Tahun 2013.

Kembali ke jurnal yang menjadi hadiah buat diriku sendiri ini, ini dia keunikannya:

1. Cover Berbahan Kulit

Keunikan pertama jurnal Hibrkraftku ini adalah covernya berbahan kulit. Kulit beneran lho ini.., bukan kulit imitasi..hehe.. Terus terang, ini adalah agenda pertamaku dengan cover berbahan kulit.

Selain keren dari segi penampilan, tentunya bahan kulit ini akan membuat agenda / buku catatan ku ini awet alias tahan lama. Pengalaman beberapa agendaku yang sering kubawa-bawa di perjalanan, sampulnya mudah lecek atau bahkan sobek karena keluar-masuk ransel. Hiks..

Saat pertama kali memandang buku ini, aku langsung suka. Disainnya sederhana dengan warna yang klasik membuat buku ini tampil berkelas. Meraba permukaan sampulnya, aku tersenyum sendiri. Lembut, sekaligus berkesan kuat.

Dan setelah membuka jurnal dengan melepas tali pengikatnya, lembaran-lembaran kertas berwarna kecoklatan dengan penampilan dan aromanya yang khas menyapaku 😍

2. Handmade Journal

Keunikan berikutnya adalah bahwa buku catatan ini merupakan handmade journal. Artinya, jurnal trevi yang bercover kulit dan menggunakan brownpaper untuk halaman-halaman bukunya ini istimewa karena sebagian besar proses pembuatannya dilakukan oleh tangan-tangan terampil.

Ciri-ciri Jurnal Trevi dari Hbrkraft

Ciri Jurnal Trevi Hibrkraft
Trevi, salah satu jurnal handmade dari Hibrkraft

Jurnal Trevi yang kupesan ini simple, dapat dimodifikasi dan refillable. Untuk tiap pembelian Trevi mendapatkan 2 set refill yang masing-masing terdiri dari 64 halaman.

Tiap halamannya mempunyai tepian yang halus, sehingga aku tidak perlu khawatir melukai jari-jemariku saat membuka lembar demi lembar halamannya.

Oya, halaman-halaman jurnal ini polos, tidak bergaris sehingga bisa digunakan secara bervariasi dalam pengisian jurnal sesuai dengan kesukaan masing-masing.

Jurnal ini juga dilengkapi tali elatis melintang horisontal, yang selain mempermanis penampilan jurnal Trevi juga berfungsi sebagai pengikat jurnal.

Jurnal ini akan kubawa kemana-mana, karena selain akan kugunakan untuk jurnal syukur, juga untuk mencatat ide-ide tulisan yang kadang-kadang muncul sewaktu-waktu tanpa terencana.

Dengan mencatatnya setidaknya ide-ide itu tak menguap begitu saja meski belum bisa segera dieksekusi menjadi sebuah tulisan.

Nah, kalau teman-teman mau melihat beragam model journal lainnya dengan beragam ukuran yang tersedia, teman-teman bisa langsung kepoin ke Hibrkraft di web atau IG-nya untuk intip-intip model-model jurnal kecenya. Tapi, jangan salahkan aku bila kalian jadi bingung milih karena hampir semua modelnya kece yaa.. Aku saja waktu itu langsung naksir beberapa kok.. 😊

Akun IG Hbrkraft
Kalau mau kepoin jurnal Hbrkraft langsung ke 2 akun IG ini sajaa..

Sahabat Lalang Ungu, ada yang suka mencatat atau juga mempunyai pengalaman dengan agenda kulit Hibrkraft? Yuk, bagi kisahnya di kolom komen ya.. Terima kasih..

59 thoughts on “Buku Catatan Unik Hibrkraft, Self Reward Cantik di 2021”

  1. Wah brand lokal zaman sekerang keren keren ya apalagi di Indonesia kerajinan kulitnya bagus bagus jadi penasaran pengen kepo IG nya

  2. jurnal trevi nya keren banget ya, covernya kulit.. aku juga lebih suka kertas yang polos untuk menulis, soalnya bisa sekaligus membuat draft, coretan atau gambar. aku pribadi lebih suka self reward traveling atau staycation, tapi ya susah untuk masa pandemi skr ini xD hehe..

  3. Me Time aku biasanya menulis di jurnal dan memang lebih senang creative journaling yang memadukan tulisan tangan dengan gambar, sticker, dan pen atau brush pen warna warni. Bagus buat healing. Nah jurnal unik hibrkraft ini bagus dan cantik banget emang, cocok buat jurnal harian

  4. Aku juga suka kok mba menghadiahi diri sendiri dengan belanja online hehe.

    Btw aku setuju sih sama manfaat dari tulis tangan salahsatunya buat kita jadi lebih gampang mengingat. Walopun tulisanku jelek tapi aku masih sering nulis pakai tangan misalnya saat mencatat jurnal atau belajar bahasa Inggris daring hehe

  5. Saya juga punya nih mba jurnal yang model Trevi dari Hibrkrafy sekarang sesekali aku suka nulis disitu, buat nulis ide, nyatat hal penting or sekedar menumpahkan emosi jiwa hihi udah kaya dear diary zaman dulu ya

  6. Aku suka sekali lihat buku catatannya menarik sekali mba… pengen banget punya. Aku lagi belajar menulis dengan tangan karena selama ini aku paling ga bisa nulis dgn tangan …mudah bosan dan capek huhu…

  7. Mbaa, aku suka ama kemasan sampulnya simpel tapi bagus dan tampak elegan. Apalagi warna coklat kesukaan aku. Aku masih sering nulis tangan jadinya harus punya ini

  8. Masya Allah.. unik bukunya.. terlihat klasik dan menawan. Bagus banget desain dan bahannya, ya.
    Btw aku sekarang jarang nulis tangan. Biasanya nulisnya saat ikut suatu webinar yg perlu mencatat aja. Dan memang seru sih kalau lama gak nulis tangan trus nulis lagi. Hehe.

  9. Sudah lama nih aku ga lanyah nulis pake tangan nih mbak. Harus sering2 coret2 nih, udh jelek banget tulisanku.Aih, bukunya keren banget, pake bahan kulit pulak, terasa eksklusif dan personal nih, apalagi klo digrafir ya.

  10. Dulu saya suka rajin beli buku catatan begini. Tapi, awal-awalnya aja ditulis dengan rapi, setelah itu acak-acakan ahhaha. Memang suka kangen menulis tangan. Jadi paling sesekali saya ambi; kertas. Kemudian menulis apapun dengan tangan.

  11. lucuk bukunya. aku juga punya buku jurnal gitu, tapi buku tulis biasa.. hehe..
    biasanya, bukunya ku pake buat nulis kerangka berpikir sama deadline2 artikel aja. hehe..

  12. Terakhir menulis dengan tangan itu waktu masih kuliah, kalau sekarang sudah hampir tidak pernah menulis dengan tangan karena kebanyakan ngetik laptop ataupun smartphone.

  13. Duh Hibrkraft ini cantik mbak. Btw, kalau amu sih masih suka tulis tangan sampai saat ini. Masih suka bawa2 jurnal ke mana2. Dan ini lnh mudahin aku buat eksplore ide pas mau ngetik

  14. self reward memang bukan hal yang baru sih, tapi kadang kalau ngga tau ya bakal dikira ngga ada yang ngasih perhatian mbak. Menurutku self reward itu penting banget. Apalagi buat memberikan penghargaan buat diriku sendiri yang sudah berhasil menyelesaikan masalah.

  15. sependapat deh atas Self Reward, sebagai ungkapan terima kasih pada diri sendiri bisa melecut diri mensupport semangat juang untuk terus melakukan yang terbaik

  16. Hidup hampa tanpa diary, agenda, notes dll… masa2 terlewati bgt saja tanpa guratan kenangan? Oh no…
    Pas ngantor di perusahaan swedia, kebetulan mrk ngeluarin pocket agenda baguuus cover kulit… bener2 praktis pas masuk tas apa aja. One of the best agenda selain yg jaman2 binder clip itu lho mbak yg pake kertas2 refill macem2. Ada HP ya semua bs dirangkum di HP deh. Dan ya, betul self reward itu penting utk menghargai diri ini dan berterimakasih pd diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *