Curhat Seorang Blogger Akhir Pekan

(Ilustrasi dari Pixabay+ edit)

Hai Sahabat Lalang Ungu,  mumpung baru lewat sehari, kuucapkan Selamat Hari Blogger yaa… Oya untuk teman-teman yang belum tahu, tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Blogger Nasional sejak tahun 2007 lalu. Seharian kemarin berita-berita peringatan Hari Blogger yang dilakukan oleh teman-teman Blogger se-Indonesia bersliweran di lini masaku, mungkin di lini masa kalian ramai juga ya..

Ah..jadi teringat kopdar pertamaku bertahun lalu, terjadi saat aku mengikuti Kopdar Blogger Nusantara (KBN) 2013 di Jogja. Pengalaman seru yang selalu ngangeni! Kopdar pertama dan alhamdulilah bukan kopdar terakhir, justru mengawali pertemuan-pertemuan berikutnya dengan teman-teman blogger. Sahabat-sahabat dunia Maya yang merambah ke alam nyata 🙂

KBN 2013 di Jogjakarta
Kenangan di KBN 2013 Jogjakarta.

Tiga belas tahun bukan waktu yang sebentar, tapi rasanya baru kemarin aku membangun rumah mayaku. Berawal dari Beranda Mechta di Blog Detik pada Januari 2010, lalu Lalang Ungu lahir di 2012 dengan menggunakan wordpress gratisan sebelum akhirnya menjadi Lalang Ungu yang baru sejak 2017 hingga sekarang.

Selanjutnya berkesempatan bergabung dengan komunitas blogger juga merupakan hal yang selalu kusyukuri. Blogger Gandjel Rel dan Blogger Pekalongan adalah dua dari beberapa komunitas yang kuikuti dan telah  memberikan banyak warna di hari-hariku sebagai seorang blogger .

Tiga belas tahun menjadi blogger memang telah memberikan banyaaaak hal padaku, yang bernilai material maupun immaterial. Hobi yang tersalurkan sekaligus mendatangkan cuan, memang sangat menyenangkan bukan? 😁  Baca juga : Ngeblog, apa sih manfaatnya?

Kopdar Ultah ke-8 Gandjel Rel
GRes & Bang Odi di Kopdar Ultah ke-8 Gandjel Rel (Foto : Istimewa)

Boleh dibilang, tiga belas tahun ini adalah saat-saat yang sangat berkesan buatku. Dan masih tetap bisa menulis hingga saat ini, sungguh suatu kondisi yang selalu kusyukuri karena buatku pribadi itu bukanlah hal yang sangat mudah. Ibarat perjalanan, ini bukanlah jalan lurus dan datar saja, melainkan jalan berkelok dan naik-turun.

Kurasa, justru karena bukan merupakan perjalanan bebas hambatan itulah sebabnya aku masih menikmati perjalanan ngeblogku sejauh ini. Tak membosankan dan ada banyak tantangan!

Tiap tanggal 27 Oktober tiba, pertanyaan yang sama menghampiriku : masih pantaskah aku menyebut diri sebagai blogger?

Ada banyak perenungan memang sebelum aku memberikan jawabannya. Makin ke sini, rasanya makin lama waktu merenungku sebelum aku siap memberikan jawaban. Namun alhamdulilah sampai saat ini aku masih bisa menjawab: ya, aku masih seorang blogger. Rumah mayaku masih aktif update minimal seminggu sekali.

Blogger Akhir Pekan ni yeee...

Ya, kalian boleh menyebutku begitu. Aku terima dengan lapang dada kok. Karena itulah kenyataannya saat ini. Masa-masa keemasan blog Lalang Ungu yang bisa memunculkan tulisan baru hampir setiap hari, sudah lama berlalu. Saat ini, berhasil mengunggah 1 post baru di akhir pekan saja memerlukan perjuangan tersendiri bagiku.

Bukan karena tak ada ide tulisan. Sejak awal blog ini memang dibangun tanpa niche tertentu. Eh, istilah kerennya sih lifestyle blog tapi yang sebenarnya adalah blog tulisan tema gadho-gadho yang sebagian besar bersumber dari cerita keseharianku. Jadi karena aku masih menjalani keseharianku relatif sama aktifnya dengan sebelumnya maka ide tulisan itu sebenarnya masih tetap banyak. Yang menjadi kendala adalah waktu / kesempatan mewujudkannya menjadi tulisan melalui rangkaian kata demi kata yang bermakna.

Eh tahu nggak, yang paling nyebelin buatku adalah kenyataan bahwa makin sibuk kegiatan keseharianku di dunia nyata, makin banyak saja ide-ide tulisan bermunculan. Terpaksa disimpan dulu menunggu kesempatan menulis tiba. Eeh…giliran ada waktu untuk nulis, lha kok…membongkar kembali simpanan ide di benak itu kok ya tak selancar yang diharapkan : banyak ide yang telah menguap tak berbekas! haha..

Mau tahu rahasia ku? Baca artikel 5 Langkah Menghalau Rasa Malas Ngeblog a la Mechta

Kendala menulis yang lain buatku adalah karena faktor U. Aku tak muda lagi. Itu adalah fakta, meski kadang masih saja merasa berjiwa muda 🤭  Faktor USIA menyebabkan mulai timbulnya keluhan-keluhan fisik, antara lain tak sanggup menulis lama dalam posisi duduk. Puegeeel punggungnya. Itu sebabnya, satu-dua tahun terakhir ini laptop sering nganggur.

Alhamdulillah, masih ada handphone.  Sekarang aku lebih suka ngeblog menggunakan HP, sambil leyehan tentunya! Pokoke kegiatan ternikmat di akhir pekan buatku saat ini adalah ngeblog sambil ngleyeh, dan sangking nikmatnya sampai sering ketiduran! 😅

Bagaimana dengan materi tulisan? Apakah tulisan harus berbobot atau menginspirasi pembacanya?

Hmm.. seperti sudah kusebutkan sebelumnya sumber tulisanku adalah pengalaman keseharianku, bahkan terpengaruh juga tempat tugasku, hehe .. Saat aku dinas di bidang pemberdayaan masyarakat, tulisan-tulisanku banyak terkait masalah ini. Dan sekarang saat berdinas di bidang pertanian dan pangan, tentu saja materi tulisanku tak jauh-jauh dari kegiatan tanam-menanam dan juga (sedikit) olah-mengolah. Alhamdulillah masih sempat juga jalan-jalan sesekali, bisa buat bahan tulisan..hehe..

Mengunggah tulisan yang menginspirasi pembacanya tentunya merupakan hal yang diupayakan oleh (mungkin) semua blogger. Itu satu nilai tambah blog yang pastinya akan menjadi pemicu nilai-nilai positif lainnya. Tapi, apakah harus selalu begitu? Apakah hanya tulisan inspiratif saja yang boleh tayang? Oya, inspiratif menurut siapa?

Aku pribadi sih cenderung untuk menulis sesuai mood saja. Menuliskan apa yang ada di pikiranku dan ingin kubagikan. Masalah inspiratif atau tidak, urusan belakangan, atau malah bukan urusanku. Kalau ternyata ada yang merasa terinspirasi setelah membaca tulisanku, alhamdulilah.. Kalau pun tak ada, ya tak masalah. Minimal apa yang kutulis adalah catatan bagi diriku sendiri, karena niat awal ngeblogku adalah menyalurkan hobi menulis dan mencatat hal-hal yang ingin kuingat.

Oya, kadang kangen juga menulis fiksi : cerpen ataupun flash fiction / fiksi mini. Sayang ide nulis fiksi saat ini masih macet total. Eh, apa itu akibat dari hobiku membaca yang tak lagi seperti dulu ya? Entahlah.. Yang jelas saat ini aku masih bisa update blog seminggu sekali saja sudah sangat kusyukuri, dan terus kuupayakan.

Karya Mechta
Alhamdulillah..sempat terwujud juga buku-buku bertuliskan namaku (hasil ngeblog juga nih.. meskipun belum juga bertambah…hehe)

Sahabat Lalang Ungu, terima kasih ya telah membaca curhatku : curhat seorang blogger akhir pekan. Seseorang yang telah mendapatkan banyak hal dari aktivitas ngeblog sehingga tak mau melepaskan identitas sebagai blogger,  meskipun harus berjibaku dengan waktu dan berupaya untuk terus menghidupkan rumah mayanya.

Salam berkarya, blogger! Yuk, ngeblog ben rak ngganjel!

44 thoughts on “Curhat Seorang Blogger Akhir Pekan”

  1. Ngga papa mbak, meskipun tayangnya hanya akhir pekan sudah mending dari pada saya, hampir hanya jadi draft saja dan muncul sekali setiap bulan. Haduuuh

  2. Wah ternyata mbak udah nulis beberapa buku juga ya. Keren!
    ya, aku juga merasa “masa keemasan”ku udah lewat haha. Dulu ngerasa semangat banget nulis. Bahkan pembaca suka nanya kalo kelamaan gak update. Sekarang, melawan rasa malasnya ini sungguh luar biasa.

  3. Mbak.. jadi kangen kopdar Gandjel Rel. Sekarang kalau mudik waktuku terbatas banget, jadinya belum bisa silaturahmi lagi sama teman-teman GRes.
    Barakallah, Mbak… blogger akhir pekan tuh keren loh, artinya tiap pekan minimal update 1 tulisan, sebulan jadi 4. Nggak ada ceritanya nggak update. masyaAllah

  4. Wah, banyak banget tulisan yang relate nih. Saya juga menganggap blog sebagai “rumah” yang dikangenin, karena kadang blog terlupakan. Trus memang klo banyak beraktifitas jadi banyak ide yang muncul untuk di blog tapi tak ada waktu untuk langsung menulis. Pas sedang senggang, eh kok susah banget menulisnya.

  5. MasyaAllah udah lama juga ya mba 13 tahun dan alhamdulillah masih konsisten menulis.
    mood menulis yang turun naik memang dialami hampir semua blogger
    setiap kita punya cara sendiri untuk mengatasinya

  6. Mbak Tanti, ternyata banyak juga buku-buku karya Mbak Tanti. Aku pun ngeblog berdasarkan mood, Mbak. Untuk menumpahkan cerita keseharian dan uneg-uneg. Kalau nggak ada yang baca tulisanku di blog ya nggak papa sih. Soalnya aku menulis di blog sebagai pengingat untuk diriku sendiri. Kalau ada yang baca tulisanku yang aku hepi dong tentunya.

  7. Masyaallah perjalanan 13 tahun membangun rumah maya bukanlah hal yang mudah ya Mba. Semangat terus menulis dan menginspirasi.

  8. Note banget nih, kalau kemalasan dibiarkan jadinya ga jadi blogger. Ga sempat ngeblog kalau dituruti. Jadi kudu dilawan meskipun menulisa hanya 1 sepekan ya. Pokok jangan vakum

  9. bener banget :)) faktor umur tuh ga bisa bohong. punggung sering panas kalau duduk kelamaan, pinggang pun pegal. memang butuh streching beberapa menit, jangan terus2an untuk memaksakan mengetik terlalu lama.

  10. Sama mbak skrg seminggu 1 artikel aja sudah bersyukur banget, dulu saya tuh saking senangnya nulis itu isinya betul-betul kayak diari, ada isinya tentang cerpen, pengalaman unek-unek. Jauh sebelum tahu kalau blog itu bisa ngasilin uang dan setelah tahu bisa ngasilin uang niatnya udah salah, jadi males skrg wkwkw mana ads gk pernah cair lagi wkwk. Akhirnya kembali seperti semula nulis ketika mood juga nggak apa-apa minimal seminggu sekali aja uda cukup yang penting nggak tertekan wkwkw

  11. Semangat ya mbak, walaupun masuk ke blogger akhir pekan masih mending banget itu mah bisa nulis seminggu sekali asal konsisten. Masih ada yang nulisnya sebulan sekali bahkan, kayak saya. Duhhh. Masih pantaskah diri ini menyebut diri sebagai blogger hahahaha. Tapi aku setuju banget kalau ngeblog itu paling enak ya senyamannya saja. Lebih ada nyawanya, walaupun cuannya nggak sebanyak yang lain. hahaha.

  12. wah ternyata mba Mechta undah ngeblog lebih dari sepuluh tahun. dan walopun ngeblognya hanya di akhir pekan gapapa kok yang penting terus konsisten dan tetap menginspirasi dengan tulisan2nya. Selamat hari blogger mba Mechta. walo udah telat, better late than never yekan hihi 😀

  13. Update artikel seminggu sekali juga masih bagus kok ka, blognya tetap aktif di mata pengunjung.

    Kakak ikut banyak komunitas blogger ya, keren, di komunitas selain dapat kenalan baru, dapet ilmu ngeblog gratis juga dari yang udah mahir ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *