Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia yaa… Meskipun di luar sana saat ini mentari sedang bersinar terik, seperti lirik lagu KEMARAU dari Prambors yang sebagian liriknya kukutip di awal tulisan ini.
Ya, musim kemarau memang sudah benar-benar tiba. Sudah berhari-hari di daerahku tak ada mendung apalagi hujan, begitu juga kah di daerahmu, teman?
Saat kemarau begini, para pekebun atau penghobi tanaman banyak yang galau nih..pontang-panting berusaha menyelamatkan tanamannya dari dampak cuaca panas dan kering begini.
Eh tapi, apakah benar semua tanaman akan kehilangan keindahannya di musim kemarau begini?
Ternyata tidak semua tanaman terdampak cuaca panas lho… Ada juga tanaman hias yang justru makin ceria dan menampilkan keindahan bunganya di saat musim panas begini.
Mau tahu tanaman hias apakah itu?
Yuk, lanjutkan bacanya yaa.. Sahabat Lalang Ungu, di tulisanku kali ini aku akan ceritakan tentang salah satu tanaman hias yang justru bersahabat dengan cuaca panas.
Hai Sahabat Lalang Ungu, alhamdulillah kita dapat berjumpa lagi di Tahun 2025 ini. Bulan pertama sudah akan berlalu, namun aku baru menayangkan tulisan pertama di sini. Hehe..maafkan ya.. Karena satu dan lain hal baru bisa sekarang menghiasi kembali beranda rumah mayaku ini. Semoga, setelah ini akan lebih rajin lagi. Insya Allah 🙂
Sahabat, kali ini aku akan menuliskan tentang tanaman Wijaya Kusuma kami yang salah satunya beberapa minggu lalu membuat kami bahagia karena mekar perdananya.
Lho..bukannya Wijaya Kusuma nya sudah beberapa kali mekar?
Sahabat, sampai saat ini memang kami baru mempunyai 3 jenis tanaman Wijaya Kusuma yang mulai kami rawat dalam tahun-tahun yang berbeda. Nah, aku memang pernah menuliskan kebahagiaan kami saat pertama kali Sang Ratu Malam rawatan kami berhasil mekar perdana, yaitu di tahun 2022 melalui tulisan yang ini. Itu adalah tanaman Wijaya Kusuma kedua yang kami rawat.
3 Jenis Tanaman Wijaya Kusuma di Rumah Kami
Tanaman hias Wijaya Kusuma memang mempunyai arti tersendiri bagi keluarga kami. Bukan karena mitos bahwa tanaman ini adalah tanaman pembawa keberuntungan lho…lebih karena tanaman ini mengingatkan kami akan rumah masa kecil di Salatiga di mana almh Ibu menanam beberapa rumpun berdekatan dengan ditopang pagar bambu setinggi orang dewasa.
Tanaman itu tumbuh subur hingga menjadi sepetak dinding hijau cantik di pagi hari, dan akan semakin menarik ketika dihiasi berkuntum-kuntum bunganya saat mekar bersamaan di malam hari. Sungguh pemandangan indah yang selalu kami tunggu-tunggu waktu itu, dan menjadi kenangan indah hingga kini.
Kenangan indah itulah yang ingin kami ciptakan kembali, sehingga kami berusaha menanam tanaman hias ini juga di rumah kami sekarang. Dari hasil pencarian informasi di internet, ternyata ada banyak macam/jenis tanaman Wijaya Kusuma ini. Bukan hanya yang berbunga putih, Wijaya Kusuma hybrid pun ada banyak jenisnya dengan bermacam warna bunganya. Namun, sampai saat ini kami baru berhasil merawat 3 jenis Wijaya Kusuma (Wiku) yaitu:
1. Wijaya Kusuma Keris
Pertama kali merawat Wiku jenis ini kalau tidak salah tahun 2015-an, berawal dari rasa tertarik saat melihatnya di penjual bunga di kawasan Pagilaran. Hal yang paling menarik perhatianku waktu itu adalah bentuk daunnya yang unik: memanjang dengan lekukan-lekukan di kanan-kiri dari pangkal hingga ke ujungnya. Seperti bentuk keris -salah satu jenis senjata tajam khas daerah Jawa.
Tampilan Wiku Keris kami di Th 2021
Kata penjualnya waktu itu, bunganya cantik berwarna merah keunguan, berbeda dengan bunga Wijaya Kusuma yang biasa kulihat yaitu berbunga putih dan wangi.
Konon seperti ini bunga Wijaya Kusuma Keris (foto milik akun FB Dedi Ded Supriadi)
Sahabat Lalang Ungu, tahukah kalian bunga yang dijuluki sebagai Ratu Malam?
Jika kalian menjawab bunga Wijaya Kusuma, maka jawaban kalian itu benar!! Tanaman hias Wijaya Kusuma mempunyai bunga yang cantik, yang hanya mekar sekali di malam hari dan mempunyai aroma wangi khas. Itu sebabnya dijuluki sebagai Bunga Ratu Malam.
Kami mempunyai kenangan indah dengan si Ratu Malam ini, sehingga ketika awal September tahun lalu berhasil mengadopsi serumpun kecil bunga ini dari mba Susi blogger Jepara, sungguh sangat senang hatiku. Sayang ibu sudah tiada saat itu, kuyakin beliau akan senang bila tahu akhirnya kami menanam lagi bunga kesukaan beliau di rumah ini.
Kondisi Wijaya Kusuma di Oktober 2021 ~ album FB Mechta Deera
Pot kecil itu kusimpan di tempat bermandikan cahaya matahari sesuai pesan mba Susi sebagai tempat kesukaan bunga jenis ini. Setelah 11 bulan kami rawat, alhamdulillah hingga saat ini kami sudah 2x menikmati keindahan Sang Ratu Malam ini di rumah kami, dan saat ini sedang menantikan periode bunga ketiga. Continue reading “Menikmati Keindahan Sang Ratu Malam Wijaya Kusuma”