Kopdar Semarang : Menjalin silaturahmi lama & baru

Beberapa waktu lalu, seorang teman lewat statusnya di FB mengabarkan adanya masa diskon di salah satu toko buku di beberapa kota. Nah, seperti biasa, kabar diskonan selalu menarik bagi emak-emak…, apalagi yang didiskon adalah BUKU! Langsung pengen nyerbuuu… hehe…

Ketika saling mengabarkan hal itu, mbak Esti Sulistyawan tanya kenapa nggak pulang saja ke Semarang tanggal 18 April agar nggak kelewat masa diskon yang berlaku hingga akhir April ini, aku sempat tanya balik, kenapa harus tgl 18?

Ternyata eh ternyata, tanggal 18 April 2014 tepatnya hari Jumat adalah hari libur nasional… wih, asyiiik… itu artinya bisa 3 hari di Semarang! Sangat tertarik dengan usulan itu, akupun akhirnya memastikan bahwa di tanggal itu  aku free dan bisa main-main ke Semarang.  Awalnya bahkan berencana jalan-jalan ke Salatiga dengan mbak Esti, tapi karena Sabtu mbak Esti tak bisa libur maka akhirnya kami janjian di Semarang itu saja.

Aku sampai di Semarang hari Jumat (18/4) pagi, diantar Kaligung Mas.  Alhamdulillah, kakak bisa jemput dan Jumat pagi itu akupun akhirnya sampai lagi di rumah masa remaja, di kawasan Tegalsari… Kangen-kangenan dengan keluarga kakak yang tinggal di sana. Continue reading “Kopdar Semarang : Menjalin silaturahmi lama & baru”

Kopdar Surabaya : dari bundar ke kotak…

Ketika beberapa waktu lalu mengetahui bahwa lokasi kegiatan benchmarking to best practise yang menjadi salah satu bagian kegiatan Diklatku adalah di Sidoarjo, maka akupun mengabarkannya kepada Diajeng Muna Sungkar, rekan blogger yang bertindak sebagai PJ buku antologi “11 Warna Pelangi Cinta” dan berdomisili di sana. Dan kami pun sepakat untuk bertemu antara tanggal 24 – 27 Maret itu.

Lalu dalam perjalanan menuju Sidoarjo, aku pun memberanikan diri kontak Pakde Cholik, karena ternyata kami menginap di Surabaya dan sudah lama aku berharap bisa sowan  Pakde dan Bude di Galaxy.  Alhamdulillah, gayung bersambut, Pakde berkenan menerimaku dan kami pun menentukan waktu kopdarnya.

Senin (24 Maret 2014) lepas maghrib aku pun minta izin pembimbing untuk keluar hotel, menggunakan taksi menuju RM Bu Cokro yang dipilih Pakde sebagai lokasi ‘Kopdar Meja Bundar’ itu.  Karena bertepatan dengan waktu pulang kantor, jalanan cukup padat merayap sehingga perjalanan ke sana lebih dari waktu yang diperkirakan.  Setelah sempat mencari-cari dan tanya sana-sini, akhirnya akupun sampai di lokasi, dan kata-kata Pak sopir begitu sampai di sana adalah : “Wooo… kalau rumah makan sugeng rawuh ini sih saya tahu, lha tadi ibu nyebutnya rumah makan bu cokro…” sambil mengucapkan terima kasih, aku keluar taksi dan tersenyum kecut memperhatikan tulisan “SUGENG RAWUH” besar yang terpampang di luar rumah makan itu 🙁 Continue reading “Kopdar Surabaya : dari bundar ke kotak…”

KBN2013 : Istimewa!

Ikut…tidak…ikut…tidak..ikut…tidak..ikuuuut! *akhirnya 🙂

Setelah sempat ‘maju mundur’ -karena satu dan lain hal- tentang keikutsertaanku di KBN 2013 di Jogja, akhirnya awal pekan lalu kepastian itu pun datang : kerjaan beres alias bisa ditinggal. Segera nyari tiket travel (alhamdulillah dapat) dan siap-siap untuk berangkat jumat sorenya.

Kalau ditanya blogger mana yang khusus ingin kutemui di KBN 2013 itu, kujawab dengan pasti, aku ingin ketemu semua teman yang sudah kukenal dari blog.  Ya, kali ini tidak ada yang khusus, karena memang -kecuali mbak Esti- belum ada yg pernah kutemui sebelumnya… hehe..  Tapi…, tak ada blogger khusus yg ingin kutemui di KBN 2013 bukan berarti tak deg2an sebelumnya lhooo…

Rasa was-was itu sempat ada karena itu adalah kopdar akbar yg pertama kali akan kuikuti. Bisakah aku ‘membaur’ dengan teman-teman yang belum pernah kutemui secara nyata? Apakah interaksi kami akan sehangat interaksi saat berbalas komen? Bukan aku meragukan teman-teman, tapi lebih kepada diriku sendiri yang seringkali agak susah memulai dengan orang baru.  Tapi kopdar pemanasan sebelumnya memperkecil rasa was-was itu. Ternyata dengan Cii Yuni & mbak Esti yg baru pertama bertemu terbukti kami bisa ‘larut’ dalam percakapan gayeng, jadi insya Allah di Jogja bisa lah aku berbaur dengan teman-teman baru di sana, begitu pikirku ‘menguatkan’ hati..hehe.. Continue reading “KBN2013 : Istimewa!”