Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono (2)

Melanjutkan cerita yang kemarin ya, teman…

Sekitar pukul 9 pagi di Hari Minggu, 18 Desember 2016 lalu, kami memulai Wisata Bersama ke Petungkriyono dari shelter Doro dengan menggunakan ANGGUN PARIS.  Ini memang bukan kali pertama aku berkunjung ke Petungkriyono, sebelumnya aku pernah mengunjungi Curug Muncar bersama keluarga, namun pengalaman jalan-jalan kali ini sangat berbeda.

Anggun Paris membawa kami dengan mantab menuju lokasi-lokasi yang masuk dalam Paket Wisata ini, karena para pengemudi mobil ini adalah warga lokal yang sudah sangat berpengalaman dengan jalan-jalan di sana. Jadi rasanya ya tenang saja kami melalui jalan yang tak terlalu lebar, naik-turun, berkelok-kelok -kadangkala kelokannya tajam- serta kondisi jalan yang belum 100% mulus. Hanya sedikit deg-degan saja ketika harus papasan dengan bis kecil -kata mas Pemandu, itu bis jurusan Banjarnegara- atau mobil lain di tanjakan atau tikungan tajam.

Nah, dari sekian banyak tujuan wisata di Petungkriyono, mana saja yang masuk dalam paket kunjungan ini? Ini dia cerita kami di masing-masing lokasi tersebut :

Continue reading “Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono (2)”

Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono

Berawal dari sebuah cuitan dari admin Twitter Blogger Pekalongan sebagai upaya memperkenalkan komunitas yang baru saja terbentuk kepada Bapak Bupati Pekalongan, alhamdulillah disambut dengan baik dan antusias oleh beliau, bahkan langsung  mendapat undangan untuk ikut Wisata Bersama ke Petungkriyono pada tanggal 18 Desember 2016 lalu.

Waaah… ke Petungkriyono? Mauuuu….

Ya, Petungkriyono adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Pekalongan bagian Selatan, dengan luas wilayah 73,59 km2 dan terletak di daerah pegunungan ( rata-rata ketinggian 1.294 dpl ).  Daerah ini istimewa karena keindahan alamnya dengan aliran sungai-sungai dan curug-curug nan indah, puncak gunung yang menantang, spesies endemik flora-fauna nya,  juga karena ditemukannya sisa-sisa peradaban masa lampau di daerah ini.

Keistimewaan-keistimewaan Petungkriyono itulah yang mendasari Pemerintah Kabupaten Pekalongan dibawah pimpinan Bp. H. Asip Kholbihi, SH, MSi akan mengembangkan Petungkriyono sebagai Cultural Techno Forestry Park , dengan dua pendekatan yaitu Mass tourism dan eco-tourism.  Pada pendekatan Pariwisata Masal, masyarakat bisa berbondong-bondong datang untuk menikmati keindahan alam dan produk-produk unggulan di Petungkriyono, sedangkan pada eco-tourism pendekatannya lebih kepada penelitian-penelitian baik oleh Perguruan Tinggi maupun perorangan, dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Pak Bupati saat penandatanganan MoU Petungkriyono Cultural Techno Forestry Park, program-program yang akan dikembangkan adalah melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, eko edukasi wisata, laboratorium alam, bank genetika, bank bibit, teknologi hijau, energi hijau, green financing dan program-program lain yang relevan (Web Humas Jateng, 8/8/2016).

Nah, pada tanggal 18 Desember 2016 kemarin, dilakukan Wisata Bersama / mobilisasi wisata oleh Bapak Bupati Pekalongan tersebut dengan peserta lebih dari 360 orang yang terdiri dari kalangan Pejabat & ASN Kab Pekalongan, Karyawan/karyawati Bank Syariah Mandiri, serta perwakilan komunitas masyarakat, diantaranya adalah komunitas Blogger Pekalongan.  Kegiatan ini menandai dibukanya route Wisata Petungkriyono sebagai salah satu bentuk pendekatan Mass Tourism Petungkriyono Cultural Techno Forestry Park.

Mau tahu keseruan kita mengikuti acara tersebut? Ni dia ceritanya…

Continue reading “Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono”

Tips berwisata ke Curug Muncar

CURUG MUNCAR
Inilah Curug Muncar , keindahan tersembunyi di Petungkriyono Kab Pekalongan.

Melihatnya, terasa hilang semua lelah (dan stres) yang terasa selama perjalanan menuju lokasi ini. Ah, benar juga kata pepatah, untuk menemui keindahan biasanya memang harus bersusah-payah dahulu … dan keindahan itu akan terasa makin indah ! 🙂 Continue reading “Tips berwisata ke Curug Muncar”

Perjalanan ‘ngeri2 sedap’ ke Curug Muncar

Ketika beberapa waktu lalu melalui instagram mendapati foto-foto keren dari air terjun bernama Curug Muncar yang disebutkan ada di Kab Pekalongan, aku sungguh merasa penasaran. Kab. Pekalongan? Lhaah… itu kan tetangga sebelah… kok ya aku baru dengar tentang Curug ituu? Therlhalhuu… (kalau kata si Bung ituuh..hehe..)

Hasil cari-cari info di dunia maya menyatakan bahwa Curug Muncar berada di lereng Gunung Ragajembangan, tepatnya di Desa Curugmuncar Kec. Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, pada ketinggian 1.249 m di atas permukaan laut dan berjarak sekitar 30 km dari Kajen.

Foto-foto yang ditemukan hasil browsing Curug Muncar juga membuatku semakin ingin melihat langsung, namun ternyata tak mudah menemukan informasi mengenai rute dan kondisi jalan yang harus ditempuh ke sana 🙁

Meskipun begitu, kami nekat saja memutuskan untuk mengunjungi lokasi wisata itu pada liburan Jumat 1 Mei 2015 kemarin, bersama 3 orang keponakan -yang langsung heboh mengiyakan ajakan jalan-jalan ini- berbekal sedikit informasi dari internet dan aplikasi maps yang ada.

Eng..ing..eeng…  Continue reading “Perjalanan ‘ngeri2 sedap’ ke Curug Muncar”