Kisahku Dua Tahun Melangkah Maju Bersama Blogger Pekalongan

Lalang Ungu. Kisahku dua tahun melangkah maju bersama Blogger Pekalongan ini kutuliskan dalam rangka Hari Blogger Nasional dan juga Hari Jadi ke-2 Komunitas Blogger Pekalongan. Yah, mungkin penayangan tulisan ini memang tidak tepat pada tanggal peringatan Hari Blogger Nasional -27 Oktober- maupun Hari Jadi Blogger Pekalongan -30 Oktober- tapi ku yakin, kisah perjalanan seruku bersama Blogger Pekalongan ini tak akan menjadi cerita basi. Hehehe…

Akhir Januari 2010 adalah langkah pertamaku di dunia blogging ini. Berawal dari hobi membaca dan menulis yang menjadi alasan pertamaku membuat blog ( baca : Ngapain Ngeblog? ), alasan yang kemudian berkembang menjadi alasan-alasan lain, antara lain karena keasyikan yang kutemui dengan berbagi melalui tulisan, dan semakin berkembang lagi akhir-akhir ini karena melalui blog aku menemukan sahabat-sahabat baru yang menginspirasi di berbagai komunitas blogger yang kuikuti, dan -pada akhirnya setelah TLD- blog sederhana ini bisa juga menjadi sarana masuknya dana tambahan -meskipun masih kategori recehan namun tetap kusyukuri- Alhamdulillah 😀

Ya, banyak manfaat positif yang kutemui melalui keikutsertaanku dalam komunitas, tak terkecuali dengan komunitas blogger. Teman-teman yang aktif dan kreatif menginspirasiku untuk terus mengasah diri menjadi pribadi yang setara. Aku tak boleh ketinggalan dalam kreativitas berkarya dengan teman-teman ini, meskipun sebagian besar mereka masih muda-muda…haha… *umpetinKTP

Itu sebabnya, ketika akhir Oktober 2016 terbentuk Komunitas Blogger Pekalongan -KBP- akupun langsung dengan senang hati bergabung bersama. Dan itu adalah keputusan tepat yang tak akan pernah kusesali, karena terbukti selama 2 tahun ini banyak hal positif yang kudapat dengan kebersamaan di KBP ini. Bersama rekan-rekan yang penuh semangat dan kreatif ini aku terpacu untuk lebih aktif ngeblog dengan konten yang bermanfaat. Kalau duluuuu nulis sebulan sekali sudah alhamdulillah, sekarang terpacu untuk bisa apdet blog minimal seminggu sekali. Itu salah satu contoh kecil dalam peningkatan kuantitas post..hehe…

Kenangan Th 2016 bersama Pak Bupati Pekalongan sebelum ke Petungkriyono ( Doc : KBP)

Continue reading “Kisahku Dua Tahun Melangkah Maju Bersama Blogger Pekalongan”

Menyibak Rahasia Kelezatan Ayam Karangmenanci

Lalang Ungu. Salam jumpa, teman-teman… Apa kabar? Semoga tetap sehat dan bahagia menjelang pertengahan Bulan Kemerdekaan ini ya.. Oya, kali ini aku akan mengajak teman-teman untuk berkenalan dengan Ayam Karangmenanci dan menyibak rahasia kelezatannya. Karangmenanci, sebuah nama yang unik bukan?

Apa itu Ayam Karangmenanci?

Kalau aku menyebut nama Ayam Karangmenanci, teman-teman jangan salah paham dan mengira itu adalah nama jenis ayam / unggas ya.. Bukan samasekali! Meskipun masih berhubungan erat dengan ayam, karena Ayam Karangmenanci adalah nama menu andalan olahan ayam -tepatnya ayam bakar- di sebuah Resto di Kota Pekalongan yaitu Rumah Makan Panderasa.

Ayam Karangmenanci (Foto : Mechta)

Nama menu ini memang unik dan mengundang rasa penasaran untuk mencoba. Setidaknya, itu yang terjadi padaku ketika beberapa waktu lalu membaca nama menu itu di rumah makan yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol 47 Pekalongan itu. Rasa penasaran yang membuatku memesan menu itu dan merasakan kelezatannya. Apakah rasa penasaranku tuntas sudah? Tidak. Aku justru makin penasaran dengan olahan ayam yang terasa unik di lidahku itu. Apa saja bumbunya? Kenapa dinamakan begitu? Siapa yang menciptakan resepnya? Continue reading “Menyibak Rahasia Kelezatan Ayam Karangmenanci”

3 hal penting dalam persiapan dialog on air

on-air
Sumber Foto : Pixabay

“Maaf bu, ini dari radio bsp…mau menawarkan untuk komunitas blogger bisa ikutan on air bsok malam selasa jam 7…apakah bisa bu….untuk program acara nya trensetter…”

Itu adalah sebuah pesan yang masuk via Whatsapp ku beberapa waktu lalu.. Waah, langsung hepi deh membacanya. Siaran ? Hayuuuk… Continue reading “3 hal penting dalam persiapan dialog on air”

Kilas 2016, bekal menuju sukses di 2017

selamat-th-baru

Hai… Selamat Tahun Baru 2017, teman …

Sudah menapaki hari kedua di tahun ini, namun ini baru post pertamaku di 2017, padahal salah satu resolusi 2017 ku adalah rajin ngeblog, hehe… Libur dari Sabtu – Senin ini, waktuku tersita untuk hal-hal lain selain nulis.. Yah, mudah-mudahan saja hari-hari selanjutnya aku bisa menepis virus malas yang membahayakan itu. Aamiin…

Bahkan kilas balik 2016 pun belum sempat kutuliskan di akhir tahun kemarin, maka tak apalah jika baru kutuliskan hari ini, minimal jadi catatanku dalam menapaki tahun baru ini, agar dapat menyempurnakan apa-apa yang kurang, mempertahankan dan meningkatkan prestasi / pencapaian. Continue reading “Kilas 2016, bekal menuju sukses di 2017”

Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono

Berawal dari sebuah cuitan dari admin Twitter Blogger Pekalongan sebagai upaya memperkenalkan komunitas yang baru saja terbentuk kepada Bapak Bupati Pekalongan, alhamdulillah disambut dengan baik dan antusias oleh beliau, bahkan langsung  mendapat undangan untuk ikut Wisata Bersama ke Petungkriyono pada tanggal 18 Desember 2016 lalu.

Waaah… ke Petungkriyono? Mauuuu….

Ya, Petungkriyono adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Pekalongan bagian Selatan, dengan luas wilayah 73,59 km2 dan terletak di daerah pegunungan ( rata-rata ketinggian 1.294 dpl ).  Daerah ini istimewa karena keindahan alamnya dengan aliran sungai-sungai dan curug-curug nan indah, puncak gunung yang menantang, spesies endemik flora-fauna nya,  juga karena ditemukannya sisa-sisa peradaban masa lampau di daerah ini.

Keistimewaan-keistimewaan Petungkriyono itulah yang mendasari Pemerintah Kabupaten Pekalongan dibawah pimpinan Bp. H. Asip Kholbihi, SH, MSi akan mengembangkan Petungkriyono sebagai Cultural Techno Forestry Park , dengan dua pendekatan yaitu Mass tourism dan eco-tourism.  Pada pendekatan Pariwisata Masal, masyarakat bisa berbondong-bondong datang untuk menikmati keindahan alam dan produk-produk unggulan di Petungkriyono, sedangkan pada eco-tourism pendekatannya lebih kepada penelitian-penelitian baik oleh Perguruan Tinggi maupun perorangan, dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Pak Bupati saat penandatanganan MoU Petungkriyono Cultural Techno Forestry Park, program-program yang akan dikembangkan adalah melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, eko edukasi wisata, laboratorium alam, bank genetika, bank bibit, teknologi hijau, energi hijau, green financing dan program-program lain yang relevan (Web Humas Jateng, 8/8/2016).

Nah, pada tanggal 18 Desember 2016 kemarin, dilakukan Wisata Bersama / mobilisasi wisata oleh Bapak Bupati Pekalongan tersebut dengan peserta lebih dari 360 orang yang terdiri dari kalangan Pejabat & ASN Kab Pekalongan, Karyawan/karyawati Bank Syariah Mandiri, serta perwakilan komunitas masyarakat, diantaranya adalah komunitas Blogger Pekalongan.  Kegiatan ini menandai dibukanya route Wisata Petungkriyono sebagai salah satu bentuk pendekatan Mass Tourism Petungkriyono Cultural Techno Forestry Park.

Mau tahu keseruan kita mengikuti acara tersebut? Ni dia ceritanya…

Continue reading “Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono”