PEPAYA sebagai BANKER tanaman buah tahunan

Teman, ini oleh-oleh berikutnya dari Workshop Online “All about Pepaya”  yang berlangsung pada tanggal 1-30 April 2013  lalu, silahkan disimak ya…

***

MAKALAH IV:
BUDIDAYA PEPAYA SEBAGAI BANKER TANAMAN BUAH TAHUNAN.
Oleh Ir. GUN SUTOPO
SABILA FARM

Pepayamempunyai manfaat yang sangat banyak, baik untuk Pangan, Kesehatan , Industri dan lebih jauh juga bisa sebagai penopang modal untuk wirausaha tanaman buah-buahan Tahunan.

Tanaman buah-buahan ada yang panen semusim 3-4 bulan habis, ada yang 1-2 tahun baru mulai berbuah dan ada juga yang 5 tahun baru mulai panen. Dalam usaha tanaman buah-buahan yang baru berbuah pada usia 2 tahun, maka diantara tanaman buah tersebut yang mempunyai jarak tanam cukup lebar, misal 3 m x 3 m (tanaman buah naga) , 4 m x 4 m (Srikaya Jumbo) , 8 m x 8 m ( Durian) dan seterusnya, maka lahan diantaranya bisa dimanfaatkan dahulu dengan budidaya pepaya.

Jarak tanam pepaya ideal 3 m x 3 m , dan mulai bisa dipetik hasilnya kurang lebih umur 8 bulan HST (hari setelah tanam). Pepaya dijadikan tanaman sela dari usaha budidaya tanaman Buah Tahunan. Dan tentu dengan pengaturan jarak tanam antar pohon Pepaya dan antar pepaya dengan tanaman Tahunan, perlu kecermatan dalam penataan, supaya tidak terjadi intimidasi perebutan hara di bawah permukaan tanah, ataupun perebutan sinar matahari. Hal ini bisa di pelajari dengan pengaturan pemberian hara dan juga pengaturan tajuk tanaman dari pepaya maupun dari tanaman tahunan. Continue reading “PEPAYA sebagai BANKER tanaman buah tahunan”

Rumus ’10-D’ dan Beda Kaum Pemenang dg Kaum Kalah

Akhir pekan kemarin, kami berkesempatan mengikuti sebuah acara dimana salah satu pembicaranya adalah Prof. DR. Mudjahirin Thohir MA, seorang budayawan Jawa Tengah sekaligus salah satu Guru Besar UNDIP Semarang.  Dan ini adalah sekelumit penggalan catatan kami :

* Rumus 10 D yang menentukan Kualitas Hidup, yaitu :

  1. DREAM –> bagaimana mewujudkan mimpi atau angan-angannya
  2. DECISIVENESS –> kecepatan & ketepatan dalam mengambil keputusan adalah faktor kunci sukses bisnis
  3. DOERS –> tidak menunda-nunda kesempatan yang dapat dimanfaatkan
  4. DETERMINATION –> tanggung jawab tinggi walau dihadapkan pada halangan dan rintangan
  5. DEDICATION –> pengorbanan yang tinggi untuk kesuksesan
  6. DEVOTION  –> kegemaran yang dapat mendorong keberhasilan
  7. DETAILS –> memperhatikan factor kritis secara rinci
  8. DESTINY –>bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yg hendak dicapainya
  9. DOLLARS –> motivasinya bukan uang, namun uang dapat menjadi tolok ukur kesuksesan bisnis
  10. DISTRIBUTE –> mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya

 

* Sikap positif terhadap persaingan :

  • Persaingan perlu dilihat sebagai sebuah bentuk kerjasama, dimana kedua pesaing / lebih mendapatkan keuntungan karena dipaksa untuk melakukan yang terbaik

* Perbedaan cara pandang orang pesimis dan optimis  :

  • Orang PESIMIS :

             –          Hanya melihat kesulitan dalam setiap peluang
             –          Merasa bahwa perubahan adalah ANCAMAN

  • Orang OPTIMIS :

             –          Cenderung melihat peluang dalam setiap kesulitan

             –          Menganggap perubahan adalah sebuah TANTANGAN

* Kelebihan kaum pemenang dari kaum kalah :

  • Kaum PEMENANG :

             –          Mampu menemukan peluang di setiap kesulitan

             –          Berpikir bahwa, “ Itu memang sulit, tapi pasti ada jalan keluar”

  • Kaum KALAH :

             –          Selalu melihat adanya masalah pada tiap peluang

             –          Berpikir bahwa, “setiap penyelesaian tetap menghadirkan masalah”

Nah… bagaimana denganmu, teman? Semoga kita semua tergabung dalam kelompok orang OPTIMIS yang ditakdirkan menjadi kaum PEMENANG…  

Selamat mengawali pekan, teman 🙂

Membantu Mengarahkan Panah Para Srikandi

BLKKrplor1

Berbagi itu membahagiakan.  Meski yang kami bagi hanya  pengetahuan sederhana, namun sungguh membahagiakan melihat kesungguhan para ibu untuk belajar sesuatu yang baru, tidak malu bertanya dan mau mencoba.  Semua bertujuan agar kelompok usaha yang mereka kelola lebih berkembang dan pada akhirnya membantu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Berbagi itu sekaligus mendapatkan.  Karena semangat para Srikandi keluarga dalam membidik kesejahteraan keluarga dan lingkungannya ini, memacu semangat kami untuk memberi yang terbaik dalam memfasilitasi usaha gigih mereka. Semangat mereka menyemangati kami juga, menjadikan itu semua tak sekedar menunaikan tugas semata.

Foto diatas adalah ketika kami menyemangati para Srikandi pada kegiatan pembinaan rutin bagi ibu-ibu pengurus kelompok BLK ( Bina Lingkungan Keluarga ) Kel. Kuripan Lor. Foto ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan: Sehari Menjadi Srikandi.

Workshop Online ” All About Pepaya”

workshop

Siapa yang tak kenal Pepaya ? Wong Jawa menyebutnya kates sedangkan urang sunda menyebutnya gedang.  Menurut wikipedia, buah bernama latin Carica papaya L ini berasal dari meksiko, namun sudah menyebar luas di hampir semua daerah tropis termasuk negara kita.

Buah yang nikmat dikonsumsi segar maupun olahannya ini banyak mengandung manfaat bagi tubuh kita, coba saja masukkan kata ‘manfaat pepaya’ di mesin pencarian maka hasilnya akan berderet-deret dan tinggal pilih mana yg mau di baca 🙂

Nah, dalam rangka meningkatkan konsumsi dan dan mendukung keberadaan buah nusantara -khususnya Pepaya– di Indonesia, IKA Faperta ( Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian) IPB akan menyelenggarakan Workshop Online “All About Pepaya” di Facebook.

Workshop online ini rencananya diselenggarakan pada tanggal 1 sampai 30 April 2013 dan akan membahas seluruh aspek dari komoditi pepaya, mulai dari on farm hingga off farm, dari hulu hingga ke hilir. Bila ingin mengikutinya, langsung saja menuju ke Workshop IKA Faperta IPB  Lalu klik button “LIKE” yang ada di sana… Terbuka untuk umum dan gratis..tis..tis… Hehe…

Nah, untuk lebih mengetahui apa itu Workshop Online “All about Pepaya” yg akan diadakan oleh IKA Faperta IPB ini, silahkan simak aturan mainnya ya… Continue reading “Workshop Online ” All About Pepaya””

Abon Duri Ikan

Asyik nulis untuk GA ini-itu… jadi lupa mo nerusin oleh2 cerita hasil mengamati pelatihan ketrampilan kemarin itu…  Kalau sebelumnya sudah nulis tentang kulit pisang yang dibuat kerupuk, kali ini akan menulis tentang duri ikan yang dibuat abon… Oya, sebelumnya mohon maaf bila ada yang kurang jelas tentang teknik pengolahannya ya… -karena kemarin itu aku hanya sebagai pengamat dan bukan pengolah langsung- jadi sumber tulisan ini adalah handout pelatihan + penjelasan lesan instrukturnya + hasil nggoogle.. hehe.. *ngeles* mudah2an sih tetep ada manfaatnya..

Oya, waktu mendengar akan diadakannya pelatihan tentang pembuatan abon duri ikan ini, kami sempat gojegan sesama teman : wiih… begitu kreatifnya manusia ya… sampai duri ikan saja masih diupayakan pengolahannya, lha terus kucing-kucingnya dapat apa??? 😉

Tentu saja ide dasar pengolahan limbah duri ikan ini bukanlah agar manusia & kucing saling berebut makanan, hehe… melainkan untuk memaksimalkan pengolahan bagian2 dari ikan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan pada akhirnya diharapkan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ikan adalah bahan pangan yang banyak dikenal & dikonsumsi oleh masyarakat kita. Karena dapat diolah menjadi beraneka ragam masakan,  maka konsumsi ikan di masyarakat cukuplah besar namun sekaligus juga menghasilkan limbah juga antara lain berupa duri  & kepala ikan yang tidak dikonsumsi oleh masyarakat.  Bila tidak dijadikan makanan hewan (misalnya kucing), maka biasanya hanya di buang begitu saja.   Padahal berdasarkan penelitian dari Lab Biokimia FP UNDIP, duri ikan mengandung kalsium, yodium, protein dan lemak yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh kita.  Kandungan kalsium yang tinggi ini baik untuk mengurangi osteoporosis… Continue reading “Abon Duri Ikan”