Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Alhamdulillah jumpa lagi kita setelah beberapa waktu rehat nulis di Lalang Ungu ini..
Sahabat, beberapa hari kemarin saat kami pulang kembali ke rumah setelah bepergian selama sepuluh hari, alhamdulillah senang hati disambut kecantikan beberapa anggrek yang sedang mekar: 2 anggrek Bulan putih dan 1 anggrek dendrobium.

Ohya, kedua tanaman anggrek Bulan yang mekar ini istimewa bagiku. Salah satunya (yang nangkring di pohon Belimbing) baru perdana mekar sejak kami rawat 3 tahun lalu, sedangkan anggrek Bulan yang satu lagi mekar kembali setelah kami rawat dengan gel yang berasal dari daun Lidah Buaya. Nah..ceritaku kali ini, tentang pengalaman membungakan kembali anggrek Bulan dengan cara ini ya…
Ohya, beberapa waktu lalu aku sudah menuliskan tentang manfaat Lidah Buaya, terutama dalam perawatan anggrek. Teman-teman bisa menyimak di tulisan ini: Merawat Anggrek dengan Lidah Buaya
Anggrek Bulan (Phalaenopsis) berbunga putih ini kami adopsi tahun lalu dari Salatiga dalam keadaan sudah ada knop (kuncup bunga). Bunganya mekar mulai 2 – 22 Oktober 2025 dan setelah bunga-bunga itu layu, aku tidak memotong habis tangkai bunganya, menyisakan bagian yang masih segar/hijau.

Pada tangkai bunga Anggrek Bulan terdapat beberapa mata tunas pada buku-buku tangkai, yang masih tertutup semacam kelopak. Nah, dengan hati-hati kelopak penutup mata tunas itu kita kelupas sehingga tampak tonjolan hijau kecil, calon tunas /tangkai bunga baru.

Setelah mata tunas pada tangkai bunga itu terkelupas, oleskan gel lidah buaya yang berasal dari bagian dalam daun Lidah Buaya. Oleskan dengan hati-hati, tidak hanya pada bagian mata tunas itu namun bisa pada keseluruhan tangkai bunga juga bagian daun-daunnya.
Lakukan terapi Lidah Buaya ini secara rutin minimal 1 minggu sekali. Dari perawatan ini, diharapkan dapat muncul keiki (calon tumbuhan baru) atau spike (calon tangkai bunga) pada tangkai bekas bunga anggrek Bulan ini.

Waktu berlalu, dan pada 14 Februari 2026 yaitu sekitar 4 bulan sejak awal perawatan, terdapat 2 mata tunas yang tumbuh pada 1 tangkai bunga tersebut. Awalnya masih belum jelas apakah itu spike atau keiki, namun dengan berlalunya waktu akhirnya semakin jelas bahwa bekas tangkai anggrek Bulan itu berhasil memunculkan 2 spike / calon tangkai bunga baru. Alhamdulillah…

Genap 40 hari sejak terdeteksi spike, akhirnya pada 26 Maret 2026 lalu mekar kembali Sang Anggrek Bulan Putih, hasil terapi gel Lidah Buaya pada bekas tangkai bunga sebelumnya.

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah cerita anggrekku kali ini, yaitu tentang hasil perawatan gel Lidah Buaya yang berhasil membungakan kembali Anggrek Bulan pasca bunga. Apakah kalian mempunyai cerita juga tentang tanaman kesayangan? Yuk bagai ceritanya di kolom komen ya..
Untuk cerita-ceriya lain tentang tanaman..Sahabat Lalang Ungu dapat membacanya di kategori Berkebun dan Tanaman ya..
Bunga anggrek bulan cantik sekali (jadi pengen nyanyi lagu setangkai anggrek bulan).
Alhamdulillah bisa berbunga lagi ya, Mbak. Ternyata gel lidah biaya sangat bermanfaat. Tak hanya untuk menyuburkan rambut. Tapi juga bisa menstimulasi tumbuhnya bunga anggrek bulan dan mekar dengan indah.
Cara membungakan kembali anggrek bulan ini bermanfaat banget, terutama buat yang suka tanaman tapi sering kesulitan merawatnya. Aku baru tahu kalau lidah buaya bisa dimanfaatkan seperti itu, jadi pengen coba juga di rumah
Bunganya cantik dan bagus sekali. Cocok untuk dijadikan wallpaper di hp. Butuh effort sih untuk perawatan agar bunga nya tumbuh dengan baik.