Catatan Umrah Plus Turki 17 Hari (1) : YIA – KL – Jeddah – Madinah

17 Hari Umrah + Turki itu kemana aja & ngapain aja sih?  

Hmm… mendapat pertanyaan itu, aku sempat terdiam sejenak sebelum menjawabnya. Sebenarnya dari nama kegiatannya “Umrah + Turki” sudah bisa diketahui kan ya bahwa tujuannya adalah ke tanah suci ( Makkah dan Madinah) untuk umrah, serta jalan-jalan ke Turki sesudahnya.

Oh..atau mungkin yang membuat temanku penasaran hingga mengajukan pertanyaan itu adalah apa saja kegiatan kami selama 17 hari itu?

Ok deh..biar gak penasaran lagi, akan kutuliskan saja pengalaman kami mengikuti paket umrah + Turki selama 17 hari itu, yang terbagi menjadi perjalanan, ziarah Madinah, umrah dan ziarah Makkah serta jalan-jalan dan ziarah Turki. Kali ini, kita awali dengan catatan perjalanan dari Jogjakarta hingga Madinah ya…

Day 1 : YIA – KLIA

23 April 2024, start from YIA

Continue reading “Catatan Umrah Plus Turki 17 Hari (1) : YIA – KL – Jeddah – Madinah”

Catatan Perjalanan Umrah November 2022 : 16 Jam Menuju Tanah Suci

Hai Sahabat Lalang Ungu…salam jumpa di rumah mayaku ini ya.. Semoga sahabat semua selalu sehat dan berbahagia. Melanjutkan tulisan tentang umrah yang kemarin ya.. Setelah kemarin cerita tentang persiapan umrah, maka kali ini aku akan cerita tentang perjalanan dari tanah air menuju tanah suci.

5 Jam Perjalanan Kota Pekalongan – Jakarta

Hari Jumat 4/11/2022 lalu sekitar pukul 7 aku dan kakak sudah sampai di lokasi pemberangkatan yaitu kantor KBIHU di Jl. HOS Cokroaminoto Kota Pekalongan, untuk mengikuti acara Pelepasan Jamaah Umrah Nov 2022.

Upacara pelepasan jamaah umrah
4 Nov 2022. Pelepasan Jamaah Umrah AlBaika Nov 2022

Setelah acara seremonial selesai, foto-foto sebentar, lalu sekitar pukul 9 pagi rombongan kami yang berjumlah 32 orang mulai meninggalkan Kota Pekalongan dengan menggunakan bus menuju Jakarta untuk transit semalam.

Alhamdulillah perjalanan aman dan lancar, setelah sempat istirahat makan siang dan sholat Jumat di salah satu masjid daerah Cirebon, sore hari sekitar pukul 4 sore kami pun sampai di salah hotel di daerah yang tak jauh dari Bandara Soeta. Setelah briefing sebentar, pembagian kamar lalu kami pun beristirahat, agar tubuh fit menempuh perjalanan 9 jam esok hari dari Jakarta-Jeddah.

5/11/22 pagi, bersiap meninggalkan hotel menuju Bandara Soeta, sudah menggunakan baju ihram

9 Jam Perjalanan Jakarta-Jeddah

Continue reading “Catatan Perjalanan Umrah November 2022 : 16 Jam Menuju Tanah Suci”

5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Umrah

Salam, Sahabat Lalang Ungu.. Semoga semua dalam keadaan sehat dan bahagia yaa.. Sahabat, sesuai janjiku di tulisan sebelumnya aku akan mulai menuliskan kenangan perjalanan ibadah umrah kami kemarin, dimulai dari tulisan pertama ini yaitu tentang persiapan umrah.

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Ketika Akan Pergi Umrah?

Berikut ini adalah 5 hal yang menurutku perlu dipersiapkan ketika akan pergi umrah. Oya sebaiknya waktu persiapan ini tidak terlalu pendek, agar tidak kemrungsung / tergesa-gesa. Waktu persiapan kami kemarin sekitar 1,5 bulan sebelum keberangkatan, dan itu cukup membuat kelimpungan..haha.. Yuk, kita mulai saja list persiapannya..  Continue reading “5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Umrah”

Berkunjung ke Museum Al Amoudi Makkah

Berkunjung ke Museum Al Amoudi di Makkah

Lalang Ungu. Berkunjung ke Museum Al Amoudi Makkah memang bukan kegiatan yang baru kulakukan, melainkan sudah hampir 4 bulan berselang, namun baru kali ini sempat kutuliskan ☺

Kunjungan ke Museum Al Amoudi ini merupakan rangkaian perjalanan Umrah kami di akhir tahun lalu. Tepatnya pada tanggal 31 Desember 2018 kami berkunjung ke museum ini, setelah seluruh rangkaian ibadah Umrah telah selesai kami jalankan dan kami bergerak meninggalkan Makkah menuju Jeddah, sebelum kembali ke tanah air.

Penasaran dengan Museum Al Amoudi ini? Yuuk, lanjut baca ceritaku ya.. ☺

Continue reading “Berkunjung ke Museum Al Amoudi Makkah”

Catatan Umrah 2018 (2) : Nikmatnya Lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari

Catatan Umrah 2018 (2) :  Nikmatnya lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari.  Assalamualaikum, sahabat Lalang Ungu.. Di awal bulan Februari ini, meskipun hujan masih setia menemani bahkan ada banjir di beberapa lokasi yang belum juga surut, semoga sahabat semua tetap sehat dan bahagia ya.. Sahabat, di akhir pekan kali ini, aku akan berbagi cerita ringan, kenangan saat umrah kemarin, yaitu nikmatnya lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari.

Apa itu Nasi Bukhari?

Mungkin teman-teman sudah banyak yang mengenal salah satu menu masakan Timur Tengah yang satu ini ya.. Kalau aku sendiri, memang baru pertama kali ini lidahku mengenalnya..hehe.. Sebelumnya baru Nasi Kebuli dan Bubur Haritsah dua menu masakan Arab yang pernah kucicipi..

Konon, Nasi Bukhari yang berasal dari Afghanistan ini  adalah salah satu hidangan makan siang yang khas di Arab, terdiri dari nasi yang dimasak dengan bumbu rempah bersama ayam / daging. Masakan ini mudah di dapat di daerah-daerah Timur Tengah, termasuk di Kota Makkah tempat kami mencicipinya beberapa waktu lalu.

Nasi Bukhari
Nasi Bukhari, Ayam Panggang dan lalapannya

Continue reading “Catatan Umrah 2018 (2) : Nikmatnya Lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari”

Catatan Umroh 2018 (1) : Pendamping Jamaah Sepuh

Mbak…kok belum tayang tulisanmu tentang Umroh kemarin?”

“Eh..iyaa… Belum sempat, hehe..”

Sahabat Lalang Ungu, itulah sepenggal percakapanku dengan seorang teman beberapa waktu lalu, yang saat ini terngiang-ngiang kembali di benakku.

Aku tidak sedang berbohong ketika menjawab belum sempat menuliskan pengalamanku di perjalanan religi kali ini, yang Alhamdulillah telah kujalani sejak tanggal 27 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 lalu. Sehari setelah sampai di rumah, kondisi kesehatanku sempat ngedrop hingga sisa cuti 3 hari + 2 hari libur kulalui dengan lebih banyak di tempat tidur.

Selanjutnya, hari ketiga masuk kerja langsung dapat tugas luar provinsi selama 3 hari yang mau tak mau harus dijalani meski dengan kondisi body yang masih agak oleng. Alhamdulillah, saat ini sudah mulai fit lagi…tapi mood untuk nulis masih belum kembali sepenuhnya..hehe..

Oya, entah kenapa, kurasa memang ada yang berbeda dari perjalananku kali ini, dengan perjalanan ke tanah suci 7 tahun lalu. Saat itu, aku rajin sekali mendokumentasikan pengalamanku baik lewat foto-foto maupun catatan singkat di buku kecil yang selalu kubawa. Nah, kali ini berbeda. Aku lebih banyak merekam petistiwa-peristiwa di sekelilingku, dalam benak dan hatiku saja. Tentu saja ada foto-foto tapi tak sebanyak yang lalu. Dan buku kecilku..hanya beberapa lembar awal saja terisi. Entah kenapa..

Bukan karena tidak berkesan. Ya, bukan karena perjalanan kali ini tidak berkesan. Sebaliknya malah. Aku merasakan ada banyak sekali kesan dan pelajaran yang kuperoleh dalam kesempatan menjadi tamu Allah kali ini…tapi…entah mengapa tak mudah untuk menuliskannya.

Tapi…aku tetap akan menuliskannya, dan kumulai dari tulisan ini. Mungkin kemarin-kemarin aku hanya perlu mengendapkan segala rasa dan cerita itu, sedikit lebih lama lagi… Oya, aku menuliskan pengalamanku, bukan dengan niatan untuk menggurui ataupun pamer.

Insya Allah, tak ada sama sekali niatan itu dalam hatiku, dan semoga teman-teman yang membacanya nanti juga tidak akan merasa aku sedang menggurui ataupun pamer. Aku ingin menuliskannya, pertama dan yang paling utama adalah sebagai ungkapan rasa syukurku dan bagian dari catatan perjalanan hidupku. Apabila ada hal-hal baik atau hikmah yang dapat dipetik dari tulisan-tulisan ku itu : Alhamdulillah.. Namun bila ternyata hanya tertangkap sebagai curhat semata, mohon dimaklumi dan dimaafkan ya..teman-teman …

Jamaah Umroh Al Baika-Samawi Desember 2018 (Foto : Istimewa)

Continue reading “Catatan Umroh 2018 (1) : Pendamping Jamaah Sepuh”

Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (1)

Salam jumpa, sobat Lalang UnguMengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah menyita perhatianku akhir-akhir ini. Ya, meskipun rindu itu terus menggebu sejak beberapa tahun lalu, namun rupanya baru di akhir tahun nanti -insya Allah- kudapat memenuhi panggilan-NYA kali ini. Mohon doanya ya, teman-teman…

Penuh syukur kubersiap untuk keberangkatanku kali ini, meski terasa semua serba mendadak -dibanding perjalanan religiku sebelumnya- namun mudah-mudahan tidak mengurangi kesiapanku menjalankan ibadah kali ini. Dan salah satu wujud syukurku adalah dengan mendokumentasikan perjalanan religiku kali ini, sejak persiapan hingga insya Allah pelaksanaannya nanti. Nah, kuawali catatan ini dengan menuliskan beberapa upayaku untuk mengawali langkah menuju Makkah-Madinah itu : Continue reading “Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (1)”