LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

Sudahkah kita…

| 20 Comments

” Bahagia itu bersumber dari rasa syukur “

dan

” Allah selalu memberi semua hamba-NYA, namun tak semua hamba berhasil mendapatkan, karena tak semua hati hamba-NYA terbuka untuk menerima barokah-NYA “

***

Kedua kalimat bijak itu adalah antara lain yang kami catat dari Gus Imam  di sela-sela penjelasannya tentang sejarah pesantren ketika beliau berkenan  mengantarkan kami menikmati Pondok Pesantren Turen beberapa waktu lalu.

Dua buah kalimat sederhana, bukan?  Namun sekaligus bisa mengundang perenungan mendalam dan pertanyaan pada diri kita : sudahkah kita selalu bersyukur dan sudahkah kita mengkondisikan hati untuk senantiasa terbuka agar mudah menerima barokah-NYA?

Selamat mendulang berkat di hari Jum’at, teman…

20 Comments

  1. terima kasih Mba Mechta.. 🙂

  2. Benar sekali, kalimat yang patut kita untuk merenungkan: sudahkah kita mengkondisikan hati untuk senantiasa terbuka agar mudah menerima barokah-NYA?

    Mak jleb rasanya.

  3. sesuai dengan sifat Allah Ar Rahman maha pengasih bagi umatnya ya mbak, kita wajib bersyukur dan bahagia

  4. Postingan yang menyegarkan
    Selamat hari Jumat juga mbak 🙂

  5. Sama-sama, Erry… 😀

  6. Seperti biasanya mbak… yg utama sih mengingatkan dirin sendiri… hehe…. eh, kita ‘tlisipan’ komen lagi mbak.. hehe…

  7. Aamiin…. terima kasih doanya mbak Irma… Doa yg sama kupanjatkan kagem mbak Irma sekeluarga 🙂

  8. Bagi saya bersyukur itu amat mudah diucapkan Mbak Mechta. Tapi bersyukur benaran dari sumber termurni dari diri saya, kayaknya perlu latihan terus menerus..:)

  9. Aku masih suka bingung, bagaimana caranya agar benar-benar bersyukur tanpa harus diucapkan dengan kata2.. hmm

    • Setidaknya, ucapan syukur itu adalah wujud termudah dari rasa syukur kita toh? Wujud syukur yg lain saya kira masih banyak…salah satunya adalah dengan berbagi.. 🙂

  10. Begitulah, mba Ely 🙂

  11. semoga kita semua selalu ingat untuk bersyukur ya Mbak..

Leave a Reply

Required fields are marked *.