LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

Balon Raksasa & Lopis Ageng ciri Syawalan di Kota Pekalongan

| 73 Comments

Lebaran telah berlalu, bulan Syawal telah memasuki pekan ke-2.Β  Namun kemeriahan belum lagi usai, di beberapa daerah, bahkan acara Syawalan ataupun bada kupatΒ  tak kalah meriah sebagai rangkaian perayaan Lebaran itu sendiri.

Salah satu daerah yang merayakan momen Syawalan dengan meriah adalah di Pekalongan, baik di Kota maupun Kabupaten Pekalongan.

Jumat pagi tanggal 8 Syawal 1436 H atau 24 Juli 2015 yang lalu, terasa benar kemeriahan perayaan Syawalan di Kota Pekalongan.Β  Sejak sekitar jam 6 pagi, suara-suara petasan besar terdengar bersahut-sahutan, namun arahnya dari atas. Ya, pagi itu banyak warga yang keluar rumah dan mendongakkan kepalanya menikmati balon-balon raksasa yang bertebangan di langit Pekalongan, dan sesekali mengeluarkan suara menggelegar ketika petasan yang dibawa balon-balon itu meletus di atas.

Balon raksasa menari-nari di langit Kota Pekalongan

Balon raksasa menari-nari di langit Kota Pekalongan

Saat petasan yang dibawa balon meletus di udara, suaranya seperti dentum meriam...

Saat petasan yang dibawa balon meletus di udara, suaranya seperti dentum meriam…

Ngeri-ngeri sedap menyaksikan pembuatan & penerbangan balon-balon raksasa itu.Β  Menyenangkan melihat kebersamaan warga bergotong-royong membuat dan menerbangkan balon-balon raksasa itu, namun was-was juga karena proses itu melibatkan petasan-petasan yang jumlahnya banyak dengan ukuran yang relatif besar .. πŸ™

Pembuatan Balon Raksasa di Panjang Wetan Th 2014 ( Foto dr BBM Fida )

Balon Raksasa di Panjang Wetan Th 2014 ( Foto dr BBM Fida )

Ada puluhan balon raksasa yang dibuat dan diterbangkan oleh warga Kota Pekalongan setiap perayaan Syawalan tiba. Ya, pembuatan & penerbangan balon raksasa sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Tradisi Syawalan di Kota Pekalongan.

Konon, tradisi pelepasan balon ini diadopsi dari kebiasaan bangsa Eropa yang tinggal di Pekalongan sedangkan kebiasaan membunyikan petasan / mercon diadopsi dari kebiasaan Tionghoa.

Balon-balon raksasa itu ada yang dibuat dari kertas minyak, ada pula yang berbahan plastik kresekΒ  yang disambung-sambung. Kreatifitas para pemuda banyak berperan pada proses pembuatan balon-balon raksasa itu.

Tradisi Syawalan itu sendiri konon bermula dari kebiasaan tokoh agama setempat yang selalu melakukan puasa syawal sejak setelah hari raya (tanggal 2 – 7 syawal), yang tentu saja diikuti warga sehingga setelah Lebaran masyarakat tidak merayakan secara berlebihan dan justru setelah selesai puasa syawal ( tgl 8 syawal ) barulah kemeriahan itu dimulai.

Puncak dari acara Syawalan di Kota Pekalongan adalah di Kelurahan Krapyak ( Kec. Pekalongan Utara ) yang setiap tahun membuat Lopis Ageng secara bergantian untuk kemudian dipotong oleh Walikota dan dibagikan kepada masyarakat yang datang ( yang mencapai ratusan bahkan ribuan pengunjung dari Kota Pekalongan sendiri ataupun dari Kabupaten Pekalongan, Kab Batang, dll ).

Konon, tradisi pembuatan dan pemotongan Lopis Ageng / lopis raksasa ini terinspirasi dari pidato Presiden Soekarno pada th 1958 di Kebon Rodjo Pekalongan, yang mengimbau masyarakat Pekalongan untuk bersatu padu sebagaimana sifat makanan Lopis ( makanan khas Pekalongan ) yang bertekstur lengket dan kuat.

Pada tahun ini, acara lebih meriah karena tidak hanya 1 Lopis Ageng yang dibuat sebagaimana tahun-tahun sebelumnya ( bergantian antara Krapyak Lor dan Krapyak Kidul) namun bahkan 2 Lopis Ageng, masing-masing 1 di Krapyak Lor dan Krapyak Kidul.

Lopis Ageng di wilayah Krapyak Kidul seberat 1.320 kg, tinggi 203 cm dan berdiameter 87 cm, sedangkan Lopis Ageng di Krapyak Lor beratnya sekitar 1,7 ton, dengan tinggi 190 cm dan berdiameter 75 cm.Β  Wiii…. besar-buesaaar bukan? πŸ™‚

Lopisan2015

Sambutan Walikota Pekalongan sebelum pemotongan Lopis Ageng Th 2015 ( Foto oleh Bp. Endo Poernomo )

Selain menyaksikan pemotongan dan pembagian Lopis Ageng tersebut, masyarakat yang datang juga bisa menikmati Lotis buah dan jajanan pasar yang banyak dijual di sepanjang jalan Jlamprang Kel Krapyak, dilanjutkan dengan berwisata di Pantai Slamaran yang lokasinya tak jauh dari lokasi pemotongan Lopis Raksasa tersebut.

Nah… itu dia kemeriahan tradisi Syawalan di Kota Pekalongan. Yang penasaran, silakan agendakan kunjungan ke Kota Pekalongan pada 8 Syawal 1437 H yang akan datang yaa…

73 Comments

  1. Aku mau dikirimin lopis nya lah mbak πŸ˜‰

    takut basi…maen sini saja, Say πŸ™‚ Oya, sdh ikutan yg periode ini? Semarang kan banyak event budaya ya..

  2. Woii lopis makanan khas Pekalongan nggih suka legitnya dococol kelapa parut. Ooh diiris dan dibagikan ya Jeng, siip lebih bisa dimakan semua daripada sistem berebut beberapa terbuang ya. Sukses di lomba blog ya Jeng, berbagi keelokan event budaya lokal.

    dibagi-bagikan Bu..tp pada proses pembagiannya masih sj terjadi rebutan… πŸ™ Trmksh supportnya Bu Prih..mencoba belajar jd ‘duta’ daerah sendiri..hihi..

  3. Kalau sering dilakukan seperti ini, semoga tradisi Syawalan akan bertahan cukup lama di Pekalongan ya Mbak. Biar tambah banyak asset budaya kita πŸ™‚

    insya Allah mba Evi…kolaborasi apik Pemkot & masyarakat diperlukan utk melestarikan tradisi ini…

  4. Wuih, gede banget yak lopisnya Mba. Itu lopis apa sofa raksasa hehehee…
    Belum pernah liat balon dan lopis raksasa mba, kapan2 traktir aku ke sana yaaaa *pait banget buntute hahahaa…

    ayooo…naik kereta api ke sini pasti anak2 suka, dik Uniek.. πŸ™‚

  5. Pekalongan ternyata asyik ya, ada tradisi keren macam balon raksasa gini

    hayuu…maen2 ke Pekalongan.. πŸ™‚

  6. Wah ternyata model balonnya hampir sama dengan daerah Magelang. Salam

    ada yg cantik warna-warni spt itu tp bnyk jg yg sederhana dr kresek hitam / putih πŸ™‚

  7. Foto lopisnya mana auntiiiieeee? hehehe

    khusus buat Neng Orin deh ntar ditambah penampakan lupisnya..hehe..

  8. Menarik banget ini, Mbak, ada puluhan balon raksasa yaa. Jadi teringat masa kecil dulu pernah melihat balon besar yang diterbangkan. Tentu ini daya tarik tersendiri bagi Pekalongan yang bisa mempertahankan hal ini πŸ™‚ Duh…, lopisnya jugaaa…

    Lopis yg ‘lengket’ bikin yg pernah mencoba terlengket selalu akan kenangan di Kota Pekalongan..hehe…

  9. Selalu senang melihat budaya tetap lestari hingga kini. Pekalongan pancen sakpore.
    Sayang gegara harus berangkat nguli, aku melewatkan momen Syawalan di Pekalongan ini untuk ke sekian kali.
    Kangen lopis intine…hehe!

  10. Pingback: Java Balloon Festival Pekalongan, Solusi Lestarikan Tradisi |

  11. Lopis ageng seperti apa rasanya, Mbak? Sama gak ya kayak kue lupis yang jajanan pasar itu?

  12. balon balon raksasanya udah mirip hot air baloon di turkey nih, asiknya bisa menyaksikan acara seperti ini :*

  13. Udah lamaaa banget pengen lihat Syawalan dengan lopis raksasa. Tapi nggak pernah ada yang nganter kesana, hahahaa.

  14. Biasanya kalau mudik ke Tegal selalu mampir Pekalongan. Sayangnya aku udah ga Lebaran di Tegal lagi beberapa tahun terakhir semenjak Mbah Kakung meninggal. πŸ™

  15. Seru ya tradisinya. Tahun ini bakal ada lagi dong.

    Btw, itu balon raksasanya ntar turunnya di mana? Moga2 nggak nyasar ke laut dan jadi makanan hewan laut.

    • Ada, Dini..tanggal 12 Juni nanti. Utk yg di festival balonnya tidak terbang sehingga jelas tak akan ke mana-mana mengganggu alam. Sedangkan yg diterbangkan secara legal ya..Wallahu alam..hehe…

  16. Belum pernah makan lopis. Jadi penasaran dengan rasanya soalnya saya suka makanan tradisional. Makanan warisan nenek moyang kita adalah yang terbaik karena telah dibuktikan dengan masa yang telah bertahan lama.
    Pekalongan maju secara tradisi. Yang utama adalah rasa kebersamaan. Lebaran dapat acara istimewa.

    • Terbuat dari ketan mba.. rasanya tawar agak gurih. Dimakan dengan potongan2 kecil yang ditaburi kelapa parut dan ada pula yang lebih suka diberi gula merah cair..

  17. Syawalan di pekalongan memang legendaris banget ya. Inget jaman kecil kalo main ke rumah nenek pas lebaran seneng banget kalo diajakin syawalan

    • Hayuuk..ajak duo cantiknya Syawalan ke Pekalongan, Say…agar mereka juga punya kenangan indah seperti mamanya…

  18. Lopis raksasa gimana rasanya yaa? Dikasih gula jugakah mbak?

    Seru banget acara tradisi lebaran di Pekalongan ya. Contoh keberagaman budaya Indonesia

    • Gulanya terpisah mba.. karena ada yg suka ada yg tidak. Selain lopis raksasa ini, di sekitar lokasi juga banyak penjual lopis-lipis ukuran biasa..dengan gula atau dengan parutan kelapa saja..

  19. Wah seru banget mbak lihat acara seru seperti ini. Seumur-umur belum pernah lihat secara langsung balon raksasa gitu. Keren, semoga tradisi ini semakin berkembang dan terjaga.

  20. jadi bisa dibilang tradisi ini mengawinkan banyak budaya ya mba, dari Eropa nya ada, Tionghoa nya ada, nah tradisional khas Pekalongannya juga ada. Meriah banget pastinya ya, aku kalo deket juga pasti dateng sih mba hehehe

  21. Wuuuih suguhan lokal budayanya ala Pekalongan ini sungguh memikat hati ya mbk.Andai deket wes tak samperin terus deh hehehe

  22. Aku belum pernah lihat balon raksaksa dari dekat mbak, cuma lihat di film aja hhihi. Unik ya budaya lokal Pekalongan kaya di luar negeri gitu

    • Nah..baru dari tahun 2017 aku juga melihat langsung balon besar bermotif warna-warni itu..tahun2 sebelumnya hanya melihat balon terbang di langit Pekalongan

  23. Wah jd pe.gen nyoba jg berada di suasana penuh balon balon raksasa saat syawalan…sensasinya beda mungkin ya..

  24. Kalo di kampungku, deket rumah ada yg namanya bulusan, semacam pasar gt sih banyak jual macem2 sama arena permainan. Tapi ada sejarahnya juga kenapa kok dikasih nama bulusan.

  25. Ternyata ada tradisi bikin balon udara di Pekalongan, aku malah baru tau mbak πŸ˜€
    Pasti ramai banget ya di sana saat festivalnya berlangsung. Bisa jd ajang silaturahmi antar warga kota juga πŸ˜€

  26. Senengnya bisa lihat balon udara secera langsung. Biasanya cuma di film film atau buku buku aja. duh jadi ngebayangin naik balon udara keliling kota mbak. pasti tak terlupakan.

  27. Seru ya mba tradisi syawalan di Pekalongan. Kira2 tahun ini ada penerbangan balon lagi apa ndak ya, soalnya kan bahaya tuh ya, katanya mengganggu penerbangan.
    Tradisi lama kan itu ya, orang Belanda yang tinggal di Pekalongan itu berani menerbangkan balon karena belum ada pesawat yang mondar-mandir πŸ˜‰

    • Mulai tahun 2017 sudah ada sosialisasi pelarangan penerbangan balon udara dan diadakan festival Balon udara tambat sebagai gantinya. Sayangnya masih saja ada yg sembunyi2 membuat dan menerbangkan balon udara secara legal..

  28. Kemarin baca tulisannya kak Tanti juga…katanya balon udaranya gak boleh diterbangkan karena takut mengganggu transportasi udara.
    Kalau yang hari ini, bagaimana kak?
    Adakah peraturannya juga…?

    • Ini tulisan lama the 2015 mba…saat itu blm ada sosialisasi ttg aturan penerbangan balon udara itu.. Nah, setelah ada aturan tersebut, maka mulai tahun kemarin diadakan festival balon udara tambat agar tetap bisa melaksanakan tradisi tanpa melanggar regulasi..

  29. Aku penasaran dengan penampakan lopis raksasanya, mbak. Segede apa, ya mbak?

    • Itu ada di salah satu foto mba..setinggi pak Wali yg berdiri di sampingnya, bahkan lebih besaaaaar..haha..

  30. Nggak kebayang gimana senangnya si Salfa kalau saya ajak lihat balon raksasa ini
    Pernah gambar balon udara dan di dekatnya dia gambar kami sekeluarga hehe

  31. Meriah banget ya syawalan di Pekalongan, kegiatannya beragam, kalau di Ungaran apa aja ya hihi kudet akuuu

  32. Pekalongan memang kaya tradisi ya, memang kaya budayanya dan tetap terjaga, keren banget deh..sukaaa

  33. wahhh bagus banget balon raksasanya, aku baru tau ini adalah khas pekalongan.
    Next time pengen cobain main ke sana, ahhh πŸ™‚

  34. It is super cool mba! Pasti banyaak yaa yang suka.. khas banget!

  35. di Pemalang juga ada mba. Waktu aku kecil pernah tuh dibikinin lampion gede sama paklik, seingatku cuma pake bambu buat rangkanya trus plastik panjang yang dipakai di sawah itu lho hehe

  36. Meriah banget ya acara syawalannya mbak. Kalo di kampungku paling cuma tabuh bedug sama nyalain mercon (padahal udah dari kapan tahun dilarang membunyikan mercon)

  37. Aq suka lopis mbak, di Semarang jarang ada yang jual. Dulu ada daerah tembalang yg jual sama dawet ireng, sekarang tutup kayaknya.

  38. tahun ini bakal ada lagi kan Mba…lebaran taun lalu mupeng liat yg pada upload foto2 balon udara

  39. Bocah Renyah pengin banget nih maen ke Pekalongan melihat tradisi syawalan yang unik dan seru ini. Semoga besok pas lebaran bisa maen ke sana ya Budhe Tanti.

  40. Wah sama ya sama di Wonosobo. Besar bamget dan kayak bom kecil ngelepasinnya. Cuman kayak mubazir gak sih gitu?

Leave a Reply

Required fields are marked *.