Perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan : Gak Pakai Lama!

Sahabat Lalang Ungu, apa yang kalian lakukan saat bulan kelahiran tiba? Merasa senang dan bersyukur? Merencanakan pesta perayaan? Kalau aku, selain merasa senang dan bersyukur, yang juga kulakukan adalah cek kartu-kartu, apakah masih berlaku atau sudah harus perpanjangan. Hehe ..

Nah kalau dulu cek KTP dan SIM (yang tanggal habis masa berlakunya disamakan dengan hari kelahiran untuk memudahkan mengingat) maka sejak KTP sudah berlaku seumur hidup yang harus kuperiksa tinggal SIM. Dan ternyata ketika awal bulan ini kuperiksa SIM ternyata tahun 2023 sudah harus perpanjangan.

Kantor Polresta Pekalongan
Polresta Pekalongan tempatku melakukan perpanjangan SIM kemarin

Lima tahun lalu aku pertama kali mengurus perpanjangan SIM sendiri (sebelumnya titip ke teman yang biasa menguruskan), Alhamdulillah ternyata sekitar 45 menit jadi. Nah, berdasarkan pengalaman itu, kali ini pun aku akan mengurus sendiri.

Dokumen yang harus dipersiapkan sebelum perpanjangan SIM

Tenang saja Sahabat, cuma ada 3 jenis dokumen yang harus dipersiapkan sebelum menuju tempat perpanjangan SIM, yaitu:

  • Fotocopy KTP 2 lembar
  • SIM lama
  • Hasil cek kesehatan

Langkah-langkah perpanjangan SIM

1. Cek Kesehatan di klinik yang ditunjuk

Setelah menyiapkan 2 lembar fotocopy KTP, maka langkah pertama kita adalah menuju klinik kesehatan yang ditunjuk sebagai tempat pemeriksaan kesehatan sebelum membuat/memperpanjang SIM. Untuk wilayah Kota Pekalongan klinik yang ditunjuk tersebut berlokasi di Jl. Progo (arah samping belakang Polresta Pekalongan).

Pemeriksaan di klinik ini yang pertama adalah test psikologi, kita diminta mengkonfirmasi beberapa pernyataan tentang kondisi kesehatan mental kita, dengan memilih jawaban YA atau TIDAK. Setelah selesai, bila hasilnya baik dan dinyatakan lulus/tidak mengulang, maka kita diberi surat keterangan untuk dibawa ke bagian klinik selanjutnya. Oya biaya test psikologi ini Rp. 75.000,-

Pemeriksaan kedua adalah pengukuran tensi dan pemeriksaan mata. Dengan menggunakan buku tes khusus kita diminta membaca angka-angka tersembunyi pada gambar dengan aneka corak dan warna. Setelah dinyatakan baik, kita mendapat cetak surat keterangan sehat untuk dibawa sebagai salah satu dokumen perpanjangan SIM. Untuk pemeriksaan yang terakhir ini biayanya Rp. 60.000,- sehingga total biaya yang dikeluarkan untuk tes kesehatan perpanjangan 1 SIM adalah Rp. 135.000,- Dibanding biaya pemeriksaan tahun lalu terjadi kenaikan, waktu itu biayanya hanya Rp. 50.000,- saja (tanpa psikotes).

Masa berlaku surat keterangan sehat ini 14 hari, teman… Jadi misalnya kalian tidak bisa langsung memperpanjang SIM pada hari yang sama dengan hari pemeriksaan kesehatan itu bisa saja. Asal belum lewat 14 hari masih berlaku surat ini. Kemarin aku periksa tanggal 14 dan baru sempat ke Polresta tanggal 16 nya.

2. Pengambilan formulir perpanjangan SIM

Dari klinik selanjutnya kita menuju ke Polresta Pekalongan untuk melakukan langkah selanjutnya perpanjangan SIM. Tempatnya masih sama seperti 5 tahun lalu yaitu dari pintu gerbang Polresta  masuk ke arah lorong di samping kiri gedung. Ada tulisannya kok..ikuti saja petunjuk arahnya.

Tempat ambil formulir SIM
Di meja itu lah tempat pengambilan formulir pelayanan SIM

Nah di bagian teras sebelum masuk ke ruang pelayanan SIM ada meja pendaftaran yang dijaga oleh seorang petugas. Di sini kita memberikan Surat Keterangan Sehat dari klinik serta SIM lama. Pak petugas kemudian menyatukan 2 dokumen itu dengan formulir pengajuan SIM yang harus kita isi.

Ruang pelayanan SIM Polresta Pekalongan
Di meja panjang itu kita mengisi formulir nya sebelum dibawa ke loket pembayaran

3. Pembayaran SIM

Setelah selesai mengisi formulir lalu menuju ke loket pembayaran. Untuk SIM A biayanya Rp. 80.000,- sedangkan untuk SIM C Rp. 75.000,- Rupanya meskipun telah 5 tahun berlalu, biaya pembuatan SIM masih sama. 🙂

Loket pembayaran SIM
Bayarnya di loket ini yaa…
Tarif SIM
Tarif SIM lihat di sini yaa…

4. Pendaftaran, Pemotretan dan Produksi SIM

Setelah dari loket pembayaran, berkas pengajuan + kwitansi pembayaran dimasukkan ke loket pendaftaran. Setelah itu duduk manis menunggu nama kita dipanggil untuk menerima kembali berkas tersebut dan di bawa ke ruang pemotretan.

Pelayanan SIM Polresta Pekalongan
Setelah dibayar, masukkan berkas ke loket pendaftaran
R Produksi SIM dan R Foto di Polresta Pekalongan
Nah yg ini ruang produksi SIM berdampingan dengan ruang foto

Setelah menunggu sebentar di depan ruang pemotretan namaku pun dipanggil. Di ruang pemotretan ini dilakukan pengecekan data, scan sidik jari untuk kesepuluh jari kita dan diakhiri dengan pemotretan. Nah setelah selesai difoto, berkas kita bawa ke ruang produksi SIM yang ada di sebelah ruang pemotretan. Duduk manis lagi menunggu SIM jadi …

Alhamdulillah tak perlu menunggu lama, namaku kembali dipanggil dan diberikan lah SIM baru sebagai pengganti SIM lama yang sudah habis masa berlakunya. Terhitung dari saat mulai mengambil formulir,  proses perpanjangan kemarin itu hanya sekitar 20 menit lho! Mantaaab… Jempol utk pelayanan SIM di Polresta Pekalongan 👍

SIM C
SIM C ku untuk 5 tahun ke depan

Oh ternyata data diri yang ditampilkan pada SIM sekarang lebih ringkas ya .. Cuma 6 poin saja : Nama – tempat & tanggal lahir – Gol darah & Jenis Kelamin – Alamat – Pekerjaan – Provinsi/ Wilayah POLDA. Penampilannya tampak elegan dengan dominasi warna putih + sedikit warna merah dan hologram berbentuk tulisan dan logo kepolisian.

Sahabat Lalang Ungu, itulah pengalaman keduaku melakukan perpanjangan SIM sendiri di Polresta Pekalongan. Dibanding 5 tahun lalu, ternyata waktu yang diperlukan kali ini lebih singkat, namun untuk total biaya yang diperlukan ada kenaikan. Kalau tahun 2018 lalu untuk perpanjangan SIM C total biaya sejumlah Rp. 125.000,- maka tahun ini total biaya Rp. 210.000,- (naik >50%).

Bagaimana dengan pengalaman perpanjangan SIM di kota kalian? Yuk, bagi ceritanya di kolom komentar ya…

9 thoughts on “Perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan : Gak Pakai Lama!”

  1. Skrg harga tes kesehatan + psikolog udah naik lagi tes psikolog 100rb, kesehatannya 70rb, jadi total dengan SIM nya 75rb jadi 245rb

  2. Aku waktu pandemi kemarin telat perpanjang SIM dan akhirnya harus bikin lagi dari baru. Bingung mau lewat jalan yang lurus atau motong jalan. Alhamdulillah kantor suami ngadain layanan pembuatan sim untuk pegawai. Akhirnya aku diikutsertakan deh, jadi dapat jalan yang lurus tapi juga dimudahkan sangaat

  3. di daerahku, untuk perpanjangan sim juga gak lama, Mba. Tapi suamiku dulu pernah telat perpanjang sim jadinya simnya mati dan dia harus ngurus ulang lagi dari awal

  4. Lebih gampang yaaa sekarang kalo memperpanjang SIM tuh… kalo di daerah saya ada mobil mobil perpanjang SIM dan mangkal di weekend .. ini membantu banget buat para pekerja yang liburnya cuman weekend

    1. sama nih dengan di daerah Mbak Yayat, di Kendari juga ada mobil perpanjang SIM di hari tertentu di weekdays juga Sabtu kalau gak salah serta adanya di beberapa titik tertentu juga, jadi memudahkan orang yang mau perpanjang SIM, gak perlu ngantri lagi 🙂

      saya belum pernah perpanjang SIM, secara belum pernah punya SIM karena gak tau nyetir, huhuh mengsedih :((

  5. Mudah ya ngurusin perpanjangan SIM sendiri. Rasanya, aku juga sudah harus perpanjangan SIM juga. Kayaknya di mana-mana juga ngurus perpanjangan SIM tuh sama saja ya, kak…

  6. Di Tangerang sekarang ((katanya)) udah membiasakan diri online
    tapi kenyataannya aku tetap harus melalui prosedur seperti mbak Mechta tuliskan ini!

    makasih ya mbake, mau tak fws ke anak lanang nih, Dia mau buat SIM C

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *