Hai Sahabat Lalang Ungu.. Alhamdulillah sudah akhir pekan lagi ya. Bagaimana kabar sahabat semua di pekan terakhir September ini? Semoga selalu sehat dan bahagia tentunya.
Sahabat, di catatan terakhir perjalanan umrah plus Turki kali ini, aku akan menuliskan kenangan tentang kunjungan kami ke Istana Topkapi –Topkapi Sarayi– pada hari terakhir kunjungan kami ke Turki yaitu tanggal 8 Mei 2024. Cerita sebelumnya : Ortakoy dan Bosphorus
Sekilas Tentang Istana Topkapi
Topkapi Sarayi / Topkapi Palace ini terletak di Istanbul, dibangun dengan menggunakan gaya baroque dan ustmaniyah pada pertengahan Abad 15 yaitu masa pemerintahan Sultan Mehmed II.
Awalnya menjadi tempat kediaman resmi Sultan-sultan Utsmaniyah selama kurang lebih 600 th, tempat penyelenggaraan acara-acara resmi, tamu-tamu kenegaraan dan saat ini difungsikan sebagai museum dan salah satu tujuan wisata utama di Turkiye.
Kawasan istana seluas sekitar 700.000m2 (700 hektar) ini terbagi dalam 4 halaman/bagian yang 3 halaman di antaranya masing-masing dipisahkan dengan pintu-pintu gerbang. Kawasan istana ini dikelilingi tembok benteng sepanjang 5 km yang memisahkannya dengan bagian kota lainnya.
Gerbang Kekaisaran Menuju Halaman Pertama Topkapi
Gerbang Kekaisaran/ Imperial Gate / Bab-i Humayun adalah nama dari gerbang pertama dari tembok sekeliling kawasan istana yang memisahkan Istana Topkapi dengan bagian kota lainnya.

Dibangun pada 1478M pada masa Kesultanan Sultan Mehmed II setelah menaklukkan Konstantinopel. Terdapat kaligrafi arab di bagian atas pintu gerbang yang menyatakan tentang waktu pembangunannya dan juga kutipan dari salah satu ayat Alquran.

Memasuki gerbang ini tanpa dipungut biaya, pengunjung masuk ke halaman pertama (first Courtyard) yang merupakan area terbuka dengan pohon-pohon rindang menaungi taman-taman indah nan luas berumput hijau dan dihiasi rumpun-rumpun bunga.

Pada bagian luar ini juga terdapat Gereja Hagia Irene / Aya Irin yang merupakan gereja Ortodoks tertua di kota ini dan satu-satunya gereja Bizantium yang tidak pernah diubah fungsinya menjadi masjid. Saat ini statusnya adalah sebagai museum dan karena akustiknya yang bagus maka kadangkala diadakan konser juga di sini. Ohya, tiket masuknya terpisah dari tiket masuk Topkapi.

Nah, di halaman luar ini kita juga dapat melihat salah satu peninggalan kuno yaitu atap dari Cistern / bangunan penampung air dari era Bizantium (Abad ke-5) yang masih digunakan hingga era Ottoman. Halaman pertama Istana Topkapi ini merupakan satu-satunya yang terbuka untuk umum pada era Ottoman, untuk menyelenggarakan upacara-upacara/acara-acara besar. Hingga saat ini area ini dapat diakses tanpa dipungut biaya.
Gerbang Penghormatan Menuju ke Halaman Kedua Topkapi
Gerbang kedua di Istana Topkapi ini bernama Gerbang Kehormatan/The Gate of Salutation/Bab El Salam yang memisahkan antara halaman pertama dan kedua Istana Topkapi. Untuk memasukinya pengunjung harus terlebih dahulu antri membeli tiket masuk.

Sebagaimana pada pintu gerbang pertama, pada bagian atas pintu gerbang kedua ini juga dihiasi dengan kaligrafi berupa kalimat syahadat.

Pada halaman kedua (Second Courtyard ) Topkapi ini terdapat gedung-gedung cantik dengan kegunaannya masing-masing. Ada harem, Ruang Dewan Kekaisaran, Menara Keadilan, Gedung Perbendaharaan, dan juga dapur istana terdapat di bagian ini.


Gedung yang diberi nama sebagai Menara Keadilan /Tower of Justice/ Adalet Kulesi ini merupakan tempat pengambilan keputusan penting anggota Dewan Negara dan dibangun sebagai simbol sikap Sultan menentang ketidakadilan.
Gerbang Kebahagiaan Menuju Halaman Ketiga dan Keempat Istana Topkapi
Halaman Ketiga ( Third Courtyard ) adalah tempat pribadi Sultan, namun juga terdapat beberapa bangunan yang dapat diakses tamu yaitu Ruang Pertemuan dan Ruang Perpustakaan. Selain itu di area ini juga terdapat Ruang Penyimpanan Suci, Ruang Perbendaharaan Kaisar dan Asrama Pasukan Ekspedisi.

Gate of Felicity/ Babussaade/Gerbang Kebahagiaan adalah nama dari gerbang untuk masuk ke halaman ketiga yang dikenal juga sebagai halaman Enderun. Tepat di balik gerbang ini terdapat Arz Odasi

Arz Odasi/ Audience Hall merupakan ruang yang digunakan untuk audiensi dengan tamu-tamu Sultan. Yang unik, di dalam gedung ini terdapat keran-keran air yang konon semua dibuka selama ada pertemuan untuk mencegah siapapun menguping pembicaraan 🙂

Tepat di belakang Arz Odasi terdapat gedung cantik berdinding marmer putih dengan akses emas, yang ternyata merupakan Perpustakaan yang dibangun pada masa Sultan Ahmed III sehingga dikenal sebagai Perpustakaan Ahmed III atau juga Perpustakaan Enderun.

The Hall of The Conqueror’s Pavilion atau Paviliun Sang Penakluk adalah tempat koleksi berharga istana baik berupa perhiasan, pusaka ataupun karya seni.

Pada Ruang Penyimpanan Suci / The Chamber of Holy Relic pengunjung dapat melihat benda-benda yang diyakini sebagai peninggalan Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabat beliau, benda-benda peninggalan terkait Ka’bah,juga benda-benda kuno dari era Ottoman.



Terdapat pula ruangan lain yang berisi koleksi kaligrafi dan tughra (sejenis monogram/ kaligrafi tanda tangan Sultan Utsmaniyah yang ditambahkan pada dokumen penting / diukir sebagai penanda. Dalam sebuah tughra mengandung nama Sultan, nama ayahanda Sultan dan kalimat doa.



Halaman Keempat Istana Topkapi
Tidak ada gerbang khusus yang memisahkan halaman ketiga dan keempat Istana Topkapi ini, mungkin dahulu merupakan satu bagian saja. Terdapat lorong dengan hiasan mozaik kerikil yang cantik menandai jalan dari halaman Ketiga ke halaman Keempat.

Di halaman Keempat (Fourth Courtyard) Topkapi terdapat paviliun-paviliun cantik, teras dan taman-taman cantik. Sayang bunga Lily sedang tidak berkembang saat itu, dan sayang juga hari semakin siang hingga tak sempat mengabadikan momen-momen di halaman tercantik di Istana Topkapi ini 😔

Mecidiye Pavilion merupakan salah satu diantaranya dan merupakan yang terakhir ditambahkan di istana ini yaitu pada 1858 M. Paviliun cantik ini mempunyai teras tempat kita dapat menikmati indahnya Laut Marmara, Bosphorus dan sisi Asia Turkiye. Secuil video pemandangan dari Mecidiye Pavilion dapat dilihat di slide terakhir post yg ini

Sahabat Lalang Ungu, itulah sedikit cerita dan foto-foto dari kunjungan kami ke Istana Topkapi Turkiye beberapa bulan lalu. Cerita ini juga mengakhiri catatan perjalanan umrah plus Turki 17 hari yang kutulis berseri di rumah mayaku ini. Sampai jumpa di catatan perjalanan berikutnya ya …
Waw puas banget ya paket umorh 17 hari. Selama ini beberapa kali Umroh ga pernah yang sekalian wisata. Semoga next time bisa sekalian wisata, penasaran banget sama turki ini
Boleh solat kah dalam ruangan yang diceritakan diatas?
Masyaallah bisa melihat jejak telapak kaki Nabi Muhammad SAW
Ada masjid kecil / mushola di lingkungan Topkapi ini, jadi tidak sholat di ruangan2 lainnya..
Gak bisa membayangkan betapa luasnya Istana Topkapi…
Dan mashaAllaa~
Istana Topkapi ini berdampingan dengan gereja dan ternyata menjadi saksi penyebaran Islam di Turki.
Bangunannya masih asli yaa, ka Tanti..
Sangat indah karena mengandung nilai sejarah di dalamnya.
Seneng banget bisa berkunjung k istana di turki mana bagus bbgt yaa bisa menikmati keindahan lautnya jugaa healing bngt ya bsa lama jalan2 ksana abis beribadah
Jadi keran airnya dibuka, terus ada suara keran sehingga gak kedengaran ya di ruang pertemuan lagi membicarakan apa. Hal unik juga sih nih, bisa jadi inspirasi
Kalau baca ini, jadi ingat pelajaran Sejarak Kebudayaan Islam. Di Turki tuh emang kebudayaan dan ajaran islam berkembang. Gak heran kalau di sana ada Masjid, Gereja berdekatan. Semoga suatu saat bisa ke sana juga yaaa
Senangnya bisa ikut menjelajah ke istana Topkapi. Saya jadi tahu bahwa ada Gereja Hagia Irene yang merupakan gereja ortodoks tertua di sana. Dulu saya pikir itu Hagia Sophia, ternyata berbeda ya. Duh, mudah-mudahan kapan ada rezeki bisa pergi ke Turki juga untuk melihat langsung tempat-tempat bersejarah di sana.
asikk banget. molly juga mau nih booking traveling. tapi pinginnya tuh turki aja biar puaas jalan2 di sana.
Kayaknya luas banget ya mbak istana topkapi ini. Mana bagus banget juga nih arsitektur bangunannya. Ah semoga suatu hari nanti saya juga bisa ke sana
Kalau diberikan kesempatan berangkat pengen liat koleksi kaligrafi nya. Suka banget liat kaligrafi.
Maasyaa Allah Tabarakallah. Baca ini aku jadi makin termotivasi untuk pergi umrah, minimal. Dari dulu kalau baca atau dengar cerita dari tanah suci selalu merasa ingin ke sana. Tapi aku pengin umrah plus palestina. Semoga Allah memanggil aku, ua, ke tanah suci Aamiin
MasyaAllah senangnya bisa umroh sekalian wisata religi ke turki sekalj jalan…
Bacanya serasa trip virtual ke turki
Semoga soon realnya
Amin…
Menyenangkan sekali perjalanan ke istana Topkapi ini
Semoga bisa berkesempatan nih ke Istanbul Turkey sana. Aamiin
Salut dengan kaligrafi di setiap pintu masuk bangunan, itu cantik banget ya… Pasti seniman muslim terpilih yang bisa mengerjakan kaligrafysebagus itu
Seneng ya kalau bisa beribadah sekaligus jalan² religi di negara sekitar. Selain mendekatkan kepada Tuhan, kita jadi tahu situs-situs penting dalam catatan sejarah negara tertentu. ❤️❤️❤️
Cantik cantik bangeeeettt pengin deh kesana huhuhuhuhu. Doain bisa ke sana ya kak :”)
Wuih keren banget ya bisa melihat kejayaan masa lalu Turki dari dekat, bagian dari sejarah Islam juga
Masyaallah, istana/gedungnya bagus-bagus. Gedung kuno tapi terawat dan jadi objek wisata. Btw awalnya saya kira istana Topkopi, ternyata Topkapi…wkwk. Semoga suatu hari bisa menggunjungi Tukri, aamiin…. Jadi inget jaman-jaman belajar Sejarah Kebudayaan Islam saat masih MTsn.
catatan perjalanan yang sangat luar biasa kak seru deh kayaknya di umrah sambil main dan belajar sejarah di turki. beberapa tahun ini juga sering riset riset buat itenary ke turki karena pengen banget ke masjidd Aya Sophia. btw kemarin pakek perjalanan apa kak?
Masyaallah indahnya, ssemoga diberi rezeki untuk berkunjung kesana juga, menarik mempelajari sejarah Islam di sana