Bunga Cantik di Sudut Kebun

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia yaa.. Sahabat, kali ini aku akan bercerita tentang bunga cantik yang kutemukan di sudut kebun, beberapa bulan lalu. Iyaa..ini late post byangeeet..haha…tapi ga apa lah yaa..

Di bulan-bulan terakhir masa tugasku masih sering terjadi hujan. Seperti siang itu, hujan datang saat tiba waktu makan siang namun perut sudah tak mau kompromi, hingga akhirnya dengan berpayung-ria aku memutuskan makan siang di warung depan kantor.

Nah, saat pulang, kondisi sudah tinggal gerimis. Saat berjalan perlahan memasuki gerbang kantor, tiba-tiba pandanganku tertuju pada bunga-bunga cantik di sudut kebun. Waah…warna pink keunguannya sangat menggoda mata, membuatku memutuskan untuk mendekatinya meski gerimis masih turun.

Si pinky cantik di sudut kebun

Bunga-bunga pink cantik itu muncul dari serumpun tanaman yang ada di sudut kebun. Melihat rumpun itu, awalnya kukira tanaman Kunyit. Tapi .. seingatku Kunyit bunganya berwarna putih kekuningan, sementara yang ini pink keunguan nan cantik di bagian atasnya sementara agak ke bawah ada pula kuncup-kuncup dengan kombinasi warna merah muda dan kuning.

Hmm…tanaman apa ya ini?

Ohya, tanaman ini berbatang semu, yaitu batangnya terdiri dari pelepah-pelepah daun yang saling menutupi, bukan batang kayu. Karena penasaran, iseng aku berlutut di samping rumpun itu dan mengambil beberapa foto dari bunga dan juga daunnya.

Ah..ternyata pada bagian tengah daunnya yang berbentuk lonjong itu ada garis gelap yang tampak khas sekali, berbeda dengan daun Kunyit yang tidak mempunyai corak gelap.

Ada corak garis gelap di bagian tengah daunnya,

Lalu karena masih penasaran, aku pun mengorek tanah di bawah rumpun itu untuk mengambil sedikit rimpangnya. Hihi..untung saja suasana gerimis saat itu membuat tak banyak yang lalu-lalang dan penasaran ngapain aku jongkok di pojokan gerimis-gerimis begitu..hehe..

Rimpang tanaman itu

Sesampainya di rumah kucuci dan kubelah rimpang yang kuperoleh tersebut. Rimpang tanaman ini berwarna cokelat muda, ketika dibelah bagian dalam berwarna putih dengan tengahnya lebih gelap/keabuan.

Ketika kucari-cari info secara online ada beberapa hal yang ku dapati. Dari pencarian melalui gambar daunnya kudapat jawaban antara Daun Temulawak atau daun Temu Ireng. Sedangkan dari bunganya, jawaban dari pencarian mengarah pada bunga tanaman Temu-temuan / curcuma. Berdasarkan karakteristik jawaban hasil AI di bawah ini, mengarah pada Temu Ireng / Temu Hitam.

Hasil tanya AI google

Nah kalau dari gambar rimpangnya, antara rimpang Temulawak dan Temu Ireng lebih cenderung ke Temu Ireng karena untuk rimpang Temulawak warnanya lebih kuning ke orens sementara untuk Temu Ireng bagian dalam berwarna putih dan tengah berwarna biru tua / abu-abu.

Ohya, sempat pula kutanyakan melalui unggahan di akun Facebook terkait tanaman ini dan jawaban beberapa teman lebih mengarah ke Temu Ireng

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah ceritaku kali ini tentang bunga cantik di sudut kebun yang -sementara ini- kuyakini sebagai bunga tanaman Temu Ireng. Mungkin ada di antara sahabat yang lebih tahu, apakah bunga cantik ini adalah bunga Temulawak atau Temu Ireng? Yuk bagi pendapatnya di kolom komen yaa..

Ohya, untuk tulisan lain terkait tanaman, teman-teman bisa baca di sini ya..

9 thoughts on “Bunga Cantik di Sudut Kebun”

  1. Gokil banget ini! Mba Deera sukses mengemas cerita berkebun dan keindahan bunga di sudut rumah jadi ulasan yang super hangat, syahdu, dan mengalir renyah dari awal sampai akhir. Penjelasannya manis, estetik, dan beneran jadi terapi visual yang sukses menyegarkan pikiran di tengah riuhnya dunia digital. Beneran bacaan berkelas yang bikin sudut rumah sederhana terasa begitu romantis dan penuh kedamaian. Top markotop penceritaannya!

  2. Temulawak suka jadi jamu yaa kalau di tempat saya. Buat obat juga. Ternyata bunganya cantik banget berwarna unguu pink segar banget lihatnya. Bunganya cantik, rimpangnya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

  3. Kalau aku jujur nggak tahu mbak itu bunga apa. Bahkan kayaknya aku belum pernah lihat bentukan temu lawak sampai sekarang karena tahunya cuma kunyit, jahe, kencur sama lengkuas. Hehe.

  4. Ternyata tumbuhnya di tanah yang gak rame sama tanaman lain ya, ka Tanti..
    Tumbuh menyendiri seperti ini, dengan bunganya yang berwarna indah, tanaman temu ireng ini semakin mudah ditemukan dan manfaatnya untuk kesehatan sangatlah banyak.
    Kalau sudah diambil rimpang atau umbinya gitu, jadi tidak bisa menikmati bunga-nya lagi yaa?

  5. Adem banget rasanya pas ngeliat jepretan foto bunga-bunga cantik di sudut kebun ini.
    Emang bener ya, hobi merawat tanaman tuh semacam terapi jiwa gratis yang ampuh banget buat ngilangin stres.

    Saya punya temulawak tapi bertahun-tahun tak pernah berbunga? Apakah hanya temu Ireng yang cakep begini bunganya?

  6. Bunga warna pink keunguan di tengah suasana gerimis pasti kelihatan makin cantik ya. Lucu juga ternyata momen sederhana sepulang makan siang bisa jadi cerita yang sayang untuk dilewatkan begitu saja

  7. Iya yah, aku pas lihat daunnya…persis kayak daun kunyit. Tapi kok ada warna hitam di ruas daunnya? Ternyata emang bukan daun kunyit. Enaknya yah jaman sekarang, kita tinggal jepret sesuatu dan tanya ke AI. dan untuk make sure, tanya lagi ke orang2 di medsos. Aku penasaran, kalau di daerah aku namanya apa, nggak mungkin Temu Ireng.

  8. Pas ngeliat pohonnnya saya kira ganyong tadi Mbak. Ternyata temu-temuan ya. Kurang bisa bedain juga saya. Temu ireng juga kek yang belum pernah liat saya tu.

    1. Ganyong tu yg daunnya seperti bunga Kana bukan ya mba? Aku sering dengar namanya tapi blm lihat tanamannya hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *