Jalan Bareng Sobat Putih-Abu Edisi Gunungkidul (1): Sarapan di Pawon Purba

Hai Sahabat Lalang Ungu, salam sehat dan bahagia ya.. Sahabat, pada tulisan kali ini dan beberapa tulisan yang akan datang aku akan menuliskan cerita pengalamanku bersama dengan sahabat-sahabat putih-abu ku saat reunian beberapa hari lalu.

Reuni bersama sahabat putih-abu selalu menyenangkan apalagi bila dikemas dengan acara healing tipis-tipis alias jalan-jalan. Nah, kali ini reuni + jalan-jalan kami bertujuan Jogja khususnya ke daerah Gunungkidul. Ada 3 lokasi wisata yang kita kunjungi yaitu Pantai Ngobaran, Pantai Gesing dan Obelix Sea View. Kebersamaan seharian yang seru dan sangat berkesan!

Kami berangkat dari Semarang sekitar pukul 6.30 WIB, meluncur menuju Jogjakarta melalui tol Semarang – Boyolali dan lanjut ke Jogja via Klaten, ngampiri Jeng Esti -sahabat kami yang berdomisili di Jogja- dengan titik temu di Piyungan, lalu bablas ke Gunungkidul.

Sarapan di Pawon Purba Nglanggeran Gunungkidul

Continue reading “Jalan Bareng Sobat Putih-Abu Edisi Gunungkidul (1): Sarapan di Pawon Purba”

Dolan Lombok : Berkunjung ke Desa Wisata Sukarara

Dolan Lombok : Berkunjung ke Desa Wisata Sukarara. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Meneruskan oleh-oleh cerita perjalan kami ke Lombok, kali ini aku ingin bercerita tentang kunjungan kami ke salah satu desa sentra / pusat kerajinan di Lombok, yaitu Desa Sukarara.

Baca juga : Drama-drama di awal perjalanan

Desa Wisata Sukarara Lombok

Continue reading “Dolan Lombok : Berkunjung ke Desa Wisata Sukarara”

Dolan ke Lombok : Drama-drama di Awal Perjalanan

Dolan ke Lombok : Drama-drama di awal perjalanan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu. Semoga tetap sehat dan bahagia di hari ke sekian #DiRumahAja .  Menemani kalian di rumah, kali ini akan kumulai menuliskan catatan perjalananku ke Lombok di Maret lalu. Oya, kalian mungkin ingat, bahwa salah satu destinasi wisata impianku adalah Lombok, sebagaimana yang sudah sering kutuliskan di blog ini.

Baca juga : Tiga Destinasi Traveling Impianku di 2020

Memasuki tahun 2020 lalu kembali kulantunkan harap, bisa dolan ke Lombok di tahun ini. Dan, sungguh Allah Maha Baik. Setelah cukup lama memendam asa itu, akhirnya aku berhasil menjejakkan kakiku di Lombok tahun ini. Alhamdulillah ☺

Sahabat, perjalanan 4 hari 3 malam ke Lombok pada pertengahan Maret lalu, meninggalkan kesan sejak awal hingga akhir, dan inilah rangkuman perjalanan itu, yang diwarnai beberapa ‘drama’ yang kualami di awal perjalanan.

Pic by Pixabay

Continue reading “Dolan ke Lombok : Drama-drama di Awal Perjalanan”

Dua cermin di akhir pekan kemarin…

Akhir pekan kemarin, aku harus ke Semarang karena ada acara keluarga.  Berhubung kondisi jalan darat Pekalongan – Semarang masih rawan macet akibat adanya titik-titik perbaikan jalan yang lamaaa… gak selesai-selesai, sehingga waktu tempuh yang biasanya 2 jam bisa muluuuur hingga 3-4 jam, maka akupun memutuskan untuk menggunakan….kereta api!

Halaah… sama-sama perjalanan darat juga ya? hihi… Etapi, naik KA ke Semarang -saat ini- tetap lebih menjanjikan kenyamanan daripada naik bus / travel / bahkan kendaraan pribadi, lho….

Pertama, karena tak harus bermacet-macet ria di jalan raya dalam musim kemarau yang belum juga berakhir ini, kedua karena KA itu kendaraan darat yg ‘menang-an’ (lha iya to…, kan semua kendaraan harus berhenti kalau Si ‘Ular Naga’ ini mau melintas.. hehe…) maka waktu tempuh relatif singkat dibanding Bus, travel, mobil, dll…

Singkat kata, aku memutuskan naik Kaligung Mas -meskipun sekarang ada kereta Pemalang Expres, yg relatif baru- hari Jumat siang, agar sampai Semarang sebelum surup sehingga kalaupun tak ada yang bisa menjemput masih berani naik taksi ke rumah.  Dan, tentu saja aku memilih kursi yang di dekat jendela, agar bisa cuci mata dengan pemandangan sepanjang jalan. Alhamdulillah aku dapat tiket kursi Nomer (A) untuk keberangkatan dan kursi Nomer (E) untuk tiket pulangnya. Continue reading “Dua cermin di akhir pekan kemarin…”