Hai Sahabat Lalang Ungu, salam sehat dan bahagia ya.. Sahabat, pada tulisan kali ini dan beberapa tulisan yang akan datang aku akan menuliskan cerita pengalamanku bersama dengan sahabat-sahabat putih-abu ku saat reunian beberapa hari lalu.
Reuni bersama sahabat putih-abu selalu menyenangkan apalagi bila dikemas dengan acara healing tipis-tipis alias jalan-jalan. Nah, kali ini reuni + jalan-jalan kami bertujuan Jogja khususnya ke daerah Gunungkidul. Ada 3 lokasi wisata yang kita kunjungi yaitu Pantai Ngobaran, Pantai Gesing dan Obelix Sea View. Kebersamaan seharian yang seru dan sangat berkesan!

Kami berangkat dari Semarang sekitar pukul 6.30 WIB, meluncur menuju Jogjakarta melalui tol Semarang – Boyolali dan lanjut ke Jogja via Klaten, ngampiri Jeng Esti -sahabat kami yang berdomisili di Jogja- dengan titik temu di Piyungan, lalu bablas ke Gunungkidul.
Sarapan di Pawon Purba Nglanggeran Gunungkidul
Oya, sebelum jalan-jalan ke pantai kami mampir sarapan dulu, yaitu di Pawon Purba, sebuah tempat makan yang unik di kaki Gunung Purba Nglanggeran dengan sajian menu-menu tradisional khas Gunungkidul dan pemandangan cantik yang memanjakan mata. Memang suasana dan pemandangan yang asyik di lokasi tempat makan seringkali jadi daya tarik tersendiri ya..
Berlokasi di Nglanggeran Kulon Kec Patuk Kab Gunungkidul, lokasi Pawon Purba ini tidak terletak di pinggir jalan namun masuk sekitar 150 meter ke jalan kecil yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua hingga mobil/minibus. Untuk pengunjung yang menggunakan bus disediakan tempat parkir di pinggir jalan raya dan penumpang jalan kaki menuju lokasi kuliner ini.

Suasana tenteram khas pedesaan sudah terasa sejak kami sampai di parkiran Pawon Purba. Meskipun sinar mentari sudah mulai naik di pagi menjelang siang tersebut, namun alam segar dan ijo royo-royo khas pedesaan menyambut pengunjung dengan suasana yang menenangkan.

Setelah menuruni berapa anak tangga dari pelataran parkir terlihat area out door berumput hijau dipagari tembok rendah yang sekaligus berfungsi sebagai meja makan yang menghadap hamparan sawah dan view Gunung Purba di kejauhan. Area makan lainnya ada di dalam pendopo Limasan tradisional dilengkapi meja kursi kayu yang membawa suasana khas tempo doeloe.


Untuk menu masakan, ada nasi bungkus tradisional Sego Wiwit dan Sego Berkat yang disajikan di meja kecil di area outdoor , juga tersedia nasi putih maupun nasi merah beserta aneka sayur dan lauk olahan tradisional khas Gunungkidul yang disajikan secara prasmanan di dalam Pendopo.


Sajian nasi bungkus daun jati Sego Wiwit dan Sego Berkat ini mirip, yang membedakan adalah lauk-pauk peneman nasinya. Untuk Sego Berkat sayur dan lauknya terdiri dari gudangan / urap sayur, bihun goreng, kering tempe, suwiran ayam goreng dan telur bacem. Sedangkan untuk Sego Wiwit teman nasinya berupa gudangan, telur rebus, suwiran ayam, ikan asin dan kedelai goreng yang ditumbuk kasar. Konon, Sego Wiwit ini merupakan jenis menu yang sering disajikan saat bancakan para petani memulai masa tanam.

Menu masakan sayur dan lauk tradisional khas Gunungkidul lainnya juga tak kalah sedapnya. Dijamin bingung memilih karena semua enak-enak…haha.. Salah satu testimoni dari sahabat putih-abu ku, sayur Lodeh Jantung Pisangnya wenaaak… Aku sendiri kemarin mencicipi Sego Wiwit nya yang sedhep dan maregi..
Ohya harga makanan di Pawon Purba ini menurutku juga relatif terjangkau ya. Murah meriah dengan berbagai pilihan menu yang ada. Berikut daftar menu beserta harganya:


Alhamdulillah kami menyantap menu-menu pilihan di Pawon Purba dengan nikmat di tempat yang nyaman sambil ngobrol gayeng karena lama tak bersua, setelahnya tentu saja berpose-pose ceria dengan latar belakang Gunung Purba dan alam hijau nan menawan.

Sahabat Lalang Ungu, itulah sekelumit cerita pengalaman kami sarapan di Pawon Purba Nglanggeran Gunungkidul. Menurutku sih, ini recommended untuk kulineran saat berkunjung di daerah Gunungkidul. Oya terima kasih untuk Jeng Erina, Jeng Erna dan sahabat-sahabat putih-abu ku lainnya untuk kebersamaan kali ini dan juga foto/videonya yaa…. Yuuk agendakan jalan-jalan kemana lagiii…
Kebetulan bapak mertua dari Gunung Kidul, boleh nih dicobain kalau pas kesana. Makasih ya mbak.
wah asyik mba, gunungkidul juga banyak wisata alam yg cakep..
Makasi lalang ungu….mb Darsari sdh berbagi, tadabur alam, mensyukuri ciptaan Allah…
Ditunggu cerita pengalaman selanjutnya
Sami2, BuNot cantiik…
Wah bagus banget Tanti….
Makasih yaaa….
sami2, Jeng Erna..