Memahami Self Love Bersama Cikgu Julie

Memahami Self Love Bersama Cikgu Julie. Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar… Senang rasanya akhirnya bisa kembali menyapa sahabat semua di rumah mayaku ini.

kelas online self love
Memahami Self Love bersama Cikgu Julie

Sahabat, sudahkah kalian mengenal Self Love?

Aku sendiri sudah beberapa waktu mendengar istilah ini, mencoba memahami melalui beberapa tulisan dan lebih mengenalnya saat mengikuti Kelas Semeleh yang yang diselenggarakan oleh IIDN di tahun lalu. Dan beberapa hal telah kulakukan sebagai bentuk self love ku. Namun masih ada hal-hal yang belum sepenuhnya kupahami tentang hal ini, misalnya…bagaimana membedakan self love dengan keegoisan?

Nah, itu sebabnya aku senang sekali ketika berkesempatan mengikuti Kelas Online Self Love yang diselenggarakan beberapa hari lalu dan melalui tulisan kali ini aku ingin berbagi pengalamanku saat mengikuti kelas tersebut. Continue reading “Memahami Self Love Bersama Cikgu Julie”

Keseruan Puncak Acara Festival Perempuan 2021 di HUT IIDN ke-11

Tulisan kita lah yang akan mengekalkan kita, meski kelak kita tak lagi ada di dunia ini. (Indari Mastuti, 2021)

Petikan pernyataan Teh Indari Mastuti Sang Founder Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) yang kudengar kemarin saat mengikuti puncak acara Festival Perempuan 2021, sangat mengena di hatiku. Menyemangatiku untuk terus menulis dan menulis.

Dan jujur ku harus nyatakan di sini, bukan hanya sepenggal kalimat itu saja yang menginspirasiku. Masih banyak petikan-petikan kalimat maupun tips-tips dari para pembicara sepanjang acara tersebut yang inspiratif dan memberi pencerahan bagiku. Ah, begini saja.. Berikut ini, akan kutuliskan pengalamanku mengikuti puncak acara Festival Perempuan 2021 yang berlangsung secara virtual pada Sabtu, 19 Juni 2021 lalu ya..

Tentang Festival Perempuan 2021

Festival Perempuan Insonesia
Festival Perempuan 2021 (Foto : FB IIDN)

Festival Perempuan 2021 ini adalah sebuah event yang diselenggarakan oleh Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) dalam rangka anniversary 11 tahun IIDN berkarya. Continue reading “Keseruan Puncak Acara Festival Perempuan 2021 di HUT IIDN ke-11”

Pentingnya Komunikasi Ibu dan Anak Tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi

Sahabat Lalang Ungu, masih ingatkah saat pertama kali mendapatkan menstruasi? Pada umur berapa dan bagaimana perasaannya saat itu? Apakah sebelumnya sahabat sudah mengetahui tentang seluk beluk menstruasi dan  perawatan tubuh saat mengalaminya?

Ah, maafkan… Baru ketemu sudah kasih  pertanyaan yang banyak ya? hehe… Iya nih, aku jadi penasaran tentang hal ini setelah beberapa hari lalu berkesempatan mengikuti webinar Sehat dan Bersih Saat Menstruasi. Dari webinar itu aku semakin tahu mengenai banyak hal terkait menstruasi termasuk pentingnya komunikasi antara ibu dan anak tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi.

Oya, kalau aku sendiri sih mendapatkan menstruasi pertama saat kelas 1 SMP awal, agak kaget ketika pertama kali mendapati bercak darah saat ke toilet, meskipun kemudian berusaha menenangkan diri bahwa itu bukan penyakit karena sebelumnya ibu dan kakak-kakak perempuanku sudah menjelaskan mengenai menstruasi kepadaku. Lucunya, saat pertama itu kuingat baik sampai saat ini karena kebetulan sejak beberapa hari sebelumnya latihan lagu “Ambilkan Bulan” untuk acara di sekolah. Haha….sebenarnya nggak ada hubungannya sih, tapi kok ya kebetulan banget 😀  Nah itu sekelumit pengalamanku saat menarche alias menstruasi pertama. Bagaimana dengan pengalaman teman-teman?

Sahabat, di tulisan kali ini aku akan menuliskan pengalamanku mengikuti webinar Sehat & Bersih Saat Menstruasi dan beberapa materi penting yang kudapatkan dari webinar ini.

Continue reading “Pentingnya Komunikasi Ibu dan Anak Tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi”

Bangunan Cagar Budaya Indonesia, tak kenal maka tak sayang…

Bangunan tua di sudut Stasiun Pekalongan

Bagunan Cagar Budaya Indonesia, tak kenal maka tak sayang… Pagi itu, dari balik jendela kereta, aku kembali melihat bangunan tua tak terawat itu. Itu memang bukan kali pertama mataku tertambat ke bangunan tua di salah satu sudut Stasiun Pekalongan. Hampir setiap kali kereta meninggalkan stasiun ke arah barat, mataku tertambat pada bangunan itu. Entah kenapa…

Dan kemarin terlintas di benakku, berapa usia bangunan itu? Apakah seumur Stasiun Pekalongan? Apakah fungsi bangunan itu semula dan mengapa kondisinya tak terawat namun masih tetap dipertahankan? Apakah bangunan itu juga termasuk bangunan cagar budaya sebagaimana bangunan inti Stasiun Pekalongan, sehingga tak boleh diubah seenaknya apalagi dirobohkan? Continue reading “Bangunan Cagar Budaya Indonesia, tak kenal maka tak sayang…”

Ngangsu Kawruh bersama IIDN Semarang

Ngeblog buatku adalah penyeimbang dalam keseharianku. Setelah sesiang sibuk utak-utik angka-angka, atau merangkai kata demi kata untuk konsep laporan ataupun review kegiatan, atau bertukar kata dalam rapat demi rapat yang -kadangkala- membosankan… maka mengisi malam hari dengan aktivitas meng-update blog, ataupun sekedar blogwalking terasa menenangkan buatku.

Yah, mungkin memang baru sebatas itu arti blog buatku. Belum menjadikannya suatu ‘sumber rezeki’ sebagaimana yang telah banyak dilakukan oleh teman-teman lainnya, tapi tetap saja aktivitas ini penting buatku, dan aku ingin juga ngeblog tak sekedar mengisi waktu luang saja.

Itu sebabnya, ketika beberapa waktu lalu membaca wara-wara di grup FB IIDN Semarang bahwa akan ada semacam workshop blogging bersama Mak Indah Julianti Sibarani dengan tema Blogging with heart  pada Minggu, 23 November 2014 akupun langsung daftar sambil berdoa mudah-mudahan tak ada acara lain yg tiba-tiba menggagalkan keikutsertaanku.

Alhamdulillah… rupanya Tuhan merestui harapanku untuk bertemu teman-teman sekaligus ngangsu kawruh tentang per-blog-an itu.  Tidak ada acara mendadak lainnya, sehingga Jumat sore aku sudah bisa meluncur ke Semarang, naik KA lagi.. 🙂 Continue reading “Ngangsu Kawruh bersama IIDN Semarang”