Kupu Hias dari Daun Kupu-Kupu

Teman, tahukah apa nama daun ini ?

DAUN_KUPU

Kalau di daerahku sering disebut Daun Kalibangbang, ada juga yang menyebutnya Daun Kupu-kupu.  Ketika aku tanya mbah Google, tentang Daun / Pohon Kalibangbang, tak ada hasil pencarian yg mengena, namun ketika kuganti kata kuncinya dengan Daun Kupu-kupu, hasilnya adalah sejenis pohon yang nama latinnya  Bauhinia purpurea.

Ternyata, oleh tangan-tangan kreatif, daun tersebut dapat ‘disulap’ menjadi kupu-kupu hias yang cantik lho…. Bahkan sayapnya bisa digambari motif batik juga.. jadilah Kupu Batik yang cantik & ber nilai ekonomi 🙂

Warna-warni kupu hias dari Daun Kupu-kupu
Warna-warni kupu hias dari Daun Kupu-kupu
Yang bermotif batik pun tak kalah cantik
Yang bermotif batik pun tak kalah cantik

Ketika kutanya pada Mas Beni  -yaitu salah seorang pengurus Pos Pelayanan Teknologi ( POSYANTEK ) Mitra Pantura Kec. Pekalongan Utara- cara pembuatan kupu hias dari daun ini tak terlalu sulit.  Awalnya daun direbus dengan air yang telah ditambahi soda api & tawas, lalu setelah itu dicuci dengan air biasa sambil menghilangkan khlorofil dari daun yang telah berubah warna itu.  Setelah dikeringkan, maka daun pun siap untuk di potong sesuai pola sayap kupu-kupu yang diinginkan.  Untuk mempercantik si kupu-kupu, maka ditambahkan warna-warni & motif indah… termasuk juga motif batik.  Setelah dirangkai, maka siaplah kupu-kupu hias nan cantik itu.

Pada pameran hasil Teknologi Tepat Guna (TTG) yang lalu, mereka menjual hiasan cantik ini secara satuan maupun ‘paket’ berisi 3 / 4 / 5 model kupu-kupu.  Harganya relatif terjangkau kok.. paket berisi 4 kupu warna-warni, hanya Rp. 40.000,- saja, sedangkan sebuah Kupu Batik agak besar dalam pigura diberi harga Rp. 300.000,-an.

Stand POSYANTEK Mitra Pantura di pameran kemarin itu...
Stand POSYANTEK Mitra Pantura di pameran kemarin itu…

Selain Kupu hias dari Daun Kupu-kupu itu, dipamerkan pula beberapa produk TTG yang dihasilkan kelp. masyarakat ini, antara lain Kerupuk Sayuran, Septictank apung (yang cocok untuk daerah yg sering banjir / rob), alat fermentasi mikro organik cair,  dll.  Mereka memang orang-orang yang kreatif.  Tak heran jika kelp ini juga mewakili Prop. Jawa Tengah dalam Lomba POSYANTEK  Tk Nasional yang diadakan dalam rangka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HARTEKNAS) yang penilaiannya di Jakarta awal bulan ini.  Mudah-mudahan saja hasilnya bagus, sehingga makin menambah semangat mereka…

Bagaimana teman, ingin mencoba membuat Kupu Hias-mu sendiri? 🙂

Edit 28 Sept 2013 :

Alhamdulillah… Posyantek Mitra Pantura berhasil membawa Jawa Tengah menjadi Juara I Lomba Posyantek Tk Nasional Th 2013..   😀

Edit 23 Januari 2015 :

Jika ada teman yang berminat memesan kupu hias cantik ini, silakan langsung menghubungi Sdr FIRMAN di 085842378372.

21 thoughts on “Kupu Hias dari Daun Kupu-Kupu”

  1. Ya Allah kok yo kepikiran ya dibikin kupu2 gini… lucu banget mbak.. kreatif 🙂

    ide kreatif yang diwujudkan oleh tangan2 kreatif… emang manstab bukan? hehe…

  2. Mas.. Saya suka kupu kupu hias nya. Saya mau pesan .. Dari luar kota 🙂 ada no yg bisa saya hub ?

    silakan menghubungi Posyantek Mitra Pantura Pekalongan… Oya ini salah satu no kontak personnya : Firman 085842378372

  3. Kalau beli bibit pohonnya bisa ndak ya?

    Wah, maaf saya tdk tahu.. tp, saya lihat pohon itu banyak disekitar kita kok… 🙂

  4. wowww kupu-kupu hiasanya cantik-cantik banget sist..
    lanjutkan kreatifitasmu yaaa 😀

    terima kasih.. itu buah karya teman2 di Posyantek kok… 🙂

  5. kreatip nih mbak Mechta.. andai tidak ada pengantar artikelnya.. mungkin saya sangka itu adalah kupu beneran yang diawetkan

    betul Cak… saya beruntung mempunyai teman2, mas Firman, mas Benny dkk yang kreatif… jadi bisa ikut ‘pamer’ hasilnya di sini hehe…

  6. wow bagusnyaaa…
    Dija jadi pingin sekreatif itu
    bisa bikin daun jadi kupu kupu

    insya Allah… Dija akan menjadi gadis cantik nan kreatif… semangat belajar, ya sayaang… 🙂

  7. wiii, namanya lucu.. baru denger saya..
    suka banget sama orang2 yg kreatif… soalnya saya miskin ide.. entahlah, hihi..

    sama mbak… saya juga sebagai penikmat hasil kreativitas saja… hehe….

  8. Saya baru tahu daun kupu2 ini, Mba.
    Kreatif bangett. . .

    Kupunya cantik2, seperti di sanggaluri, ya?

    iya Idah, kembarane yg di Sanggaluri, kec yg batik… di sana ga ada kan? hehe…

  9. Kalau kreativitas yang bermain, benda apa saja bisa artistik ya Mbak. Dari daun yg mirip kupu-kupu akhirya jadi karya kupu sungguhan 🙂

    betul mbak Evi…. krativitas…itu kata kuncinya 🙂

  10. Wuiiihhh… Asli keren banget. Aku suka banget sama kupu-kupu. Terbuat dari daun? Kreatif banget!

    bahan2nya mudah di dapat mbak Niken, hanya ketrampilannya & kreasi seninya yang gak mudah ditiru… hehe… tapi, bukan mustahil juga kan…

  11. itu beneran bikinnya dari daun..?
    kok keren ya hampir ga bisa dibedain sama kupu asli…

    kalau diterawang / diperhatikan dari dekat, akan terlihat urat-urat daunnya…

  12. Jeng, untuk nama lokal daun kalibangbang saya baru dengar. Kreativitas luar biasa ya, pengin ‘kupu’ tanpa harus mengurangi populasi kupu ataupun ‘beternak kupu’ ini jawabnya…… Terima kasih Jeng berbagi kreativitas dari kota Batik. salam

    sami bu…kula nggih dereng nate mireng nami kalibangbang sak derenge, dados tambah penasaran… jebule nami sanese godong kupu-kupu niku… salam kembali, ibu…

  13. cantik banget kupu-kupunya…di depan rumah saya ada pohon bauhinia purpurea ini, warisan dari penghuni rumah sebelumnya yang orang taiwan…daripada daunnya berserak berguguran, dibikin kupu hias ok banget tuh…

    salam

    silahkan di coba… insya Allah cantik, hasilnya 🙂

  14. aku sering lihat pohon ini, tapi baru tau lho namanya…
    itu kok jadinya mirip banget dengan kupu2 asli ya…, hampir nggak ada bedanya…, untuk badan kupu2nya dibuat dari apa?
    jempol buat kretifitasnya…, dan berarti nggak ngambil kupu asli dari alam ya

    kalau gak salah, badan kupu2nya dari kayu mbak Monda.. iya mbak, jadi kupu2 asli bebas terbaaang..hehe…

Leave a Reply to Rawins Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *