LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

yuk ngeblog

Postingan Viral, Yeay or Nay?

| 12 Comments

Postingan Viral, Yeay or Nay? Hai Sahabat Lalang Ungu, pagi ini aku mendapat pertanyaan itu ketika membuka salah satu WAG Gandjel Rel, salah satu komunitas menulis yang kuikuti. Hmm… pertanyaan menarik, bukan?

Namun sebelum menjawab pertanyaan tersebut melalui tulisan ini, aku ingin memastikan dulu nih.. Kalian sudah faham kah yang dimaksud dengan postingan viral itu?

Apa Itu VIRAL?

Kubaca dalam salah satu artikel di media online, konon, VIRAL berasal dari bahasa Inggris “virus virtual”. Virus di sini merujuk pada penyakit sedangkan virtual mempunyai arti tidak nyata, sehingga secara kata perkata Viral di sini berarti ‘penyakit yang tidak nyata’.  Namun rupanya kata ini sekarang mengalami perubahan makna.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri terdapat 2 pengertian dari kata VIRAL ini, yaitu :

  1. Menyebar luas dengan cepat. Kata viral biasa digunakan di dunia maya untuk menggambarkan cepatnya penyebaran suatu berita/informasi.
  2. Menyebar luas dengan cepat bagaikan virus.

Kata VIRAL saat ini lebih sering digunakan oleh masyarakat luas untuk mendeskripsikan sesuatu yang luar biasa, sangat menarik perhatian dan tersebar luas melalui beragam media informasi. Ya, viral adalah situasi yang mengungkapkan penyebaran suatu berita/informasi yang berlangsung secara cepat.

pic digital marketing

pic by pixabay

Postingan Viral Yang Bagaimana dan Apa Keuntungannya?

Nah, merujuk dari pengertian tersebut, sebuah konten / postingan dikatakan viral jika menarik banyak perhatian di media sosial, menjadi bahan perbincangan di media sosial baik itu dalam konotasi negatif maupun positif dan juga banyak dibagikan oleh para pengguna media sosial.

Lalu, apa keuntungan punya postingan viral?

Mendapat perhatian. Ya, perhatian merupakan sesuatu yang dicari dan dijual di media sosial, itu menurut Fahmi Ismail -pakar media sosial sekaligus pendiri Drone Emprit.

Konten viral berpotensi mendapat perhatian lebih daripada konten biasa. Perhatian lebih ini menaikkan traffic dan berkaitan erat dengan cuan! Itu sebabnya banyak yang berlomba-lomba membuat postingan/konten untuk dapat viral.

Postingan Viral, Yeay or Nay?

Nah, kembali ke pertanyaan apakah aku setuju dengan adanya postingan viral / berniat untuk membuatnya?

Jawabanku adalah Ya, dengan syarat dan ketentuan berlaku 😉

Sebagai blogger ataupun konten kreator, siapa sih yang tidak ingin karyanya -dalam hal ini konten/postingannya- menjadi viral, banyak mendatangkan pengunjung, dan pada akhirnya menaikkan ‘nilai tawar’ blog / akun media sosial yg kita gunakan?

Tentu saja aku juga ingin seperti itu. Dan meskipun sampai saat ini belum pernah mempunyai post/konten yang berhasil viral, tapi aku mau mengusahakannya. Namun itu tadi, dengan syarat dan ketentuan berlaku. (Eh..sudah mirip iklan2 belum? haha..)

Kegiatan blogging masih menjadi hal yang berdampak positif bagiku dan ku ingin juga memberi dampak positif bagi pembaca tulisan-tulisanku di Lalang Ungu ini. Itu sebabnya yang aku inginkan adalah viral dalam konotasi positif. Aku ingin jika tulisan/kontenku banyak diperbincangkan ataupun banyak dibagikan, itu karena ada hal-hal baik yang bisa diambil manfaatnya oleh pembaca.

Terasa ambisius sekali? Haha..mungkin ada yang berpendapat begitu, namun menurutku itu penting bagiku dan bukan hal yang mustahil, walau aku yakin juga itu samasekali bukan hal mudah!

Apakah kalian sudah membaca berita/informasi atau melihat konten media sosial yang sedang viral saat ini? Ada yang viral dan menyebarkan hal positif, ada pula yang viral karena hal negatif. Dikenang/dikenal karena hal positif atau negatif. Pilih mana?

Dua-duanya mungkin sama-sama menangguk perhatian yang (mungkin) sama-sama hasilkan cuan. Namun dampak jangka panjangnya beda tentu saja. Pilihan (dan konsekwensi atas pilihan tersebut) adalah pada masing-masing.

Bagaimana Membuat Blogpost yang Viral?

yuk ngeblog

pic by pixabay

Nah..bagaimana membuat blogpost kita viral secara positif?

Oya, tadi sempat kubaca postingan seorang sahabat blogerku, yang mengulas tentang beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membuat postingan kita viral, hal-hal tersebut antara lain :

  • Buat URL blogpost yang pendek
  • Isi konten dengan kreatif , gunakan infografis, animasi, video, dll
  • Buat artikel dengan tema tertentu, misal : to do list
  • Gunakan image / foto berkualitas, sisipkan tiap 75-100 kata
  • Buat konten panjang (2000-10000 kata) yang berkualitas
  • Gunakan ukuran huruf yang disukai pembaca : 15,8 pix
  • Gunakan floating share buttons

Hmm…pantas saja tulisan-tulisanku belum pernah viral..rupanya masih banyak langkah-langkah yang belum kulakukan nih.. OK deh, mari kita belajar lagi!

Nah Sahabat Lalang Ungu, begitulah menurutku bahwa postingan / konten viral itu ok-ok saja dan membuat/mengusahakan postingan kita viral pun boleh-boldh saja, tapi..tetap dengan isi konten positif dan cara-cara positif untuk membuatnya menjadi konten menarik yang layak disebarluaskan.

Itu pendapatku, bagaimana pendapatmu? Yuk bagikan di kolom komen ya.. Terima kasih 🙂

12 Comments

  1. Ternyata ada langkah-langkahnya tho, biar bisa bikin postingan viral. Kudu dipraktikkan ini.

  2. Postingan viral asal itu adalah sebuah kebaikan rasanya pasti menyenangkan ya, Kak. Tapi kalau masalah yang bikin baper kok rasanya gimana gitu.

  3. Setuju, Mbak. Viral yg isinya kebaikan/bermanfaat, pastinya ‘yay!’ yaa. Dan makasih banyak sharing tipsnya ya Mbak, bermanfaat banget.

  4. Susah ya bikin postingan yang menebar kebaikan jadi viral. Tapi aku niatkan postingan untuk berbagi aja, kalo bisa sampai viral namanya takdir ya udah lah. Yang penting jangan nulis yang nyinyir ya mbak

  5. Ada yang belum aku lakukan dalam tips mba Tanti, kalo ngedraft emang suka ada yang kelupaan, hahahaa.

    Tapi emang kalo pengen postingan viral katanya itu numpang yang lagi viral juga di sosial media. Cuman kadang lebih milih rebahan, atau nulis suka-suka yang hasilnya ya pasti gitu gitu aja. Harus diubah nih biar postingan bisa viral dalam artian positif ya tentunya

  6. Postingan viral itu menguntungkan pembuatnya. Tetapi isinya kadang bisa bermanfaat kadang juga tidak. Tergantung audiensnya siapa. Susah2 gampang buatnya, tapi layak untuk dicoba.

  7. wah ada tipsnya untuk membuat postingan viral. aku belum pernah coba xD pernah terbesit pengen nulis atau mengomentari salah satu tranding topik twitter, eh malah berakhir di draft. pas mau di publish, udah ilang momen nya 😀

  8. Wahh pernah banget nyobain tipsnya dan merasakan viral di media sosial, sampe-sampe komentar like dan followers meningkat drastis. Tapi mesti konsisten sih biar gak hilang orang-orang yang abis follow itu.. Tapi seru bangettt, akhirnya bisa ngerasain viral kayak orang-orang 😀

  9. Saya pilih Nay..
    Tapi untuk konten positif, terus viral, Yay-nya pake banyak dan bangeettt :))

    Cuma makin kesini, konten viral koq cenderung yg nganeh-anehi ya. Yg positif dan berdampak baik, jarang yg bisa viral.

    Menurut saya, satu contoh konten bagus, positif, terus viral, performnya Farel pas perayaan Kemerdekaan RI dulu itu. Inspiratif jatuhnya

  10. Kalau aku, sejàuh ini jarang menulis hal hal yang viral
    Kecuali memang topiknya aku suka dan aku kuasai, baru aku tulis
    Menulis hal viral itu cepat mendatankan traffic ke blog
    Namun, katanya traffic nya nggak tahan lama
    Ya saat sedang viral saja
    Tapi cukup menarik untuk dicoba

  11. kalau tulisan viralnya positif dan bermanfaat bagi pembaca saya mau banget, mbak. hehe. cuma kadang saya suka sebel sekarang yang viral-viral itu judulnya bisa clickbait. heu

  12. Sejujurnya ya, kak Tanti.. yang menarik perhatian orang itu biasanya yang negatif. Huhu…jadi konten viral itu jadi mengalami pergeseran makna menjadi konten negatif dan itu pasti selain menarik perhatian banyak orang, juga orang INdonesia nih mudah sekali jari jemarinya berkomentar apa saja yang ada di isi kepalanya.

    Jadi kalau positif, seperti prestasi ini dan itu..
    Biasanya viral, hanya euforianya kurang bertahan lama.

Leave a Reply

Required fields are marked *.