Kilas Balik #2016 a la Mechta

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga sahabat semua dalam keadaan sehat dan bahagia yaa…

Alhamdulillah kita dapat berjumpa kembali di rumah maya ku ini. Sudah masuk di hari ke-25 di tahun ini, namun blog ini baru bisa memunculkan tulisan baru! Tak apa lah yaa..kusyukuri saja akhirnya ku bisa sejenak singkirkan halang-rintang dan kembali menulis di sini. Alhamdulillah..

Oh ya sahabat, post kali ini istimewa lhoo.. Bukan hanya karena ini tulisan pertamaku di 2026, tapi juga karena ini tulisan spesialku untuk ikut merayakan HUT ke-11 Gandjel Rel, komunitas blogger Semarang yang akan berulangtahun di 22 Februari nanti. Sekali lagi, moment Gandjel Rel berhasil menjadi pemicuku untuk kembali menulis. Gandjel Rel pancen spesial pake telor pokoke!

Di awal Tahun 2026 ini, mungkin teman-teman sudah tak asing dengan tagar #2016 yang banyak bersliweran di media sosial ya. Nah, tema tulisanku kali ini juga sesuai dengan tagar tersebut, yaitu kilas balik 2016 dalam hidupku.

#2016 Dalam Cerita Keseharianku

Tahun 2016 merupakan salah satu tahun yang lumayan heboh dalam cerita keseharianku. Dari awal hingga pertengahan tahun aku disibukkan dengan perjalanan akhir masa studi magister sambil menjalankan tugas rutin kedinasan.

Perjalanan bolak-balik Pekalongan-Semarang terkait penyelesaian thesis dengan segala huru-haranya, menjadi hal yang kini dapat kukenang dengan senyum lega meski saat itu asli ora karuan rasane..haha.. Terima kasih kepada Pak Rektor Unisbank waktu itu yang menjadi dosen pembimbingku, berkenan melakukan bimbingan secara online (via email) di tengah kesibukan beliau, kondisi yang tentu saja sangaaaat membantuku.

Syukur alhamdulillah, di September 2016 itu akhirnya aku berhasil kembali mengukir senyum kebanggaan di wajah Ibu. Mengenakan toga kedua didampingi Ibu, adalah salah satu kenangan terindahku…

Kehebohan lain di Tahun 2016 itu ada di perjalanan karirku yaitu mengalami 2x mutasi dinas dalam waktu yang tidak terlalu lama. Setelah bertahun-tahun bertugas di bidang pemberdayaan masyarakat, pada akhir Agustus 2016 lalu aku mendapatkan tugas baru mendampingi UMKM dalam kaitannya dengan perkoperasian.

Terus terang bidang Koperasi ini bidang baru bagiku, tapi aku tetap semangat mempelajari hal-hal baru dalam tupoksiku di bidang ini. Tapi ternyataaa…kesempatan mempelajari perkoperasian cuma 3 bulan saja karena di akhir tahun 2016 itu juga aku kembali mendapat tugas baru di OPD lain, kali ini di Pertanian. Tempat tugasku hingga saat ini dan -insyaAllah- hingga akhir masa tugas ASN di akhir Februari 2026 nanti.

Selain kehebohan di karir dan studi ku kala itu, alhamdulillah ada banyak juga kenangan indah di keseharianku di 2016. Kumpul dan jalan bareng keluarga besar kami beberapa kali bisa dilaksanakan dengan penuh kehangatan, dan juga kesempatan reuni dengan teman-teman putih-abu di Semarang. Ohya, jejak jalan-jalan ku 2016 juga asyik lho..sempat kutuliskan di post tersendiri.

Soeranto’s Famtrip di Akhir Th 2016

Demikianlah, tahun 2016 di cerita keseharianku cukup seru dan berwarna-warni, dan kesemuanya meninggalkan kesan mendalam hingga kini.

#2016 Dalam Cerita Bloggingku

Nah..setelah cerita 2016 di kehidupan keseharianku, maka berikutnya akan kutuliskan cerita 2016 di kegiatan ngeblog, hobi yang menyeimbangkan hidupku sejak 2010 ini.

Tahun 2016 merupakan tahun ke-6 dalam peranku sebagai seorang blogger. Alhamdulillah ada banyaaaaak sekali hal baik dan pelajaran yang kudapat dalam perjalanan 6 tahun ku sebagai seorang blogger. Salah satu tulisanku di 27 Oktober 2016 yaitu Ngapain Ngeblog? kutuliskan dalam rangka Hari Blogger Nasional tahun itu, mungkin bisa menjawab pertanyaan manfaat menjadi blogger bagiku.

Tahun 2016 juga merupakan tahun awal aku bergabung dengan Komunitas Gandjel Rel Semarang. Tanggal tepatnya aku lupa..hehe..tapi aku ingat perjalanan pertamaku dengan teman2 komunitas Gandjel Rel dan IIDN Semarang adalah di Bulan September 2016 yaitu kunjungan ke Desa Bahasa Borobudur.

Bergabung dengan komunitas blogger memang banyak menguntungkan. Selain berkesempatan sharing materi blogging dengan teman-teman anggota lainnya, juga berkesempatan mengikuti acara-acara off air yang bernas alias ndaging materinya dari narasumber-narasumber kompeten di bidangnya, seperti Workshop Fun Blogging 9 yang kuikuti di April 2016 itu bersama teman-teman IIDN dan Gandjel Rel lainnya.

Bersyukur sekali aku bisa bergabung di komunitas blogger Gandjel Rel. Terima kasih para founders Gandjel Rel yang waktu itu sudah menerimaku dengan tangan terbuka untuk bergabung meski aku berdomisili di luar Semarang.

Salah satu bentuk rasa terima kasihku adalah berusaha terus aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Gandjel Rel terutama yang diselenggarakan secara online. Untuk kegiatan offline, selama dilaksanakan akhir pekan dan tidak berbenturan dengan agenda pribadi, insyaAllah aku juga ikut meramaikan.

Desa Wisata Borobudur. Tempat pertama yang kukunjungi bersama teman2 Gandjel Rel.

Selain bergabung dengan komunitas blogger Gandjel Rel, aku juga bergabung dengan komunitas-komunitas blogger lainnya, salah satunya adalah Komunitas Blogger Pekalongan yang kebetulan di tahun 2016 itu baru terbentuk. Alhamdulillah, senang juga berkegiatan dengan teman-teman blogger se daerah untuk ikut berpartisipasi memperkenalkan daerah melalui tulisan-tulisan di blog kami.

Sayangnya, secara produktivitas kegiatan ngeblogku di tahun 2016 belum cukup baik. Dari 12 bulan, hanya 9 bulan di antaranya berhasil update blog Lalang Ungu. Total hanya 31 tulisan/blogpost Lalang Ungu di Tahun 2016! Sepertinya, kesibukan akhir studi dan juga tugas-tugas kedinasan cukup mempengaruhi produktivitas blogku di 2016.

Namun di antara ketidakproduktivanku ngeblog kala itu dan dar-der-dor nya 2016, ternyata Allah masih menitipkan sebuah hadiah untukku yaitu prestasi kecil sebagai blogger : menjadi salah satu pemenang Lomba Blog tentang Wisata Kota Pekalongan dan GA tentang UKM 2016. Alhamdulillah…penutup tahun yang indah di cerita blogging 2016 ku sekaligus pemicu semangat untuk aktif di tahun-tahun berikutnya.

Sahabat Lalang Ungu, itulah sekelumit cerita kilas balik 2016 dalam keseharianku sebagai seorang blogger sekaligus abdi masyarakat. Ada banyak kenangan indah dan juga pelajaran-pelajaran yang memperkaya perjalanan hidupku.

Dengan menengok kembali perjalanan hidupku ini, aku diingatkan kembali untuk memperbanyak rasa syukur atas segala yang terjadi dalam hidupku. Juga mengingatkan -terutama diri sendiri- bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha. Keterbatasan bukanlah halangan melainkan pemicu semangat untuk lebih keras berusaha dalam berkarya.

Akhir kata, untuk Komunitas Blogger Gandjel Rel tercinta, selamat ultah ke-11 yaa… Semoga semakin solid dan sukses bersama untuk founders dan semua anggotanya, baik di tahun ini maupun di tahun-tahun selanjutnya. Yuk ngeblog ben rak ngganjel!

4 thoughts on “Kilas Balik #2016 a la Mechta”

  1. Kalau ditarik ke belakangan, emang ada momen yang menerbitkan senyum dan juga kesedihan. Terlebih bagiku yang juga seorang blogger.

    Aku juga mulai ngeblog di tahun-tahun segitu, Mbak. Hehehe….

  2. MasyaAllah sukses slalu ya kak, ilmunya berkah bermanfaat amin. Flashback ke tahun tertentu memang sering bikin campur aduk. Ada bagian yang bikin senyum sendiri, tapi ada juga momen yang sekarang disyukuri karena berhasil dilewati

  3. Selamat buat segala prestasinya mbakkk. Benar-benar jadi inspirasi dan bahan bakar untuk tetap berkarya. Dan yang paling bikin aku tersentuh tuh, meski mendapat mutasi terhadap bidang baru, semangat tetap menyala dan begitu legowo untuk belajar.

    Suka banget sama kata-kata “ngeblog ben rak ngganjel!” hehehe.. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *