Setelah berkali-kali tertunda, akhirnya hari Jumat kemarin terlaksana juga rencana untuk periksa ke RS, terlebih karena pada hari Kamis nya rasa sakit di pinggang kananku semakin tak tertahan lagi, membuatku terpaksa izin pulang awal dan melewatkan hari di atas tempat tidur.
Jam masih menunjukkan pukul 7.15 ketika aku sampai di tempat pendaftaran RS ‘B’ namun calon pasien yang ngantri sudah memenuhi ruang tunggu, meskipun baru 45 menit kemudian pelayanan pendaftaran dimulai. Dengan nomor antrian 058, akupun belajar bersabar menunggu giliranku dipanggil.
Alhamdulillah, ternyata itu bukan pelajaran kesabaran yang terakhir… karena setelah sampai di poli yang kutuju sesuai rujukan, pelajaran sabar Bab II dimulai… Sambil sesekali mengisi waktu dengan HP , kulihat banyak hal yang dilakukan orang-orang yang sedang menunggu : ada yang sibuk dengan HPnya, ada yg ngobrol dengan pengantar maupun sesama pasien, ada yang membaca, ada yang sibuk manyun saja di pojokan… ada pula yang bolak-balik alias wira wiri membuat pusing yang melihatnya.. Continue reading “Balada obat racikan…”



