Asyiknya Fun Forest Healing Bersama PMI Kota Semarang

Hai Sahabat Lalang Ungu, salam sehat dan bahagia ya.. Kali ini aku akan menceritakan pengalamanku mengikuti kegiatan Fun Forest Healing yang diselenggarakan oleh PMI Kota Semarang pada hari Sabtu, 20 Juli 2024 yang lalu.

Lho, PMI nggak hanya ngurus masalah donor darah saja to?

Eits, jangan salah Sahabat.. Sebagian besar orang awam (termasuk aku) umumnya hanya mengasosiasikan kata ‘PMI’ dengan kegiatan yang terkait donor darah ataupun transfusi darah, namun ternyata Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak di bidang kemanusiaan ini mempunyai lingkup tugas yang jauh lebih luas lagi dan selalu berinovasi dengan kegiatan-kegiatan baru untuk mewujudkan visi-misinya.

Masih penasaran? Yuuk..ikuti ceritaku sampai selesai ya…

Continue reading “Asyiknya Fun Forest Healing Bersama PMI Kota Semarang”

Curhat Seorang Blogger Akhir Pekan

(Ilustrasi dari Pixabay+ edit)

Hai Sahabat Lalang Ungu,  mumpung baru lewat sehari, kuucapkan Selamat Hari Blogger yaa… Oya untuk teman-teman yang belum tahu, tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Blogger Nasional sejak tahun 2007 lalu. Seharian kemarin berita-berita peringatan Hari Blogger yang dilakukan oleh teman-teman Blogger se-Indonesia bersliweran di lini masaku, mungkin di lini masa kalian ramai juga ya..

Ah..jadi teringat kopdar pertamaku bertahun lalu, terjadi saat aku mengikuti Kopdar Blogger Nusantara (KBN) 2013 di Jogja. Pengalaman seru yang selalu ngangeni! Kopdar pertama dan alhamdulilah bukan kopdar terakhir, justru mengawali pertemuan-pertemuan berikutnya dengan teman-teman blogger. Sahabat-sahabat dunia Maya yang merambah ke alam nyata 🙂

KBN 2013 di Jogjakarta
Kenangan di KBN 2013 Jogjakarta.

Tiga belas tahun bukan waktu yang sebentar, tapi rasanya baru kemarin aku membangun rumah mayaku. Berawal dari Beranda Mechta di Blog Detik pada Januari 2010, lalu Lalang Ungu lahir di 2012 dengan menggunakan wordpress gratisan sebelum akhirnya menjadi Lalang Ungu yang baru sejak 2017 hingga sekarang.

Selanjutnya berkesempatan bergabung dengan komunitas blogger juga merupakan hal yang selalu kusyukuri. Blogger Gandjel Rel dan Blogger Pekalongan adalah dua dari beberapa komunitas yang kuikuti dan telah  memberikan banyak warna di hari-hariku sebagai seorang blogger .

Tiga belas tahun menjadi blogger memang telah memberikan banyaaaak hal padaku, yang bernilai material maupun immaterial. Hobi yang tersalurkan sekaligus mendatangkan cuan, memang sangat menyenangkan bukan? 😁  Baca juga : Ngeblog, apa sih manfaatnya?

Kopdar Ultah ke-8 Gandjel Rel
GRes & Bang Odi di Kopdar Ultah ke-8 Gandjel Rel (Foto : Istimewa)

Boleh dibilang, tiga belas tahun ini adalah saat-saat yang sangat berkesan buatku. Dan masih tetap bisa menulis hingga saat ini, sungguh suatu kondisi yang selalu kusyukuri karena buatku pribadi itu bukanlah hal yang sangat mudah. Ibarat perjalanan, ini bukanlah jalan lurus dan datar saja, melainkan jalan berkelok dan naik-turun.

Kurasa, justru karena bukan merupakan perjalanan bebas hambatan itulah sebabnya aku masih menikmati perjalanan ngeblogku sejauh ini. Tak membosankan dan ada banyak tantangan!

Tiap tanggal 27 Oktober tiba, pertanyaan yang sama menghampiriku : masih pantaskah aku menyebut diri sebagai blogger?

Ada banyak perenungan memang sebelum aku memberikan jawabannya. Makin ke sini, rasanya makin lama waktu merenungku sebelum aku siap memberikan jawaban. Namun alhamdulilah sampai saat ini aku masih bisa menjawab: ya, aku masih seorang blogger. Rumah mayaku masih aktif update minimal seminggu sekali.

Blogger Akhir Pekan ni yeee... Continue reading “Curhat Seorang Blogger Akhir Pekan”

Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku

Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku. Sobat Lalang Ungu, ya..itulah yang kukatakan kepada seorang teman beberapa saat lalu, ketika dia bertanya untuk apa aku ngeblog. Awalnya kami berbincang tentang kegiatan kami di waktu luang. Oya, teman ini adalah teman baru, sehingga kami memang belum tahu latar belakang kehidupan kami masing-masing.

Suatu saat dia menanyakan kabarku, apa yg sedang kulakukan di waktu luang itu, dan aku jawab sedang ngeblog.

Ngeblog, apa itu?” tanyanya lebih lanjut.

Menulis di blog, yaitu semacam jurnal atau artikel yang ada di internet..” lalu akupun menjelaskan singkat apa itu blog, blogger dan blogging atau ngeblog sebagaimana kusebutkan di awal tadi.

Untuk apa?” tanyanya di akhir penjelasanku. Aku sempat terhenyak waktu itu.

Maksudmu, untuk apa aku ngeblog?” tanyaku memperjelas.

Iya…tampaknya ngeblog buatmu tak sekedar mengisi waktu luang, bukan?”

Emmm…iyaa.. Bisa dibilang, ngeblog ini hobi untuk menyeimbangkan hidupku. Salah satu yang membuatku tetap waras,” jawabku.

Temanku tertawa, mungkin dia mengira aku bercanda atau hanya menjawab sekenanya saja. Padahal aku sungguh-sungguh menyatakan hal itu, bahwa selama sekitar 7 tahun belakangan ini, hobi inilah salah satu yang membuatku merasa seimbang dalam hidup keseharianku.

Continue reading “Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku”

Tahu Gimbal Semarang

Hai, Sobat Lalang Ungu… apa kabar? Semoga sobat semua sehat dan bahagia ya… Oh ya Sobat, berhubung aku sedang kangen Semarang, maka kali ini aku akan berbagi cerita tentang salah satu kuliner khas Semarang, yaitu Tahu Gimbal Semarang, yang selalu membuatku kangen Ibu Kota Jawa Tengah itu.

Tahu, adalah salah satu bahan makanan yang mudah ditemui di daerah kita dan seringkali menjadi bahan dasar olahan / menu kuliner suatu daerah, termasuk Semarang. Ya, mungkin karena bahan pangan olahan kedelai ini mudah ditemui di pasar-pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern, menyebabkan tahu menjadi bahan olahan pangan yang relatif populer di Nusantara.

Dan sebagaimana orang-orang lokal lainnya, aku adalah salah satu penikmat tahu dengan berbagai olahannya. Itu sebabnya, salah satu jenis kuliner Semarang favoritku adalah Si Tahu Gimbal ini.

Oya, adakah yang belum mengenal Tahu Gimbal? Ok deh.. untuk yang belum kenal Tahu Gimbal Semarang, mari kita kenalan dulu.. 😉

Sepiring Tahu Gimbal kala itu…

Continue reading “Tahu Gimbal Semarang”

Yuk, jepret Kuliner Nusantara dengan smartphonemu

Sudah lama aku suka menikmati karya-karya foto yang indah. Bukan hanya foto-foto pemandangan atau yang bersifat alami semacam bunga ataupun binatang-binatang unik ataupun indah..tapi juga foto benda-benda sederhana yang sering kita temui di sekitar kita, bahkan hasil masakan pun bisa tampil cantik menarik dalam foto dan bikin ngeces..hehe..  Apalagi setelah punya instagram… Wah, aneka foto indah bertebaran di lini masaku, menerbitkan keinginan untuk bisa menghasilkan foto-foto indah juga…

Apa yang kulakukan kemudian?

Banyak motret tentunya.. Kan ada pepatah practice makes perfect.. Nah, jadi akupun berusaha belajar dengan lebih sering memotret aneka hal di sekitarku, termasuk kuliner yang kutemui atau kucoba. Sampai-sampai seorang teman berkomentar, keburu dingin makanannya ntar kalau kelamaan potret-potret dulu..hihi.. Continue reading “Yuk, jepret Kuliner Nusantara dengan smartphonemu”

Berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur

Desa Bahasa Borobudur

Desa Bahasa Borobudur.  Apa dan di mana itu? Dua kata itulah yang terlintas pertama di benakku ketika mendengar rencana Blogger Gandjel Rel Semarang akan berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur.  Terus terang, itu kali pertama aku mendengar namanya.

Informasi yang kudapat dari teman-teman di grup IIDN Semarang & Gandjel Rel, bahwa itu adalah sebuah lembaga pembelajaran bahasa inggris yang menerapkan konsep “Belajar bahasa inggris secara mudah, cepat dan menyenangkan”.

Hm..menarik, bukan? Maka akupun segera mendaftarkan diri untuk ikut acara yang dikemas sebagai : “English Revolution for IIDN Semarang & Blogger Gandjel Rel” itu, agar bisa tahu lebih banyak tentang Desa Bahasa Borobudur itu. Dan inilah cerita kunjungan kami ke sana, tepatnya pada hari Sabtu, 24 September 2016 lalu.

Continue reading “Berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur”