LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

Hanya Sehari di Cirebon, Bisa Kemana Saja?

| 47 Comments

Hanya sehari di Cirebon, bisa ke mana saja? Itulah pertanyaan di hatiku saat ada kesempatan ke Cirebon beberapa waktu lalu, namun hanya 1 hari. Sampai di Cirebon malam, dan harus sudah pulang kembali ke kota kami pada malam berikutnya. Nah, daripada hanya bertanya-tanya dalam hati, maka aku pun ‘melempar’ pertanyaan itu di salah satu WAG yang kuikuti.

Gayung bersambut, tanya berjawab. Ada banyak masukan dari teman-teman di grup itu dan sebagian besar menyarankan untuk mengunjungi istana-istana di Cirebon juga beberapa wisata alam. OK deh, setelah mendapat informasi tersebut aku pun kian mantab untuk mengunjungi Cirebon, meski hanya sehari saja. Nah, Sahabat Lalang Ungu, tulisan pertama ‘oleh-oleh’ dari perjalanan singkat kemarin ini adalah tempat-tempat yang berhasil kudatangi di Cirebon dalam waktu 1 hari saja.

Pekalongan-Cirebon dengan KA Jayabaya

Kereta Api Jayabaya yang membawaku ke Cirebon pada tanggal 26 Desember 2019 lalu, berangkat tepat waktu dari Stasiun Pekalongan, pada pukul 20.28, Alhamdulillah perjalanan malam itu lancar dan sampai di Stasiun Cirebon pada pukul 22.20, disambut gerimis yang agak deras.

Suasana malam yang kurang bersahabat itu membuatku membatalkan salah satu rencana untuk malam itu yaitu mencicip Docang -salah satu kuliner khas Cirebon- di depan Stasiun Jl Kejaksan itu. Dengan harapan semoga besok malam sebelum pulang bisa mencicip Docang itu, aku pun memutuskan untuk langsung saja menuju hotel.

Oh ya, aku sempat was-was sebelum memesan mobil online untuk ke hotel, takutnya harus jalan jauh dulu dari stasiun, seperti kondisi di beberapa kota di mana titik penjemputan motor/mobil online tidak boleh di area stasiun itu. Nah, padahal kan hujan..duh, harus hujan-hujanan dong..pikirku waktu itu. Tapi ya gimana lagi, mau nggak mau harus memesan itu, dan Alhamdulillah..ternyata kekhawatiran ku itu tak terjadi. Mobil yang kupesan bisa menjemput di luar gerbang stasiun, jadi nggak harus jalan jauh deh.. ☺

Sesampainya di salah satu hotel di Jl Tuparev Cirebon itu, aku pun segera beristirahat agar keesokan harinya siap jalan-jalan di Cirebon dengan semangat..hehe.. Alhamdulillah tidur cukup lelap, meski saat bangun pagi agak malas segera meninggalkan kasur nyaman..walhasil masih asyik golar-goler hingga pukul 7 lebih! Haha..

Setelah sarapan akhirnya aku berhasil membuang sisa-sisa rasa malas dan inilah tempat-tempat wisata yang berhasil kukunjungi di Jumat, 27 Desember 2019 lalu :

1. Keraton Kacirebonan

Pintu gerbang ke Keraton Kacirebonan

Ini adalah salah satu dari tiga keraton yang ada di Cirebon. Lho, di Cirebon ada 3 keraton ya? Nah…aku juga tadinya hanya tahu ada 2 keraton di Cirebon, ternyata ada 3 yaitu Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan.

Kacirebonan ini lokasinya adalah di Pulosaren, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon. Area keraton seluas sekitar 2,5 Ha ini dibangun pada Tahun 1808 dan saat ini dipimpin oleh turunan ke-9 dari Sultan Kacirebonan yang pertama.

Untuk masuk ke Keraton Kacirebonan ini karcisnya seharga Rp.10.000,- sudah termasuk layanan guide lho.. Asyik deh..

2. Keraton Kasepuhan

Salah satu pemandangan di Keraton Kasepuhan Cirebon

Nah kalau ini sih sudah banyak yang tahu ya.. Selain merupakan keraton yang tertua, keraton yang terletak di Jl Kasepuhan Kec. Lemahwungkuk Kota Cirebon ini juga merupakan keraton terluas, yaitu sekitar 25 Ha. Hm, sepuluh kali lipat dari Keraton Kacirebonan ya..

Oh ya, meskipun aku sudah pernah berkunjung ke keraton ini beberapa tahun lalu, namun aku sangat menikmati kunjungan kedua ini. Ditemani guide yang cukup fasih menjelaskan detil-detil keraton dan juga adanya Museum Pusaka Keraton Kasepuhan yang baru diresmikan Tahun 2017 lalu membuat kunjungan kali ini lebih ‘berisi’ bagiku.

Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon

Sayangnya untuk dapat menikmati area Keraton Kasepuhan secara keseluruhan, pengunjung harus membeli 3 karcis yang berbeda. HTM Rp.15.000,- untuk masuk area Keraton Kasepuhan, beli lagi tiket masuk Rp. 25.000,- bila ingin masuk ke Museum dan tambah lagi tiket Rp.10.000,- bila ingin masuk ke area keraton lama (Dalem Agung Pakungwati). Untuk jasa guide tidak ada tarif khusus.

Baca juga : Mampir sejenak di Keraton Kasepuhan Cirebon

3. Keraton Kanoman

Keraton Kanoman Cirebon

Bag dari Keraton Kanoman Cirebon

Nah, tidak jauh dari Keraton Kasepuhan, kita dapat berkunjung ke Keraton Kanoman yang masih di wilayah Kec. Lemahwungkuk, tepatnya di Jl. Kanoman No 40 Cirebon.

Komplek Keraton Kanoman yang mempunyai luas sekitar 6 Ha ini didirikan oleh Pangeran Muhamad Badridin ( Sultan Anom 1 ) pada Tahun 1678 M. Meskipun relatif lebih kecil dari Keraton Kasepuhan, namun di Keraton Kanoman ini juga terdapat Pendopo / bangsal pertemuan dan juga di depannya ada semacam alun-alun dan juga pasar. Sayangnya -menurutku- keberadaan pasar di depan Keraton Kanoman saat ini justru membuat situs Keraton ini jadi agak kurang ‘bersinar’..

Tidak seperti kedua keraton yang kukunjungi sebelumnya, pengelolaan Keraton Kanoman ini terasa agak kurang, setidaknya kesan itu yang kutangkap saat kunjunganku kemarin. Tidak ada tiket khusus untuk masuk ke Keraton ini. Menurut salah seorang kerabat keraton yang kemarin menemaniku berkeliling, tarif masuk (dan juga jasa guide) terserah kepada pengunjung saja. Hm, jadi agak bingung deh..hehe..

4. Tamansari Gua Sunyaragi Cirebon

Salah satu gua di Tamansari Sunyaragi

Tempat wisata Cirebon berikutnya yang kukunjungi adalah Tamansari Gua Sunyaragi Cirebon, yang terletak di daerah Sunyaragi Kec. Kesambi Kota Cirebon.

Di area ini pengunjung dapat menikmati pemandangan berupa bangunan-bangunan semacam candi yang merupakan gua-gua, konon merupakan salah satu peninggalan Keraton Agung Pakungwati yang didirikan oleh cicit Sunan Gunung Jati yaitu sekitar tahun 1703.

Dengan membayar HTM Rp.10.000,- pengunjung telah dapat menyusuri area bersejarah yang terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian Pesanggrahan dan bagian gua.

5. Mencicipi Kuliner Khas Cirebon

Nah, mumpung di Cirebon, tentunya kita harus menyempatkan diri mencicipi kuliner khas Kota Udang ini ya..

Beberapa kuliner yang kemarin sempat kucicipi, a.l :

Nasi Lengko

Rencana awal, aku sengaja memesan hotel tanpa sarapan karena ingin jalan-jalan pagi lalu merasakan sarapan dengan masakan khas Cirebon. Ternyata eh ternyata, rencana itu gagal karena masih ngantuk berat setelah subuhan..haha..

Terus gagal sarapan dengan menu khas Cirebon?

Alhamdulillah tidak. Berkat adanya aplikasi pesan makanan secara online akhirnya aku berhasil juga mencicipi Nasi Lengko, tanpa harus ke luar hotel. Nah, ini penampakan sebungkus Nasi Lengko yang kupesan waktu itu.

Nasi Lengko Cirebon

Beralaskan daun pisang, Nasi Lengko Ceplok Bang Kaji Pekalipan yang kupesan ini terdiri dari Nasi putih, lauknya adalah Telur ceplok, Tahu goreng dan Kering Tempe, sedangkan sayurannya Tauge dan Mentimun. Selain Telur, sayuran dan lauk itu dicampur dan disiram kuah manis. Oya, sebungkus Nasi Lengko Ceplok dan Es Teh itu dihargai Rp.22.250,- 😁

Rasanya? Lumayan enak, meskipun untuk seleraku agak kemanisan sih..hehe.. Mungkin campuran kecap/gula merah dan cabai yang ketiganya merupakan unsur dari kuah itu yang menyebabkan rasanya manis pedas.

Mudah-mudahan lain kali bisa kucicipi Nasi Lengko langsung di tempat penjualnya. Mungkin rasanya berbeda..hehe..

Empal Gentong

Konon, belum sah ke Cirebon kalau belum mencicip Empal Gentong. Haha… OK deh, agar kunjungan ke Cirebon kali ini sah, aku pun menyengaja mampir ke RM H. Apud, salah satu penjual Empal Gentong yang sudah terkenal itu.

Waktu makan siang sudah agak lewat, namun rumah makan itu masih ramai, untunglah masih ada meja kosong di salah satu sudut. Tak lama setelah memesan, semangkuk Empal Gentong pesananku sudah siap.

Semangkuk Empal Gentong H. Apud

Nah, itulah penampakan semangkuk Empal Gentong H. Apud. Saat itu aku memesan daging sapi. Selain daging sapi, isian yang dapat dipilih adalah, babat, kikil atau usus.

Bagaimana rasa Empal Gentong-nya? 

Enaak…  Dagingnya empuk dengan potongan-potongan yang pas dan kuah santannya yang berwarna kuning terasa gurih. Semangkuk Empal Gentong ini harganya Rp.23.000,-

Empal Asem

Masih di RM.H.Apud ini, aku ‘berkenalan’ juga dengan Empal Asem. Saat si mbak menawarkan pilihan Empal Gentong atau Empal Asem, aku bingung. Dua-duanya belum pernah dan ingin kucicip. Akhirnya, aku pesan keduanya! *gembuuuuul 😁

Semangkuk Empal Asem H.Apud

Kurasa, Empal Asem ini adalah alternatif tepat bagi pengunjung yang ingin mencicip Empal Gentong, tapi berpantang santan. Ya, Empal Asem ini adalah ‘Empal Gentong TANPA SANTAN’. Kuahnya bening dan potongan-potongan tomatnya membuat masakan ini bercita-rasa asam nan segar. Setelah mencicip keduanya, apabila harus memilih diantara keduanya, aku mantab memilih Empal Asem deh.. Segeeeer… 😋 Oya alternatif isiannya sama dengan Empal Gentong dan harganya pun sama.

Cirebon-Pekalongan dengan KA Ciremai

Jumat malam, 27 Desember 2019 lalu aku meninggalkan Cirebon melalui Stasiun Kejaksan Cirebon lagi. Kereta Api Ciremai meninggalkan stasiun hampir jam 10 malam itu, dan setelah melalui perjalanan 2 jam maka sekitar tengah malam ku kembali sampai di Kota Batik.

Alhamdulillah, sebuah perjalanan singkat yang cukup berkesan bagiku. Itulah keempat tempat wisata yang berhasil kukunjungi selama 1 hari di Cirebon. Pantai Kejawanan dan wisata kuliner malam gagal kukunjungi karena hujan lebat sejak sore (saat di Sunyaragi) hingga malamnya.

Mudah-mudahan lain kali bisa berkunjung ke tempat-tempat wisata lain di Cirebon. Oya, pengalamanku berkunjung ke tempat-tempat wisata itu akan kuceritakan tersendiri, insya Allah. Nah bagaimana dengan Sahabat Lalang Ungu, punya pengalaman / kenangan dengan Cirebon? Yuk, bagi kisahnya di kolom komen ya.. Terima kasih..

47 Comments

  1. Suka sama pengalamannya mbak. Dan terutama tentang Keraton Cirebon. Ternyata ada 3 yah.Tahunya Kasepuhan aja. Empal gentong nya bikin ngiler mbak.

  2. Saya tertarik untuk pergi ke Tamansari Gua Sunyaragi Cirebon soalnya unik, ada gua bebatuan

  3. Saya kalau seharian di Cirebon, bakalan kulineran sana-sini. Banyak yang enak makannya

  4. Saya masih penasaran dengan Tamansari Gua Sunyaragi Cirebon mba.
    Sempat hit ya destinasi satu ini beberapa waktu lalu.
    Empal asemnya menggugah selera fotonya. Laper.

  5. Liburan tahun baru kami juga ke Cirebon tapi cuma keluar tol sebentar buat makan, nggak eksplor wisatanya. Kami makan nasi jamblang yg katanya paling top tapi kok mahal & cumi itemnya keras banget, masih jauh lebih enak cumi item masduki pekalongan. Harusnya baca postingan ini dulu ya 🙁

  6. Selama ini kalau pulang ke jateng naik kereta, selalu penasaran sama cirebon. Ini kota yang kayak gimana dan ada tempat menarik apa aja. Pengen bisa ke situ suatu saat nanti. Semoga kesampean

  7. aku juga sukaaa ke Cirebon mba..karena ini kampung asal kakekku dari pihak papah. Serasa pulang kampung di sini karena masih ada beberapa saudara juga. Tempat yang bisa dikunjungi juga banyaak ya..sempet mampir ke masjidnya juga kan mbaaa

  8. Letak Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan dan Keraton Kanoman lumayan dekat ya? Bisa dikunjungi dalam sehari, bahkan bisa ke taman sari pula.

    Kalau kulinernya memang tidak bisa dipungkiri, empal gentong dan empal asemnya enaak!

  9. Perjalanan singkat yang berkesan ya mbak. Hanya sehari saja bisa mengunjungi beberapa tempat wisata lengkap kulinernya. Ternyata di Cirebon banyak Kesultanan yang bisa dikunjungi sambil belajar sejarah. Bahkan kulinernya nikmat banget. Saya dari dulu ingin mencicipi empal gentong khas Cirebon tapi belum kesampaian. Lihat gambarnya jadi lapar….. alangkah nikmatnya bila dapat menikmati sepiring empal gentong ini di daerah asalnya hehehe..,

  10. Aku belum pernah ke Cirebon Mbaa. Tapi kalau singgah eh lewat di stasiunnya sih sering, hahaha.

    Btw wisata Cirebon jarang terekspos ya, ato aku aja yg kuper. Duh, malu deh aku

  11. Hihihi, alhmdulillah ya nggak perlu jalan kaki untuk naik ke mobil daring.. Duh mbaaak.. Ku pengin ke cirebooon, wisata sejarahnya mantap bgt ya

  12. Aku pernah tinggal di Cirebon 3 tahun, kak…dan baru tau kalau Keratonnya ada 3.
    Selama ini aku pikir nyambung aja dari kanoman itu…
    Kan ada pasarnya yaa..di depan Keraton Kanoman?
    **tempat fave Ibuku kalau belanja jamanku kecil

  13. Menarik tmya Keraton Cirebon huhu waktu kesana aku full kerja ke daerah Majalengka gitu tapi hotelnya di Cirebon. Pas mau pulang baru deh belanja batik khas Cirebon sama kulineran , ga sempat ke tempat2 iconic kaya gini.

  14. terjangkau ya Nasi Lengkonya, sekilas nampak kaya nasi pecel, semoga suatu saat bisa explore cirebon lagi ya mbak.

  15. Menarik sekali gambar keraton kasepuhan di Cirebon.. dah ada taksi online ya, jadi makin asyik kalau bisa jalan-jalan kesana.

  16. Asik juga bisa jalan ke keraton ya mbak dan memang aku senang banget kalau bisa wisata ke situs sejarah gini mbak. Kangen makan empal gentong rasanya pasti maknyuss…

  17. Makasi banya infonya
    Aah..
    Suami orang cirebon tapi belum pernah aki diajak mudik ke cirebon
    Hahaha

    Baca ini jadi ancang2 suatu saat diajak udah punya tujuan wisata

  18. Favorite aku banget kalau ke Cirebon makan empal gentong, rasanya beda ya kalau makan di kota aslinya. Aku belum pernah main-main ke keratonnya nih mbak

  19. Kalau dilihat2 dari contoh2 diatas kayaknya mayoritas tempat wisata di Cirebon itu berbau sejarah ya mbak

    Cocok loh buat bawa anak kesitu, biar smbil mengenalkan ini loh Indonesia pernah dimasa spt bla bla bla. Dan skrg kemajuannya udah begini pesatnyaa..

  20. Wah hanya sehari saja dan sudah bisa mengungjungi banyak tempat seperti yang disebutkan di atas plus masih sempat mencicipi beberapa kuliner khasnya. Oke bisa jadi referensi nih buat yang sempat jalan2 ke Cirebon tapi cuma sehari.

  21. Makasih banyak mbak, ini bisa jadi semacam panduan itinerary buatku yang belum pernah ke Cirebon. Selama ini sering melewati stasiunnya aja kalau ke Sby. Tapi blm pernah turun dan menjelajah Cirebon. pengenmengagendakan ma suami dan anak2 saat wiken jd gak usah ambil cuti krn bisa keliling sehari ya hehe

  22. Banyak keraton ya Cirebon ini. Bagus-bagus pula. Aku tertarik dengan yang Sunyaragi itu mba, keren banget ya dari bebatuan gitu.

    Wuiiiyy Empal Asemnya nih cocok buatku, ben enggak begitu wareg. Kalau yang Empal Gentong kan bakalan berasa kenyang banget.

  23. Sehari doang bisa kemana aja ini, super mba Tanti sampe mana-mana wakakak
    Aku belum pernah explore cirebon kecuali lewat doang kalo ke Jakarta atau baliknya
    penasaran empal gentong

  24. Wah aku blom pernah ke Cirebon mbak. Apalagi mudah dari st pasar turi Surabaya ke Cirebon. Pengen banget nyobain nasi lengkonya, harganya murah juga ya. Wisatanya juga kayaknya asik, wisata hetitage gt 🙂

  25. Pingback: Berkunjung ke Keraton Termuda di Cirebon : Keraton Kacirebonan |

  26. belom pernah ke cirebon, tapi kalau empal gentong itu emang favorit enak, gurih-gurih nyoi lah pokoknya hehehe

  27. Pas ke Cirebon aku cuma sempat ke Kasepuhan, Mbak. Sempat kopdar bentar sama bloger Cirebon. Trus ditraktir mi kocok, duh uenak banget. Pengin balik buat nyobain menu ini karena belum dijual di kota lain. Pas awal tiba, makan nasi jamblang yang empalnya endeus juga. Pokoke mesti balik hehe

  28. Juara kamu mba Tanti, bisa mengelili dalam waktu singkat wkaakak
    aku pengen juga ah kapan2, 2jaman yo ke Cirebon. Oh ya mba, itu lokasinya dari stasiun berapa jam ke Keraton, naik grab habis piro ya. AKu pengen ke Cirebon, moga bisa. Mosok lewat2 tok kalo ke Jakarta sama sekali belum pernah mampir

  29. Empal asem yg suka biasanya perempuan karena kuahnya seger gtu yq mbak tp aku tetep tim empal gentong sih hehehr…
    Btw kemarin sempet belanja batik ke trusmi ga mbak

  30. Lengkap niih, semua tempat wisata di Cirebon udah dimampirin. Mbaa, kok ngga nyobain nasi jamblang, itu enaak juga lhoi

  31. Ternyata banyak juga keratonnya nih. Aku pernahnya malah wisata klenteng di cirebon ini dan ke gunungnya. Next patut dicoba nih wisata keraton dan tamansari guanya

  32. Saya pernah ke Cirebon, dan yang masih membekas sampai sekarang yaitu empal gentongnya. Hahajaja, ketahuan ya, suka makan.

  33. Bagus banget ya keraton-keratonnya. Paling senang memang kalau jalan-jalan ke tempat bersejarah gini. Jadi belajar banyak hal 🙂

  34. Belum pernah sama sekali nih aku ke cirebon.. Ternyata banyak banget keratonnya ya. Menarik juga kota dan kulinernya.. Ga seperti anggapan orang selama ini…

  35. Belum pernah ke Cirebon.huhuhuhuhu. tapi baru tahu juga kalau di Cirebon ada tiga keraton ya mbaa.. eh iya icip kuliner yg empal gentong itu kok menggoda banget ya

  36. Pingback: Berkunjung ke Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon |

Leave a Reply

Required fields are marked *.