LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

Kala Corona melanda
Kala Corona melanda

Kala Corona Melanda

| 144 Comments

Lalang Ungu. Kala Corona melanda, apa yang terjadi dalam hidup kita? Corona Virus Disease 2019 ( Covid19 ) merupakan jenis virus baru dari keluarga besar Coronavirus yang saat ini sedang melanda dunia kita dan WHO telah menetapkan saat ini terjadi Pandemi Covid19. Hm…virus -sesuatu yang tak kasat mata itu- ternyata benar-benar besar dampaknya dalam hidup keseharian kita ya.

Kala Corona melanda

Awalnya ketika membaca berita tentang adanya virus baru yang menyebar dan banyak makan korban nun jauh di Kota Wuhan Prov Hubei China pada Desember 2019 lalu, aku sama sekali tak menyangka akan demikian besar dampaknya.

Jarak yang terentang begitu jauhnya juga karakteristik virus yang -kabarnya saat itu- tak tahan panas ini membuat sebagian besar kita mengira wabah itu kecil kemungkinannya sampai di negara kita.

Tapi apa yang terjadi, di luar perkiraan kita. Pebruari 2020 diumumkan ada WNI terjangkit Covid19 ini, di sini, di Indonesia! Lalu perlahan namun pasti angka itu bertambah dan bertambah, hingga menyebabkan kengerian di hati kita semua.

Saat aku tulis ini, di seluruh dunia tercatat 2.240.191 orang terkonfirmasi Covid19, 568.343 di antaranya berhasil sembuh dan 153.822 meninggal dunia 😢(sumber : Wikipedia, 18 April 2020)

Data Covid19, per 18 April 2020 (Sumber Wikipedia)

Di Indonesia, yang terkonfirmasi sampai dengan 17 April 2020 jam 15.50 adalah 5923 orang, sembuh 607 dan meninggal 520 orang. Data tersebut tidak hanya dari Jakarta, konfirmasi orang yang positif terkena Covid19 juga ada di daerah-daerah, mungkin bahkan di sekitar kita. Ya Allah, mudah-mudahan bukan di keluarga kita. Aamiin.

Dampak Covid19 di hidupku

Timbulnya rasa khawatir dan gelisah

Itulah yang paling utama kita rasakan, bukan? Makin meluasnya persebaran virus itu menimbulkan rasa khawatir bahwa kita ataupun keluarga kita bisa tertular juga.

Rasa gelisah tiap kali harus keluar rumah atau bertemu orang lain, karena kita tak dapat melihat langsung keberadaan virus ini jadi tak mudah untuk menghindarinya. Jangan-jangan di sekitar kita, jangan-jangan orang-orang yang kita jumpai adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berpotensi membawa virus itu.

Yang terlihat sehat pun bisa jadi sebenarnya OTG (Orang Tanpa Gejala) yang tetap ada kemungkinan menularkan virus itu. Gejalanya pun sekarang bervariasi, tidak hanya demam, batuk dan sesak nafas. Jangan-jangan, kita sudah jadi OTG tanpa kita ketahui. Jangan-jangan…aduuuuh, makin besar rasa khawatir itu, makin gelisah dan parnoan kita dibuatnya. Astaghfirullah… 

Doa adalah salah satu upaya kita menghilangkan rasa khawatir dan gelisah ini, setelah kita berikhtiar melakukan upaya-upaya pencegahan yang telah dianjurkan.

Penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat

Salah satu upaya agar kita tetap sehat, adalah penerapan pola hidup bersih dan sehat di setiap keluarga, setiap individu.

Sejak kecil kita telah diajarkan untuk itu, namun rupanya memang belum semua mampu menerapkan dalam keseharian kita, dan Si Corona ini membuat kita meninjau ulang hidup kita, antara lain dengan memaksakan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), yaitu :

  • mencuci tangan dengan benar minimal 20 detik, menggunakan air mengalir dan sabun. Apabila dalam kondisi tidak ada air mengalir maka menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 70%

    Tempat cuci tangan di sudut halaman

    Mari cuci tangan dengan sabun

  • melakukan desinfeksi pada peralatan / benda-benda yang kita gunakan yang kemungkinan berinteraksi dengan lingkungan yang tercemar virus ini
  • segera mandi dan mencuci pakaian setelah keluar rumah
  • mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan mendorong peningkatan imun tubuh.
  • menggunakan masker penutup hidung dan mulut setiap kali keluar rumah, berhati-hati dengan tidak menyentuh area wajah ( mata, hidung, mulut ) dengan tangan yang belum dicuci.

    Memakai masker kain

    Jangan lupa pakai masker kain saat terpaksa beraktivitas di luar rumah

  • melakukan cara batuk dan bersin yang benar yaitu dengan menggunakan bagian dalam siku untuk menutup mulut saat batuk atau bersin, atau menggunakan tisu yang kemudian segera di buang ke tempat sampah tertutup.

Social / Physical Distancing

Ketika angka-angka menunjukkan penyebaran Covid19 yang makin meluas, pemerintah pun mulai menerapkan aturan social distancing di masyarakat, yang kemudian berkembang menjadi physical distancing.

#dirumahaja

Jika tak ada keperluan yg penting banget… #dirumahaja ya

Pemberlakuan jarak aman antar orang 1-2 meter, karena salah satu cara penularan virus adalah melalui percikan saat bersin / batuk, yang ‘lompatan’nya bisa mencapai sekitar 1-2 m.

Aktifitas sosial yang menyebabkan kerumunan lebih dari 5 orang tidak diperkenankan. Penggunaan angkutan dibatasi. Kampanye #DiRumahAja digalakkan. Murid-murid melakukan school from home dan sebagian besar pekerja melakukan work from home. Semua dilakukan dari rumah. Bahkan di beberapa daerah telah dilakukan lockdown lokal dan pemberlakuan jam malam ☹️

Demikian pula dalam kehidupanku. Kami sekeluarga berusaha keras melakukan apa yang dianjurkan oleh pemerintah. Menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di luar rumah, menyediakan dan menggunakan masker bila bepergian.

Lho..kok masih bepergian?

Iya, setiap hari kerja aku masih harus menjalankan tugas di kantor karena demikianlah kebijakan pemerintah kota kami, tidak semua ASN melakukan WFH secara bergiliran agar kegiatan pelayanan masyarakat tidak terganggu. Telah diatur protokol pelaksanaan tugas-tugas di kantor ini sesuai dengan arahan physical distancing ini tentu saja, antara lain dengan meminimalkan pertemuan langsung sebaliknya menggunakan virtual meeting sebagai alternatifnya.

Virtual meeting

Rapatnya secara Daring (online / virtual meeting)

Oya, keharusan memakai masker penutup hidung dan mulut ini awalnya menjadi persoalan tersendiri bagiku. Sebagai orang berkacamata, suka kesel sendiri karena tiap kali pakai masker maka kaca mata sering berembun dan mengganggu pandangan. Mungkin karena tak terbiasa ya, meskipun sehari-hari aku menggunakan motor saat beraktivitas namun aku sebelumnya tak pernah tahan menggunakan masker karena rasanya plepeg (eh..apa ya istilah Bahasa Indonesianya..hihi.. susah nafas gitu lho..) dan kaca mata berembun itu.  Tapi rupanya itu memang factor kebiasaan, setelah sekitar sebulan ini rasa susah nafas saat memakai masker tak lagi sering mengganggu dan kacamata yang berembun tersiasati dengan mengatur nafas dengan lebih baik. Alhamdulillah…

Beraktivitas #DiRumahAja

Sekitar sebulan lalu, tepatnya pertengahan Maret 2020 dimulai anjuran dari pemerintah agar masyarakat di rumah saja, tidak bepergian keluar rumah jika tidak penting sekali, apalagi keluar kota bahkan mudik pun untuk tidak dilakukan.

Sebulan ini banyak sekali curhatan dari teman dan kerabat atas kondisi ini. Tingkat stres meningkat, termasuk para orang tua yang menjadi guru dadakan bagi putra-putrinya yang harus belajar di rumah. Belum lagi kebiasaan piknik atau wisata sebagai pelepas stres yang tentu saja saat ini tak bisa dilakukan, semakin menambah tekanan jiwa, hehe..

Kita memang harus pandai-pandai mensiasati kegiatan yang dapat dilakukan di rumah agar kebosanan tak melanda setiap anggota keluarga. Beberapa alternatif kegiatan yang dapat dilakukan di rumah, a.l :

  • Menekuni hobi. Terutama hobi yang dapat dilakukan di lingkungan rumah : membaca, menulis, berkebun, hasta karya, bermain game, dll.
  • Melibatkan anggota keluarga dalam kegiatan bersama, a.l : membersihkan rumah / menata halaman, mencoba resep masakan kesukaan keluarga, bermain game, main musik, olahraga, dll.
  • Sebagai sarana belajar di rumah bagi siswa pemerintah telah mengupayakan juga materi pelajaran melalui TVRI
  • Melakukan pertemuan virtual dengan anggota keluarga lain sehingga komunikasi tetap berjalan meski secara daring / online

After Covid19what next?

Ya Allah..semoga Covid19 ini musibah terakhir bagi kita dan akan segera berakhir. Semoga pandemi ini segera berlalu, sehingga kita semua kembali bisa bebas beraktivitas dengan rasa aman.

Menurutku, hal-hal baik yang kita temui / lakukan di masa pandemi ini, hendaklah tetap kita lakukan kelak bila Covid19 ini telah berlalu. Menjaga dan menerapkan PHBS, lebih dekat dan intensif dalam interaksi dengan keluarga dan orang-orang terdekat, menjaga kedekatan kita dengan Sang Pencipta, berbagi dan saling membantu sesama, itu semua tentunya harus terus kita lakukan.

Kalau ditanya apa yang ingin dilakukan setelah pandemi ini berlalu, mungkin sebagian besar jawaban kita sama. Hehe.. Bebas bertemu dengan siapapun dan berkegiatan dengan rasa aman di mana pun, tentunya itulah harapan kita semua.

Terus terang, ada beberapa kegiatan yang ingin segea kulakukan setelah Covid19 ini berlalu, antara lain : bertemu keluarga besar dan melakukan silaturahmi yang selama ini tertunda; silaturahmi rutin setiap usai Lebaran bersama Keluarga Besar Bani Kasijo ( keluarga dari sisi Ibu ) maupun silaturahmi Paguyuban Trah Pontjowigati ( keluarga dari sisi Bapak ); nyekar / ziarah makam yang biasanya kami lakukan sebelum Ramadhan dan sesudah Lebaran; memenuhi janji ke Ibu untuk staycation di Guci dalam rangka ultah beliau (yang rencananya kami lakukan di akhir Maret lalu); silaturahmi dengan teman dan sahabat yang telah tertunda sejak bulan lalu, ah…masih banyaaak lagi hal yang ingin kulakukan. Semoga semua segera terwujud. Aamiin..

Sahabat Lalang Ungu, Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Bagi umat muslim, tentu ini adalah waktu yang paling tepat bagi kita untuk semakin intens melakukan ibadah dan mendoakan kesehatan keselamatan kita semua. Semoga Allah SWT berkenan mengabulkan doa kita, Covid19 segera berlalu dan Idul Fitri kita jelang dengan suasana baru : aman dan sehat. Aamiin.. Aamiin Ya Rabbal Alamin..

Nah, Sahabat… Bagaimana dengan kegiatan kalian selama Corona melanda ini dan apakah ada rencana khusus yang akan kalian lakukan setelah pandemic usai kelak? Yuuk, bagi cerita di kolom komen yaa…

144 Comments

  1. Semoga pandemic corona segera berlalu ya mbak. Dan kita bisa beraktifitas dengan bebas seperti biasanya. Aaamiin.

  2. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu, sedih rasanya melihat sudah begitu banyak yang wafat akibat pandemi ini.

  3. Buk, aku ko nangis ya bacanya. Sedih gitu, rasanya selama ini hanya bersusah payah menguatkan diri. Tapi saat baca ini aku luluh lantah, langsung ingat orang tua di kampung, lebaran taun ini gabisa ketemu 🙁 Kemarin malam aku sampai buat jadwal terstruktur biar bisa lupain kesedihan ini…insyaAllah kita semua bisa kuat menghadapi ini. Coronaaa, segeralah musnah. Aamin

    • Ya Allah..maaf ya mba, kalau jadi buat mba sedih. Semoga Allah mengabulkan doa kita dan Si C itu segera musnah dari muka bumi. Aamiin..

  4. Aku sempat parno parah mbak, karena kan punya asma jadi kalau mau tidur suka mendadak kambuh sesek napas saking khawatir sendiri huhu

    Harus berpikiran tenang nih mbak, makanya dialihkan nonton drama korea aja hehe. Wah, mbak MEchta masih kerja nih, Abah cuma dapat jadwal piket kerja 2 kali seminggu aja nih mbak. Semoga sehat2 terus untuk mbak Mechta sekeluarga yaaah

  5. Aku orangnya lebih sering di rumah, jadi gak terlalu banyak perubahan setelah adanya Corona ini. Yang beda itu saat keluar karena musti pakai masker. Jaga jarak juga. Semoga semua segera berlalu

  6. Aamiin….sudah kangen dengan kehidupan normal . Mudah2an pandemi ini segera berlalu

  7. Selain harus mengetahui tentang penyakitnya seperti gejala, dll. Tapi juga harus menjaga mental agar tidak mudah curiga. Ada yang bersin karena gatal, udah dicurigain kena corona :((

  8. Selain harus mengetahui tentang penyakitnya seperti gejala, dll. Tapi juga harus menjaga mental agar tidak mudah curiga. Ada yang bersin karena gatal, udah dicurigain nih

  9. saya setiap hari berdoa semoga corona ni segera berlalu karena udah sebulan nggak kemana2 tuh rasanya kesiksa juga 🙂

  10. apa yang aku baca disini mengingatkan kembali pada semua yang wajib dilakukan oleh kita agar terhindar dari Covid, semoga wabah ini segera berlalu

  11. Hikmah dr wabah virus Corona ini kita jadi lebih aware sama kesehatan diri dan kebersihan anggota tubuh ya mba, tapi mudah2an semua ini gak berlangsung lama, saya rindu jalan2 soalnya huhu

  12. Iya mbak aku juga kangen keluarga, walaupun bisa dibilan ketemunya agak sering dengan ortu tapi ini sudah satu bulan lebih belum ketemu. Semoga Pandemi ini segera berakhir ya & kita tetap bisa berprilakuk hidup sehat & bersih sampai kapan pun

  13. Iya nih Mba, ku ambil positifnya aja dari wabah ini, bisa berkumpul keluarga, bisa wfh, bisa ngeblog lagii yang biasanya lumutan, bisa say hello ma temen2 lama.

    Ah gimana pun berharap cepet berlalu, masih betah di rumah, banyak kegiatan, cuma pas kebutuhan keluar suka ga tenang aja. Nanti kalo dah beres nih, aku mau turiiiing, ngopii ngobrol sama mentemen kantor, klinik dan mentemen lainnya, ketemu mba Mechta dan kopdar ma blogger2.

  14. kalau aku emang terasa timbulnya rasa khawatir, ada satu malam dimana aku nangis banget takut ga bisa ngapa2in dalam waktu yang lama. semogaa ini segera usai ya

  15. Ada mba mau prepare pulkam…urus urus urusan alm ibu yang tertunda dari awal sibuk ampe harus #dirumahaja hehe. Semoga

  16. Pengin ngajak anakku jalan-jalan mba nanti setelah pandemi ini hilang dari muka bumi. Kesian juga mereka udah lama banget nggak kemana-mana. Ya memang sih lagi masa prihatin. Tapi namanya anak-anak ya tetap bocah yang butuh keceriaan.
    Semoga saja virus Corona ini segera pergi dari bumi kita ya mba.

    • Aamiin..iya dik..begitu Corona musnah..pasti jalan2 bersama adalah salah satu yg kita lakukan ya..hehe..

  17. Pasti yang pertama tuh pengen kumpul keluarga besar, dengan ibu mertua juga, kalo orang tua kan deket rumahku mbak. Untuk sementara memang kudu beradaptasi dengan situasi sekarang ya, dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan meski di rumah aja

    • Betul mba..biar gak bosen harus pintar2 cari kegiatan ya..

      • Cari kegiatan, cari kesenangan aja meski di rumah. Kalo aku sukanya berkebun ya udah uplek seharian aja bisa. MIndahin anakan tanaman cabe ke pot-pot, trus nanti guntingin ranting yang kepanjangan, hihiii. Gantian deh dengan baca buku, nulis artikel. Pokoknya biar gak bosan gimana caranya kudu sibuk

  18. Aamiin Allahumma aamiin
    Semoga permasalahan wabah ini segera berlalu. Dan semua bisa kembali seperti sedia kala.
    Memang begitu banyak efek yang diakibatkan terlebih ketika social distancing mulai diberlakukan. Segala aktivitas pun jadi serba terbatas

  19. Saling menguatkan dan mendoakan ya k utk semua agar covid berlalu. Bisa mjalani ramadhan dgn maksimal

  20. Covid 19 bikin kita takut dan cemas karena kita takut mati gara-gara wabah tersebut.

    Banyak berdampak pada sehingga economic dan juga sepi jalanan. Tetap dirumah demi menghentikan penyakit ini

  21. udah sebulan nih kayanya semenjak pertama kali corona virus masuk indonesia dan diminta nggak keluar rumah yaaa, tetep semangat, semoga segera berlalu

  22. Kalau saya masih bekerja seperti biasa sih Mbak belum ada larangan tidak bekerja. Jadi masih banyak ketemu orang-orang walaupun nggak seseru dulu bisa ngobrol bebas.

  23. Aku sedih karena Corona ini membuat banyak orang yang terpapar secara ekonomi banyak yang jadi kelaparan karena tidak ada yang bisa dimakan…huhu…

  24. sejak ada virus corona ini semua jadi berubah ya mba. Itu tempat air sama sabun ditaruh diluar rumah ya mba? wah boleh diikutin, soalnya saudara disini keluar masuk rumah seenaknya terus, ditegur tersinggung jadi mending gitu ya taruh aja diluar jadi biar cuci tangan dulu sebelum masuk rumah

  25. Rencana kita setelah pandemi ini berakhir kurang lebih sama, Mbak. Ingin bertemu dengan keluarga, terutama orang tua. Udah kangeen ingin ketemu orang tua.

  26. Aamiin ya Allah, semoga pandemi ini cepat berlalu ya, tiap hari baca berita tentang ini rasanya nyes juga apalagi dampaknya itu lho huhu.

  27. Aamiin ya Allah, semoga pandemi ini cepat berlalu ya, tiap hari baca berita tentang ini rasanya nyes juga apalagi dampaknya itu lho huhu..

  28. Corona mengubah segalanya ya mbak. Dari yang tadinya bebas silatuahmi skrng jd gak bisa ke mana2. Ke mana2 kudu pakai masker dll. Semua kerja di rumah, sekolah di rumah dll.
    Tapi pasti ada hikmah utk semua ini. Kalau saya melihatnya jd makin yakin manusia itu makhluk yang cepat sekali adaptasinya.
    Semoga kita semua survive dr pandemi ini ya aamiin

  29. Pengen ke rumah Ibuuukk..
    Tapi memang wabah ini membawa kegemparan di seluruh dunia yaa, kak Tanti.
    Semoga kak Tanti sehat sehat selalu walau masih harus keluar rumah.

    Hidup bersih ini penting banget ternyata…
    Sering diabaikan dulu…

  30. Aku juga ngerasain betapa nggak nyaman pake masker mbak. Berembun embun deh si kacamata. Tapi mo gimana lagi. Tetep harus pakai hehehe

  31. Sekarang hampir setiap rumah atau pos satpam ada kran air dan sabun ya. Yang bikin kangen itu kopdar huhuhu

  32. jangan biarkan ini semua melanda terlalu lama yaa mbak. kita lawan!

  33. Aamiin semoga pandemi cepat menghilang dari muka bumi ini dan bisa bersilaturahmi dengan teman-teman, sahabat maupun keluarga. Jadi rindu ya…

  34. Aamiin semoga pandemi cepat menghilang dari muka bumi ini dan bisa bersilaturahmi dengan teman-teman, sahabat maupun keluarga. Huhuhu

  35. Pertama pas ada berita diumumkan 2 kasus covid ditemukan di Indonesia, saya mendadak parno. Waktu itu habis sembuh dari batuk lagi. Jadinya mau ke luar rumah takut, mendadak panas dingin kayak kena demam gitu.

    Tapi sekarang udah jauh lebih tenang dan banyak doa. Pasti wabah pandemi ini akan segera berlalu ya.

  36. Banyak masyarakat menghindari berita covod 19 karena ga mau stres. Tapi akibat otu jadi ada yang kendor, jalan masih ramai, gak mau pakai masler..panik jangan tapi waspada wajib

  37. memang banyak sekali suka duka selama COVID-19 yaaa mba…tapi kita pasti bisa melawannya bersama dengan disiplin!

  38. semoga pandemi segera berlalu. dan hidup dengan tenang, jujur saya juga selalu was-was dan khawatir, tapi jika terus seperti itu malahh akan timbul stress. jalani saja hidup jangan putus asa dan terus berdoa.

  39. Karena pandemi covid 19 ini saya gak jadi mudik. Jadi kalau pandemi ini sudah berakhir salah satu hal pertama yang ingin saya lakukan adalah mudik. Bertemu dengan keluarga di kampung. Rindu banget dengan mereka semua…

  40. Selama covid ya tetap beraktivitas seperti biasa ke kantor , kepasara memasak dan berbenah dirumah…yg berubah hanyalah tak pergi ketempat wisata . Dan ketika covid berakhir yg pertama pengen aku lakukan adalah bertemu keluarga , main sama ponakan serta memeluknya

  41. Semoga corona segera berlalu ya mba Tantiii….aku sudah rindu jalan-jalan lagi bareng mb Tanti

  42. Saya dan keluarga jadi rajin membuat wedang tradisional Mbak, selain minum multivitamin juga, supaya imun tubuh semakin kuat dan tidak mudah kemasukan virus.

    Pengen naik mikrolet lagi dengan bebas, karena kemarin waktu pulang kerja sendiri, anak saya melarang naik mikrolet, akhirnya naik gocar meskipun biaya lebih mahal 🙂

    Semoga pandemi ini segera berlalu dan kehidupan bisa normal kembali, aamiin 🙂

  43. jujur deh mba, banyak banget yang berubah saat Corona melanda ini. aku jadi lebih aware sama kesehatan dan kebersihan, terus semuanya jadi lebih online.

  44. corona memang sangat membuat banyak orang mengalami kerugian di segala sektor

  45. Saat bepergian, penggunaan masker menjadi penting, baik lagi sehat maupun sakit. Kenapa sehat juga perlu pakai? Karena kita tidak tahu kondisi lingkungan sekitar dan ada kekhawatiran orang terinfeksi tapi tidak bergejala, tentu saja bisa menulari orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Stay safe & healthy. Allah Swt selalu melindungi kita semua

  46. dan kalau bisa jangan sampai stress juga karena konon katanya kalau stress kadar imunitas bisa menurun. Stay safe semuanya

  47. Awalnya aku juga stres mbak. Panik dan cemas berlebihan. Pekan kedua mulai bisa menerima keadaan. Lebih lapang dada namun tetap berhati-hati

  48. Tetap tenang dan berdoa semoga selalu dilindungi oleh Allah Swt

  49. Klu sy lbh byk waktu k keluarga nih mb..jd tahu klu jd guru itu ternyata sudah Ya Allah hiks. Ibu rumahtangga sekaligus jd guru anak2 sekrg..tp enjoy ajalah.muga2 Corona cepat selesai dan anak2 segera sekolah lg.

  50. Aku jadi sedih bacanya, semoga Korona segera hilang di bumi, semua memang harus berubah, tapi aku yakin pasti ada hikmahNya. Semoga Allah selalu menjaga kita sekeluarga ya mbak. Sehat dan bisa pulang kampung lagi.

  51. Awalnya bingung mau ngapain, tapi lama-lama sudah bisa atur jadwal. Jam segini kerja apa, berikutnya apa lagi. Yah begitulah, akhirnya kita akan terbiasa

  52. After covid sèmoga kebiasaan baik seperti jaga kebersihan, jaga kesehatan, makan yg bergizi dan teratur juga peduli sesama maaih tetap kita lakukan ya mbak. Sedih juga lihat pandemi corona yg entah kapan akan berakhir. Kita yg udah disiplin dr awal utk jaga jarak sementara maaih banyak banget orang yg abai dan ga peduli blas. Yg kek gini nih bikin pandemi ga juga selesai

  53. Cemas dan gelisah juga kualamin Mba, masih mencari cara untuk menyalurkan energi dan emosi ngga nyaman ini… Semoga kita dikasih imunitas mental untuk melewati masa pandemi

  54. Dal hidup saya, baru kali ini saya mengalami situasi seperti ini, Mbak Tanti. Karena tidak tahu kapan corona akan berakhir, walau harapannya semoga segera berakhir ya, Mbak.
    Dan memang harus terus semangat beraktivitas, dan terus melakukan pencegahan agar virus corona jauh dari kita.

    • Betul mas.. ini kondisi baru buat kita semua. Insya Allah semoga kondisi terbaik segera kita jelang ya..

  55. setelah ini berakhir saya pengen ketemu suami dan orang tua, orangtua tinggal dipulau sebrang, suami diluar kota kami terpisah dengan 3 titik. semoga allah kabulkan doa kita ya mbak, amiin.

  56. Berharap semoga corona segera hilang. Belum punya rencana pasti, tapi sepertinya fokus ke si Kakak masuk sekolah SD dulu. Habis itu mikir buat mudik dan mulai beraktivitas normal kembali

  57. Saya juga mulai menekuni hobi selama di rumah, mbak. Mulai menulis lagi. Semoga bermanfaat ya.

  58. Amerika Serikat kok bisa ada di peringkat atas gitu ya mbaaa… Kirain kalau negara maju tuh udah tertib banget warganya, manut kalau diminta untuk diam di rumah aja. Persebaran covidnya bisa parah banget di sana.

    Semoga saja segera berlalu ya mba kondisi ini. Sudah banyak yang terpuruk gara-gara pandemi ini. Ingin semua segera kembali normal.

    • Iyaa..justru di neg2 maju yg terlihat sangat parah ya Dik.. entah bgmn penjelasannya.. Aamiin, semoga Allah kabulkan doa kita semua..

  59. Semoga setelah badai mereda akan banyak perubahan hidup sehat yang kita lakukan. Membiasakan cuci tangan dan memakai masker ketika berada di kerumuman. Terus rajin olah raga dan mengkonsumsi makanan sehat untuk stamina. Semoga semakin banyak hal positif yang kita jalankan.

  60. Kala Corona melanda, aku sedih mba, ga bisa mudik ketemu orang tua dan saudara. Padahal setahun sekali.. udah mengikuti anjuran dirumah aja pake masker cuci tangan .. semoga cepat berlalu Aamiin

  61. Corona mengajarkan kita, untuk tidak meremehkan yang terlihat kecil dimata kita. Bisa jadi yang kita remehkan malah lebih kuat dari kita sendiri. Semoga badai ini cepat berlalu

  62. Semoga wabah ini segera berakhir ya kak, sebisa mungkin saya memberikan perlindungan dengan selalu menyemprot desinfektan, selalu sedia hand sanitizer juga sabun cuci tangan jadi bentar2 anak2 saya ingatkan untuk cuci tangan dan kaki

  63. Sangat amat berbeda ya suasana semenjak PSBB ini, corona benar2 membuat org jadi susah utk melakukan aktivitas seperti biasa, ekonomipun terasa sulit, hika

  64. Jahitan maskernya Mbak Tanti rapi… Hihihi. Malah itu.

    Pandemi corona ini membuat kita banyak belajar ya Mbak. Juga mungkin membuka sebagian mata mereka yang awam bahwa pekerjaan secara online itu tidak dilakukan dengan santai (kadang begitu) tapi tetap sepenuh hati.

    Yang terberat yaitu melawan keinginan untuk tidak dandan……

  65. Hmm kl saya, apa yg ingin dilakukan setelah Covid-19 nanti hilang, saya pingin ngajak anak2 pergi wisata yg jauhan, booking hotel agar terbayar semua yg dipingin selama PSBB.

  66. Jadinya sekarang kita lebih aware sama kesehatan dan kebersihan diri. Salah satunya yg sering dsepelein ya cuci tangan

  67. Semoga saja pandemi ini segera berakhir agar aktivitas kita diluar tidak dibatasi. dan rencana saya jika keeadaan sudah mulai membaik tanpa ada rasa was-was untuk keluar rumah dan melakukan aktivitas, yaitu berkunjung ke rumah orang tua dan saudar untuk kembali bersilaturahim langsung tanpa perantara media komunikasi

  68. Semoga cepat berakhir covid ini ya bu. Saya kadang kasihan melihat pekerja harian yang makin susah ekonomi karena corona. salam bu, baru pertama berkunjung heheh

  69. Semoga pandemi COVID-19 ini segera bisa teratasi dengan baik dan bisa beraktivitas normal tanpa rasa takut lagi. Aamiin

  70. Semoga pandemi ini cepat berakhir, dampak dari virus ini banyak sekali mulai dari segi ekonomi banyak yg diphk. Trus banyak memakan korban jiwa, semoga kita sellau diberikan kesehatan. Aamiin

Leave a Reply

Required fields are marked *.