4 Langkah Mudah Mendaftar BPUM / BLT UMKM di Kota Pekalongan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu, semoga semua sehat dan bahagia ya.. Oya, beberapa waktu lalu, ada kerabat yang menanyakan tentang prosedur pendaftaran BPUM kepadaku, mungkin karena dia mengira aku masih dinas di OPD yang menangani Koperasi & UMKM, tempat tugasku sebelum yang sekarang.
Aku pun kemudian mencari informasi dari rekan-rekan yang bertugas di dinas tersebut, dan karena kurasa ini adalah info yang cukup penting, maka sekalian kutuliskan saja di sini. Meski yang akan kutuliskan di sini terutama adalah prosedur pendaftaran BPUM di Kota Pekalongan, namun mudah-mudahan bermanfaat juga bagi pelaku UMKM dari daerah lain yang membutuhkan informasi ini.
Tentang BPUM
Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendaftar program BPUM ini, ada baiknya kita kenalan dulu dengan BPUM itu sendiri, bukan? 🙂
Apa itu BPUM?
Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro atau disingkat BPUM adalah program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak Covid19.
BPUM ini telah diluncurkan oleh Pemerintah sejak Bulan Agustus 2020, namun bagi pelaku UMKM yang belum terdaftar jangan berkecil hati karena pendaftaran tahap 2 telah dimulai lagi yaitu sejak tanggal 22 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 23 Nopember 2020.
Siapa yang Berhak Mendapatkan BPUM?
Bantuan sebesar Rp.2.400.000,- ini diberikan kepada pelaku UMKM yang lolos seleksi, dan penyalurannya melalui 2 lembaga perbankan yaitu BRI dan BNI. Target sasaran penerima pada awal program adalah 9 juta UMKM dan untuk tahap kedua ini telah ditambah 3 juta, menjadi 12 juta UMKM.
Syarat untuk mendapatkan BPUM ini adalah :
- Memiliki usaha berskala mikro
- WNI
- Bukan ASN (Aparatur Sipil Negara), TNI/Polri, Pegawai BUMN/BUMD
- Tidak sedang memiliki pinjaman di Bank dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Pendaftaran BPUM dilakukan di Dinas Koperasi dan UMKM setempat, namun di beberapa kota saat ini telah disiapkan pendaftaran BPUM secara online dan salah satunya adalah di Kota Pekalongan. Di Kota Pekalongan bahkan pendaftaran ini hanya dilakukan secara online.
4 Langkah Mudah Mendaftar BPUM di Kota Pekalongan

1. Siapkan Berkas-berkas Persyaratan Terlebih Dahulu
Agar proses pendaftaran berjalan dengan lancar, sebelum melakukan pendaftaran BPUM secara online, calon pendaftar sebaiknya telah mempersiapkan terlebih dahulu berkas-berkas yang dibutuhkan, yaitu : e-KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Izin Usaha Mikro Kecil (SIUMK), Foto produk/ tempat usaha, dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Apabila keseluruhan berkas tersebut telah siap maka bisa langsung ke langkah ke-3 yaitu mendaftar secara online. Namun apabila belum mempunyai SIUMK maka lakukan langkah ke-2 berikut ini.
2. Dapatkan Surat Izin Usaha Mikro Kecil Secara Online
Surat Izin Usaha Mikro Kecil adalah selembar naskah legalitas seseorang selaku pelaku usaha mikro kecil, yang selain memberikan kepastian hukum juga diharapkan menjadi sarana pemberdayaan bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Untuk mendapatkan SIUMK ini, pelaku UMKM dapat mengakses Online Single Submission (OSS) untuk memperoleh SIUMK dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Perlu diingat, pendaftar harus mempunyai alamat email yang aktif dan password yang mudah diingat, serta no HP aktif agar bisa dihubungi.

3. Daftarkan Berkas Persyaratan Secara Online
Setelah semua berkas persyaratan pendaftaran telah lengkap, maka pelaku UMKM Kota Pekalongan dapat segera mendaftar melalui link ini.

Melalui google form pendaftaran online inilah pelaku UMKM Kota Pekalongan mengisikan dan menggunggah data-data yang diminta, harus dilakukan dengan cermat dan teliti agar tidak terjadi kesalahan pengisian data.
4. Pengumpulan Berkas Persyaratan Secara Langsung ke Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pekalongan
Setelah melakukan pendaftaran secara online ini, kemudian pendaftar mengumpulkan arsip berkas-berkas tersebut secara langsung ke Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pekalongan, karena hanya pendaftar yang telah mengirimkan berkas-berkas tersebut yang akan dikirim datanya ke Pusat (Kementerian Koperasi) sebagaimana diingatkan pada akhir form pendaftaran online tersebut. Batas waktu pengumpulan berkas ini pada tanggal 27 Nopember 2020.

Nah, mudah bukan cara mendaftar BPUM atau BLT UMKM ini?
Cara Cek Penerima BPUM
Setelah melakukan langkah-langkah pendaftaran ini tinggal menunggu apakah lolos seleksi atau tidak. Bagaimana cara mengetahuinya? Cek saja daftar penerima BLT UMKM, antara lain di link ini.

Cara ceknya dengan login terlebih dahulu ke link e-form BRI/BNI, klik BPUM (Cek data BPUM) yang ada di baris terbawah, lalu setelah masuk ke halaman Cek Penerima BPUM UMKM masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan / nomor KTP) dan mengetik kode verifikasi, lalu klik ‘proses inquiry’.
Bila nomor NIK / e-KTP yang dimasukkan itu lolos seleksi / terdaftar sebagai penerima BPUM, maka akan muncul notifikasi pesan SMS yang isinya menyatakan yang bersangkutan sebagai penerima BPUM dan diminta untuk datang ke Bank penyalur dengan membawa e-KTP untuk verifikasi.
Cara Pencairan BPUM
Selanjutnya untuk verifikasi tersebut, penerima BPUM ini bisa segera mendatangi Bank penyalur dengan membawa berkas-berkas a.l : (1) Buku Tabungan; (2) Kartu ATM; (3) Identitas Diri; (4) Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan/ kuasa penerimaan dana Banpres.

Nah Sahabat Lalang Ungu, demikianlah 4 langkah mudah pendaftaran BPUM/BLT UMKM di Kota Pekalongan, semoga bermanfaat. Oya, apakah di antara kalian ada pelaku UMKM yang telah mendaftar juga? Atau bahkan sudah menerima BPUM ini? Yuk, ceritakan pengalamannya di kolom komen ya.. Terima kasih..
Pemerintah Kota Pekalongan bisa mendaftar secara online keren, di kota kami pendaftaran masih manual ke kantor Kelurahan tetangga yang punya usaha rumahan mengeluhkan bahwa sulit untuk mendapatkan kabar
Semoga makin dipermudah di semua daerah ya mba..
Ih, aku baru tahu dengan BPUM BLT UMKM ini. Di kotaku ada gak ya? Lumayan nih bisa ngebantu nambah modal pengusaha UMKM ya. Kasih tahu temen ah, barangkali di kotaku juga ada.
Cb kontak Dinas Koperasi & UMKM setempat utk carininfo mba..
Jiwa bisnisku meronta ketika baca artikel ini. Tapi sayangnya bukan orang Pekalongan mbak jika hiks
Ini kan program Nasional mba.. coba cari info di Dinas Koperasi & UMKM setempat mba..
Pendaftarannya sih hampir sama untuk wilayah bogor jawa barat ya beb .. Kmren aku jga daftarin orng tua ku step by stepnya ampir sama cman linknya aja yg beda 🙂
Iya betul mba..link-nya beda utk masing2 daerah, tapi prosedurnya sama
Daftarnya gimana mbak caranya
klo yg di Kota Pekalongan silakan baca post ini atau ke DinkopUKM Kota Pekalongan
Bantuan yang sangat diincar nih..hehe..Semoga banyak yang terbantu dengan program ini ya… Bagus juga di Pekalongan pendaftarannya online ya..jadi gak perlu berkerumun di dinas koperasi
Iya mba..mengurangi kerumunan massa
Program ini bantu banget para pelaku UMKM ya Mba. Kemarin di desaku hugs udah mulai pada ngambil deh. Ada kantor BRI yang deket rumah udah beberapa hari ini mayan banyak yang antri. Semoga bermanfaat buat mereka.
Nah iya mba..bisa lewat BRI atau BNI
Program yang sangat bagus dan sangat membantu pelaku UMKM, semoga sukses dan berdaya bagi anak negeri
Aamiin..
Semua umkm yg di Pekalongan psti seneng bgt klo disupport bgni sama pemerintah. Smoga bs meluas kesemua daerah.
Semoga demikian mba
waa terima kasih info dan sharingnya yaaa, pasti membantu banget nih buat para pelaku UMKM apalagi kondisi kaya gini hihi
Semoga demikian mba..
Terbantu sekali bagi pelaku UMKM nih. Dana BPUM bisa buat modal atau nutupin modal saat pandemi begini.
Betul sekali mba..
Di desaku udah mulai ramai bantuan ini, Mbak. Ternyata caranya cukup mudah, yaa. Pun dengan pengecekannyaa.
Iya Alhamdulillah tidak rumit..
Ini baru pekalongan aja ya mbak? Ada info di daerah bandung? Makasih sbelumnya..
Program Nasional, jadi tak hanya ada di Pekalongan saja. Coba cek / cari info ke Dinas Koperasi & UMKM setempat..
Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro ini bagus. Semoga saja terhindar dari berbagai hal tak sedap pelaksanaannya.
Syaratnya sebenarnya ada ya tapi dengar-dengar di sebuah daerah ada yang mengabaikan syarat-syarat itu. Bagus jika semua taat, termasuk yang mau minta bantuan.
Semoga begitu Kak
Aamiin
Semoga demikian mba.. Aamiin..
Masyarakat pekalongan mesti tau info ini nih, aku izin share ya kak
Silakan Kak.. Terima kasih..
Semakin dimudahkan ya mba sekarang ini mengajukan berbagai perijinan terkait untuk proses mendapatkan BLT UMKM. Semoga hal ini membantu para pemilik usaha mikro agar bisa terus berkembang.
Betul dik.. Semoga demikian. Aamiin..
semoga bantuannya tepat sasaran ya mbak dan pastinya banyak banget masyarakat pekalongan yang merasa bersyukur dengan adanya program ini 🙂
Semoga demikian, Aamiin..
Wah infonya sangat bermanfaat banget ini, apalagi pekalongan banyak UMKM ya.. jadi butuh banget bantuan BPUM BLT UMKM ini.. semoga informasi ini bisa tersebar lebih luas ya.. sehingga banyak UMKM yang mendapat bantuan.. aamiin
Semoga demikian.. Aamiin..
Usaha jualan baju Koko dan sarung
Masnya jualan baju Koko & sarung? Semoga sukses ya
Saya mau komen…bulan agustus tgl 28 saya sudah mengajukan berkas komplit di Disperindag kota Pekalongan tapi tidak ada kabar setelah saya cek ternyata saya tidak lolos …entah salah nya dimana..padahal semua sudah komplit dan saya tidak punya kredit hutang dengan bank manapun,dan tidak dapat bentuk bantuan apapun…sungguh benar-benar mengecewakan.padahal sudah bersusah payah dalam pengurusan nya bolak balik sampai 3harian….
Setahu saya, seleksi tetap dari pusat. Ada tetangga saya yg demikian juga, dan disaramkan untuk mendaftar lagi kali ini, lewat online dulu baru kirim berkas setelahnya jadi gak bolak-balik.
cara cek lolos atau tidak lolos bagaimana ka
Dicek di eform.bri.co.id
Jual baju onlein
maksudnya gimana, mba?