LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

vaksinasi Covid-19

4 Hal Yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Vaksinasi Covid-19

| 34 Comments

Setelah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 pada 1 Maret 2021 lalu, dua minggu kemudian aku mendapatkan dosis keduanya tepatnya pada 15 Maret 2021. Alhamdulillah, sebagaimana pada pengalaman pertama, pada kali kedua divaksin ini aku pun tak merasakan efek samping yang berarti. Pegal-pegal sedikit pada lengan yang disuntik kukira itu wajar saja, hehe..

Baca juga : Pengalamanku Mendapat Vaksin Covid-19 Dosis 1

vaksinasi Covid-19

Saat mendapat dosis kedua vaksin Covid-19

Rasa Lega Setelah Mendapat Vaksinasi Covid-19

Ya, merasa lega itulah yang kurasakan setelah lengkap dua dosis vaksin Covid-19 kuterima. Meskipun dari berbagai sumber kubaca bahwa vaksin Covid-19 ini tidak menjadikan kita kebal 100% terhadap virus itu, namun setidaknya memberikan kita tambahan perlindungan diri. Menurut juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, vaksin Covid-19 membuat tubuh lebih kuat dalam menahan rasa sakit dan mencegah sakit menjadi lebih parah (sumber : kompas.com, 15 Maret 2021).

Tambahan perlindungan diri itulah yang kubutuhkan mengingat sejak awal pandemi hingga saat ini, aku termasuk salah satu dari mereka yang harus work from office alih-alih mendapat kesempatan WFH baik total ataupun parsial. Bahkan sejak akhir tahun lalu tugas luar kota sudah harus kulakukan kembali.

Sungguh deg-degan melakukan tugas-tugas di luar kota itu meski protokol kesehatan diterapkan. Sesungguhnya, hati tetap merasa was-was. Terlebih karena di rumah ada ibu kami yang sudah lanjut usia. Namun bagaimanapun, tugas harus dilaksanakan bukan? Itu sebabnya aku bersyukur mendapat kesempatan relatif awal untuk mendapat vaksin ini.

Apa Yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Mendapat Vaksin Covid-19?

1. Tetap Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan

Vaksinasi Covid-19 memang bertujuan meningkatkan imunitas / kekebalan individu melalui pembentukan antibodi sebagai senjata melawan virus Corona-19. Peningkatan kekebalan individu selanjutnya dapat menjadi dasar terbentuknya kekebalan komunal (herd immunity), namun semua itu butuh proses/waktu dan tidak terjadi seketika.

Meskipun pada umumnya pembentukan antibodi telah terjadi 14 hari setelah suntikan vaksin Covid-19 yang pertama, namun baru akan maksimal kinerjanya setelah 28-35 hari setelah vaksinasi dosis kedua diterima ( sumber : halodoc.com, 2 Maret 2021 dan kompas.com, 15 Maret 2021).

Grafik antibody setelah vaksin Covid

Grafik Antibodi Setelah Vaksin Covid-19 (Sumber gambar tertera)

Itu sebabnya, meski telah mendapatkan vaksin Covid-19 tetap harus menerapkan protokol kesehatan 5M secara disiplin : memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilisasi & interaksi.

2. Mencermati Kondisi Tubuh dan Segera Konsultasi ke Petugas Medis Terdekat Apabila Merasakan Efek Samping Yang Mengganggu Kesehatan

Setelah memberikan suntikan vaksin petugas secara singkat menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan bila penerima vaksin merasakan efek samping berlebihan dan mengganggu kesehatan.

Waktu tunggu sekitar 30 menit setelah penyuntikan di mana penerima vaksin harus tetap berada di lokasi pemberian vaksin adalah juga dimaksudkan untuk mempercepat penanganan bila ada efek samping yang terjadi. Bukan berarti setelah 30 menit kita tidak perlu waspada dan bisa bertindak seenaknya ya…

Seharusnya kitalah yang paling faham dengan apa yang tubuh kita rasakan. Tidak perlu parno berlebihan, namun cermati apakah terasa hal-hal yang tidak biasanya terjadi pada tubuh kita. Lakukan tindakan awal sebagaimana pesan petugas, misalnya bila sangat pegal dapat mengompres lengan yang disuntik, bila pusing/demam minum obat penghilang pusing/pereda deman, dll. Nah, bila keluhan berlanjut segera hubungi nomor kontak tenaga medis yang tercantum pada surat keterangan yang diberikan setelah vaksin.

KIPI setelah vaksin Covid19

Ada yang merasakan KIPI vaksinasi Covid19? Tenang..itu hal wajar. (Sumber : FB Kemenkes RI)

3. Tidak Perlu Mengunggah Sertifikat Vaksin Covid-19 di Media Sosial

Merasa lega dan bersyukur atas kesempatan menerima vaksin Covid-19 ini tentu boleh saja, demikian pula mengekspresikan kelegaan/rasa syukur itu ke media sosial tidak ada larangan. Namun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan dan juga tidak perlu mengunggah sertifikat sebagai bukti vaksinasi.

Kenapa?

Pemerintah -antara lain melalui Menkominfo- telah mengingatkan/menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan/mengunggah sertifikat bukti vaksinasi Covid-19 ini, antara lain karena terdapat data pribadi  (pada QR Code) yang tentunya berbahaya bila tersebar luas karena bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung-jawab (sumber : tempo.co, 6 Maret 2021).

Jangan unggah sertifikat vaksin covid

Sumber Infografis : Tempo

4. Cermati Berita Terkait Vaksinasi Covid-19, Jangan Terjebak Hoax

Dengan semakin banyaknya jumlah penerima vaksin Covid-19 saat ini, tak dapat dipungkiri banyaknya berita terkait hal ini. Kita harus pandai-pandai memilih dan memilah berita yang kita konsumsi termasuk berita mengenai vaksin Covid-19 ini.

Jangan termakan hoax! Salah satu upayanya adalah memilih sumber berita yang mempunyai kredibilitas, salah satunya kita bisa membuka Hoax Buster pada web KPCPEN. Di sana bisa kita baca klarifikasi tentang berita-berita itu dengan sumber-sumber referensi yang dapat kita telusuri pula.

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah 4 hal yang sebaiknya kita lakukan setelah mendapat vaksinasi Covid-19. Bagaimana menurut kalian? Ada hal lain yang perlu ditambahkan? Yuk, tuliskan di kolom komen ya..

34 Comments

  1. Nahh, banyak yg abai dgn hal2 semacam ini ya Mba
    Dianggapnya klo udah vaksin, pasti KEBAL dan ngga mungkin kena/terpapar, duh.

    Makasii sharing-nya mba
    sehaaatt sehaaattt sellalu ya

  2. Eeeh ada yang mengunggah sertifikatnya ke media sosial? Kudet ya saya … gak pernah lihat, Mbak. Tapi memang gak perlu sih yaa.

  3. iyaa mba kita harus tetap disiplin yaa meskiun sudah 2 kali vaksin, karena masih perlu waktu untuk membentuk antibody dan pastinya perlu waktu. Banyak hoaks jug ayang ngga jelas ya.. dan please, jangan unggah sertifikatvaksin karena ada informasi yang perlu dijaga kerahasiaannya

  4. saya masih nunggu jadwal vaksin kedua nih. Tetep menjaga imunitas dan menerapkan prokes biar imunitas bagus besok pas jadwal vaksin berikutnya.

  5. Semalam aku naik kendaraan online trus driver-nya flu habis divaksin
    Aku jadi ketar ketir di mobil haha
    Semoga ga ada apa apa

  6. Hai Mbak, alhamdulillah dan selamat sudah dapat kesempatan divaksin. Sebenarnya aku ada jatah vaksin juga, tapi karena sedang hamil aku tetap berangkat ke Puskesmas tapi hanya untuk screening data saja.

    Nah, semua guru di sekolahku juga sudah pada divaksin, ada yang biasa saja, nggak pegel-pegel, ada yang mual, ada yang jadi ngantukan dan nafsu makannya meningkat. Ada juga yang mual muntah mencret lho, Mbak. Macam-macam. Ada juga yang sudah semangat divaksin sampai tempat malah tensinya tinggi banget, akhirnya nunggu jadwal panggilan lagi nantinya.

  7. Aduh, aku belom vaksinasi nih. Masih nunggu giliran. Udah didata tapinya. Semoga bisa segera. Dan iya, harus deh ya abis vaksinasi kita ngelakuin apa yang ditulis Mbak di tulisan ini. Biar kitanya aman.

  8. Oh, dapat sertifikasi bukti telah vaksin yaa, kak..
    Yang vaksin di keluargaku baru Ibuku. Dan itupun di Surabaya.
    Emm, tetanggaku juga pada udah siih…yang para sesepuh.

    Akunya belum.

  9. Alhamdulillah ya mbak sudah mendapat vaksin. Kalau di keluarga baru ibu dan suami yg vaksin. Saya sendiri belum tahu nih kapan dapat giliran. Ibu sya alhamdulillah ga mengalami gejala yg mba sebutkan di atas

  10. Saya sebagai rakyat biasa, sampai saat ini masih menunggu giliran vaksin yang entah kapan muncul hilalnya. Heheh

    So, saya bookmark dulu tips nya, agar nanti bisa diterapkan setelah saya mendapat vaksinasi.

  11. aku 2 hari yang lalu juga divaksin mbak yang diadakan sama kantor. alhamdulillah sih nggak ada efek macam-macam. semoga aja nanti pas mau vaksin kedua nggak kenapa-kenapa juga

  12. Ternyata berbahaya ya mengunggah sertifikat vaksin. Ya walau telah divaksin, ga ada salahnya tetap melakukan protokol kesehatan

    • karena ada data pribadi yg harus kita jaga Kak..
      ttg melaks protokol kes seusaivaksin tatap harus karena ada masa tenggang anribodi bekerja dan juga vaksinasi bukan berarti membuat kita kebal 100%

  13. sekalian mau nanya nih mbak, ayahku kan udah vaksin. denger2 vaksin covid 19 expired setelah tujuh bulan ya? berarti tujuh bulan lagi kita divaksin lagi ya?

    • wah kata siapa tuh mba? terus terang sata tidak pernah mendapat info seperti itu.. coba cek ke dinas/yankes setempat

  14. Wah pas banget baca ini, soalnya saya dijadwalin vaksin tak lama lagi. Anyway, saya mau menyoroti soal mengunggah sertifikat vaksinasi ini. Saya nggak nyangka kalau dampaknya bisa sejauh itu, jadi perlu ekstra hati-hati, mengingat saya pernah tersandung masalah serupa kaya gini.

  15. benar sekali ya mbak, meski sudah di vaksin tetap harus disiplin protokol kesehatan
    selain itu juga tetap menjaga daya tahan tubuh
    semoga selalu sehat ya mbak

  16. Waah udah vaksin yaa.. Aku masih nunggu jadwal nih, tapi ga tau kapan. Semoga sehat terus ya..

  17. Semoga sehat selalu Mbak.

    Saya juga sudah mulai kerja di luar rumah. Efek vaksin ini bergam ya. Ada yang ringan, ada pula yang berat sampai dua minggu masih merasakan efek vaksin. Semoga segera ada vaksin yang paling ringan efeknya.

Leave a Reply

Required fields are marked *.