LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

Antara Sapi, PMK dan Berkurban

Antara Sapi, PMK dan Berkurban

| 51 Comments

Antara Sapi, PMK dan Berkurban

Obrolan Mayang dan Bundanya : Antara Sapi, PMK dan Berkurban

“Bunda, apakah tahun ini kita akan berkurban lagi?” tiba-tiba Mayang melempar pertanyaan ke bundanya, di antara kesibukannya mengerjakan PR bersama Lana sahabatnya.

“Insya Allah, Nak. Ayah kemarin sudah menjadwalkan untuk melihat-lihat sapi bersama temannya. Eh, PR-mu sudah beres, sayang?” jawab bundanya sambil meletakkan piring-piring lauk yang dibawanya ke meja makan.

“Wah, Oom tetap akan memilih sapi untuk kurban kali ini? Nggak takut dengan PMK, Tante?” Lana menatap Bunda Mayang dengan penuh tanda tanya di matanya.

“Nah, iya tuh Bun.. Tadi kami lihat berita di TV, saat ini sedang marak PMK lho.. Mengapa ayah tetap berkurban? Kalau tertular bagaimana?” Mayang tak mau kalah, menegaskan pertanyaan sahabatnya.

“Hm.. Kalau kalian sudah selesai kerjakan PR, bantu menata meja dan kita makan dulu yuk.. Setelah makan nanti kita ngobrol tentang sapi, PMK dan kurban ini. Bagaimana?”

“OK.. Siaap, Bunda..” 

Mayang dan Lana pun bergegas membereskan buku-buku mereka di atas karpet tempat mereka belajar, lalu bangkit melaksanakan arahan Bunda Mayang.

Selesai makan, Mayang dan Lana kembali duduk lesehan beralas karpet di ruang keluarga Mayang, tampak tak sabar menanti bunda bergabung dengan mereka.

“Ayo, Bun…kita pengen dengar tentang sapi dan PMK itu..,” celoteh Mayang tak sabar. Begitu pula dengan Lana yang mengangguk cepat mengiyakan kata sahabatnya. Bunda tertawa melihat ketaksabaran anak-anak ini.

“Nah, tadi kan Mayang tanya apakah kita akan berkurban tahun ini. Insya Allah, seperti tahun-tahun sebelumnya. Kalian tentu sudah mendapat pelajaran di sekolah bahwa berkurban itu salah satu sunah yang bermakna sebagai bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Allah, juga sebagai salah satu wujud rasa syukur kita,”  setelah duduk bersama, bunda memulai penjelasannya.

“Tapi dengan adanya PMK ini bagaimana Bunda? Apa tidak takut?” Mayang langsung merespon penjelasan bundanya.

“PMK itu apa sih, kalian tahu tidak?” bundanya Mayang balik bertanya.

“Tahu Tante… PMK itu singkatan dari Penyakit Mulut dan Kuku. Benar kan, Mayang?” Lana menjawab dengan mantab namun tetap mencari dukungan sahabatnya.

“Iya Bun, begitu yang kami lihat di berita tadi. PMK itu penyakit yang sedang menyerang banyak ternak saat ini.”

“Betul. PMK ini penyakit yang disebabkan oleh virus, biasa menyerang ternak seperti sapi, kambing, kerbau, domba, babi dan menyebabkan ternak ini demam serta ada luka pada mulut dan kakinya. Memang PMK ini berbahaya bagi ternak. Nih, seperti tertera pada infografis ini,” bunda menjelaskan sambil memperlihatkan gambar di ponsel beliau.

PMK pada ternak

Apa itu PMK?
(infografis by Pemprov Jateng)

“Jadi, saat memilih ternak untuk dikonsumsi atau untuk kurban misalnya, kita harus memperhatikan betul tanda kesehatan hewan itu. Tanda-tanda yang bisa kita lihat jelas untuk ternak sakit PMK antara lain banyak berliur -karena mulutnya sakit- dan atau kakinya pincang -karena kukunya kan sakit,” tambah bunda menjelaskan.

“Apakah PMK bisa menular kepada manusia, Bun?” Mayang bertanya antusias.

“Kalian pernah mendengar tentang Zoonosis? Itu adalah istilah untuk penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Nah, berdasarkan pendapat para ahli, PMK ini bukan termasuk zoonosis, artinya PMK tidak atau sangat kecil kemungkinannya untuk menular kepada manusia,” jawab bunda panjang lebar.

PMK bukan zoonosis

Jangan panik. PMK bukan zoonosis.
(Infografis by Pemprov Jateng)

Kata pakar tentang PMK

Kata Pakar : PMK tidak bersifat zoonosis.
(SS Theconversation, 2022)

“Jadi meski ternaknya sakit PMK ini, kita masih bisa minum susunya / makan dagingnya, Te?” Lana pun tak kalah antusias bertanya.

“Ya, tentunya setelah melalui proses penanganan / pengolahan secara benar. Sebaiknya menghindari minum susu segar ataupun makan daging mentah.”

“Sebentar Bun, bagaimana sih cara memasak susu sapi yang benar?” tanya Mayang.

“Pertama susu segar disaring, agar kotoran atau partikel lain tidak tercampur pada susu yang akan kita konsumsi. Lalu, rebus dengan api kecil saja sambil terus diaduk perlahan agar susu tidak pecah. Masak hingga susu hangat, misal untuk 1 liter susu masak sekitar 5 menit, jangan sampai terlalu panas / mendidih agar protein dalam susu tidak rusak,” panjang lebar bunda menjelaskan.

“Oh begitu.. Nah kalau memasak daging, bagaimana cara yang benar, Tante?” rupanya Lana pun terbangkitkan rasa ingin tahunya.

Pemasakan daging yang benar

Kata pakar tentang pengolahan daging.
(SS Theconversation, 2022)

Bundanya Mayang kembali menunjukkan infografis di ponselnya, sambil memberi penjelasan tentang cara yang baik menangani daging segar secara aman.

Cara benar penanganan daging segar

Cara aman penanganan daging
(Infografis by Ditjen PKH Kementan RI)

Cara penanganan daging yang benar :

  • Tidak mencuci daging sebelum diolah.
  • Rebus daging selama 30 menit dalam air mendidih, lalu siap dimasak/diolah sesuai keinginan.
  • Jika daging tidak langsung dimasak/akan disimpan, maka dinginkan daging setelah direbus, kemas / masukkan dalam wadah bersih, simpan minimal 24 jam dalam pendingin / chiller sebelum dibekukan dalam freezer. 
  • Pilih jeroan yang sudah direbus, atau bila masih mentah lakukan perebusan sebagaimana pada daging, sebelum diolah/disimpan beku.
  • Plastik bekas kemasan daging segar sebaiknya tidak langsung dibuang ke tempat sampah, melainkan dicuci terlebih dahulu dengan deterjen / cuka dapur / pemutih pakaian, agar tidak menyebarkan virus yang dapat mencemari limgkungan.

Kedua anak itu terlihat mendengarkan penjelasan bunda Mayang dengan serius, mudah-mudahan mereka menyimpan dalam benak apa-apa yang mereka pelajari hari ini.

Demikianlah Sahabat, hari ini mereka jadi lebih tahu tentang PMK, yaitu penyakit mulut dan kuku yang sedang menyerang banyak ternak. Mereka juga belajar bahwa tidak perlu panik karena PMK namun tetap perlu hati-hati dalam memilih sapi/kambing/kerbau yang akan akan dijadikan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini melalui tanda-tanda PMK yang dapat terlihat. Selain itu, mereka juga mendapat pengetahuan baru mengenai cara yang baik untuk mengolah produk ternak sebelum dikonsumsi.

Sahabat Lalang Ungu, selamat bersiap menyambut Idul Adha tahun ini, semoga keberkahan dari-NYA terlimpah selalu untuk kita. Aamiin..

***

Sumber Info:

  • brilliofood(.)net. “5 Tips Merebus Susu Sapi Agar Tidak Pecah, Nutrisi Terjaga. 21 Juni 2021.
  • theconversation(.)com. “Pakar Menjawab : apakah penyakit mulut dan kuku hewan ternak bisa menular ke manusia?”. 19 Mei 2022
  • Infografis dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Pemprov Jateng terkait PMK.

***

Baca juga tulisanku terkait haji dan umrah yuuk…

51 Comments

  1. Eh kenapa daging yang baru beli kok malah ga boleh dicuci? Kan sekalian dibersihkan trus masuk freezer. Masa iya daging dari pasar langsung masuk freezer? Kan kotor jadinya bukan?

    Untuk yg PMK ini emang iya ya nggak nular ke manusia? Okelah kalau ke end user mungkin nggak, selama ga dimakan. Tapi gimana dengan peternaknya yang sehari-hari bercengkerama dengan hewan2 ternak tersebut?

    • itu sudah dijelaskan dari screenshoot kata pakar mas, virus PMK ini tdk bersifat zoonosis, sangat kecil kemungkinan menular dari hewan ke msnusia

      • Jadi pengen nanggepin di sini. Iya sih soal daging2an dicuci dulu atau tidak sebelum masuk frezer nih sering jadi perdebatan juga. Dulu selalu saya cuci dulu, sekarang langsung masuk saja. Karena kalau dicuci lalu masuk frezer juga perlu ditiriskan dan dikeringkan dulu. Ribet. Hehehehe

  2. Akhir-akhir ini, berita seputar PMK pada ternak menjadi berita yang sering dibicarakan oleh banyak orang. Terlebih lagi momennya menjelang hari raya idul adha, tentu dengan adanya PMK ini menambah kekhawatiran dalam masyarakat. Padahal sudah lebih 30 tahun, indonesia terbebas dari PMK, namun karena kecolongan dan mengimpor ternak dari negara yang belum bebas PMK membawa dampak negatif yang begitu besar di kalangan peternak lokal.
    Semoga pemerintah lekas bisa mengatasi permasalahan PMK ini

    • Begitulah Kak..sebagian masyarakat menjadi panik karenanya. Mudah2an pemerintah segera dapat mengendalikan ttg PMK ini dan semoga tulisan sederhana ini punya andil meski sedikit dlm memberi edukasi kpd masyarakat..

  3. Terimakasih edukasinya kka Tanti.
    Sesungguhnya, tips mengolah daging ini aku baca dengan penuh kehati-hatian. Karena aku pernah mencuci daging kurban lalu aku taruh kulkas. Dan gak butuh waktu lama, keesokan harinya si daging berwarna biru-biru seperti memar.
    Suami uda curiga kalau daging-daging tersebut membusuk.

    Sehingga aku perhatikan betul tips dati kak Tanti.

  4. Iya eh, semenjak ada pemberitaan di media seperti itu jadi ngeri banget buat beli daging sapi. Memang harus hati-hati dan waspada deh, pastikan apa yang mau kita konsumsi sendiri atau bersama keluarga harus dilihat baik-baik terkait daging yang sehat dengan yang tidak.

  5. wah makasih infonya, mbak. saya jujur belum tahu terlalu banyak nih soal PMK ini. alhamdulillah ya ternyata peluang menular ke manusia ternyata sedikit sekali asal kita mengolah dagingnya dengan aman

  6. aku cukup sedih uga dengan nasib para peetrnak yang banyak kehilangan ternakna karena PMK ini. mudah-mudahan ini jadi aware kita bersama tentang vaksin virus ini juga pada hewan

    • betul..yg paling terdampak adalah para peternak dan berimbas juga pada produksi & ketersediaan hasil ternaknya

  7. Penyakit pmk ini cukup bikin was-was saya juga nih mbak. Apalagi media pemberitaannya heboh banget. Tapi Bismillah aja ya

  8. Penjelasan nya seru mbak, dan mengena. Sebelumnya cukup was was soal PMK ini. Apalagi lihat di YouTube lidah sapi sampai putih dan mengelupas gitu ya.

  9. wahh aku baru tau loh cara pengelolaan daging yang baik buat mencegah penularan PMK gini, ternyata jangan dicuci dulu yaa, langsung rebus aja buat penyimpanan

  10. Syukurlah penyakit ini tidak menular ke manusia ya. Semoga kita aman mengonsumsi daging Idul Adha ini

  11. Biasanya kalau beli daging pengen langsung dicuci baru disimpan di kulkas. Ternyata sebaiknya langsung direbus sampe 30 menit ya baru disimpan kalau belum dimasak. Itu ga dicuci biar terhindar kontak dengan kita kali ya.

    Trus aku baru tahu walau misalnya kena PMK, tetep bisa dimakan dagingnya asal dimasak dengan benar. Kirain benar2 ga boleh dimakan. Terima kasih infonya ya mbak. Sangat berguna.

  12. Cara penjelasan yang asik dengan dialog ini. Intinya Dimasak dengan benar dapat mengantisipasi juga ya Bu.

  13. lebaran haji tahun ini sepertinya udah banyak orang yang berkurban dan mereka pun juga memilih kurban sapi/kambing yang sehat. di depan rumahku kemarin ada kegiatan pemotongan daging kurban.

    • betul kak..semakin bnyk sosialisasi agar masy bisa memilih hewan kurban yg sehat dan baik, serta mengetahui cara pengolahannya yg benar

  14. Di tempatku pasar hewan langsung tutup saat ada PMK. Jadi hewan buat kurban, orang-orang beli langsung ke peternak. Kalau miaranya 1-2, jarang yang tertular sih. Jadi aman

  15. Penting untuk tahu cara menyimpan dan mengolah daging kurban ya. Demi kesehatan kita soalnya.

  16. Banyak sekali ketakutan saat mau berqurban sapai di tengah PMK di beberapa wilayah. Namun, jika diatasi dengan tepat dan dilaporkan pada dinas terkait akan mendapatkan penanganan yang tepat pada hewan yang ada. Qurban tetap berjalan, dengan ikkhtiar tentunya menjaga kebersihan kandang dan melakukan kontrol kesehatan hewan secara berkala.

  17. Agak mengkhawatirkan ya mbak di masa Idul Adha ini khususnya saat pemotongan hewan kurban karena ada PMK ini. Para panitia pun harus bekerja extra untuk memastikan kesehatan hewan yang akan disembelih.
    Alhamdulilah kalau sudah dibagikan tips pencegahannya.
    Barusan aku hanbis rebus2 sebentar dulu dagingnya mbak

    • betul mba..sebelum idul adha para petugas juga sdh selalu cek2 kesehatan ternak lokal dan segera menfobati bila ada yg terjena PMK, begitupun saat hari-H teman2 tim pemantau hewan kurban keliling ke masjid2 yg melakukan pemotongan hewan kurban utk memastikan aman..

  18. Jelang idul Adha, info seputar PMK ini cuup meresahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu mesti jeli memilih hewan ternak yg berkualitas dan cara pegolahannya harus benar-benar maksimal
    Makasih atas info dan tipsnya yg bermanfaat

  19. Ikut prihatin Indonesia bisa kemasukan penyakit PMK lagi padahal dah lama dinyatakan bebas PMK. Emang kduu diperhatikan bener pemerintah biar kurang2in import atau gak import samsek, apalagi dari India huhu cari penyakit.

    InsyaAllah MUI pun udah ada fatwa dan berkurban bisa dilakukan seperti biasa ya mbak. Semoga tahun depan lebih baik. Ikut sedih denger kabar peternak merugi.

  20. pengolahan daging memang harus hati-hati agar aman di konsumsi dan nikmat ketika di olah menjadi aneka makanan

  21. Penyakit PMK ini aku nonton penjelasannya dan membaca artikel kak Tanti, jadi semakin memahami. Semoga para peternak bisa segera mengatasi wabah ini dan bisa kembali merawat hewan-hewan ternak dengan tenang tanpa takut ternaknya sakit PMK.
    Rasanya sedih ya.. kalau sudah terjangkit sakit PMK ini.

    • iya mba..bagi peternak sangat merugikan dan scra umum mempengaruhi persediaan produk ternak di pasar yg pd akhirnya berimbas kenaikan harga juga..

  22. Ternyata cara mengolah daging yang saya lakukan salah. Gak boleh ya mencuci daging sebelum di olah atau di masukan ke dalam freezer. Well noted banget nih. Btw kasus PMK juga terjadi di kampung saya. Sampai sampai peternak sapi rela menjual sapinya dengan harga 2juta, padahal sapi nya udah dinyatakan sehat dan aman. Tapi karena warga pada takut gak ada yang berani beli

  23. Aku juga udah berkonsultasi sama sepupuku yang dokter hewan. Meskipun hewan kena PMK tidak akan menular ke manusia. Ngaruhnya cuma hewannya lebih kurang gizi aja

    • itu sebabnya yg lbh terdampak adlh para peternak yg akan merugi bila ternaknya sakit/mati krn PMK

  24. Ujian buat para peternak banget ya mbak, virus yg satu ini. Apalagi hewan nya sampai banyak yang mati, tapi syukurlah kalau masih ada cara aman mengonsumsi daging sapi maupun kambing..

  25. Kalau di rumah biasanya gak dicuci trus dimasukkan langsung ke freezer, kmrn sempat dpt beberapa kilo daging pas lebaran idul adha, btw makasih tipsnya kak

Leave a Reply

Required fields are marked *.