Maturnuwun, Ibuk…

Buk, 22 Desember telah datang lagi

Seperti biasa, kemeriahan perayaan Hari Ibu bahkan telah mulai sejak beberapa hari lalu

Kemeriahan yang dulu pun kami hadirkan untukmu dan tak pernah gagal menerbitkan senyum di wajahmu, namun 2 tahun terakhir ini kemeriahan yang sama sukses membuat banjir air mataku

Hari Ibu ke-3 tanpamu ini masih begitu menyesakkan bagiku, Buk

Tak ada lagi ulasan senyum dan binar matamu menyambut ucapan Selamat Hari Ibu dan ungkapan rasa syukur kami…

Ya Allah..kangen sekali sama Ibuk! 😭

Kali ini, rasa syukurku memilikimu sebagai ibuku, hanya bisa kuwujudkan lewat bisikan doa-doa terbaik untukmu

Namun rasa banggaku karena telah terlahir dari wanita lembut namun perkasa sepertimu, tak terbasuh oleh deras air mata yang terus menerus membanjir ini

Tak akan pernah terhapus selamanya 💜

Bukmatur nuwun sanget untuk semuuuuaaa yang telah Ibuk berikan pada kami selama ini.. Kasih sayang, didikan, dukungan dan terutama doa-doa tulusmu untuk kami.  Terima kasih untuk semuaaaanya yang telah membentuk kami menjadi versi terbaik kami saat ini

Ibuk, Selamat Hari Ibu, Srikandi ku..

7 thoughts on “Maturnuwun, Ibuk…”

  1. sosok yg penuh kesabaran dan ketangguhan, ssemoga kita sebagai ibu muda jg bisa meneladaninya ya, selamat hari ibu ya mba mechta

  2. Selamat Hari Ibu teruntuk kita semua yang menjadi Ibu.
    Dan semoga Allaah merahmati seluruh Ibu.
    Dan semoga doa-doa yang kita lantunkan untuk Ibunda tersayang diijabah dan menjadi amal baik kita juga.

    Aamiin~

  3. Selamat hari ibu buat semua perempuan di manapun berada.

    Ahh, saya selalu kehilangan kata setiap kali berbicara tentang ibu karena ibu adalah segalanya bagi saya. Mama adalah sosok yang paling berpengaruh di hidup saya❤️

  4. In my deep console.. maaf ya Mbak, cuma doa yang bisa kuberikan. Semoga Mba Tanti juga dikuatkan dalam iman dan Islam. Insya Allah ibunya Mba Tanti juga bahagia memiliki Mbak Tanti sebagai anak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *