LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

Calon buah lada

Di Umur Berapa Kalian Tahu Bentuk Pohon Lada?

| 10 Comments

Sahabat Lalang Ungu, kalian tahu lada / merica, bukan? Hmm..yang hobi masak pasti sudah tak asing lagi dengan rempah yang hampir selalu ada di dapur kita ini. Pssst, saat kecil dulu aku selalu bingung membedakan antara butiran lada/merica dengan ketumbar! Untung akhirnya aku tahu perbedaan kedua jenis bumbu dapur itu : yang butirannya relatif lebih besar dan halus, itulah merica😁

Ok, anggap saja kalian sudah lulus test mengenali butir merica/lada ya… Pertanyaan berikutnya, apakah kalian juga tahu seperti apa tanaman Lada? Eh, kalau di sosmed biasanya bunyi pertanyaannya seperti ini : Di umur berapa kalian tahu bentuk pohon Lada?

Nah, kalau pertanyaannya begitu..jawabanku adalah : Baru beberapa tahun lalu alias sudah setua ini aku baru tahu bentuk pohon Lada! 😁

Pohon Lada (Foto asli milik Web Dinperta Kaltim)

Duluuuu..kukira Lada itu biji dari tanaman yang bentuk buahnya semacam polong-polongan. Entah darimana pikiran itu. Mungkin karena pernah kubaca Lada itu salah satu tanaman rambat..nah, mungkin seperti tanaman kacang panjang / buncis gitu.. Upps, sungguh pikiran yang sangat ngawur.  Sangat tidak mencerminkan lulusan pertanian!! Wkwkwk…

Jadi ceritanya, di awal tahun pertama pindah ke kantor sekarang, aku melihat ada tanaman yang sepertinya baru mulai dirambatkan di salah satu pohon Jambu, kukira itu adalah sejenis tanaman sirih. Nih…bentuk daunnya seperti ini:

Daun Peper nigrum

Tuh…mirip daun Sirih kan ya? *cari pembelaan…Hehe…

Ternyata aku baru tahu bahwa dugaanku salah ketika seorang teman mengatakan bahwa tanaman yang kukira sirih itu adalah pohon Lada alias Merica! 😲

Pohon Lada biasanya mulai produktif setelah berumur 3 tahun. Tapi pohon Lada yang kami tanam rupanya lambat pertumbuhannya, lebih dari 3 tahun belum juga menunjukkan tanda-tanda mulai fase generatif sebaliknya tumbuh subur daunnya saja.

Mungkin kekurangan sinar matahari, hingga beberapa waktu lalu pohon Jambu yang jadi tempat rambatannya dipangkasi sebagian tajuknya agar sinar matahari lebih leluasa menyinari si pohon Lada.

Entah kenapa aku sendiri jarang memperhatikan pohon satu ini, meski selalu melewatinya tiap hari saat wira-wiri dari ruanganku ke sekretariat. Eh.. ceritanya jadi seperti kisah pohon Ceplokpiring kemarin..lama tak terperhatikan, tiba-tiba saja hari ini kutemukan hal yang berbeda padanya.

Pohon Lada

Tanaman Lada kami pagi tadi

Ya, saat berjalan menuju halaman depan sekretariat untuk apel pagi tadi, tiba-tiba mataku menemukan pemandangan yang tidak biasa pada pohon Lada yang merambat di pohon Jambu itu. Ada slawir-slawir semacam pita pendek berwarna putih kekuningan yang menjuntai di antara hijau tua dedaunan Lada.

Kudekati untuk melihat lebih jelas…dan ternyata…Lada kami mulai berbunga!

Malai bunga Lada

Malai bunga Lada berjuntaian seperti pita-pita 😍

Yang terlihat seperti pita-pita menjuntai di antara hijau daun-daun itu adalah malai bunga yang semoga kelak akan menjadi buah-buah Lada yang di dalamnya terdapat biji-biji yang pedas itu! InsyaAllah…

Calon buah lada

Semoga semua bunga kelak berhasil menjadi buah-buah Lada yang dinanti.. Aamiin..

Sahabat Lalang Ungu, sementara itu dulu ceritaku tentang pohon Lada alias Peper nigrum ini ya.. Sementara hanya ingin menyampaikan kabar gembira tentang pohon Lada kami yang akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda berproduksi. Akan kucatat dulu perkembangannya dan nanti setelah lebih lengkap catatanku akan kutuliskan lagi tentang Lada ini.

BTW, kalian ada yang punya pohon Lada juga kah? Yuk bagi ceritanya di kolom komentar ya…

10 Comments

Leave a Reply

Required fields are marked *.