Catatan Umrah 2026 (1): Persiapan Umrah

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua senantiasa sehat dan bahagia yaa.. Senang sekali bisa kembali menyapa sahabat semua lewat beranda rumah maya ku ini.

Alhamdulillah, di tahun 2026 salah satu harapanku insyaAllah akan terwujud, yaitu menuntaskan kembali rinduku ke dua tanah suci. InsyaAllah kali ini berkesempatan mendampingi kakak dan kedua adikku (suami istri). Nah, apdet blog kali ini mengawali cerita panjang perjalanan umrah bersama keluarga di 2026 ini, khususnya tentang persiapan umrah.

Apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk umrah?

Sejujurnya, memang cukup banyak persiapan yang harus dilakukan, khususnya bagi yang pertama kali akan melaksanakan perjalanan religi ini. Tapi sahabat tidak perlu merasa bingung atau panik, insyaAllah semua dapat disiapkan dengan baik kok.. Nah, berikutnya akan mulai kutuliskan satu persatu persiapannya ya..

Persiapan untuk Umrah Pertama

1. Memilih KBIU/H Pendamping yang Tepat

Untuk sahabat yang baru akan melaksanakan perjalanan umrah untuk pertama kalinya -sependek pengalamanku- lebih baik mengikuti KBIU/H dibanding melaksanakannya secara mandiri.

Apa itu KBIU/H ?

Kelompok Bimbingan Ibadah Umrah (dan Haji) merupakan lembaga swasta yang telah mendapat izin dari Kemenag untuk melakukan bimbingan ibadah umrah dan haji bagi jamaah.

Sahabat perlu hati-hati dalam memilih KBIU/H yang akan diikuti, karena sangat mempengaruhi pelaksanaan ibadah di dua kota suci nantinya. Tentunya keamanan dan kenyamanan beribadah sesuai dengan syarat wajib dan rukunnya merupakan faktor penting dalam menentukan pilihan.

Legalitas KBIU/H juga sangat penting ya, sahabat. Disamping juga melihat cakupan layanan yang diberikan oleh KBIU/H tersebut apa saja. Dan tentunya juga perlu memperhitungkan harga / biaya yang perlu disiapkan, disesuaikan dengan kondisi dompet kita tentunya.

Beberapa poin tersebut bisa dipergunakan sebagai pertimbangan memilih satu di antara banyak KBIU/H yang memberikan penawaran. Sahabat juga bisa memilih berdasarkan rekomendasi KBIU/H dari teman / keluarga yang pernah menggunakan jasanya.

Baca juga : 5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Umrah

2. Menentukan Paket Umrah yang Tepat

Setelah menentukan KBIU/H yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing, langkah berikutnya adalah memilih paket umrah yang akan kita ikuti. Biasanya, masing-masing travel ini menawarkan beragam paket umrah dengan perbedaan jumlah hari / itinerary / maskapai dan rute penerbangan yang digunakan / akomodasi di kota tujuan, dll.

Sahabat perlu memilih dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing. Jumlah hari sesuai jatah cuti (misalnya umrah paket 9 hari / 12 hari / 17 hari), atau tambahan tempat tujuan selain 2 tanah suci (misal: Umrah + Turkiye / Umrah + Mesir, dll), atau paket bus / paket kereta haramain, dll. Untuk waktu keberangkatan juga ada banyak pilihan, apakah akan umrah Ramadan / Syawal atau di waktu liburan anak misalnya.

Setelah memilih paket yang sesuai dan membayar DP, selanjutnya Sahabat dapat meminta Surat Keterangan Rekomendasi dari KBIU/H tersebut, untuk digunakan dalam mengurus dokumen keimigrasian (paspor dan visa).

Contoh Surat Rekom Umrah dari travel / KBIU

3. Mengurus Paspor

Setelah waktu keberangkatan telah ditetapkan dan surat keterangan dari KBIU/H sudah didapat, selanjutnya sahabat dapat mulai mengurus paspor ke kantor imigrasi terdekat.

Langkah pertama mengurus paspor adalah menunggah aplikasi M-Paspor dan membuat akun sahabat di sana, untuk mendaftar dan mendapatkan jadwal kita ke kantor imigrasi.

M-Paspor
Penampilan M-Paspor

Nah..di sini perlu kesabaran ekstra, karena seringkali memerlukan waktu relatif lama untuk bisa mendapatkan jadwal kehadiran kita ke kantor imigrasi..hehe.. Tergantung ramai/tidaknya yang mengantri secara online. Standby saja setiap jumat sore untuk war jadwal online, hehe..

Baca juga: Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku Ternyata Mudah

Ohya, dokumen yang harus disiapkan untuk mengurus paspor umrah adalah sbb: e-KTP yang masih berlaku, kartu keluarga (KK), akta kelahiran/ijazah/buku nikah dan surat rekomendasi dari KBIU/H.

Dokumen Paspor Baru

Adapun prosedur pengurusan paspor umrah : (1) pendaftaran online; (2) datang ke kantor imigrasi (pemberkasan, wawancara, foto); (3) pengambilan paspor (1 minggu setelah tahap 2).

Pengalaman kemarin saat mendampingi kakak & adik mengurus paspor lumayan heboh juga. Mantengin M-paspor dari awal Januari tidak juga dapat kuota jadwal baik Kanim Pekalongan maupun Pemalang, dan akhirnya mendaftar di Kanim Semarang pada 10 Januari 2026 yang ada kuota banyak (400-an) karena sedang ada Hari Bakti Imigrasi. Alhamdulillah..setelah mruput dari Pekalongan, terlayani dengan baik di Kanim Semarang tanpa harus mengantri lama.

10 Jan 2026 di Kanim Semarang

Waah..sudah cukup panjang rupanya tulisan kali ini. Untuk sementara sampai sini dulu ya Sahabat, persiapan umrah berikutnya (manasik, vaksinasi, perlengkapan, fisik dan mental, dll) akan kulanjutkan pada postingan berikutnya. Sampai jumpa lagi..

11 thoughts on “Catatan Umrah 2026 (1): Persiapan Umrah”

  1. Waaahhhh selamat ya mbaaakkk bisa umrah lagi. Kali ini bahkan bareng keluarga juga. Barakallah. Semoga nanti aku bisa umrah juga bareng keluarga. Doakan ya mbaak

  2. wah aku baru tahu mbak soal memilih kbiu/h ini soalnya kirain kalau ikut travel itu kan mereka yang milihin ya. Ini apakah berarti kita bisa memilih sendiri selain dari yang disediakan travel? Aku juga pengen banget bisa umroh bersama keluarga semoga nanti dimudahkan rezeki kami sekeluarga

    1. yg dimaksud PPIU/H di sini ya travel itu mba.. maksudnya dlm memilih, sesuaikan dg kebutuhan ataupun preferensi kita. Misalnya, kita cenderung NU ternyata mengginakan travel yg cenderung Muhamadiyah..mgkn bs terjadi kurang ‘sreg’ dlm pelaksanaannya

  3. Untuk pergi umroh itu memamg harus dipersiapkan dengan matang. Terutama pemilihan KBIH,jangan sampai salah memilih karena bisa memengatuhi kelancaran dan kenyamana ibadah umroh kita nanti. Umroh memamg ibadah yang perlu kesiapan fisik dan persiapan dokumen yang lengkap seperti paspor , duh janvan sampai tertinggal atau lupa nyimpen, bisa repot nanti.

  4. Membaca persiapan umrah Mbak Mechta di awal tahun 2026 ini benar-benar bikin hati ikut “mak nyess” dan rindu ingin ke Baitullah. Persiapan keberangkatan memang seringkali menjadi momen yang paling mendebarkan sekaligus mengharukan, ya kak.

    Segala detail mulai dari fisik, mental, hingga perlengkapan yang Mbak ceritakan di sini sangat membantu memberikan gambaran bagi calon jemaah lainnya.

    Terima kasih sudah menuliskan catatannya dengan begitu rapi dan informatif. Poin tentang kesiapan hati menurut aku yang paling krusial, dan Mbak berhasil menyampaikannya dengan sangat menyentuh.

    Semoga perjalanan ibadahnya lancar, penuh keberkahan, dan menjadi umrah yang mabrur. Ditunggu kelanjutan ceritanya selama di tanah suci nanti, Mbak!

  5. Saat mau ibadah umrah ataupun ibadah haji, mempercayakan kepada telrvel dan pendekatan yang baik adalah salah satu kunci kenyamanan kita kelas saan jadi tamu Allah SWT

  6. Ikut bersyukur karena kakak bisa umroh yang bener² diimpikan hampir semua umat muslim. Ikut senang dengarnya.. Apalagi sekarang mengurus berkas² keimigrasian sudah lebih mudah karena pakai sistem digital. Semoga perjalanannya dilancarkan ya kak… ❣️

  7. Persiapan sebelum umrah memang penting supaya perjalanan ibadah bisa berjalan lebih lancar. Mulai dari dokumen, perlengkapan, sampai kesiapan fisik biasanya perlu diperhatikan dengan baik

  8. Informatif banget artikelnya mbak mechta. Sebagai muslim yang bercita-cita menunaikan ibadah paling puncak, emang krusial banget ya menentukan KBIH. Kalo yang udah mapan cenderung mahal kalo yang baru walau banyak yang murah ngeri2 sedap banyak kasus.

    Saya juga baru tahu jika bikin paspor harus bikin akun dulu di mpaspor. Dulu pertama bikin paspor taun 2017 langsung datang ke kantor imigrasi. Cuma apakah setelah tidak aktif paspor bisa diperpanjang lagi kayak SIM atau STNK?

  9. Simpan dulu artikelnya, insyaallah suatu saat bisa umrahkan, bahkan menghajikan kedua orang tua. Kalau aku pribadi sih gampang, yang terpenting kedua orang tua dulu. Untungnya sekarang mengurus berkas dan melihat info bisa lebih mudah lewat digital :’)

  10. MasyaAllah, semoga perjalanan umrahnya lancar, mabrur, dan penuh keberkahan ya! Catatan persiapan umrah ini sangat lengkap dan bermanfaat, terutama bagi yang baru pertama kali akan berangkat. Tips memilih KBIU/H yang tepat berdasarkan legalitas dan cakupan layanan memang jadi pondasi paling penting sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Perjuangan “war” jadwal di M-Paspor itu nyata banget, sabar dan standby tiap Jumat sore memang sudah jadi ritual tersendiri! Semoga seri catatan umrahnya ini bisa menjadi panduan yang berguna bagi banyak calon jamaah lainnya. Ditunggu cerita selanjutnya!

Leave a Reply to Abah Raka Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *