Ngapain Ngeblog ?

Eh, hari gini… masih muncul pertanyaan itu ya?

Hehe, maklum saja, itu adalah pertanyaan yang sering muncul dari teman-temanku di saat awal aku Ngeblog dulu, awal tahun 2010 tepatnya.

berandamechta
Blog pertama : Beranda Mechta ( http://new.mechta.blogdetik.com )

Menjawab pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini, adalah : karena aku senang membaca dan menulis. Continue reading “Ngapain Ngeblog ?”

Kemeriahan Pekan Batik Nusantara 2016 (1)

Pekan Batik Nusantara ke-8 di Kota Pekalongan memang sudah berakhir, ditutup pada tanggal 9 Oktober 2016 lalu, namun kesan akan kemeriahan acara ini masih terasa (setidaknya buatku, hehe..).

PBN 2016 kali ini memang kurasakan lebih berkesan bagiku dibanding PBN / PBI di tahun-tahun sebelumnya. Bukan berarti kegiatan PBN / PBI sebelumnya tidak meriah lho.., hanya saja secara pribadi kesan lebih itu kurasakan. Kenapa?

Pertama, karena mutasi tugas beberapa waktu lalu, di kantor baru ini aku (sedikit) lebih terlibat dalam persiapan PBN ini, sedangkan di tahun-tahun sebelumnya hanya sebagai tamu / peserta / penonton. Kedua, di PBN kali ini -setahuku- baru pertama kali blogger dilibatkan dalam peliputan kegiatannya -meskipun blogger lokal malah sama sekali nggak dijawil– hehe… Namun aku tetap gembira karena dengan pelibatan blogger untuk meliput ini, beberapa teman blogger hadir di Kota Pekalongan, antara lain 3 blogger Gandjel Rel Semarang yaitu mbak Ika, Miya & Nyi Penengah D. Juga ada Ila Rizki, rekan blogger dari Tegal. Naah…istimewa sekali, bukan? Sayangnya aku hanya sempat kopdar -sebentaaar- dengan mba Ika saja. Mudah-mudahan lain kali bisa kopdar lama dengan teman-teman Blogger repoter dari luar kota di event PBN / PBI yang akan datang, dan blogger lokal juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Aamiin 🙂

Nah, itu keistimewaan yang kurasakan secara pribadi. Bagaimana dengan kemeriahan rangkaian acara PBN ke-8 Tahun 2016 ini? Berikut ini adalah kemeriahan beberapa kegiatan yang sempat kuikuti secara langsung :

Continue reading “Kemeriahan Pekan Batik Nusantara 2016 (1)”

Biar lambat asal selamat

Teeeeeet….. Suara bel berbunyi nyaring, menandakan akhir waktu belajar hari ini.

“OK anak-anak…. Ibu tunggu sampai hari Senin ya,” kata Bu Yuni segera sesudah suara bel itu berhenti. Beliau baru saja menjelaskan garis besar dari tugas yang diberikan pada kami.

Kelas pun gaduh, anak-anak bersicepat memasukkan buku-buku pelajaran hari itu dan bergegas meninggalkan kelas.

“Sudah ada bayangan tema laporanmu, Hen?” Ardi bertanya sambil menjajari langkahku.

Aku menggeleng, “Belum sama sekali. Mudah-mudahan nanti malam bisa surfing cari bahan.”

“Kalau aku sih sudah ada sedikit gambaran, tinggal melengkapi sana-sini..”

“Syukurlah… “

*** Continue reading “Biar lambat asal selamat”

Pekan Batik Nusantara 2016

Oktober telah datang dan Hari Batik Nasional kembali kita peringati di tanggal 2 Oktober ini.  Untuk menyambut Hari Batik Nasional ke-7 di tahun 2016 ini, tentunya Kota Pekalongan yang telah dikenal sebagai Kota Batik tak tinggal diam dong…

pbn_2016

Tahun ini, Pekan Batik Nusantara ke-8 ini akan diselenggarakan di Kota Pekalongan pada tanggal 4-9 Oktober 2016, dengan Tema : Kibar Budaya Jelajah Pesona Wastra.

Adapun maksud & tujuan PBN ini a.l : (1) Memperkenalkan dan mempromosikan Kota Pekalongan sebagai pusat industri batik di Indonesia; (2) Memupuk kecintaan, kebanggaan, serta kepercayaan masyarakat terhadap produksi dalam negeri terutama batik serta memberdayakan produksi dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan barang dan jasa di pasar lokal & internasional; (3) Tersajikannya informasi secara visual kualitas produk batik nasional; (4) Sarana untuk kerja sama bisnis dalam wujud partisipasi semua elemen masyarakat untuk mempromosikan batik; (5) Mendorong peran serta lembaga kementerian pusat dalam mendukung pemasaran batik nasional dan internasional; (6) Menarik kunjungan wisatawan dan buyer untuk datang melihat dan membeli batik nusantara; (7) Mendorong masyarakat dan pengusaha batik untuk menciptakan desain batik yang modern agar diminati masyarakat internasional. Dan beberapa kegiatan dalam rangkaian Pekan Batik Nusantara 2016 ini antara lain sbb: Continue reading “Pekan Batik Nusantara 2016”

KEBAT KLIWAT

kebat-kliwat

Teeeet… Swara bel keprungu banter, nandhaake akhir jam sekolah dina iki.

“Cah-cah, aja lali tugase ya… Tak enteni nganti dina Kemis,” ngendikane Bu Yuni sakwise swara bel kuwi mandeg.  Sakdurunge bel muni mau, Bu Yuni nembe wae nerangake tugas kanggo kelasku ing minggu iki.

Kelas malih rame. Bocah-bocah mburu-cepet nglebokake buku lan perabotan sekolah liyane, banjur enggal-enggak regudugan metu kelas.

“Wis ana gambaran laporan sing arep mbok garap, Hen?” pitakone Ardi sing mlaku alon-alon bareng aku.

Aku gedheg, “Blas, durung ana gambaran ki… Muga-muga mengko bengi bisa mulai surfing golek bahan.”

“Nek aku sih wis nduwe gambaran sithik, kari nambahi kana-kene..”

“Syukurlah… “

*** Continue reading “KEBAT KLIWAT”

Berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur

Desa Bahasa Borobudur

Desa Bahasa Borobudur.  Apa dan di mana itu? Dua kata itulah yang terlintas pertama di benakku ketika mendengar rencana Blogger Gandjel Rel Semarang akan berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur.  Terus terang, itu kali pertama aku mendengar namanya.

Informasi yang kudapat dari teman-teman di grup IIDN Semarang & Gandjel Rel, bahwa itu adalah sebuah lembaga pembelajaran bahasa inggris yang menerapkan konsep “Belajar bahasa inggris secara mudah, cepat dan menyenangkan”.

Hm..menarik, bukan? Maka akupun segera mendaftarkan diri untuk ikut acara yang dikemas sebagai : “English Revolution for IIDN Semarang & Blogger Gandjel Rel” itu, agar bisa tahu lebih banyak tentang Desa Bahasa Borobudur itu. Dan inilah cerita kunjungan kami ke sana, tepatnya pada hari Sabtu, 24 September 2016 lalu.

Continue reading “Berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur”

Kumpul-kumpul di libur Lebaran.

Haaai….!

Pa kabar, teman-teman..? Lama tak berinteraksi di sini yaa… Nah, sambil membersihkan sawang-sawang yang menghiasi blog yang lama nganggur ini, kita cerita-cerita tentang kumpul-kumpul di libur lebaran saja yaa.  Memang, momen libur lebaran paling asyik buat kumpul-kumpul, baik itu dengan keluarga dan kerabat, ataupun teman dan sahabat.

Eh iya, mumpung masih di bulan Syawal, izinkan sebelumnya kumemohon maaf lahir batin yaa… Mungkin saja selama silaturahmi kita di dunia maya ini ada tulisan, komen ataupun opini saya yang tak menyenangkan hati, mohon teman-teman sudi memaafkannya ya…

Nah, kembali ke cerita kumpul-kumpul di libur lebaranku kali ini.  Lebaran di 1437 H ini memang kurasakan berbeda dari lebaran-lebaran sebelumnya. Terutama saat persiapan lebaran yang baru kali ini sebagian besar harus kulakukan sendirian, karena mbakku berlebaran di mertuanya dan ibu tidak sesehat dulu. Heboh deh, pengalaman pertamaku menyiapkan hidangan wajib lebaran -gudeg, opor, sambal goreng- kala itu, tapi syukurlah meskipun mesti bersusah-payah, misi berhasil diselesaikan dengan sukses! 🙂 Continue reading “Kumpul-kumpul di libur Lebaran.”

Serunya outbound di Kampoeng Djowo Sekatul

Selamat pagi menjelang siang, teman…

Sedang menikmati long weekend, kah? Mungkin ada yang dari jauh-jauh hari sudah merencanakan jalan-jalan ke tempat-tempat wisata tertentu, namun ada juga yang mungkin masih mencari-cari alternatif tempat wisata ya?

Untuk yang di Semarang dan sekitarnya, tak perlu juga jauh-jauh ke luar kota ya.. Di sekitar Semarang pun sudah banyak tempat-tempat rekreasi yang asyik dikunjungi bersama keluarga. Salah satunya Desa Wisata Kampoeng Djowo Sekatul, sudah pernah dengar?

Salah satu tujuan wisata ini terletak di Desa Mergosari Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal.  Nah, banyak kegiatan berdekatan dengan alam yang bisa teman lakukan, bersama keluarga, rekan kantor maupun anggota komunitas.  Salah satunya adalah kegiatan outbound, seperti yang kami lakukan di awal tahun ini, dan inilah beberapa catatan keseruan kami di sana…

Rombongan kami berangkat dari Pekalongan sebelum jam 7 pagi, dan setelah melalui jalan yang berliku-liku, akhirnya sekitar jam 9 lebih sampai di lokasi.  Beberapa kali harus bertanya kepada penduduk sekitar, karena dirasa kurangnya tanda penunjuk jalan di beberapa pertigaan.

Gerbang Kampoeng Djowo Sekatul dari Area parkir
Gerbang Kampoeng Djowo Sekatul dari Area parkir

Continue reading “Serunya outbound di Kampoeng Djowo Sekatul”

Langkah-langkah refund tiket KA dan tiket pesawat

Manusia berencana, Tuhan yang menentukan…

Pernah mengalami kondisi yang mengharuskan pembatalan suatu rencana perjalanan, teman?

Misalnya karena ada tugas mendadak / cuti ditolak / ada keluarga yang tiba-tiba sakit / alasan-alasan mendadak lain yang menyebabkan perjalanan harus di tunda atau bahkan dibatalkan padahal tiket-tiket telah terbeli jauh-jauh hari?

Bagaimana nasib tiket-tiket itu ? Dibiarkan saja ‘hangus’, atau diusahakan untuk diuangkan kembali alias refund ?

Untuk pembatalan tiket kereta api, aku sudah pernah mengurusnya, namun untuk tiket pesawat belum pernah, maklum…lha wong naik pesawat juga jarang-jarang banget, hehe…

Nah, ketika keputusan untuk menunda perjalanan kemarin sudah kuambil, yang pertama kali kupikirkan adalah bagaimana cara pembatalan tiket pesawat? Sempat tanya-tanya ke teman yang sering melakukan perjalanan, dan dianjurkan untuk mengunjungi website dari maskapai penerbangan yang terkait.

OK, akupun kemudian mencari-cari info tentang pembatalan tiket dengan mengunjungi kedua website dari maskapai penerbangan yang sedianya akan kugunakan, mendapat no telepon yang dapat kuhubungi, dan setelah tersambung, ternyata aku harus mengajukan refund  itu melalui agen perjalanan tempatku memesan tiket! Oalaaah… 🙂

Jadi, berdasarkan pengalamanku kemarin, inilah langkah-langkah pembatalan / pengajuan refund tiket-tiket tersebut : Continue reading “Langkah-langkah refund tiket KA dan tiket pesawat”

Menjejak Pantai Tanjung Tinggi : Mimpi Yang Tertunda

Pernah dengar nama Pantai Tanjung Tinggi, teman?

Jika belum, ketikkan saja nama itu di mesin pencari… dan siap-siap ternganga dengan keindahan foto-foto pantai ini yang banyaaak bertebaran di dunia maya.

Sudah cukup lama aku memimpikan melihat langsung keindahan pantai ini. Para pecinta Film Laskar Pelangi pasti tahu tentang pantai ini, karena salah satu pantai indah berbatu-batu besar yang terletak di Pulau Belitung ini menjadi salah satu lokasi shooting Film Laskar Pelangi.

Selain pantai satu ini masih banyak destinasi wisata yang sangat menggoda untuk dikunjungi. Cukup lama mimpi untuk jalan-jalan ke Belitung terpendam dalam rutinitas keseharianku, dan akhirnya aku akan bisa mewujudkannya!

Adalah dari mba Dewi Rieka aku pertama kali mendengar ada rencana trip ke Belitung. Di bulan-bulan terakhir tahun lalu tepatnya aku pertama kali mengetahui rencana trip yang akan dilaksanakan pada 1-3 Mei 2016 nanti.

Senang? Tentu saja! Kala itu aku langsung antusias mendaftar, mulai hunting tiket pesawat maupun kereta api,berkenalan dengan teman-teman baru yang akan menjadi teman seperjalanan, wislah…pokoknya sudah tak sabar menghitung hari menuju tgl 1 Mei!

Manusia berencana, Tuhan yang menentukan. Continue reading “Menjejak Pantai Tanjung Tinggi : Mimpi Yang Tertunda”