Cabe Jawa, tumbuhan merambat berkhasiat obat.

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar / membaca kata ‘Cabe Jawa‘, teman?

Tadinya aku langsung memikirkan kata ‘lombok‘ yang merupakan sebutan dalam bahasa Jawa untuk kata Cabai / Cabe ( Capsicum spp).

Dan ternyata… itu salah…

Penampakan sang Cabe Jawa itu..sama sekali berbeda dari buah Cabai yang selama ini kukenal sebagai salah satu tanaman sayur bahan sambal yang berwarna-warni : ada merah, hijau, putih kehijauan, kuning kemerahan dll itu…

Nah… ini dia penampakan buah dari buah  Cabe Jawa itu :

cabejawa
Cabe Jawa ( piper retroractum )

Continue reading “Cabe Jawa, tumbuhan merambat berkhasiat obat.”

Ketika kerlip asa mereka memudar…

Anak adalah harapan keluarga.  Kehadirannya dalam sebuah keluarga sangatlah dinantikan.  Peristiwa kelahiran dalam suatu keluarga hampir selalu menjadi peristiwa bahagia yang tak hanya dinikmati oleh keluarga inti itu namun juga oleh keluarga besarnya.  Ya, karena buah cinta kasih yang merupakan penerus suatu keluarga itu merupakan ‘harta’ yang tak ternilai harganya.

Oleh karena itu, kesehatan & kesejahteraan anak adalah merupakan hal utama dalam sebuah keluarga.  Bukankah banyak orang-tua yang mengorbankan kebutuhannya atau kebutuhan sekunder keluarga demi pemenuhan kebutuhan kesejahteraan anak yang merupakan salah satu kebutuhan primer keluarga?

Lalu bagaimana bila anak harapan keluarga itu divonis mengidap suatu penyakit dengan harapan hidup yang kecil prosentasenya? Kanker misalnya… Continue reading “Ketika kerlip asa mereka memudar…”

Berkah silaturahmi

Silaturahmi atau silaturahim adalah kata yang sudah sangat kita kenal.  Bersilaturahmi seringkali kita maknai sebagai menyambung tali persahabatan / persaudaraan.  Dan tindakan ini tentu saja banyak manfaatnya.  Coba saja ketik kata kunci ‘manfaat silaturahmi’ di mesin pencari, maka bertebaranlah tulisan-tulisan yang membahas tentang hal itu.

Silaturahmi adalah tindakan manusia yang diridhoi Allah, disukai malaikat dan manusia serta dibenci dan membuat marah iblis dan setan… Itu salah satu hal tentang silaturahmi yang seringkali kita dengar / baca, bukan?

Bagaimana denganmu, teman..  Sudahkan kau rasakan manfaat silaturahmi? Continue reading “Berkah silaturahmi”

[Prompt #62] Sesaat bersama lagi

sumber

“Senangnya, bisa ke sini lagi…”

“Iya, Nda… Syukurlah, akhirnya Mama mengizinkan kita merayakan ultah di sini lagi..”

Memang, menyenangkan sekali bisa kembali bersama menikmati indahnya sore di villa, apalagi di hari istimewa kami ini. Rasanya sudah lamaaa sekali kami tak duduk bertiga begini.

“Eh, Kak Win… Lihat itu mawar kesukaan Kak Ndy sedang bermekaran…” seru Winda tiba-tiba.

Rumpun mawar itu berseri seolah menyambut kebersamaan kami kembali…

“Ya, cantik dan lembut seperti Windy kita..” sahut Kak Wina lalu tersenyum sendu.

Ah, Kak Wina menyanjungku. Sebenarnya dialah yang paling lembut diantara kita bertiga. Winda manja sedangkan aku sedikit tomboy.

“Winaaa… Windaaa… Ayo pulang, hampir maghriiib..” teriakan Mama dari teras mengusik kebersamaan kami.

“Yaah…, Mama benar-benar belum mau menginap di sini lagi..” keluh Winda.

“Masih butuh waktu bagi beliau untuk kembali ke sini tanpa Windy..” jawab Kak Wina perlahan.

Mereka pun segera beranjak menuju teras…

Meninggalkanku kembali sendiri, di kesunyian villa ini.

***

150 kata untuk MFF Prompt #62 : Hey Girls!

Antara Lolong dan Kali Paingan

Hm, ada hubungan apa antara silaturahmi dan sungai di pegunungan?

Hehe… kebetulan, beberapa waktu kemarin aku dan teman-teman berkesempatan menjalin pertemuan / silaturahmi dan keduanya melibatkan acara hepi-hepi di kali gunung alias aliran sungai yang mengalir di pegunungan. Tahu kan ciri khasnya aliran sungai pegunungan? Yap! Biasanya beraliran air nan jernih dan dipenuhi batu-batu besar nan berserak, tak seperti aliran sungai di perkotaan yang aliran airnya buthek dan dipenuhi sampah berserak 🙁

Kembali ke cerita silaturahmi dan sungai ya….

Bersama sahabat di Lolong.

Silaturahmi pertama adalah aku dengan keempat sahabatku, emak-emak nan heboh.  Kami berlima sudah cukup lama menjalin persahabatan, terlebih keempat sahabatku itu.  Sebenarnya aku pendatang baru bagi mereka, karena keempatnya telah memulai persahabatan sejak bertahun lalu ketika sama-sama bertugas di satu Kecamatan (dengan latar belakang profesi berbeda ) dan aku baru bergabung dengan mereka sekitar 5 tahun lalu.

Keakraban kami saat ini memang tak berubah meskipun sekarang masing-masing kami bertugas di instansi yang berbeda, kami masih menyempatkan diri kumpul-kumpul saat salah satu diantara kami berulang tahun.  Nah, acara kemarin itu adalah acara ultah 2 orang diantara kami, mbak Budi dan mbak Aya.  Sebenarnya ultah mereka di bulan Juli & Agustus lalu, karena bersamaan dg puasa dan lebaran -serta kesibukan masing-masing- akhirnya baru awal September lalu kami bisa kumpul bareng merayakannya.

Kami menginap di ‘rumah tetirah’ mbak Budi di Doro – salah satu Kec di Kab Pekalongan yang terkenal dengan buah durian dan salaknya.  Di sana memuaskan diri ngobrol ngalor-ngidul  sambil menikmati kebun & KRPLnya, lalu masak bareng (bakar Gurame-Gurame gendut dari kolam beliau yang sebelumnya ditangkap dengan susah payah & penuh gelak tawa..) dan tentu saja tak ketinggalan jalan-jalan… 🙂 Continue reading “Antara Lolong dan Kali Paingan”

Kisah Uang Nyasar

Lepas maghrib itu, Pak Harun melipat sajadah yang baru saja dipakainya, sambil mengamati Andi -putra bungsunya- yang kali itu terlihat khusu’ berdoa sedangkan biasanya paling cepat ngabur segera setelah mereka selesai berjamaah sholat maghrib.

“Hm, doa apa saja, Dek?” tanyanya kemudian kepada Andi, setelah anak itu menyelesaikan doanya.

“Aku minta pada Allah, agar rejeki Ayah banyaaaak…”

“Aamiin… Untuk apa, Nak?” tanya Bu Harun yang ikutan penasaran dengan doa panjang bungsunya itu.

“Yaa… agar aku segera dapat sepeda baru yang kuinginkan, Bunda..” jawab Andi polos.

Maka tawa Pak Harun, Bu Harun dan Tuti -kakak Andi- pun berderai,  “Aamiin….” sahut mereka kompak.

“Ohya Ayah, siang tadi ada tamu yang mencari Ayah. Kelihatannya penting sekali,” kata Bu Harun.

“Hm… siapa, Bu? Kenalan kita?”

“Tampaknya wajah baru, Yah… Katanya, malam ini dia akan datang kembali.”

“Oh baiklah, kita tunggu saja nanti.”

*** Continue reading “Kisah Uang Nyasar”

Quiche Brokoli a la Mechta

Menurut Wikipedia, Quiche adalah makanan yang berasal dari Perancis, terbuat dari tepung terigu dengan adonan berisi bayam, salmon, ayam, daging asap yang dibalut keju. Quiche yang terkenal adalah dari Lorraine berupa adonan susu, telur, daging asap dan keju Gruyere.

Nah, salah satu resep yang kami dapatkan saat kumpul keluarga lebaran lalu adalah Quiche Brokoli, yang menurut Jeng Wati -yang memberikan resep ini- merupakan alternatif menu sarapan dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan membuatnya pun mudah.

Ini dia resep Quiche Brokoli dari Jeng Wati : Continue reading “Quiche Brokoli a la Mechta”

Hasil silaturahmi ( Masih cerita ringan seputar lebaran )

Cerita ringan seputar lebaran kami kemarin, tak hanya kisah konyol tentang tahu pahit itu lho… Ada banyak kisah-kisah kebersamaan yang menyenangkan, satu diantaranya adalah manfaat bersilaturahmi.

Ya, tentunya sudah banyak yang tahu bahwa menjalin / mempererat silaturahmi itu sangat dianjurkan, karena memang banyak manfaat yang diperoleh.  Coba cari di mesin pencarian dengan kata kunci manfaat silaturahmi. Pasti hasilnya berdereeet.. 🙂

Salah satu hasil yang kami dapatkan dengan bersilaturahmi melalui pertemuan keluarga pada Lebaran kemarin itu adalah makin eratnya jalinan persaudaraan antar anggota keluarga besar. Dari dua orang kakak beradik yaitu ibuku dan Oomku, telah berkembang menjadi 10 keluarga dengan rata-rata 1-2 anak per keluarga sehingga jumlah anggota keluarga Bani Kasijo saat ini 39 orang (anggota termuda lahir H-3 Lebaran), yang tersebar di beberapa kota.

Di Tegal1
Kumpul Bani Kasijo 2014 di Tegal. Kurang dari separuh yg hadir tapi tetep gayeng…

Continue reading “Hasil silaturahmi ( Masih cerita ringan seputar lebaran )”