Antara Lolong dan Kali Paingan

Hm, ada hubungan apa antara silaturahmi dan sungai di pegunungan?

Hehe… kebetulan, beberapa waktu kemarin aku dan teman-teman berkesempatan menjalin pertemuan / silaturahmi dan keduanya melibatkan acara hepi-hepi di kali gunung alias aliran sungai yang mengalir di pegunungan. Tahu kan ciri khasnya aliran sungai pegunungan? Yap! Biasanya beraliran air nan jernih dan dipenuhi batu-batu besar nan berserak, tak seperti aliran sungai di perkotaan yang aliran airnya buthek dan dipenuhi sampah berserak 🙁

Kembali ke cerita silaturahmi dan sungai ya….

Bersama sahabat di Lolong.

Silaturahmi pertama adalah aku dengan keempat sahabatku, emak-emak nan heboh.  Kami berlima sudah cukup lama menjalin persahabatan, terlebih keempat sahabatku itu.  Sebenarnya aku pendatang baru bagi mereka, karena keempatnya telah memulai persahabatan sejak bertahun lalu ketika sama-sama bertugas di satu Kecamatan (dengan latar belakang profesi berbeda ) dan aku baru bergabung dengan mereka sekitar 5 tahun lalu.

Keakraban kami saat ini memang tak berubah meskipun sekarang masing-masing kami bertugas di instansi yang berbeda, kami masih menyempatkan diri kumpul-kumpul saat salah satu diantara kami berulang tahun.  Nah, acara kemarin itu adalah acara ultah 2 orang diantara kami, mbak Budi dan mbak Aya.  Sebenarnya ultah mereka di bulan Juli & Agustus lalu, karena bersamaan dg puasa dan lebaran -serta kesibukan masing-masing- akhirnya baru awal September lalu kami bisa kumpul bareng merayakannya.

Kami menginap di ‘rumah tetirah’ mbak Budi di Doro – salah satu Kec di Kab Pekalongan yang terkenal dengan buah durian dan salaknya.  Di sana memuaskan diri ngobrol ngalor-ngidul  sambil menikmati kebun & KRPLnya, lalu masak bareng (bakar Gurame-Gurame gendut dari kolam beliau yang sebelumnya ditangkap dengan susah payah & penuh gelak tawa..) dan tentu saja tak ketinggalan jalan-jalan… 🙂 Continue reading “Antara Lolong dan Kali Paingan”

Kisah Uang Nyasar

Lepas maghrib itu, Pak Harun melipat sajadah yang baru saja dipakainya, sambil mengamati Andi -putra bungsunya- yang kali itu terlihat khusu’ berdoa sedangkan biasanya paling cepat ngabur segera setelah mereka selesai berjamaah sholat maghrib.

“Hm, doa apa saja, Dek?” tanyanya kemudian kepada Andi, setelah anak itu menyelesaikan doanya.

“Aku minta pada Allah, agar rejeki Ayah banyaaaak…”

“Aamiin… Untuk apa, Nak?” tanya Bu Harun yang ikutan penasaran dengan doa panjang bungsunya itu.

“Yaa… agar aku segera dapat sepeda baru yang kuinginkan, Bunda..” jawab Andi polos.

Maka tawa Pak Harun, Bu Harun dan Tuti -kakak Andi- pun berderai,  “Aamiin….” sahut mereka kompak.

“Ohya Ayah, siang tadi ada tamu yang mencari Ayah. Kelihatannya penting sekali,” kata Bu Harun.

“Hm… siapa, Bu? Kenalan kita?”

“Tampaknya wajah baru, Yah… Katanya, malam ini dia akan datang kembali.”

“Oh baiklah, kita tunggu saja nanti.”

*** Continue reading “Kisah Uang Nyasar”

Quiche Brokoli a la Mechta

Menurut Wikipedia, Quiche adalah makanan yang berasal dari Perancis, terbuat dari tepung terigu dengan adonan berisi bayam, salmon, ayam, daging asap yang dibalut keju. Quiche yang terkenal adalah dari Lorraine berupa adonan susu, telur, daging asap dan keju Gruyere.

Nah, salah satu resep yang kami dapatkan saat kumpul keluarga lebaran lalu adalah Quiche Brokoli, yang menurut Jeng Wati -yang memberikan resep ini- merupakan alternatif menu sarapan dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan membuatnya pun mudah.

Ini dia resep Quiche Brokoli dari Jeng Wati : Continue reading “Quiche Brokoli a la Mechta”

Hasil silaturahmi ( Masih cerita ringan seputar lebaran )

Cerita ringan seputar lebaran kami kemarin, tak hanya kisah konyol tentang tahu pahit itu lho… Ada banyak kisah-kisah kebersamaan yang menyenangkan, satu diantaranya adalah manfaat bersilaturahmi.

Ya, tentunya sudah banyak yang tahu bahwa menjalin / mempererat silaturahmi itu sangat dianjurkan, karena memang banyak manfaat yang diperoleh.  Coba cari di mesin pencarian dengan kata kunci manfaat silaturahmi. Pasti hasilnya berdereeet.. 🙂

Salah satu hasil yang kami dapatkan dengan bersilaturahmi melalui pertemuan keluarga pada Lebaran kemarin itu adalah makin eratnya jalinan persaudaraan antar anggota keluarga besar. Dari dua orang kakak beradik yaitu ibuku dan Oomku, telah berkembang menjadi 10 keluarga dengan rata-rata 1-2 anak per keluarga sehingga jumlah anggota keluarga Bani Kasijo saat ini 39 orang (anggota termuda lahir H-3 Lebaran), yang tersebar di beberapa kota.

Di Tegal1
Kumpul Bani Kasijo 2014 di Tegal. Kurang dari separuh yg hadir tapi tetep gayeng…

Continue reading “Hasil silaturahmi ( Masih cerita ringan seputar lebaran )”

Sandangan kuwalik arep entuk rejeki (?)

” Nganggo sandangan kuwalik iku arep entuk rejeki”

Kanca-kanca, mestine akeh sing wis nate krungu ujaran lawas iku… Nanging, sapa sing wis nate mbukteake?

Ana sing tau nganggo sandangan (klambi / rok / kathok) kuwalik nanging ora krasa, lan nembe nglegewa sakwise sauntara wektu?

Sempat-sempate dipotret..hehe...
Kuwalik njaba njerone…

Hehe.., aku yo tau lho…  Nembe wingi-wingi wae, durung pati suwe, dadi yo isih jelas kelingan piye rasane nang ati : Mak tratab… gugup…isin…lsp. Continue reading “Sandangan kuwalik arep entuk rejeki (?)”

Yang Kedua dan Keempat

Ketika iseng melihat-lihat tulisan-tulisanku di rumah maya yang ini, khususnya pada kategori ‘buku ku’, sempat mengerutkan kening ketika hanya menemukan 2 tulisan -yaitu tentang buku solo pertamaku & buku antologi pertamaku- sementara aku merasa telah mendokumentasikan beberapa antologi lain yang juga memuat karyaku.

Ternyata eh ternyata…. yang satu kutuliskan di blogdetikku, sementara 2 buku lagi memang belum sempat kuulas di sini..hihi… *pikuuun…

Jadi -tanpa bermaksud pamer- aku akan menuliskan 2 buku yang tertinggal itu kali ini, untuk melengkapi dokumentasi pribadiku tentang beberapa buku yang -Alhamdulillah- telah terbit pada tahun 2014 ini dan memuat tulisanku.

Buku pertamaku yaitu Notes from Mecca terbit Bulan Februari, bulan yang sama saat kuterima buku antologi pertamaku yaitu Blogger Punya Mimpi yang merupakan Kumpulan Cerpen dari warga Warung Blogger.

Yang Kedua

Adapun buku antologi kedua ku adalah Harmoni yang merupakan antologi Warung Blogger pula, namun kali ini berupa Kumpulan Puisi.

HARMONI - Antologi Puisi Warung Blogger.
HARMONI – Antologi Puisi Warung Blogger.

Berkolaborasi dengan 34 kawan lain dalam buku ini sungguh merupakan suatu kebanggaan bagiku.  Ke-80 untaian kata indah ini dikelompokkan dalam 5 Bagian yaitu : Mengetuk Pintu-Mu ; Cintamu Sesejuk Embun ; Bisikan Alam ; Kasidah Nyeri dan Zamrud Cinta Untuk Nusantara.  Hm, dengan membaca judul-judul bab itu tidakkah kalian penasaran akan puisi-puisi yang terangkum di dalam masing-masing bab itu, teman? Continue reading “Yang Kedua dan Keempat”

Balada TAHU : Cerita (ringan) saat Lebaran kemarin.

“..Masih syawalan saja, Bu!…”

Itu sekelumit tanya yg muncul di komen post sebelum ini, yang lumayan mak jlebb! bagiku..hehe…

Betul juga… Meriahnya acara syawalan sudah lewat relatif lama, namun masih saja tulisan tentang itu yang nangkring di halaman muka berandaku alias belum ada tulisan baru.. Pengen nulis macem-macem sih udah dari kemarin-kemarin..tapi kok ya adaa… saja kendalanya #ngeles

OK deh… Biar blog ini nggak sawangen alias dipenuhi sarang laba-laba gara-gara tak terjamah oleh si empunya, maka di awal weekend ini langsung tancap deh bikin tulisan.

Sebagai pemanasan, nulis yang ringan-ringan saja dulu.. *padahal biasanya juga tulisannya ringaaan terus teu aya nu berbobot! haha…*

Ini cerita-cerita ringan di keluarga kami pada Lebaran kemarin itu lho…

Lebaran 2014 ini -seperti tahun sebelumnya- kami awali di ‘markas besar’ yaitu rumah keluarga yang di Semarang, padahal rencana awal kami akan berlebaran di Pekalongan sebelum ke makam Bapak & Simbah di Semarang lalu silaturahmi ke Tegal.

Rencana tinggal rencana. Pada saat-saat akhir Romadhon, tiba-tiba ibu ngersake  sholat Ied di Semarang saja, dilanjut nyekar-nyekar  di sana lalu pulang ke Pekalongan & istirahat sehari sebelum pergi silaturahmi ke rumah Oom di Tegal dilanjut ke rumah kakak di Jogja.

Waah… perubahan rencana di saat akhir itu membuatku agak pontang-panting mencari tiket ke Semarang dan ke Jogja. Alhamdulillah… akhirnya masih kebagian 1 tiket ke Semarang & 2 tiket ke Jogja… Jadilah memenuhi keinginan ibu berlebaran di Semarang (lagi).

Lhoo.. judulnya kok Tahu? Apa hubungannya dengan tiket?

Haha… gak ada hubungannya sama sekali! Cerita nyari tiket di H-3 itu cerita pertama…nah, tentang TAHU itu cerita kedua…

Ada hubungan apa antara TAHU dengan Lebaran? Ceritanya begini teman… Continue reading “Balada TAHU : Cerita (ringan) saat Lebaran kemarin.”

Syawalan di Kota Pekalongan

Suara petasan sudah terdengar sejak pagi.. Baik yang dibunyikan dari sekitar rumah kami maupun suara petasan besar yang seperti suara meriam itu… terdengar menggelegar dari arah atas rumah kami.

Arah atas? Ya betul… dari langit tepatnya.. karena langit di atas Kota Pekalongan pagi tadi disesaki noktah-noktah hitam..yang melayang-layang sebelum satu persatu meletus dengan bunyi yang cukup menggetarkan hati.

Ya.. noktah-noktah hitam di langit kota kami seharian tadi sebenarnya adalah balon-balon besar yang sengaja dibuat dan diterbangkan oleh sebagian (besar) warga untuk merayakan Syawalan , yang jatuh pada hari ini : hari ke-8 di bulan Syawal.

Balon raksasa
Kesibukan warga menyiapkan Balon Raksasa

Continue reading “Syawalan di Kota Pekalongan”