Melaksanakan Sensus Penduduk Online. Aku sudah, kamu?

Melaksanakan Sensus Penduduk Online. Aku sudah, kamu?  Sahabat Lalang Ungu, Sensus Penduduk Online memang merupakan hal yang baru di negara kita ya. Setidaknya sepengetahuanku, baru di tahun 2020 ini dilaksanakan SP Online di Indonesia. Apakah kalian sudah berpartisipasi pada SP2020 Online, teman? Atau bahkan belum mengetahuinya sama sekali? Hehe.. Nah kalau belum kenal, yuk kenalan dulu dengan SP2020 Online (SPO) ini.

Apa itu Sensus Penduduk Online?

Pengertian

Sensus Penduduk merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menghitung jumlah penduduk secara periodik. Hasil dari kegiatan ini tidak hanya angka jumlah penduduk Indonesia secara total pada tahun tertentu saja, namun juga jumlah penduduk per jenis kelamin, usia, pekerjaan, dll.

Kegiatan Sensus Penduduk dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan di tahun 2020 ini terdapat dua cara pelaksanaan yaitu Sensus Penduduk secara Online dan Sensus Penduduk melalui wawancara oleh petugas yang melakukan kunjungan rumah.

Sensus Penduduk 2020 secara Online (SPO) ini dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat, diakses kapan saja dan di mana saja, melalui komputer, Tablet maupun ponsel.

Waktu Pelaksanaan & Sasaran SP2020 Online

SP2020 online ini dilaksanakan selama 1,5 bulan, yaitu sejak 15 Pebruari – 31 Maret 2020.

Update berita terbaru : SPO 2020 diperpanjang hingga 29 Mei 2020!

Sasaran Sensus Penduduk adalah semua Warga Negara Indonesia oleh karena itu diharapkan semua WNI aktif berpartisipasi dalam SP2020 online ini

Arsip Kependudukan yg perlu dipersiapkan

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Akta Nikah (bila ada anggota keluarga yang berstatus menikah)
  4. Akta Cerai (bila ada anggota keluarga yang berstatus cerai hidup)
  5. Akta Kematian (bila ada anggota keluarga yang berstatus cerai mati)

Tatacara Pelaksanaan

Nah, langkah-langkah yang kutuliskan berikut ini telah kulakukan dalam mengisi SP2020 online kemarin :

  1. Mengakses laman sensus.bps.go.id . Oya meskipun kemarin aku mengakses laman ini melalui ponsel saja, namun tetap bisa melakukan pengisian dengan lancar. Alhamdulillah.

    Halaman depan laman sensus.bps.go.id
  2. Mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) pada kolom yang disediakan. Ada kode yang muncul dan harus kita isi, lalu klik ‘cek keberadaan’.  Oya, karena ini pertama kali mengakses maka aku membuat kata sandi (password) dan pertanyaan keamanan terlebih dahulu.

    Cek keberadaan di SPO 2020
  3. Setelah mempunyai kata sandi lalu klik ‘masuk’ terdapat panduan cara mengisi SPO ini. Setelah memahaminya maka aku pun klik ‘mulai mengisi’
  4. Pilih dahulu bahasa yang dikuasai lalu kita mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seputar data semua anggota keluarga sesuai dengan KK kita. Dimulai dari menuliskan alamat tinggal kita lalu menjawab pertanyaan tentang data keluarga mulai Kepala Keluarga lalu berlanjut ke masing-masing anggotanya. Oya, pengisian SPO ini tidak harus dilakukan oleh Kepala Keluarga lho..siapa saja dari anggota KK itu bisa mewakili pengisian sesuai dengan data masing-masing anggota.
  5. Bila saat pengisian ada arsip yang belum lengkap atau ragu atas data yang diisikan, bisa lakukan penyimpanan sementara dengan klik ‘simpan sementara’ di pojok kanan atas.
  6. Setelah semua data terisi dan kita yakin akan kebenarannya, bisa kita cek pada tahap akhir ‘ringkasan data’. Jika semua anggota keluarga telah ‘update’ atau ada tanda centang, maka kita klik ‘kirim’.
  7. Unduh bukti pengisian atau kirimkan ke email, sehingga bisa kita cetak.
    Langkah terakhir, unduh bukti pengisian SPO

    Oya, untuk teman-teman ASN, hardcopy / cetakan bukti pengisian inilah yang kita kumpulkan ke petugas kepegawaian di kantor kita sebagai bukti partisipasi kita di SPO ini.

    Bukti Pengisian SP2020 Online

Nah, bagaimana teman-teman, cukup mudah kan ya? Oya, untuk pertanyaan pekerjaan setiap anggota keluarga, ada pilihan jenis-jenis pekerjaan atau bila tidak ada yang sesuai tulis saja ‘lainnya’ lalu berikan diskripsi pada kolom di bawahnya. Pastikan semua pertanyaan telah terjawab, karena bila ada pertanyaan yang terlewat maka pada ‘ringkasan data’ kolom update belum tercentang dan SPO ini belum bisa dikirim.

Oya, ternyata SPO 2020 diperpanjang sampai tgl 29 Mei 2020 teman, jadi masih ada waktu selama hampir 2 bulan ke depan untuk berpartisipasi dalam SP2020 online ini, mari kita bantu pemerintah melalui hal mudah yang tak makan banyak waktu ini.

Bagaimana bila terlewat SP2020 Online ini?

Penduduk yang terlewat / belum berpartisipasi dalam SP2020 Online ini tetap akan didata melalui tahapan SP 2020 wawancara / kunjungan rumah di Bulan Juli yang akan datang.

Aku sudah ikut Sensus Penduduk Online ini, kalian bagaimana? Bagi pengalamannya di kolom komen ya..

***

Update info tgl 30/3/2020 :

Ohya teman, aku baru saja mendapat update info dari rekan yang bertugas di BPS, bahwa data basis dari Catatan Sipil yang digunakan untuk SPO 2020 ini adalah KK yg bertanggal s.d Juni 2019. Jadi, untuk KK baru (setelah Juni 2019) maka pengisian SPO menggunakan KK yang lama.

Contohnya, seorang kawan menikah pada Januari 2020 lalu, dan membuat KK baru terpisah dari orang-tua pada Pebruari (KK baru bertanggal di Bulan Pebruari 2020). Dia tidak bisa mengisi SPO ini dg menggunakan KK baru ini, melainkan masing-masing mengisi dengan KK lama (orang tua masing-masing) kemudian pada status pernikahan ditulis ‘kawin’ dan alamat yang dicantumkan adalah alamat baru saat ini.

Nah..itulah info terbaru yang kudapat dari rekan yang bertugas di BPS, menjawab pertanyaan temanku yang mempunyai masalah tersebut. Mudah-mudahan info ini berguna untuk Sahabat Lalang Ungu ya…

***

133 thoughts on “Melaksanakan Sensus Penduduk Online. Aku sudah, kamu?”

  1. Saya terlewatkan sensus penduduk online, Mbak. hanya pas lihat diperpanjang sampai mei, lega.. hehehe. Soalnya di sini, memang biasanya didatangi perangkat desa ke rumah. Jadi harus pakai KK lama ya, Mbak. karena mungkin memang KK baru yang dibuat tahun 2020 untuk sensus selanjutnya.

  2. Aku udah coba isi onlen tapi gagal terus jadi kayaknya nunggu petugas aja yang datang

  3. Alhamdulillah aku sudah dari awal denger sosialisasinya dari BPS disebuah stasiun radio di Jakarta. Sensus ini sangat penting agar pemerintah bisa membuat program secara tepat menyentuh masyarakat

  4. Daaaan saya mengisinya baru 31 maret semalam. Hehehe. Kalau mepet biasanya loading suka lama dan itu yg saya rasakan. Tapi Alhamdulillah berhasil juga.

  5. Saya sudah isi di sekolah Palung. Soalnya warga kampung didata secara bergiliran dengan datang langsung ke sekolah.
    Pas datang ternyata ada gangguan server tidak busa dibuka. Mungkin sibuk karena diserbu para penduduk yang isi sensus.
    Esoknya datang lagi dan alhamdulilah lancar, cuma makan waktu beberapa menit untuk data dengan wawancara yang dilakukan oleh guru kelas 6. Soalnya di sekolah Palung kepala sekolahnya menyediakan Wi-Fi. Mungkin modem jadinya sekolah yang berpartisipasi bantu warga untuk sensus penduduk
    Lega sudah seiesai. Cuma saya jengkel sekali pada yang petugas kecamatan yang membuat kartu keluarga karena seenaknya ganti huruf nama saya jadi y di kartu keluarga padahal seharusnya j seperti kartu keluarga lama. Itu akan merepotkan karena data sudah tersimpan. Bahkan e-KTP saya saja salah tempat lahirnya. Parah banget.

    1. Waduuh..harus diurus ulang ya mba, biar sinkron semua. BTW, salut utk partisipasi sekolahnya thd SPO ini!

  6. aku belum sempat isi nih mba, tapi memang penting banget ya isi sensus penduduk ini karena nantinya bermanfaat juga buat kita, aku coba deh setelah ini dengan ikuti step disini

  7. Kayaknya aku udah sih ini. Kemarin sama RT juga udah dikasi edaran dan sosialissi buat ngisi. Sepertinya yang isi2 online2 juga suamiku hehe. Moga2 dengan statistik seperti ini pemerintah bisa dapat data yang berguna utk lbh mensejahterakan rakyatnya ya aamiin

  8. Wah sekarang jadi lebih mudah ya, pengisiannya fleksibel. Bisa dikerjakan kapan saja. Tidak mesti harus jam kerja. Tapi memang harus disiapkam dulu berkasnya saat mau mengisi datanya, supaya pengisiannya lebih cepat☺

  9. Saya sudah secara online. Memang ribetnya harus memasukkan nomor surat ini itu. Tapi itu lebih baik daripada ribet didatangi petugas sensus hehe… Menurut saya sensus ini (yang offline) cukup terganggu akibat wabah Corona, mungkin akan diperpanjang

  10. Masih ada waktu nih ya, besok terakhir. Dapat reminder, sambil mau tanya anggota keluarga

  11. Masya Allah kemarin baru di japri bu RT diingatkan udah isi belum. Hari ini buka blog kamu mba. makasih makasih banyak yo. habis BW daftar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *