LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

Sebuah Catatan Kecil Perjalanan Hidupku di 2020 Yang Baru Saja Lewat

| 50 Comments

Sebuah catatan kecil perjalanan hidupku di 2020 yang baru saja lewat.  Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Selamat Tahun Baru 2021 ya.. Bagaimana, apakah teman-teman sudah siap ‘berlari’ kembali di 2021 ini, atau masih merancang langkah?

Hihi…kalau yang terakhir itu sih aku ya.. Belum sepenuhnya siap untuk ‘gas pol’ di awal tahun ini, sebaliknya masih berhati-hati dalam merencanakan langkah ke depan. Dalam rangka itulah aku menyusun catatan kecil tentang perjalananku di 2020 kemarin, untuk menjadi dasarku melangkah di 2021 ini.

Oya..tulisan perdana di 2021 ini, lebih berisi curhat ya.. Jadi mohon maklum bila agak-agak lebay dan silakan skip saja bila tak berkenan 🙂

Alhamdulillah, berhasil bertahan menjalani 2020 yang cukup berat…

Ya, itulah yang kurasakan. Mungkin bagi sebagian orang itu cukup lebay, tapi kurasa tak berlebihan bagi kami. Meski -alhamdulillah- keluarga kami memang tidak mengalami dampak langsung yang sangat berat sebagaimana mungkin banyak keluarga-keluarga lainnya di 2020, namun bukan berarti tahun ini mulus-mulus saja bagi kami.

Ada beragam penyesuaian yang harus kami jalankan selama 2020 ini agar tetap sehat jiwa raga, mental maupun sosial. Beberapa penyesuaian di antaranya membuat kami lebih ‘mengetatkan ikat pinggang’ menahan ‘lapar mata’ dan belajar memprioritaskan pada yang penting-penting saja.

Beberapa penyesuaian lainnya membuat kami membatalkan rencana-rencana yang telah disusun bersama di awal tahun demi alasan keselamatan dan kesehatan, terutama karena ada ibu yang notabene lansia dan rentan. Meski sungguh, kondisi terbatas di rumah saja juga tidak sehat bagi kami hehe…

Sehat..sehat..sehaaaat…

Menyadari Pentingnya Menjaga Kesehatan

Upaya meningkatkan imunitas antara lain dengan menjaga asupan zat gizi, mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah dan rutin mengonsumsi minuman herbal buatan sendiri. Menambah ‘koleksi’ alat kesehatan di rumah adalah salah satu upaya lanjutnya. Setelah bertahun-tahun hanya punya termometer kecil dan tensi meter, tahun ini menambahnya dengan thermogun, oxymeter, bahkan alat tes kadar gula darah, asam urat dan kolesterol 🙂 Cek suhu badan dan kadar oksigen tiap pagi, sementara cek kadar gula, asam urat & kolesterol sebulan sekali.

Sempat mengalami sakit yang memerlukan tindakan medis hingga opname di rumah sakit pada masa pandemi ini, sungguh pengalaman yang tak ingin kuulangi.  Itu sebabnya aku benar-benar berusaha untuk menjaga kesehatan, baik melalui perbaikan pola makan maupun pola hidup lainnya. Baca juga : 5 Hal Penting yg Perlu Disiapkan Sebelum Rawat Inap

Kapoook..nggak mau sakit lagi ah..!

Dan karena tidak termasuk yang mendapat jadwal WFH alias harus WFO selama pandemi (meski dengan jam kerja yang berkurang) dan sejak September 2020 bahkan sudah harus mulai lagi dinas luar kota, semua kujalani meski dengan was-was takut menjadi penular virus ini di rumah. Duuh..jangan sampai deh.. Itu pula sebabnya ketika ada kesempatan swab gratis aku menguatkan diri untuk ikut. Bukan sok berani, tapi lebih kepada upaya menjaga keluarga dan orang-orang tersayang tetap aman. Silakan baca : Harap-harap Cemas Menunggu Negatif

Sempat merasa kesal ketika sebagai ASN merasa sering terpojokkan oleh omongan nyinyir bahwa kami sama sekali tak terkena dampak ekonomi akibat pandemi ini dan mendapat tekanan-tekanan psikologis akibat hal itu.  Weleeh..kata siapa? Tapi ya sudahlah.. Syukuri saja semuanya. Anggap saja itu doa bagi kami semua. Tentang kondisi sesungguhnya biarlah hanya kami dan Tuhan yang tahu, hehe..

Beberapa Pencapaian Dalam Menekuni Hobi Sebagai Penyeimbang Hidupku

Sebagai penyeimbang hidup, melakukan hobi adalah salah satu solusi. Bersama keluarga mulai menseriusi hobi berkebun. Mencoba hal-hal baru, memanfaatkan pekarangan rumah yang sak uprit untuk bertanam sayur cara hidroponik dan juga mencoba budikdamber ikan lele. Baca juga : Bertanam Secara Hidroponik di Rumah, Kenapa Tidak?

Bayam Hidroponik

Bayam Kampung hidroponik kami, alhamdulillah segar dan berdaun lebar-lebar

Di waktu senggang selepas tugas kantor, aku meluangkan waktu untuk tetap ngeblog  dan juga bermedsos-ria. Menjaga kewarasan jiwa..haha.. Alhamdulillah produktivitas ngeblog cukup terjaga dengan minimal post seminggu sekali. Berkesempatan mengikuti beberapa webinar dengan narasumber-narasumber keren ataupun piknik virtual  ke tempat-tempat asyik selama masa pandemi kemarin menjadi salah satu berkah bagiku.

Oya, selama setahun kemarin, aku berhasil menerbitkan 67 tulisan di Blog Lalang Ungu, hampir sama dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 70 tulisan. Tulisan dengan kategori Jalan-jalan masih merupakan porsi tulisan terbanyak, disusul tema Info Sehat serta tema Berkebun dan Tanaman. Sempat mengikuti 7 lomba blog meski baru 1 yang nyangkut mendapat apresiasi. Alhamdulillah.. 🙂

Top Nine IG Mechta Deera

Untuk sosmed, aku memang paling aktif di Instagram. Mengisi waktu dengan asyik memotret aneka macam hal menarik lalu mengunggahnya di feed atau story IG merupakan hiburan tersendiri bagiku, meski dibanding post IG tahun lalu, jumlahnya lebih sedikit tahun ini. Mendapat apresiasi dalam beberapa challenge yang diadakan beberapa akun pepotoan instagram cukup menyenangkan juga ternyata, hehe… Jangan tanya hadiahnya, paling-paling produk atau pulsa, tapi kepuasannya tak ternilai! Hahaha…

Recehan dari Blog & Media Sosial Lainnya

Bagaimana penghasilan dari blog & media sosial?

Alhamdulillah..meski lebih sedikit dari tahun sebelumnya, masih cukuplah kalau untuk bayar domain dan jajan-jajan dari cring-cring recehan hasil paid post atau kempen di blog & sosmed. Performa blog dan sosmed memang masih harus banyak ditingkatkan bila ingin mendapat hasil yang lebih baik. Untuk DA/PA blog dan follower sosmed misalnya, masih ecek-ecek, hehe..

Demikianlah, tahun 2020 memang cukup berat namun masih banyak hal yang dapat kusyukuri. Meski tentu saja Resolusi Tahun 2020 yang sempat kucanangkan di akhir tahun 2019 lalu tak sepenuhnya terwujud.

Pengen mengunjungi Lombok, Belitung dan Banyuwangi adalah salah satu harapan di 2020. Alhamdulillah sempat ke Lombok di medio Maret 2020 sebelum lockdown di mana-mana dan sempat melipir ke beberapa tempat wisata dekat-dekat rumah saja untuk menghilangkan kejenuhan. Dua destinasi wisata lainnya itu harus kusimpan untuk kunjungan di tahun ini ataupun tahun-tahun mendatang.

Pengen menerbitkan buku baru lagi, itu harapan lainnya untuk 2020, yang masih harus kusimpan untuk tahun ini atau tahun-tahun selanjutnya. Istiqomah ngeblog dulu lah yang terwujud..hehe.. Oya, keinginan untuk mengembalikan minat baca yang sempat ‘hilang’ sebelumnya juga belum terwujudkan. Selama tahun 2020 kemarin hanya 2 judul buku saja yang tuntas terbaca 🙁

Sahabat Lalang Ungu, itulah sedikit catatan kecil tentang perjalanan hidupku di Tahun 2020 yang baru saja lewat. Ada banyak penyesuaian yang harus kami lakukan, ada kehilangan-kehilangan yang terjadi, namun masih ada senyum dan tawa di antara kami. Masih ada kebersamaan hangat yang saling menguatkan. Masih tetap sehat jiwa raga, insya Allah.. Bersyukur, bersabar dan tentukan prioritas, itu 3 hal penting yang makin banyak kami pelajari di 2020 lalu.

Semoga Tahun 2021 menjadi tahun yang lebih baik bagi kita semua. Lebih sehat, lebih sukses, lebih bahagia. Aamiin..

Bagaimana dengan cerita kalian di 2020 lalu, teman? Adakah kejadian atau kenangan paling berkesan? Yuk bagi kisahnya di kolom komen ya.. Terima kasih…

50 Comments

  1. Tetap semangat ya mba. Tahun 2020 memang luar biasa. Segala bentuk agenda offline terpaksa batal. Tp alhamdulillah selalu ada jalan bagi yang mau berkembang. Aku sendiri ga nyangka tahun 2020 malah bisa belajar dan bikin kelas seni. Semoga tahun 2021 semakin baik dan produktif ya…

  2. Tahun 2020 memang tahun yang menguji kesabaran ya mba tapi balik lagi kita berserah diri sma Allah dan selalu bersyukur atas rejeki yang kita dapat setiap harinya.semoga kita selalu diberi keberkahan rejeki ditahun 2021 ini saya selama.pandemi ini malah tambah lagi kemampuan memasak hehhe

  3. Luar biasa mbak perjalanan njenengan selama 2020 ini. Kita sama meski dengan cerita yang berbeda. Apalagi Mbak Mechta juga sempat dirawat di RS yah pas pandemi. Butuh semangat yang kuat untuk tetap bertahan dan berusaha happy di kala pandemi.

    Mari tetap semangat untuk kita semua 🙂

  4. Mbak Tantiii semoga segala sesuatunya membaik di tahun ini yaa. Semoga tetap sehat juga.

  5. Perjalanan yang sungguh luar biasa, layaknya mendapatkan penghargaan bagi yang WFO nih tetep semangatterus di masa pandemi dan dimasa yang llain WFH. Apapun perjalanan di 2020 insyallah ada hikmahnya ya Mba Tanti dan insyallah semoga terwujud harapan2nya terwujud di 2021. Aamiin.

    Kenangan aku di 2020 banyak banget, kesan baik dan kesan buruk diterima dengan legowo, dibalik musibah ada berkah dan sebaliknya. Yang penting terima kasih buat diri sendiri masih bertahan sampe saat ini.

    • Setuju, Teh.. Apapun yg kita terima, selalu ada hikmahnya. Aamiin utk doanya, doa yg sama utkmu sekeluarga..

  6. Tahun 2020 tuh emang sesuatu banget,
    Meski ga terlalu signifikan kita pasti mengalami masa2 yang cukup sulit
    Meskipun bersyukur nya bisa dilalui juga
    Tetap semangat ya..mba, semoga ditahun yang baru segala nya menjadi lebih baik

  7. Semangat mbak Tanti semoga kita selalu diberikan berkah sehat dan bahagia selalu dalam menjalani hari-hari ya…

  8. Semoga tahun ini lebih baik ya. Gak nyangka juga awalnya hobi ngeblog bisa jadi sumber tambahan jajan hehe

    • Aamiin.. Iya mba..aku baru merasakan cring2 dua th terakhir ini, setelah mandiri, tadinya masih mbonceng WP hihi..

  9. sehat-sehat dan semangat ya Mba. Aku malah ga aktip di instagram tapi aktipnya ngeblog. Iya tahun ini mba Tanti di rawat ya. Maap ga bisa jenguk. Emak juga dirawat di RS dua kali dan harus kontrol ini itu. Ya Allah semoga dinudahkan kita ya Mba.

  10. Alhamdulillah tetap produktif ya mbak di masa Pandemic. Ngeblog juga tetap lancar. Sehat2 selalu ya mbak

  11. Wah selamat! 69-70 artikel setahun, berarti seminggu 1x ya lumayan lah konsistensinya. Aku malah 2 sampe 3 minggu sekali. Smoga bisa banyak di 2021 ini..

  12. Banyak hal yang terjadi di tahun 2020 ini banyak hal yang jadi reminder, banyak hal yang harus disyukuri. Satu hal mba.. jangan terlalu peduli pada omongan orang lain itu ternyata penting ya… hehe…

  13. Banyak yang terjadi di 2020, ya. Banyak juga perubahan, terlebih akibat dampak Corona. Semoga di 2021 lebih banyak kabar baik. Tetap jaga kesehatan, ya, Mbak.

  14. Thn 2020 penuh ups & down sekali yaa mbakk..akupun merasakan hal yg sama…ttp semangat utk di thn 2021 ini

  15. Mba Tan bikin odop IG yuk, biar aku bisa serajin kamu upload instagram ehehe
    Aku juga masih belajar nerapin hidup sehat, dan makana sehat masih suka jajan fastfood diriku

  16. Salut banget sama kak Tanti yang always produktif.
    Tapi memang banyak kisah yang ingin dibagikan kepada dunia ya, kak..
    Jangan berhenti berbagi ya, kak…karena berbagi bisa menjadi sumber kebahagiaan.

  17. Semangat terus yaaa mba… aku juga nano – nano banget ini 2020 tapi justru banyak precious moments yang aku syukuri

  18. Alhamdulilah ya mba masih ada yang nyangkut lombanya, aku juga tahun 2020 udah jarang lomba ikutan lomba eh cuma sekali yang nyangkut hehehe semangat 2021

  19. sehat selalu ya mbak, saya juga selama 2020 banyak yang bikin hidup berasa roller coaster hahaa tapi ya disyukuri saja 🙂

  20. Semangat terus ya…aku juga senang bisa melalui th 2020 yang sulit ini. Apalagi Papaku yang sudah sepuh sering sakit2an. Semoga th 2021 bisa lebih baik…

  21. Aamiin mba, tetep semangat buat mba ya..pasti semuanya juga penuh perjuangan ya mba d tahun 2020 tapi harus tetep semangat menjalankan semuanya

  22. Aamiin mba, tetep semangat buat mba ya..pasti semuanya juga penuh perjuangan ya mba d tahun 2020 tapi harus tetep semangat menjalankan semuanya

  23. Semoga pelajaran di 2020 cukup menjadi bekal kita melalui tahun2 ke depannya. Banyak hikmah yg bisa dipetik dari pandemi ini.

  24. Alhamdulillah, 2020 terlewati dengan baik dan masih bisa survive hingga saat ini. Tetap semangat ya makkk. Pandemi ini memang mengubah banyak hal termasuk kebiasaan dan zona nyaman, tinggal kitanya yang harus berusaha beradaptasi

Leave a Reply

Required fields are marked *.