LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

Kenikir sebagai Refugia
Kenikir sebagai Refugia

Yuk Mengenal Tanaman Kenikir dan Manfaatnya

| 65 Comments

Siapa suka lalap daun kenikir?

Waah..banyak yang suka ya.. Aku sering konsumsi daun kenikir juga. Namun, kalau aku sih kurang suka lalap (karena gak suka sambal) jadi kalau masak daun kenikir biasanya lebih sering diurap, dibuat pecel atau bahkan ditumis! Sedeeep…

Eh, Sahabat Lalang Ungu sudah tahu belum, kalau tumbuhan Kenikir itu tidak hanya 1 macam saja? Ada Kenikir Sayur yaitu kenikir yang lebih umum dikonsumsi daunnya, ada pula Kenikir Bunga yang lebih sering ditanam sebagai tanaman hias / refugia.

Naah…apakah masih ada yang susah membedakan antara Kenikir Sayur dan Kenikir Bunga? Kalau belum tahu, sini siniii…kuberitahu.. 🙂

Tanaman Kenikir

Kenikir dan manfaatnya

Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) merupakan tanaman perdu yang masuk dalam keluarga Asteraceae dan berasal dari Amerika Latin, menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia.

Kenikir dapat tumbuh hingga 75-100cm. Mempunyai ciri batang tegak, segi empat, mempunyai alur membujur, bercabang banyak dan ruasnya berwarna keunguan.

Tanaman Kenikir

Rumpun perdu Kenikir

Kenikir ini mempunyai beberapa nama lokal, antara lain disebut sebagai Ulam Raja (Melayu) ataupun Pelompong (Malaysia). Di sebagian daerah Jawa disebut juga sebagai tanaman Cokra-cakri. Tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah hingga pegunungan, menyukai tempat terbuka yang banyak disinari matahari, dan biasanya dibudidayakan melalui bijinya.

Beda Kenikir Sayur dan Kenikir Bunga

Dari tanaman Kenikir yang sering/umum dimanfaatkan untuk dikonsumsi adalah daunnya. Daun Kenikir yang mempunyai rasa dan aroma yang khas ini biasanya dijadikan lalapan, atau bahan Pecel, atau ditumis.

Nah tanaman Kenikir / Cosmos ini ada banyak jenisnya, dan meskipun hampir semuanya edible (dapat dimakan) namun yang umum dikonsumsi adalah yang dikenal sebagai Kenikir Sayur.

Cara membedakan yang paling mudah antara Kenikir Sayur dan Kenikir Bunga ini adalah dengan melihat bunganya.

Bunga Kenikir Sayur berwarna pink/merah muda dengan ukuran yang relatif lebih kecil, sementara bunga Kenikir Bunga berwarna kuning/oranye, dengan ukuran yang lebih besar.

Beda Kenikir Sayur dan Kenikir Bunga

Nah..bedakan saja melalui penampilan bunganya ya..

Ukuran daun pada Kenikir Bunga juga rata-rata lebih besar dan bila diperhatikan dengan sungguh-sungguh, pada Kenikir Sayur ruas daunnya agak keunguan, hal yang tidak terlihat pada Kenikir Bunga.

Kenapa harus dibedakan sih? Kan sama-sama bisa dimakan?

Betul, memang sama-sama bisa dimakan, tapi rasa dan aroma daun Kenikir Bunga lebih tajam sehingga kurang disukai dibanding daun Kenikir Sayur.

Manfaat Kenikir

Manfaat Kenikir Untuk Kesehatan

Daun Kenikir yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai sayuran ini mempunyai kandungan saponin, flavonoid polifenol dan minyak atsiri.

Di masyarakat, daun Kenikir ini banyak dikenal sebagai penambah nafsu makan, obat lemah lambung dan penguat tulang (pkht.ipb, 2018).

Ada banyak sumber bacaan yang menyebutkan manfaat lain daun kenikir ini, yaitu :

  • Mengatasi peradangan payudara saat menyusui;
  • Mengatasi bau mulut;
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh;

Nah..bila masih penasaran, langsung saja gugling dengan kata kunci manfaat daun kenikir ya..

Manfaat Kenikir Untuk Tanaman Lain

Selain bermanfaat bagi manusia, tanaman ini juga dapat bermanfaat bagi tanaman lain ataupun dalam kegiatan berkebun.

1. Kenikir Sebagai Tanaman Refugia

Manfaat pertama  adalah Kenikir sebagai salah satu tanaman refugia, dengan menanam Kenikir di antara tanaman kita lainnya, maka akan membantu mengurangi penyerangan hama terhadap tanaman kita.

Kenikir sebagai Refugia

Refugia Kenikir di tepi sawah

Warna bunga Kenikir menarik perhatian serangga untuk lebih memilihnya dibandingkan tanaman-tanaman lainnya. Serangga itu bertelur di pohon Kenikir dan setelah telur menetas menjadi ulat maka ulat akan memakan daun-daun Kenikir. Kandungan minyak atsiri, saponin dan tanin yang ada pada Kenikir akan meracuni ulat-ulat itu hingga mati.

2. Kenikir Sebagai Pestisida Nabati

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, kandungan zat kimia pada tanaman Kenikir ini beracun bagi serangga, itu sebabnya daun kenikir menjadi salah stu bahan yang tepat untuk digunakan sebagai pestisida nabati yaitu zat anti hama yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

manfaat kenikir untuk pestisida nabati

Pestisida Nabati Kenikir (Info grafis by Pusat Perpustakaan & Penyebaran Teknologi Pertanian Kementan RI)

Cara Membuat Pestisida Nabati Daun Kenikir

  1. 450 gr daun Kenikir diiris halus.
  2. Tambahkan 1 liter air panas, rendam selama 24 jam.
  3. Saring hasil rendaman.
  4. Tambahkan 1 sendok teh deterjen / liter larutan.
  5. Pestisida nabati daun Kenikir siap digunakan

Cara Mengaplikasikan Pestisida Nabati Daun Kenikir

  • Campur larutan pestisida nabati kenikir dengan 14 liter air sebelum diaplikasikan.
  • Penyemprotan  kepada tanaman kita dapat dilakukan 2x seminggu

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah perkenalan kita dengan tanaman Kenikir dan manfaatnya juga cara membedakan antara Kenikir Sayur dengan Kenikir Bunga.

Apakah kalian suka lalap Kenikir juga, atau bahkan menanamnya di rumah? Bagi ceritanya di kolom komen yuuk..

Oya, tulisan lain di blog ini tentang berkebun & tanaman bisa dibaca di sini ya..

***

Sumber info:

  • Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) . PKHT-IPB. (pkht.ipb.ac.id, 23/3/2108)
  • Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan Pria & Wanita. (daya.id, 3/11/2020)
  • Ampuh, Basmi Hama di Lahan Anda dengan Tanaman Kenikir. (msmbindonesia)
  • Pestisida Nabati dari Daun Kenikir. ( Pustaka Setjen Pertanian, 18/9/2021)

65 Comments

Leave a Reply

Required fields are marked *.