LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

Sepiring Tahu Pong Semarang a la KoenoKoeni Cafe

Menikmati Tahu Pong Semarang Bersama Sahabat Tersayang

| 87 Comments

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar di akhir pekan kali ini? Semoga tetap sehat dan bahagia ya.. Eh, akhir pekan ini ke mana saja? Kalau aku baru pulang dari Semarang nih..  Alhamdulillah sempat reunian dengan salah satu sahabat lama, juga menikmati waktu yang menyenangkan bersama keluarga kakak di Semarang.

Kalau mendengar kata Semarang, apa nih yang terlintas di benak kalian?

Kulinernya…, atau udara puanaasnya? Haha..bercandaa.. Iya Semarang memang panasnya lagi mantab akhir-akhir ini ya, tapi tentunya kuliner Semarang lebih terkenang bukan?

Baca juga : Tahu Gimbal Semarang

Nah, bicara tentang kuliner Semarang memang beragam ya, baik itu kudapan maupun jenis masakan lainnya. Salah satu kudapan nyamleng di Semarang yaitu Tahu Pong, yang kemarin sempat kunikmati bersama sahabat lama yang sekarang berdomisili di Semarang.

Tentang Tahu Pong Semarang

Penampakan Tahu Pong

Tahu Pong (Sumber Foto : web Budaya Tionghoa )

Dari namanya, Sahabat Lalang Ungu pasti sudah bisa menebak bahwa kuliner Semarang yang satu ini merupakan menu berbahan TAHU, salah satu olahan kedelai yang umum kita konsumsi itu.

Yang spesial di sini adalah bahwa tahu yang digunakan pada menu ini adalah jenis tahu yang setelah digoreng bagian dalamnya berongga, yaitu Tahu Pong.

Asal-usul Nama Tahu Pong

Dari web Budaya Tionghoa sempat kubaca bahwa ada 2 versi penamaan Tahu Pong ini. Konon makanan ini perpaduan dari olahan a la Tionghoa dan Jawa. Dari tulisan di web ini pula kudapatkan info kedua versi tersebut.

Versi pertama berasal dari kata ‘kopong‘ yang merpakan kata dari Bahasa Jawa yang artinya kosong, karena bagian tengah tahu ini setelah digoreng kosong/berongga, tidak padat seperti tahu lainnya. Tahu yang tengahnya kosong –> Tahu Kopong –>   Tahu Pong.

Adapun versi yang kedua menyatakan bahwa ada kemungkinan penamaan Tahu Pong ini berasal dari kata ‘phong‘ dalam dialek Banlam (Hokkian Selatan) di mana salah satu makna dari ‘phong‘ adalah ‘melembung / menggembung’. Tahu pong matang yang baru diangkat dari penggorengan penampilannya memang menggelembung 🙂

Oya dari beberapa bacaan lain kuperoleh info bahwa sebenarnya jenis tahu kosong/berongga ini tak hanya ada di Semarang. Di Sumedang, Cirebon dan Kediri pun ada produksi tahu seperti ini. Namun rupanya nama Tahu Pong lebih erat kaitannya dengan kuliner Semarang.

Penyajian Tahu Pong Semarang

Ih..apa sih istimewanya tahu goreng saja?

Bagi teman-teman yang belum pernah mencicipi makanan Tahu Pong Semarang, jangan bayangkan penyajiannya hanya sepiring tahu goreng berteman cabe rawit untuk ceplusan lhooo..

Saat memesan menu Tahu Pong di resto-resto Semarang atau pun warung kaki-lima khusus Tahu Pong Semarang, bukan hanya sepiring tahu goreng yang kita dapatkan. Biasanya yang tersaji di depan kita adalah tahu pong goreng yang sudah dipotong-potong, ditemani potongan gimbal urang (bakwan udang) dan telur rebus goreng.

Sepiring Tahu Pong Semarang a la KoenoKoeni Cafe

Sepiring Tahu Pong dan reman-temannya.. Hmm, yummy.. Eh, itu irisan tahu pong ngumpet di bawah irisan gimbal urang 😁

Pelengkap lainnya adalah saus manis pedas yang diramu dari kecap/gula jawa, bawang putih, cabai rawit dan juga petis. Yang juga tak ketinggalan adalah acar Lobak yang memberi cita-rasa khas pada menu satu ini.

Cara makannya bisa satu persatu potongan itu dicocol ke saus sebelum disuap, atau langsung sausnya dituangkan di atas piring berisi irisan tahu pong dkk. Perpaduan rasa gurih renyah, asam, manis dan pedas dari makanan satu ini akan membuat lidah menari-nari dibuatnya! Hmm…endeeeslah pokoknya… 😋

Di Mana Bisa Membeli Tahu Pong Semarang?

Wah kalau pertanyaan ini sih gampang jawabnya. Karena merupakan salah satu ikon kuliner Semarang, maka kita akan mudah menemukan penjual makanan ini di Semarang. Jaman sekarang lebih mudah lagi, ketikkan ‘tahu pong’ di google map maka akan muncul tuh lokasi-lokasi penjualnya, hehe..

Beberapa pedagang Tahu Pong terkenal di Semarang antara lain di Jl. Gajahmada, ada pula di daerah Karangsaru / Jl. Pringgading, daerah Depok, dan lain-lain. Selain itu, di resto-resto Semarang pun biasanya ada Tahu Pong dalam daftar menunya.

Menikmati Tahu Pong Semarang Bersama Sahabat

Seperti telah kusebutkan di awal tulisan ini, weekend kali ini aku sedang berada di Semarang. Berawal dari tugas kantor pada Kamis-Jumat lalu, aku tidak langsung pulang ke Pekalongan setelah tugas selesai.

Karena Sabtu libur maka aku pun bersilaturahmi ke rumah kakak di Semarang,  sekaligus nyekar ke makam ibu-bapak yang tak jauh dari rumah kakak.

Nah, saat di sana aku sempat berbalas pesan dengan salah seorang sahabat lama dari Pekalongan yang sudah beberapa tahun terakhir mukim di Kota Atlas ini. Rasa kangen karena sudah lama tak jumpa akhirnya membuat kami janjian bertemu di salah satu resto bernuansa jadul yang lokasinya tak jauh dari rumah kakakku.

Alhamdulillah, senang sekali rasanya menikmati kesempatan langka itu. Ya, kesibukan kami masing-masing menyebabkan selama 3 tahun lebih hanya bisa berkomunikasi secara virtual, terlebih dengan adanya pandemi ini.

Itu sebabnya kami sangat menikmati kesempatan bertemu, ngobrol ngalor-ngidul sambil cemal-cemil. Tahu Pong yang nikmat, Criping nan renyah, dan semangkuk besar Es Siwalan menemani obrolan kami sore itu.

Snack Cafe Koenokoeni Semarang

Sebagian teman ngobrol kami kemarin..

Oya, sengaja pesan Tahu Pong kemarin itu, karena kami masing-masing masih kenyang, sehingga pesan yang tanpa karbo. Eh ternyata, porsinya lumayan gede..hingga cukup kenyang juga ngemil seporsi Tahu Pong ini, hehe..

Ada kutipan yang menyatakan waktu akan terasa cepat berlalu saat kita menikmati, dan itu memang benar. Sebenarnya masih ingin melepas kangen namun apa daya waktu kita terbatas, hampir 3 jam waktu berlalu dan reuni dadakan itu harus segera kami akhiri.

Pose di Koenokoeni Cafe

Sebelum pulang, sempatin foto dulu.. 😊

Terima kasih sahabatku yang telah meluangkan waktu, dari kantor langsung ketemuan ngobrol-ngobrol melepas kangen. Sehat-sehat selalu yaa.. Insya Allah kita bisa temu kangen lagi lain waktu, mungkin di Pekalongan sambil menikmati kuliner khas Pekalongan yang kamu kangeni? 😊

Sahabat Lalang Ungu, sekian dulu ceritaku kali ini ya.. Insya Allah besok disambung dengan cerita kulineran di salah satu tempat wisata Kab Semarang yang kami kunjungi juga di akhir pekan ini. Sampai nanti yaa..

87 Comments

  1. nyammyy banget, tahu pong asli semarang emang uenakke poll. molly mau nyoba sendiri klo ke semarang nanti.

  2. Saya pernah ke Semarang tapi blm coba tahu Pong, sekilas semacam tahu Sumedang ya kak

  3. Aku jadi tahu sejarah tahu pong mba, aku sih kalau dengan Semarang inget tahunya.
    Aku pengen bgt ke Semarang buat makan tahu Pong ini.

  4. Paling suka banget sama tahu pong, tapi malahan belum pernah ke semarang , jadi pengen kulineran ke semarangnya langsung nih.

  5. Kalo ada rezeki ke Semarang pengen diajak Mbak Tanti makan tahu pong dan es siwalan …. penasaraannn. 🙂

  6. lah kok jadi pengeeennn.. hehe..
    btw, saosnya itu mirip-mirip kuah tahu gejrot buakn sih mbaa? kok aku malah kebayangnya tahu gejrot yaa.. hehe

  7. suamiku suka banget ini tahu pong. Di pasar dijual kadang2 tapi di supermarket biasanya yang pasti ada. Dulu masih bingung gimana cara gorengnya biar bisa kopong di tengah, sekarang dakuh dah bisa. Ternyata kuncinya di minyak yang harus panas dan banyak.

  8. waahh kalau baca ini 2 minggu lalu mungkin saya minta dibeliin ini ama Om yang 2 minggu lalu perjalanan dinas ke Semarang, pas pulang bawanya lumpia sih ama kripik lumpia juga 😀

    padahal menggoda juga nih Ttahu Phong nya ;D

  9. Belum pernah nyobain tahu pong langsung dari Semarang, kalau tahu bakso sering hehe… InsyaAllah kalau ke Semarang pengen juga nyobain tahu pong Semarang 🙂

  10. Awal tahun 2020 lalu aku ke Semarang dan di hotel tempat aku dan suami nginap persisi di seberangnya ada jual tahu pong ini, pertama kalinya ke Semarang dan pertama kali makan tahu pong hehe

  11. Tahu Pong favoritkuuu, kalau naik bis luar kota suka beli tahu di lampu merah. Nyari yang kopong, asin, cabenya banyak

    Di Surabaya banyak penjual tahu Sumedang mbak, hmm gak bisa klo beli 2 ribu. Harus 10 ribu biar dapat banyak

  12. Dulu pas ke Semarang pernah deh nyoba tahu yang isinya pong gini, baru tau sekarang kalau itu berarti Tahu Pong ya. Rasanya enak! Wah, liat gambar jadi pengen coba kulineran lagi di Semarang. Udangnya bikin salfok dan mupeng banget nih hehe

  13. Tahu salah satu makanan favorit saya mbak. Apalagi tahu pong seperti ini. Mirip tahu bulat ya mbak, yang dalamnya kosong. Apalagi kalau dicocol sambel kecap…hmm bikin tak berhenti mengunyah.

    Jadi tau deh kalau tahu pong ini asli Semarang.

  14. baca ini jadi pengen nyoban makan tahu pon sama es siwalan mbak hahaha, sejak pindah ke semarang aku belum pernah nyobain kuliner yg in deh, masuk wish list

  15. Keluargaku suka olahan tahu. Tapi belum pernah coba tahu pong. Duh kemana aja ya aku. Senangnya juga bisa nikmatin bersama sahabat ya mbaa

  16. Jujur saya dulu nggak suka ama tahu, nggak sukanya itu parah banget.
    Terus suatu saat diajak makan tahu goreng yang kecil-kecil gitu, kayaknya tahu pong deh, eh enak dong.
    Sejak saat itu bisa makan tahu, apalagi jenis yang tahu pong gini, enak banget sih 😀

  17. 4,5 tahun hidup di Semarang lho aku ketoke nggak pernah makan tahu pong! Wkwkk. Tapi kalau dari gambarnya, emang mirip tahu Sumedang ya. Kalau tahu Sumedang, aku malah sering makan, hehe.

  18. Wah beberapa kali ke Semarang belum pernah ketemu tahu pong nih Mba, kayaknya kalau ke sana harus diagendakan nyari tahu pong ini deh hehe…

  19. Wah tahu pong naik kelas nih namanya mbak 😀
    Meskipun isinya kopong tapi aku tetep suka dan gak bakalan bisa berhenti ngemil tahu pong gini 😀
    AKu kalau inget tahu pong inget kenangan masa kecil, makannya sama cabe rawit enak yaaa.
    Tapi kalau di Surabaya tahu sejenis ini kami juga makannya pakai petis gtu mbak.

  20. Aku malah baru tau kalau tahu pong ini kulinernya semarang, mbak. Qiqiqiqi. Bonusnya dinas luar gitu, ya. Bisa nyambi2 dan silaturahim juga.

  21. tahu pong ini uenakeeee pol yaa mba, itu yang hitam itu kuah sausnya bukan sih mba?

  22. Tahu pong kesukaan saya nih. ternyata nama tahu pong ada dua versi asalnya.
    1. bahasa jawa “pong” kopong yg artinya kosong
    2. bahasa tionghoa “pong” phong yg artinya melembung atau gembung.
    hahaa…kalau dilihat bentuknya sih keduanya emang kopong dan melembung.

  23. Tahu ponknya penampilannya mewah yaa, kak Tanti..
    Aku sampai terpana, “Dimana letak tahunya?”

    Ternyata selain ada udang dibalik bakwan, juga ada “Tahu di balik udang”.
    hehhee…

    Seru sekali membahas sejarah tahu pong bersama sahabat pula…
    Semakin tak terlupakan.

  24. Wuenakeee maem tahu pong bareng sahabat lama ya mba. Kuah sausnya tahu pong cita rasanya kaya banget, ada asem, manis dan pedas bergabung dengan petis juga yaa…

  25. tahu pong kesukaan ku 😀

  26. Membaca ini pas hujan deras dan dingin, otomatis terbayang tahu pong yang hangat, jadi laper deh hehehe

  27. Saya belum pernah ke Semarang, berkat baca blog mba Tanti jadi tau kuliner khas Semarang. unik yah, penyajian tahu-nya.

    Saya salah fokus dengan bakwan udang yang terlihat seperti udang goreng. Komposisi tepungnya sedikit sehingga udangnya bener-bener menonjol. Meanwhile bakwan pada umumnya kebanyakan tepung.

  28. Aku baru tahu kalau penyajian tahu pong semarang bareng gimbal dan telur. Jadi pingin icip, deh

  29. bisa jadi referensi pas ke Semarang buat cobain menu tahu pong ini. Nikmat dari tahu pong ini udah pasti renyah di luar, dan lembut di dalam. Ditambah cocolan sambal pedas, nikmat bangeT!

  30. Penyajian Tahu Pong di Semarang ini sungguh unik ya karena disajikan bersama dengan udang. Di Bandung, dan beberapa daerah Jawa Barat, ada juga tahu sejenis ini tapi hanya disajikan dengan sambal kecap rawit saja.

  31. Pernah menikmati tahu pong ini saat diajak keluarga, waktu itu ke daerah depok. Yahud banget memang, kriuk syahdu. Cocok banget nih pas musim hujan seperti ini.

  32. Aku tahunya tahu pong Sumedang mbak. Dan baru tahu ada versi Semarang yang dimakan bareng bakwan udang. Jadi pingin cobain deh seperti nya enak

  33. Kok malah galfok sama es siwalannya ya…Auto ngiler dah lihat foto2nya.

  34. Jadi kangen makan tahu pong, jaman kuliah dulu sering menikmati tahupong khas semarang kalau ada pembukaan pameran di Galeri Semarang. Btw makannya di di resto Semarang depan hotel Ibis bukan sih Mbak?

  35. Wah baru tahu kalau kata Pong punya beberapa arti dari China dan Jawa. Kosong dan menggelembung wkwkwk, kukira asalnya dari Jawa asli. Makasih insightnya mbak.

  36. Bertahun2 tinggal di semarang ya baru ni tau kalo pong tu diambil dari bahasa cina dan jawa. Udah lama banget ga makan tahu pong nih. Kayanya udah jarang bgt ya mbak skr

  37. Wah aku baru tahu kalau penyajian tahu pong di semarang seperti itu, soalnya aku biasanya hanya makan tahu pong kediri yang makannya pakai petis dan cabe. Bisa habis 1 piring sendiri deh

  38. Waahhh seru sih ketemu sahabat sambil ngemil tahu pong karena ringan dan nggak bikin kenyang banget. Aku udah lama juga nggak kulineran tahu pong. KArena udah tahu bumbunya jadi ya selalu bikin sendiri sekarang

  39. Aku kok udah lama nggak kulineran di Semarang. Kangen juga makan tahu gimbal, tahu pong, tahu petis, wedang tahu dan segala hal yang berbau tahu

  40. Baru pertama kali dengar nama tahu pong mba, mungkin karena beda daerah beda bahasanya ya mba. Kalau di Padang tahu kosong aja namanya, persis sama bentuknya. Hehehe kalau udah nama tahu ini apapun namanya enak2 selalu ya mba

  41. aku juga suka tahu pong, klo di jakarta juga suka ada jajanan serupa mba, wah kalo di Semarang enak juga yaa menunya ditemenin bakwan udang sama telur juga, auto kenyang itu mah! pake sambel pedes beeh mantep!

  42. Daku langsung terbayang kalau coba tahu Pong ini temennya itu sesuatu yang pedas, entah cabai entah kuah pasti seger

  43. Aku suka banget kalau perjalanan naik mobil belinya tahu pong. Dan baru tau arti kata pong juga dari artikel ini hihi. Kalau aku makan tahu pong ini sukanya pakai cabe ‘cigitan’ jadi pedes2 bikin melek 🙂 duh jd pingin makan skg.

  44. Saya udah pernah makan tahu pong Semarang. Enaaak. Di Surabaya, kalau kangen makan tahu pong Semarang, biasanya pergi ke satu resto yang berlabel merek teh. Resto ini banyak menyajikan makanan dan camilan khas dari daerah-daerah Jawa Tengah. Termasuk tahu pong. Baru tahu kisah di balik tahu pong, ternyata ada akar budaya Tionghoa ya. Sungguh budaya kuliner kita beragam.

  45. Wahh Tahu Pong~
    dulu pernah beli Tahu Pong waktu ke Semarang sekitar 3 tahun yang lalu. Dimakan barengan sama bakwan dan kerupuk juga..
    Enak banget memang kuliner ini.. namanya juga ternyata ada filosofinya yaa

  46. Saya lebih suka tahu daripada tempe. Semua jenis tahu suka banget, mau diapain aja enak di lidah saya. Tahu pong emang khas banget nih di semarang. Baru tahu ada kisah di baliknya.

  47. Tahu Pong di Semarang memang terkenal banget. Pokoknya wajib deh nyicipin kalau main ke Semarang.

    Dari dua asal usul Tahu Pong, dua-duanya nyambung sih. Ya kopong, ya menggelembung juga sehabis digoreng.

  48. Duh…ngilernyaaaa. Tahu dan bakwan, wooooo….dua makanan favoritku. Walaupun belum pernah makan tahu pong, bakalan aku ganti dengan makan tahu sumedang aja. Setidaknya mengobati rasa ngiler ini. Hahaha

Leave a Reply

Required fields are marked *.