“Ke Kampoeng Banyumili saja yuk..”
Sahabat Lalang Ungu, itulah jawaban keponakanku ketika mamanya menanyakan pengen keluar ke mana di akhir pekan saat aku mampir ke rumah mereka setelah acara dinas beberapa waktu lalu. Baca juga : Menikmati Tahu Pong Semarang Bersama Sahabat Tersayang
Rasa jenuh setelah sepekan beraktivitas rutin dan kangen dengan suasana alam membuat kami dengan segera menyepakati pilihannya itu : makan siang sambil menepi sejenak menikmati alam. Maka Sabtu menjelang siang di 6 Nopember 2021 lalu kami pun meninggalkan Kota Semarang, melipir ke daerah Tuntang Kab. Semarang.
Tentang Kampoeng Banyumili

Lokasi
Sekitar 1 jam berkendara dari rumah, akhirnya kami sampai di sebuah resto bernuansa alam bernama Kampoeng Banyumili yang terletak di Desa Gedangan, Kec Tuntang Kab Semarang.
Dari Semarang kemarin kami melalui jalan tol Semarang-Solo keluar di Bawen, lalu menuju arah Kota Salatiga, selanjutnya belok kanan di daerah Tuntang menuju Ambarawa dan letak resto ini di tepi kanan jalan kalau dari arah Salatiga.
Ada Apa Saja di Kampoeng Banyumili?
Ternyata Kampoeng Banyumili ini lumayan luas areanya. Tidak hanya ada Resto Kampoeng Banyumili dan cofeeshop Rumi Kopi Lan Tresna saja, namun juga ada fasilitas wisata lain seperti area outbound, kolam pancing, perahu wisata, flying fox, penjualan tanaman, dll.
Eh, ada juga camping ground dan beberapa rumah khas Jawa (limasan) yang bisa sewa, juga aula berbentuk joglo untuk pertemuan. Wiii..jadi kepikiran ngadain gathering di sini deh..hehe..
Waktu Operasional
Jangan datang ke sini di hari Senin ya, teman-teman… Senin adalah hari liburnya Kampoeng Banyumili ini, karena waktu operasionalnya adalah selasa-minggu mulai jam 09.00 – 18.00 WIB. Nah, jangan sampai kecelik ya..
Pengalaman Kami Menepi Sejenak di Kampoeng Banyumili
Suasana Pedesaan di Kampoeng Banyumili
Siang cukup terik ketika kami sampai di lokasi ini waktu itu. Sempat waswas tidak dapat tempat karena pada area parkir yang relatif luas siang itu terlihat sudah berderet mobil-mobil pribadi bahkan ada sebuah bis mini pariwisata di salah satu sudut area parkir.
Alhamdulillah pak parkir menginformasikan bahwa pengunjung masih boleh bertambah. Oya beberapa minggu sebelumnya keluarga kakak sempat tertolak masuk karena waktu itu ada pembatasan 50% kapasitas pengunjung. Rupanya sekarang lebih longgar aturannya.

Penerapan protokol kesehatan kulihat juga masih diterapkan: semua petugas mengenakan masker, pengunjung diarahkan untuk cek suhu badan & cuci-tangan sebelum masuk kawasan, dihimbau tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.
Suasana panas seketika terasa jauh berkurang begitu kami memasuki kawasan ini, pepohonan teduh dan juga tanaman-tanaman hias mendominasi taman dan ruang terbuka yang digunakan sebagai tempat makan dan beraktivitas.

Pemandangan gunung di kejauhan, sawah, kolam dan aliran air sungai di tepi kawasan ini menambah rasa nyaman saat menunggu pesanan makanan dan selama menikmati makanan. Dan kaki pun tergoda berjalan-jalan menyusuri kawasan asri ini sebelum maupun sesudah makan 🙂

Resto Kampoeng Banyumili
Ada Pilihan Tempat Makan
Yang kami suka, di sini ada beberapa pilihan tempat makan: di pendopo, saung-saung atau meja-bangku di ruang terbuka. Kami memilih salah satu saung yang cukup nyaman untuk kami ber-4, relatif terbuka sehingga bisa menikmati suasana sekitar namun tetap memberi kami privasi/terpisah dari pengunjung-pengunjung lain.

Setelah melihat-lihat daftar menu akhirnya kami memutuskan untuk memesan paket menu Family 1 ditambah Buntil dan Cakalang Asap untuk makanannya serta seteko es jeruk, es kelapa muda dan lychee lime untuk minumannya.
Review Menu Family 1 dan Beberapa Menu Tambahan
Paket menu family 1 terdiri dari seporsi Ikan Nila Bakar (isi 5), 5 porsi nasi putih yang disajikan dalam 1 bakul dan masing-masinv seporsi Tumis Genjer, Tahu Goreng (isi 5) serta Ayam Asam Manis. Tak ketinggalan seporsi sambal dan lalapan (timun dan daun singkong).

Untuk camilan menunggu makanan datang kami memesan seporsi Tempura dan Pisang Pasir Coklat. Sayangnya camilan ini datangnya justru bersamaan dengan makanan utama, jadi nggak semua camilan itu sempat kemakan dan akhirnya dibungkus, hehe..
Untuk makanannya, menurut kami yang paling sedep adalah Tumis Genjer dan Buntil. Yummy..bikin tambah-tambah nasi sih dua menu itu. Menu lainnya juga enak, ikan nila bakarnya garing di luar dan empuk di dalam, Ayam asam manisnya cukup OK, Tahu gorengnya juga ludes. Oya, Cakalang asapnya kata kakakku enaak, hanya aku tidak banyak mencicip karena terlalu pedas untukku.
Haha…berarti semua rasa makanannya enak dong? Iyaa..alhamdulillah makanannya cocok di lidah kami. Hanya sambalnya yang nggak habis karena pedaaas…haha..
Untuk minumnya, rasa es Kelapa Muda dan Lychee Lime-nya agak kurang pas dengan selera kami sih, jadi es jeruknya deh yang paling duluan ludes. Camilannya enak, hanya untuk Pisangnya agak keras, kurang maknyuus..hehe..
Sahabat Lalang Ungu, begitulah cerita kami menepi sejenak ke Banyumili, overall kami cukup puas sih menikmati kebersamaan di sini. Terutama adalah karena tempatnya yang nyaman dan kental suasana pedesaannya sehingga bisa menyegarkan kembali suasana batin kami.

Mau ke sini lagi?
Ya, tentu saja. Mudah-mudahan bisa ke Banyumili lagi besok-besok, karena terus terang masih belum puas kemarin, belum sempat mencoba wahana wisata yang ada karena keterbatasan waktu.
Bagaimana dengan kalian, sahabat..apakah suka juga dengan suasana pedesaan seperti ini? Atau punya pengalaman seru saat wisata di Kab.Semarang lainnya? Yuk bagi ceritanya di kolom komen ya.. Terima kasih..
Aku pernah ke Kampoeng Banyumili mbak, seru-seruan naik perahu di danau rawa. Tempatnya menyenangkan, adem, dan luwaaaasssa banget. Kalau ada kesempatan mau ke sana lagi
gawe tuman ya Yun..hehe..
Suasananya asri banget. Bakal betah berlama-lama makan di sini. Apalagi ada tanaman hias. Wah, suami saya bakal seneng banget, nih!
mantuul..
Aku suka nih didaerah kampung kaya gini. Suasananya hening dan suara alamnya lebih terasa. Kehidupan kota sesekali bolehlah kita tinggalkan. Utk merasakan nikmatnya suasana alam yg indah ini.
Makanan di banyumili ini sedap sekali. Bikin betah aja deh tinggal di kampoeng Banyumili.
aku suka banget nih sama suasana pedesaan, makanannya banyak pilihan dengan harga yg cukup terjangkau lagi. Kebayang suasananya nyaman dan bikin betah
Asri dan adem banget tempatnya. Jadi penasaran ama menu cakalang asapnya deh.Aku doyan makanan pedas soalnya. Kapan2 main ke sana ah. Mumpung lokasinya nggak terlalu jauh dari Solo juga ya.
Asyik ya di Banyumili, makan menu yg enak sembari menikmati suasana alam. Kalau aku ke Semarang bolehlah ya mampir ke sini juga.
Senang sekali jika bisa bepergian di tempat yang banyak pohon seperti Banyumili ini. Menikmati pemandangan, segarnya alam dan makan di sana. Duh saya ngiler sama nila bakarnya.
Adem banget liatnya.. liatnya aja bikin betah lama-lama di sana. Lengkap pula ada outbound, kolam pancing, perahu wisata, flying fox, penjualan tanaman, dll.
duh serunyaaaa..
tempatnya juga asri banget ya mbaa.. bawa anak-anak kesitu pastinya betah banget.
wah parah area makan resto yg outdoor adem banget ya, sambil makan sambil liat yang ijo-ijo is a happiness! berasa tenang dan syahdu banget yaa. Dan yang paling ku suka, ada camping ground! bakal seru banget sih yaa klo bisa camping-an gitu sekaligus outbond hehe
Di Kampoeng Banyumili ini selain ada resto Cafe berisi makanan enak, ada camping ground, outbond, apalagi ada flying fox-nya, pengen nyobain main ini
Suasananya asri banget ya mba. Hijau-hijau segar. Makanannya juga menggiurkan banget, terutama ikan nila yg garing di luar empuk di dalam itu. Hmmm… Yummy kayaknya.
Cocok ini buat wisata keluarga pas weekend.
Tempat-tempat wisata seperti ini yang dibutuhkan saat pandemi menjelang new normal, karena tersedia area terbuka, dan bukan masakan siap saji. Disaikan masih panas/hangat. Aman nih, kak.
Kemarin pas ke semarang sayang tidak mampir, nanti kalau ke semarang lagi, mampir ah 🙂
Segerrrrnya…namanya banyu mili ini karena ada banyu yg terus ngalir kah hahhhaa
Asyik tempatnya. Aku suka suasana gini..ada dominannya yakni alam. Asyik banget.
Wah wah lagi g beruntung kayaknya mbak dapat es degan sama lecinya hehhee.
Tapi ini bisa masuk list sih aku liat sajian menu makannya jadi laper
Wah Suka sekali dengan suasana makan pedesaan seperti ini. Bikin betah dan nyaman. Tiap sudutnya sepetinya ciamik untuk berfoto :).
Wow wow wow, keren banget tempatnya Kak. Suka sekali nuansa alaminya begitu terasa. Sejauh mata memandang kayaknya hijau semua nih. Pasti senang kalau bawa anak-anak ke sini.
Mantap nih kampung banyu bumi indah selain itu mata juga jadi adem nih lihat yang ijo ijo
duh kalau lihat yang hijau-hijau gitu, hati dan pikiran jadi adem ya mba 🙂 apalagi kalau menikmati yang asri2 saam keluarga, duh pasti menyenangkan sekali
Melihat suasana yang asri dan fasilitas lengkap di Kampoeng Banyumili, memang langsung kepikiran Team Building atau Family Gathering. Makanannya juga menggiurkan.
Aku kangeeennn cuss ke tempat seperti iniii
ya ampun, seneng bangett ya mba
soalnya di Surabaya (setauku) ga ada spot kayak gini
kalo mau, ya kudu ke malang atau batu dulu